PAVINGISASI: Pemeliharaan Tugu Agil Kusumodiyo dengan pavingisasi, dilakukan anggota Polres Blora, yang bertugas Polsek Randublatung. Foto: SB/Hms-Resbla

BLORA (SUARABARU.ID)– Menjelang Hari Bhayangkara ke-74, Polres Blora melalui Polsek Randublatung, melakukan pavingisasi di kawasan Tugu Agil Kusumodiyo, Selasa (16/6/2020).

Tugu Agil Kusumodiyo yang berlokasi di kawasan hutan jati negara, di pinggir Jalan Raya Blora-Randublatung, merupakan monumen peringatan kejadian 1948 atau terkenal dengan nama peristiwa Madiun Affair.

Dari perstiwa itu, gugur dua putra terbaik bangsa, AKBP Agil Kusumodiyo dan Kolonel Soenandar. Saat itu Agil menjabat Kapolwil Pati, dan Kolonel Soenandar menjabat Danrem Pati.

BACA JUGA : Polres Blora Pantau Produk Kedaluwarsa di Pasar dan Swalayan

Kedua putra terbaik bangsa itu diculik orang-orang Partai Komunis Indonesia (PKI), dan dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan mendukung gerakan PKI.
Namun kedua tokoh itu tidak mau, hingga akhirnya gugur dibantai anggota PKI di lokasi monumen itu.

Selain dibangun monumen, kedua nama pahlawan itu juga diabadikan menjadi nama jalan protokol di Kabupaten Blora, yakni Jalan Agil Kusumodiyo dan Jalan Kolonel Soenandar.

JELANG HUT: Para anggota Polres Blora, tengah merapikan Tugu Agil Kusumodiyo, jelang HUT Bhayangkara ke-74. Foto: SB/Hms-Resbla

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, melalui Kapolsek Randublatung AKP Subardo, menjelaskan, pavingisasi ini dilakukan untuk menjaga dan melestarikan tugu monumen bersejarah itu.

”Perawatan secara berkala telah dilakukan di monumen ini. Namun menjelang Hari Bhayangkara ke-74, kami pasang paving keliling di sekitar monumen, agar terlihat rapi,” jelas Kapolsek Randublatung.

Penghargaan
Dari kegiatan ini, lanjut AKP Subardo, menjadi salah satu wujud penghargaan, dan untuk mengenang serta meneladani pahlawan bangsa, yang telah gugur demi negara.

”Untuk mengenang dan meneladani sekaligus sebagai wujud penghargaan kepada pahlawan, kami rawat secara berkala. Dan saat ini dilakukan pavingisasi di Tugu Pahlawan yang ada di pinggir hutan jati Randublatung,” tambah dia.

Perlu diketahui, HUT Bhayangkara setiap tahunnya diperingati tiap 1 Juli, dan tahun ini adalah HUT yang ke-74. ”Kita wajib mengenang jasa tokoh dan para pahlawan kemerdekaan. Mari kita lanjutkan perjuangannya,” pungkas Kapolsek Randublatung ini.

Wahono-Riyan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini