blank
Lukman Hakim Al Jambi ketika memberikan arahan di depan struktur DPC dan DPAC PKB Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Usai pelaksanaan Pilkada 2020 lalu, DPC PKB Wonosobo, menggelar konsolidasi politik untuk penguatan struktur PKB dari tingkat Anak Ranting, Ranting, Anak Cabang hingga Cabang.

Konsolidasi politik dihadiri pengurus DPP PKB Lukman Hakim Al Jambi, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Hendri Wicaksono, Ketua Dewan Syuro KH Nur Hidayatullah dan Ketua DPC PKB Wonosobo M Albar.

Lukman Hakim Al Jambi merupakan anggota DPR RI dari Dapil Wonosobo, Temanggung, Purworejo dan Magelang. Sedang Hendri Wicaksono anggota DPRD Jawa Tengah dari Dapil Wonosobo, Temanggung dan Purworejo.

Sementara M Albar baru saja terpilih sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Bupati Afif Nurhidayat, yang merupakan pasangan tunggal, dalam Pilkada yang digelar pada Rabu Wage, 9 Desember 2020 lalu.

Sekretaris DPC PKB Wonosobo Muh Faqih, Senin (4/1), mengatakan konsolidasi yang digelar di Sindoro Room Meeting Front One Harvest Hotel itu, diselenggarakan untuk penguatan struktur partai menjelang pemilu legislatif tahun 2024 nanti.

“Sesuai amanah Muktamar PKB di Bali, terutama Peraturan Partai No : 01 Tahun 2019, struktur PKB dari DPP, DPW, DPC, DPAC, DPRt dan DPARt, harus kuat untuk menyongsong kemenangan pemilu serentak tahun 2024 mendatang,” tegasnya.

Tata Diri

blank
Ketua DPC PKB Wonosobo, M Albar. Foto: SB/Muharno Zarka

Lukman Hakim Al Jambi mengatakan saat ini seluruh struktur partai harus menata diri dengan melakukan pendidikan politik pada kader. Sehingga PKB akan punya kader yang militan untuk berjuang di akar rumput.

“Wonosobo itu sebagai daerah ijo royo-royo atau basis NU dan PKB. Maka dari itu warga nahdliyin menjadi target utama untuk membesarkan dan memenangkan PKB. Jangan sampai konstituen NU malah diambil orang lain,” ujarnya.

Hendri Wicaksono menambahkan struktur DPC PKB harus mengawal program kaderisasi dapat berjalan hingga ke tingkat Ranting dan Anak Ranting guna melahirkan kader partai yang punya militansi dan loyalitas yang tinggi.

“Hari ini, persoalan yang dihadapi semua partai, adalah minimnya proses kaderisasi dan pendidikan politik sampai di tingkat bawah. PKB harus ambil peran melakukan proses kaderisasi sejak dari awal. Tidak cukup saat menjelang pemilu saja,” tuturnya.

Sementara itu, M Albar yang juga Wakil Bupati terpilih dan Ketua DPC PKB, mengaku siap untuk menjalankan amanah partai dengan melakukan proses kaderisasi dan pendidikan politik bagi kader. Konsolidasi saat Pilkada sudah dilakukan secara masif, sistematis dan terstruktur.

“Momentum Pilkada 2020 lalu, telah dimanfaatkan PKB untuk melakukan konsolidasi. DPC PKB sudah menggelar roadshow ke semua DPAC PKB untuk kampanye pasangan calon sekaligus konsolidasi politik sebelum pemilu 2024 nanti,” paparnya.

Muharno Zarka