Wawalkot Tegal: Budaya Baca Tulis Masyarakat Menurun

583
0
blank
PAPARAN - Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi ST MM tengah memaparkan materi tentang budaya baca tulis di Kota Tegal.

KOTA TEGAL (SUARABARU.ID) – Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi ST MM meminta kepada penggiat Literasi Seluruh Indonesia untuk memberikan
perhatian dan dukungan terhadap pengembangan Budaya Baca dan Menulis di Indonesia. “Saat ini budaya baca tulis sudah semakin menurun di
masyarakat,” kata M Jumadi, saat menyampaikan paparan di acara Rapat Koordinasi Nasional Perpustakaan Nasional 2020 di Balroom Birawa Hotel Bidara
Jakarta Selatan Rabu (26/2).

Di hadapan ratusan peserta Rakornas Penggiat Literasi Nasional Jumadi juga memaparkan tentang dinamika literasi di Kota Tegal serta sinergitas
pemerintah Kota Tegal dengan pemangku kepentingan terkait kemajuan budaya baca dan tulis di Kota Tegal.

Selain itu, Jumadi juga mengungkapkan dukungan Pemerintah Kota Tegal dengan menciptakan pojok baca di seluruh Kantor Kelurahan di Kota Tegal yang
telah dimanfaatkan masyarakat kelurahan sebagai taman bacaan dan bahan literasi dengan jumlah buku yang cukup memadai.

“Budaya baca dan tulis sudah memasyarakat di Kota Tegal. Budaya baca tidak hanya oleh kalangan akademisi dan pejabat namun sudah merambah
kalangan pedagang asongan, sopir angkutan umum dan kernet bus serta pedagang asongan. Hal ini terbukti dengan berdirinya Taman Bacaan Masyarakat
Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal,“ papar Jumadi.

Jumadi juga mengapresiasi perhatian dan dukungan dari kalangan Forkompinda, yaitu di setiap sudut kantor baik di Polresta, Markas Kodim 0712 Tegal,
Markas Lanal Tegal dan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tegal telah menyediakan Pojok Baca dengan banyak manfaat.

Pada akhir sesi Wakil Wali Kota menanggapi berbagai pertanyaan peserta tentang posisi dan peran Pemerintah Daerah dalam pengembangan Budaya
membaca dan menulis di Kota Tegal. “Dukungan dari berbagai pihak inilah yang diperlukan, sehingga tercipta kolaborasi dan sinergi dari semua penggiat
Literasi untuk satu tujuan, yaitu Dari Kita untuk Kita, memajukan Budaya literasi,“ pungkas Jumadi.

Akbar Budi Hardi