BLORA – Di zaman tehnologi informasi, ibu-ibu harus lebih ketat mengawasi anak-anaknya, jangan sampai buah hari mereka terpengaruh dengan pergaulan bebas, pencadu miras dan narkoba.
“Sudah banyak di jalanan anak-anak remaja sekarang ini melanggar asusila, dan terlibat pergaulan bebas,” beber Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Blora, Nur Hidayat, Selasa (26/3).
Demi masa depan anak-anak dan remaja, Nur Hidayat menghimbau kepada ibu-ibu agar lebih fokus mengawasi anak-anaknya, jangan sampai terpengaruh dengan pergaulan bebas.
Untuk mencegahnya, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Blora mengadakan penyuluhan pencegahan peredaran minuman keras dan narkotika kepada organisasi wanita di desa-desa.
Kegiatan terbaru, dilakukan penyuluhan dengan sasaran ibu -ibu PKK di desa-desa se-Kecamatan Japah, Blora, digelar di aula kantor kecamatan setempat.
Kedekatan
Acara yang dibuka Kepala Kesbangpol Blora Nur Hidayat, dihadiri Camat Japah Minar Ami, ibu dari berbagai organisasi di desa-desa dan undangan terkait.
Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Dela Sulistiyawan dan Aiptu Hery Setiawan, Satresnarkoba Polres Blora.
AS. Tonny, Kasi 2 Kewaspadaan Nasional dan Ketahanan Masyarakat (Padnas dan Hamnas) Kesbangpol selaku ketua panitia pelaksana, mengundang ibu-ibu sebagai peserta, karena kedekatannya dengan keluarga serta anak-anak.
“Ibu-ibulah yang bisa getok tular tentang bahaya narkoba kepada anak-anaknya, keluarga dan lingkungan sekitar,” kata Tonny
Tonny berharap, setelah penyuluhan ini ibu-ibu bisa getok tular ke oraganisasi wanita di desanya masing-masing, dan membantu menjelaskan bahaya miras serta narkotika. (suarabaru.id/Agung/Wahono)