blank

JEPARA (SUARABARU.ID) – Dalam rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan RAPBD tahun 2021, ada agenda pandangan umum anggota DPRD Jepara.

Pada acara ini beberapa anggota DPRD dari 50 anggota DPRD menyampaikan pandangannya terhadap RAPBD 2021 yang diajukan oleh Bupati Jepara serta pandangannya terhadap pelaksanaan pemerintahan dan  pembangunan tahun 2021. Inilah anggota DPRD yang memanfaatkan agenda pandangan umum.

Nur Hidayat Fraksi Partai Nasdem

  1. Perlu segara dilakukan pengisian jabatan wakil bupati,
  2. Sebagai Ketua Satgas Covid-19, tugas bupati adalah segera      menjadikan Jepara hijau.
  3. Belum ada gerakan yang serius mengatasi Jepara sebagai     episentrum HIV dan Narkoba.

Sunarto Fraksi Partai Nasdem

  1. Perbup PKM dirubah saja, sebab kegiatan di masyarakat sudah marak tetapi dibiarkan.
  2. Petinggi keberatan menjadi tempat menerbitkan izin keramaian seperti diatur dalam Perbup

Noor Khamid  Fraksi PKB

  1. Bupati agar mencermati prioritas pembangunan pada RPJMD 2021.
  2. Apa prioritas programnya ?
  3. Bagaimana keberpihakan anggaran pada program prioritas tersebut

Zumaroh Fraksi P Demokrat

  1. Dana Covid hendaknya digunakan dengan baik, karena banyak warga tak bisa bekerja
  2. Bangun Taman Kartini Icon, patung, dan pusat oleh-oleh untuk naikkan PAD
  3. Lampu jalan poros banyak yang mati

Latifun Fraksi  Demokrat:

  1. Surat edaran  Mendagri  tentang penarikan carik PNS di desa segera realisasikan.

Junarso  Fraksi PDIP

  1. Hasil Sidak kami menemukan beberapa gedung milik pemerintah daerah perawatan dan penggunaannya tidak maksimal. Jangan sampai gadung yang dibangun dengan uang rakyat itu kemudian mangkrak.
  2. Pasar Bangsri sudah teranggarkan sejak 2018 dan 2019 sebesar Rp. 35 miliar malah tahun 2020 tidak diagggarkan. Padahal pembangunan pasar tersebut belum selesai.
  3. Untuk menuju Perumda yang baik,  segera adakan audit kinerja. Kalau sudah ada audit kinerja akan mudah ke depan mana yang harus disupport dan mana yang harus dihentikan.

Saidatul Haznak Fraksi  PPP:

  1. Tegur perusahaan yang tak siapkan peralatan protokol kesehatan.

Hadepe – ua