blank

SLAWI (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Tegal Bersama Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Dirjen Perhubungan Darat, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Kapal Sungai dan Danau dan penyerahan bantuan berupa Pelampung serta Jaket keselamatan, Selasa (18/08/2020) di Objek Wisata Cacaban.

Kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman kepada operator kapal sungai dan danau ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, Kepala Subdirektorat Lalu Lintas Sungai, Danau dan Penyeberangan Dirjen Hubdar, Basuki Wibowo, Kepala Bidang Jaringan Transportasi Plt. Bidang pelayaran Propinsi Jateng Agung pramono dan Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Pekalongan Sugeng Prastowo.

Dalam sambutanya Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar dan upaya bersama guna menghadirkan sarana transportasi air yang layak, aman dan selamat. “Terlebih keberadaan sarana transportasi kapal atau perahu di Waduk Cacaban sudah menjadi icon dan daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Waduk Cacaban,” kata Ardie.

Tidak sedikit pengunjung yang memanfaatkan sarana transporasi air untuk kepentingan memancing. “Untuk itu sangat penting mewujudkan kelaikan sarana angkutan sungai dan danau beserta perlengkapan keselamatannya acara tersebut juga,” tambah Ardie.

Tak lupa Ardie mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia beserta para pihak yang telah berkenan memfasilitasi kegiatan bimbingan teknis. karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para operator kapal, sebagai bekal pengetahuan tentang pentingnya keselamatan penumpang sebagai elemen terpenting dari layanan transportasi.

Masih ditempat yang sama, Basuki menyampaikan, terjadinya kecelakaan pada umumnya disebabkan oleh faktor kelalaian manusia disamping aspek teknis dan alam. “Oleh karena itu maka keselamatan menjadi tanggung jawab bersama guna mencegah dan menekan angka kecelakaan lalulintas angkutan sungai, danau dan penyebrangan,” ujar Basuki.

Ia menambahkan, keselamatan tranportasi merupakan hal yang harus diprioritaskan dalam penyelenggaraan tranportasi. Hal ini menuntut penyedia layanan tranportasi sungai dan danau untuk mengelola secara propesional.

“Kita perlu berupaya meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan secara terus-menerus, guna terciptanya lalulintas angkutan danau yang tertib selamat lancar dan nyaman,” pungkasnya.

Arif Rahman