blank
Bupati Wonogiri Joko Sutopo (kanan) menerima cenderamata dari Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama, Pendeta Yacobus B Mungggedo STh.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Perayaan Natal bersama umat Kristiani, Jumat sore (27/12), digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Acara ini, diikuti oleh ribuan umat lintas-gereja yang ada di Kabupaten Wonogiri. Mengambil tema ”Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang”, dengan subtema ”Melalui Natal, kita tingkatkan umat kristiani menjadi bagian warga bangsa untuk sesarengan mbangun Wonogiri.”

Hadir dalam perayaan Natal bersama ini, Bupati Joko Sutopo, Wakil Bupati Edy Santosa, Dandim 0728 yang diwakili Danramil-09 Giritontro Kapten (Arh) Hadi Santoso, Kapolres AKBP Cristian Tobing, Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi IV Sriyono, Kepala Kantor Kemenag yang diwakili Mursidi Muhamad, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati (Mantan Kapolres Wonogiri), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sutopo Broto, gembala umat Romo Dr Corolus Boromeus Mulyatno Pr, Pendeta Yacobus B Munggedo dan Pendeta Yahya Tirta Prewita, berserta massa umat Kristiani Kabupaten Wonogiri.

Lagu Malam Kudus, didendangkan oleh regu paduan suara Pesparani dalam alunan nada sahdu, untuk mengiringi ritual penyalaan lilin oleh para tokoh perwakilan dari berbagai gereja, guna menandai momentum perayaan Natal bersama. Juga disajikan renungan Natal dan ritual puja-puji doa gerejani, serta dirangkai dengan acara ramah tamah.Tampil menyampaikan laporan, Ketua Panitia Penyelenggara Natal Bersama, Pendeta Yacobus B.Munggedo. ”Perayaan Natal bersama ini dihadiri sekitar tiga ribu umat,” jelasnya, seraya mendoakan agar Bupati Wonogiri diberikan kesehatan sehingga dapat memimpin Wonogiri ke depan menjadi lebih maju.

blank
Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing berkenan ikut menyalakan lilin dalam perayaan Natal bersama yang digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri.

Mengajarkan Kebaikan:
Bupati dalam sambutannya, menyatakan, Pemkab Wonogiri berusaha memfasilitasi seluruh umat beragama, termasuk menyediakan Pendapa Kabupaten untuk dipergunakan menggelar acara perayaan keagamaan, termasuk perayaan Natal bersama. Kata Bupati, agama apa pun mengajarkan kebaikan, maka menjadi tanggung jawab kita untuk selalu menjalankan kebaikan, dalam upaya mempersatukan bangsa dan negara Indonesia.

”Marilah kita semua berkewajiban menjaga harmonisasi antarumat beragama, untuk bersatu padu membangun Wonogiri, melalui semangat kebersamaan dan toleransi dalam beragama, berbangsa dan berbudaya,” tegas Bupati.

blank
Perayaan Natal yang dilakukan oleh umat Katolik di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, menyertakan tampilnya tokoh Sinterklas yang membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak.

Sementara itu, perayaan Natal juga digelar oleh umat Katolik di Gereja Santo Ignatius di Dusun Danan, Desa Sendangagung, Kecamatan Giriwoyo (65 Kilometer arah selatan Kota Wonogiri). Perayaan Natal diawali dengan sembahyang Misa dipimpin oleh Romo B Dwi Yuniarto N, Pr.

Acara sama juga dilakukan oleh umat Katolik yang melukan ibadah Natal di Gereja Santo Yusup Dusun Batu Tengah, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno (45 Kilometer arah selatan Kota Wonogiri). Ibadah Natal 2019 ini, diselenggarakan oleh Pengurus Gereja Paroki Santo Yusup Baturetno dengan Ketua Romo Justinus Muji Santara SJ. Tampil sebagai pemimpin ibadah misa Natal malam dan misal Natal pagi, masing-masing Romo Paul Suparno SJ dan Romo Agustinus Eko Budi Santoso, SJ, keduanya dari Yogyakarta.

Bambang Pur