<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tanggungharjo Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tanggungharjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 09:18:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>tanggungharjo Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 09:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sugihmanik]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik penggorengan tahu]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568336</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kebakaran pabrik penggorengan tahu terjadi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan produksi yang didominasi material kayu mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta. Peristiwa kebakaran pabrik penggorengan tahu tersebut menimpa tempat usaha milik Darkoni (55), warga setempat. BACA JUGA : Tak Sekadar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya">Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Kebakaran pabrik penggorengan tahu terjadi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Selasa (7/7/2026) malam.</p>
<p>Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan produksi yang didominasi material kayu mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.</p>
<p>Peristiwa kebakaran pabrik penggorengan tahu tersebut menimpa tempat usaha milik Darkoni (55), warga setempat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/tak-sekadar-tampung-aspirasi-rumah-rakyat-jateng-kini-jadi-pusat-layanan-adminduk">Tak Sekadar Tampung Aspirasi, Rumah Rakyat Jateng Kini Jadi Pusat Layanan Adminduk</a></strong></h6>
<p>Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena saat api mulai membesar, seluruh aktivitas produksi telah selesai dan tidak ada pekerja yang berada di dalam bangunan.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Tanggungharjo AKP Duddy Lukman Prabowo menjelaskan, aktivitas produksi tahu telah berakhir sekitar pukul 18.30 WIB.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pekerjaan menggoreng tahu, para karyawan berpamitan pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, Darkoni masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh proses produksi benar-benar selesai.</p>
<p>Sebelum meninggalkan tempat usaha, korban memadamkan tungku penggorengan yang menggunakan bahan bakar bonggol atau tongkol jagung dengan cara menyiramnya menggunakan air.</p>
<p>Korban kemudian meyakini api pada tungku telah padam sepenuhnya sehingga memutuskan meninggalkan lokasi usaha.</p>
<p>Selanjutnya, Darkoni menghadiri acara arisan keluarga yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat usahanya.</p>
<p>Namun sekitar pukul 20.30 WIB, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi melihat kobaran api muncul dari bagian dapur tempat penggorengan tahu.</p>
<p>Mengetahui adanya kebakaran, warga tersebut segera berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar agar bersama-sama memadamkan api.</p>
<p>Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.</p>
<p>Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api secara manual agar tidak semakin membesar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/bnnp-jateng-perkuat-edukasi-antinarkoba-melalui-talkshow-ngashoow">BNNP Jateng Perkuat Edukasi Antinarkoba Melalui Talkshow “Ngashoow”</a></strong></h6>
<p>Warga yang bergotong royong memadamkan api akhirnya berhasil. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar 30 menit kemudian.</p>
<p>Meski berhasil dipadamkan, api lebih dahulu menghanguskan sejumlah bagian bangunan tempat usaha yang sebagian besar terbuat dari kayu.</p>
<p>Setelah kondisi dinyatakan aman, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanggungharjo.</p>
<h5><strong>Penyebab Kebakaran</strong></h5>
<p>Mendapat laporan itu, petugas piket SPKT bersama piket Reskrim dan Bhabinkamtibmas Desa Sugihmanik langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Petugas kemudian memeriksa kondisi bangunan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi titik awal munculnya api. Hasil olah TKP menunjukkan sumber kebakaran diduga berasal dari area tungku penggorengan.</p>
<p>Api diduga merambat ke dinding kayu yang berjarak sekitar 50 sentimeter dari tungku sebelum menjalar ke bagian usuk, belandar, hingga atap bangunan.</p>
<p>Bangunan tempat usaha tersebut berukuran sekitar 9 x 9 meter dengan tinggi kurang lebih lima meter dan didominasi material kayu sehingga api dengan cepat membesar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/pertanggungjawaban-apbd-jateng-2025-disetujui-ahmad-luthfi-ungkap-strategi-pengelolaan-anggaran">Pertanggungjawaban APBD Jateng 2025 Disetujui, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Pengelolaan Anggaran</a></strong></h6>
<p>Akibat kebakaran itu, dinding papan kayu, tiang bangunan, belandar, usuk, serta atap mengalami kerusakan.</p>
