blank

JEPARA (SUARABARU.ID)– Kasus terkonfirmasi covid-19 di Jepara terus bertambah. Bahkan jumlah akumulatifnya jika digabung dengan warga luar daerah yang berobat di Jepara, hingga Sabtu sore kemarin jumlahnya telah menyentuh angka 1001. Walaupun angka yang sembuh juga telah mencapai 606 orang.

Namun  ternyata dari jumlah tersebut,  20 persen lebih adalah tenaga kesehatan  dari berbagai fasiliats kesehatan yang ada di Jepara. Bukan hanya jumlah penderitanya yang terus bertambah, tetapi fasilitas kesehatan yang tenaga medisnya terkonfirmasi juga bertambah. Terakhir adalah RS Rehatta.

Penambahan terakhir berdasarkan penelusuran SUARABARU.ID diumumkan Sabtu (25/7-2020) sore kemarin. Dalam pengumuman tersebut terdapat seorang dokter   bertugas di sebuah rumah sakit swasta di   Jepara bernama A, dan 3 orang tenaga kesehatan RS Rehatta Kelet yang dalam pengumuman beralamat di Desa Kelet. Dokter A diumumkan berdomisili di Desa Jinggotan Kembang sesuai alamat KTP.

Sedangkan pada tanggal 17 Juli,   2 orang nakes Rehatta juga diumumkan terkonfirmasi covid-109.  Pasien bernama KTW dan DW itu dalam pengumuman menggunakan alamat Desa Kelet. Sedangkan   1 orang nekes RS Rehatta  berdomisili di Desa Bandungharjo Donorojo Jepara. Dengan demikian terdapat penambahan nakes dari RS Rehatta sebanyak 6 orang.

Sedangkan fasilitas pelayanan kesehatan  yang nakesnya  terkonfirmasi positif covid – 19 adalah RS Kartini yang jumlahnya hampir 100 orang, Puskesmas Mlonggo 26 orang, Puskesmas Bangsri 12 orang, DKK 10 orang, RS Rehatta 6 orang, dan sisanya dari RSI Sultan Hadlirin, Puskesmas Kedung 1, Kedung 2 dan Batealit, Puskesmas Jepara   serta poliklinik.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jepara, dr.  M. Fakhruddin  yang dihubungi SUARABARU.ID  sore  terkait dengan adanya penambahan tenaga kesehatan yang terkonfirmasi covid-19 ia  menjelaskan pengumuman memang tidak menyebutkan tempat yang bersangkutan bekerja.

Hadepe-Ua