<p>Polisi menduga bara api pada tungku penggorengan berbahan bakar bonggol atau tongkol jagung belum benar-benar padam sehingga kembali menyala dan menyambar dinding kayu di dekatnya.</p>
<p>&#8220;Dari hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga berasal dari bara api pada tungku penggorengan berbahan bakar bonggol jagung yang belum padam sepenuhnya,” jelas AKP Duddy.</p>
<p>Menurut AKP Duddy, Bara tersebut kemudian menyambar dinding kayu di dekat tungku hingga api membesar dan membakar bangunan tempat usaha.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/kejari-grobogan-geledah-4-lokasi-terkait-dugaan-korupsi-apbdes-desa-tlogomulyo-2019-2023-6-boks-dokumen-disita">Kejari Grobogan Geledah 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi APBDes Desa Tlogomulyo 2019-2023, 6 Boks Dokumen Disita</a> </strong></h6>
<p>Kapolsek juga mengingatkan para pelaku usaha rumahan yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu, sekam, maupun bonggol jagung agar meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan lokasi usaha.</p>
<p>&#8220;Pastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat usaha. Jangan menganggap api sudah mati hanya karena tidak terlihat menyala, sebab bara yang masih tersisa dapat kembali memicu kebakaran,” tambahnya.</p>
<p>Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan kerap melakukan pengecekan berkala terhadap barang elektronik maupun barang lainnya yang mudah terbakar.</p>
<p>“Kewaspadaan dan pemeriksaan kembali sebelum meninggalkan lokasi merupakan langkah untuk mencegah terjadinya kebakaran,&#8221; pungkas Kapolsek Tanggungharjo.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/usai-produksi-pabrik-penggorengan-tahu-di-tanggungharjo-grobogan-terbakar-polisi-ungkap-dugaan-penyebabnya">Usai Produksi, Pabrik Penggorengan Tahu di Tanggungharjo Grobogan Terbakar, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Kematian Pria di Tanggungharjo Terungkap! Tim URC Polres Grobogan Bekuk Pelaku dalam 24 Jam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/14/misteri-kematian-pria-di-tanggungharjo-terungkap-tim-urc-polres-grobogan-bekuk-pelaku-dalam-24-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 02:56:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim Polres Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tim URC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564282</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Tim URC Polres Grobogan berhasil mengungkap kasus pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia di wilayah Tanggungharjo, Grobogan. Pengungkapan tersebut mengakhiri misteri kematian korban yang sebelumnya ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri di tepi jalan. Kasus yang menyita perhatian masyarakat itu berhasil diungkap setelah Tim URC bersama jajaran Satreskrim Polres Grobogan. BACA [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/misteri-kematian-pria-di-tanggungharjo-terungkap-tim-urc-polres-grobogan-bekuk-pelaku-dalam-24-jam">Misteri Kematian Pria di Tanggungharjo Terungkap! Tim URC Polres Grobogan Bekuk Pelaku dalam 24 Jam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Tim URC Polres Grobogan berhasil mengungkap kasus pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia di wilayah Tanggungharjo, Grobogan.</p>
<p>Pengungkapan tersebut mengakhiri misteri kematian korban yang sebelumnya ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri di tepi jalan.</p>
<p>Kasus yang menyita perhatian masyarakat itu berhasil diungkap setelah Tim URC bersama jajaran Satreskrim Polres Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/rud-2026-revitalisasi-kuliner-heritage-dan-model-pendidikan-inklusif-raih-penghargaan-tertinggi">RUD 2026: Revitalisasi Kuliner Heritage dan Model Pendidikan Inklusif, Raih Penghargaan Tertinggi</a></strong></h6>
<p>Usai melakukan serangkaian penyelidikan intensif, Tim URC dan Sat Reskrim Polres Grobogan berhasil menangkap pelaku penganiayaan dalam waktu singkat.</p>
<p>Korban diketahui berinisial P (53), warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo pada Rabu (3/6/2026) pagi.</p>
<p>Temuan tersebut langsung memicu penyelidikan mendalam dari aparat kepolisian karena terdapat sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan tindak pidana.</p>
<p>Polres Grobogan kemudian mengerahkan Tim URC untuk mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan analisis terhadap lokasi kejadian.</p>
<p>Upaya tersebut semakin diperkuat setelah dilakukan proses ekshumasi terhadap jenazah korban oleh tim Dokpol Biddokkes Polda Jawa Tengah.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/artefak-unik-bermotif-tumbuhan-dan-ganesha-ditemukan-di-desa-kriyan-jepara-ini-kajian-sutarya">Artefak Unik Bermotif Tumbuhan dan Ganesha Ditemukan di Desa Kriyan, Jepara: Ini Kajian Sutarya!</a></strong></h6>
<p>Hasil penyelidikan akhirnya mengarah kepada seorang pria berinisial KDP (31), warga Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Pelaku berhasil diamankan kurang dari 1&#215;24 jam setelah pelaksanaan ekshumasi pada Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Ari Budianto menjelaskan bahwa penyidik bergerak cepat sejak menerima laporan terkait kasus tersebut.</p>
<p>Petugas terus mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.</p>
<p>Selain itu, polisi juga melakukan pengumpulan berbagai barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Analisis lapangan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkap identitas pelaku.</p>
<p>AKP Rizki Ari Budianto mengatakan bahwa proses penyelidikan berlangsung secara intensif hingga akhirnya mengerucut kepada satu nama yang diduga kuat sebagai pelaku.</p>
<h6><strong>Pelaku Tersinggung</strong></h6>
<p>Dari hasil pemeriksaan, peristiwa itu bermula ketika pelaku sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di lokasi kejadian.</p>
<p>Menurut Kasat Reskrim AKP Rizki Ari Budianto, saat itu, pelaku hampir bersinggungan dengan korban yang berada di kawasan tersebut.</p>
<p>Situasi tersebut memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan terhadap korban. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka serius pada bagian wajah dan kepala. Korban kemudian terkapar dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.</p>
<p>Setelah melakukan penganiayaan, pelaku diduga mengambil telepon genggam milik korban yang berada di sekitar tempat kejadian. Saat diamankan polisi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya di hadapan penyidik.</p>
<p>Kini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Grobogan guna melengkapi proses penyidikan dan pemberkasan perkara.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/optimalisasi-komunitas-belajar-sekolah-upaya-peningkatan-mutu-pendidikan">Optimalisasi Komunitas Belajar Sekolah, Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan</a></strong></h6>
<p>Penyidik menjerat pelaku dengan pasal berlapis terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka berat hingga meninggal dunia serta dugaan mengambil barang milik korban.</p>
<p>Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 466 junto Pasal 479 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizki Ari Budianto menegaskan bahwa pengungkapan kasus pelaku penganiayaan tersebut menjadi bukti keseriusan Tim URC dan jajaran kepolisian dalam menangani setiap tindak pidana yang terjadi di Tanggungharjo, Grobogan.</p>
<p>AKP Rizki Ari Budianto menegaskan, Sat Reskrim Polres Grobogan berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,” pungkas Kasat Reskrim Polres Grobogan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/misteri-kematian-pria-di-tanggungharjo-terungkap-tim-urc-polres-grobogan-bekuk-pelaku-dalam-24-jam">Misteri Kematian Pria di Tanggungharjo Terungkap! Tim URC Polres Grobogan Bekuk Pelaku dalam 24 Jam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 13:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Brabo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekshumasi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564109</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ekshumasi dilakukan jajaran Polres Grobogan untuk mengungkap penyebab kematian seorang pria meninggal dunia di Kecamatan Tawangharjo, Jumat (12/6/2026). Ekshumasi dilakukan untuk menyelidiki kematian seorang pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, tepatnya di Dusun Dukoh, Desa Brabo. Langkah ekshumasi tersebut ditempuh setelah pria meninggal dunia berinisial P (53), warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan">Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Ekshumasi dilakukan jajaran Polres Grobogan untuk mengungkap penyebab kematian seorang pria meninggal dunia di Kecamatan Tawangharjo, Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Ekshumasi dilakukan untuk menyelidiki kematian seorang pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, tepatnya di Dusun Dukoh, Desa Brabo.</p>
<p>Langkah ekshumasi tersebut ditempuh setelah pria meninggal dunia berinisial P (53), warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, mengembuskan napas terakhir usai menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/semua-nama-desa-dicatut-dalam-berita-mosi-tidak-percaya-terhadap-camat-tahunan-petinggi-tegalsambi-upaya-benturkan-petinggi-dengan-camat">Semua Nama Desa Dicatut dalam Berita Mosi Tidak Percaya Terhadap Camat Tahunan, Petinggi Tegalsambi: Upaya Benturkan Petinggi dengan Camat</a></strong></h6>
<p>Polisi kini terus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi di wilayah Tanggungharjo tersebut.</p>
<p>Kasus ekshumasi ini menjadi perhatian penyidik karena pria meninggal dunia itu ditemukan dengan sejumlah luka pada bagian wajah dan kepala saat berada di kawasan Tanggungharjo.</p>
<p>Aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai keterangan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.</p>
<p>Korban pertama kali ditemukan pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang melintas setelah pulang mengaji.</p>
<p>Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.</p>
<p>Petugas Polsek Tanggungharjo yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui masih dalam keadaan hidup.</p>
<h6 style="text-align: left;"><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/dikabarkan-akan-diberi-mosi-tidak-percaya-oleh-sejumlah-petinggi-camat-tahunan-itu-fitnah">Dikabarkan akan Diberi Mosi Tidak Percaya oleh Sejumlah Petinggi, Camat Tahunan: Itu Fitnah!</a></strong></h6>
<p>Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tanggungharjo untuk mendapatkan penanganan medis. Karena kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut, korban dirujuk ke RSUD Sultan Fatah Demak.</p>
<p>Setelah menjalani perawatan selama enam hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin (8/6/2026).</p>
<p>Guna mengungkap penyebab kematian secara pasti, Tim Dokpol Biddokkes Polda Jawa Tengah bersama Satreskrim Polres Grobogan, Inafis Polres Grobogan, Polsek Tanggungharjo dan Polsek Tegowanu melakukan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, pada Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizki Ari Budianto mengatakan bahwa pembongkaran makam dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian korban.</p>
<p>Menurutnya, hasil ekshumasi diharapkan dapat memberikan petunjuk ilmiah terkait penyebab pria meninggal dunia tersebut sehingga penyidik dapat mengungkap secara jelas peristiwa yang berawal dari penemuan korban di wilayah Tanggungharjo.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikan kepada kami untuk membantu proses pengungkapan perkara,&#8221; tandasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan">Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 23:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bocah kesasar]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Karangawen]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=544133</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang bocah yang mengendarai sepeda seorang diri membuat geger pengguna jalan di wilayah Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Polsek Tanggungharjo demi menjamin keselamatan anak di bawah umur itu. Bocah tersebut kesasar itu terlihat mengayuh sepeda dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Tanggungharjo–Kaliwenang. BACA JUGA : Kasus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo">Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang bocah yang mengendarai sepeda seorang diri membuat geger pengguna jalan di wilayah Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Polsek Tanggungharjo demi menjamin keselamatan anak di bawah umur itu.</p>
<p>Bocah tersebut kesasar itu terlihat mengayuh sepeda dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Tanggungharjo–Kaliwenang.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/12/kasus-bayi-dibuang-di-jembatan-gabus-berakhir-pn-purwodadi-vonis-terdakwa-6-bulan-penjara">Kasus Bayi Dibuang di Jembatan Gabus Berakhir, PN Purwodadi Vonis Terdakwa 6 Bulan Penjara</a></strong></h6>
<p>Warga dan petugas mendapati anak tersebut menangis di pinggir jalan dalam kondisi kebingungan, sehingga keberadaannya dinilai berisiko membahayakan keselamatan.</p>
<p>Personel Polsek Tanggungharjo yang tengah berpatroli segera menghentikan aktivitasnya begitu melihat kondisi anak tersebut.</p>
<p>Petugas langsung mendekati bocah itu untuk memastikan keadaannya sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Tanpa menunggu lama, anggota kepolisian mengamankan bocah tersebut dan membawanya ke Mapolsek Tanggungharjo. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan awal agar anak merasa aman dan terhindar dari potensi bahaya di jalan raya.</p>
<p>Setibanya di Mapolsek, petugas memberikan pendampingan secara humanis. Anggota kepolisian berupaya menenangkan bocah itu agar tidak lagi ketakutan, sembari memastikan kondisi fisiknya tetap sehat dan stabil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/12/jemaah-calon-haji-brebes-matangkan-kesiapan-spiritual-dan-kesehatan">Jemaah Calon Haji Brebes Matangkan Kesiapan Spiritual dan Kesehatan</a></strong></h6>
<p>Dari hasil komunikasi awal, petugas mengetahui identitas anak tersebut bernama Paolo Arthur Putra Sasongko yang masih berusia enam tahun. Namun, keterbatasan usia membuat bocah itu belum mampu menjelaskan alamat rumah maupun nomor kontak orang tuanya secara jelas.</p>
<p>Menghadapi situasi tersebut, Polsek Tanggungharjo mengambil langkah cepat dan strategis. Petugas menyebarkan informasi penemuan anak melalui berbagai grup WhatsApp warga, termasuk jaringan komunikasi lintas wilayah.</p>
<p>Upaya penyebaran informasi itu mendapat respons positif dari masyarakat. Informasi mengenai keberadaan bocah tersebut dengan cepat menyebar dan diterima oleh pihak keluarga.</p>
<p>Kapolsek Tanggungharjo AKP Anang Heriyanto membenarkan kejadian penemuan anak tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.</p>
<p>“Begitu anggota kami menemukan anak tersebut dalam kondisi menangis di jalan raya, langsung diamankan dan dibawa ke Polsek untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Anang Heriyanto.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa koordinasi intensif dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan orang tua bocah tersebut dalam waktu singkat.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah informasi menyebar luas, pihak keluarga segera mendatangi Mapolsek Tanggungharjo untuk memastikan kondisi anak mereka.</p>
<p>“Alhamdulillah, anak tersebut berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya yang diketahui merupakan warga Desa Margohayu, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak,” jelasnya.</p>
<p>Proses penyerahan anak kepada orang tua berlangsung dengan penuh kehangatan. Petugas memastikan bahwa bocah tersebut kembali ke dalam pengawasan keluarga dalam keadaan aman dan sehat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, kepolisian juga memberikan imbauan kepada orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya saat berada di luar rumah.</p>
<p>AKP Anang Heriyanto menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mencegah anak-anak mengalami kejadian serupa di kemudian hari.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika menemukan anak-anak yang berada dalam situasi berisiko.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/11/peralihan-lpg-ke-dme-perlu-sosialisasi-masif">Peralihan LPG ke DME Perlu Sosialisasi Masif</a></strong></h6>
<p>“Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Bono Sasongko, orang tua bocah tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat jajaran Polsek Tanggungharjo.</p>
<p>“Terimakasih buat Polsek Tanggungharjo yang sudah menemukan anak saya dengan keadaan baik. Terimakasih,” ungkap ayah bocah tersebut.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo">Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belasan Warga Sugihmanik Alami Penyakit Chikungunya, Dinas Kesehatan Grobogan Lakukan Fogging dan Pengobatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/20/puluhan-warga-sugihmanik-alami-penyakit-chikungunya-dinas-kesehatan-grobogan-lakukan-fogging-dan-pengobatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 08:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Chikungunya]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Sugihmanik]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540315</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Belasan warga dilaporkan terserang penyakit chikungunya di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Dinas Kesehatan Grobogan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan langkah cepat di lapangan, Selasa (20/1/2026). Kasus penyakit chikungunya ini menyerang puluhan warga yang mayoritas tinggal di wilayah Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Warga mengeluhkan kondisi yang tidak biasa pada tubuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/20/puluhan-warga-sugihmanik-alami-penyakit-chikungunya-dinas-kesehatan-grobogan-lakukan-fogging-dan-pengobatan">Belasan Warga Sugihmanik Alami Penyakit Chikungunya, Dinas Kesehatan Grobogan Lakukan Fogging dan Pengobatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Belasan warga dilaporkan terserang penyakit chikungunya di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan langkah cepat di lapangan, Selasa (20/1/2026).</p>
<p>Kasus penyakit chikungunya ini menyerang puluhan warga yang mayoritas tinggal di wilayah Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Warga mengeluhkan kondisi yang tidak biasa pada tubuh mereka.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/20/dekan-baru-ftik-usm-siap-penuhi-target-prodi-terakreditasi-unggul">Dekan Baru FTIK USM Siap Penuhi Target Prodi Terakreditasi Unggul</a></strong></h6>
<p>Belasan warga merasakan gejala khas berupa demam tinggi, nyeri pada sendi dan otot, serta munculnya ruam kemerahan di sejumlah bagian tubuh. Sebagian besar kasus ditemukan di Dusun Sendangsari.</p>
<p>Salah satu warga, Siti (49), mengaku tubuhnya terasa sangat lemah dan sulit beraktivitas. Kondisi itu ia rasakan sejak beberapa hari sebelum memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.</p>
<p>Ia mengatakan rasa nyeri menjalar hampir di seluruh tubuhnya, disertai demam yang tak kunjung turun meski sudah beristirahat di rumah.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/20/wna-asal-korea-selatan-dan-yaman-jalani-pemeriksaan-substantif-pewarganegaraan">WNA Asal Korea Selatan dan Yaman Jalani Pemeriksaan Substantif Pewarganegaraan</a></strong></h6>
<p>&#8220;Rasanya lemas, kayak senut-senut, linu-linu begitu. Langsung periksa ke Puskesmas, kata dokter digigit nyamuk. Saya baru tahu itu namanya chikungunya,&#8221; jelas Siti.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko MAP, menyatakan pihaknya segera melakukan verifikasi setelah menerima laporan dari masyarakat setempat. Dari hasil PE ditemukan ada 19 orang yang terverifikasi terkena chikungunya.</p>
<p>&#8220;Langsung kami konfirmasi dan ternyata benar ada warga di Desa Sugihmanik yang mengalami penyakit chikungunya,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Setelah memastikan kebenaran laporan, Dinas Kesehatan Grobogan langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tanggungharjo untuk melakukan penanganan medis.</p>
<p>Tenaga kesehatan memberikan pengobatan sesuai keluhan pasien guna meredakan gejala dan mempercepat proses pemulihan.</p>
<p>&#8220;Pasien sudah ditangani, sudah diberi obat sesuai dengan keluhan pasien dan tentunya kita juga lakukan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Selain pengobatan, petugas kesehatan juga melakukan edukasi langsung kepada warga agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/20/gathering-satu-hati-uksw-2026-teguhkan-visi-menuju-kampus-berkelas-dunia">Gathering Satu Hati UKSW 2026, Teguhkan Visi Menuju Kampus Berkelas Dunia</a></strong></h6>
<p>Upaya pencegahan turut diperkuat dengan tindakan pengendalian vektor melalui penyemprotan atau fogging di area permukiman warga.</p>
<p>&#8220;Hari ini tadi kita juga adakan fogging untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab penyakit chikungunya di lingkungan tempat tinggal pasien,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan menilai fogging menjadi langkah penting untuk memutus rantai penyebaran virus, terutama di wilayah dengan kasus terbanyak.</p>
<p>Pihaknya juga mengingatkan bahwa virus chikungunya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang aktif di lingkungan rumah.</p>
<p>Nyamuk jenis tersebut tidak hanya membawa chikungunya, tetapi juga berpotensi menularkan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sama-sama berbahaya.</p>
<p>Menghadapi musim hujan, dr Djatmiko mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.</p>
<p>&#8220;Saat ini musim hujan, waktu yang terbaik untuk kita semua mencegah terjadinya penyakit chikungunya maupun DBD dengan melakukan 3M atau menguras bak mandi, menutup penampungan air dan mendaur ulang barang bekas. Selain itu, kami juga imbau masyarakat menerapkan PHBS dan juga tidak lupa menggunakan lotion antinyamuk,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/20/puluhan-warga-sugihmanik-alami-penyakit-chikungunya-dinas-kesehatan-grobogan-lakukan-fogging-dan-pengobatan">Belasan Warga Sugihmanik Alami Penyakit Chikungunya, Dinas Kesehatan Grobogan Lakukan Fogging dan Pengobatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Daop 4 Semarang Peringati 158 Tahun Jalur KA Pertama di Stasiun Tanggung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/10/kai-daop-4-semarang-peringati-158-tahun-jalur-ka-pertama-di-stasiun-tanggung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 15:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur KA pertama]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Daop 4 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan ke 158]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun tanggung]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489552</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; KAI Daop 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api dan warga sekitar memperingati 158 tahun jalur kereta api pertama di Indonesia, relasi Tanggung–Semarang. Kegiatan ini digelar di Stasiun Tanggung, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan pada Minggu (10/8/2025). Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan kegiatan meliputi penanaman pohon dan pengecatan monumen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/10/kai-daop-4-semarang-peringati-158-tahun-jalur-ka-pertama-di-stasiun-tanggung">KAI Daop 4 Semarang Peringati 158 Tahun Jalur KA Pertama di Stasiun Tanggung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> KAI Daop 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api dan warga sekitar memperingati 158 tahun jalur kereta api pertama di Indonesia, relasi Tanggung–Semarang.</p>
<p>Kegiatan ini digelar di Stasiun Tanggung, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan pada Minggu (10/8/2025).</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan kegiatan meliputi penanaman pohon dan pengecatan monumen roda dan sayap.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/10/sedulur-kebumen-dan-gmdp-bedah-dua-rumah-warga-tak-mampu">Sedulur Kebumen dan GMDP Bedah Dua Rumah Warga Tak Mampu</a></strong></h6>
<p>Acara juga berlanjut dengan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, serta aksi bersih-bersih stasiun dan lingkungan.</p>
<p>“Penanaman pohon ini menjadi simbol peran penting jalur KA Tanggung–Semarang pada masanya sebagai jalur utama pengangkutan hasil bumi menuju pelabuhan untuk diekspor,” jelas Franoto Wibowo.</p>
<figure id="attachment_489555" aria-describedby="caption-attachment-489555" style="width: 681px" class="wp-caption alignright"><img class="size-full wp-image-489555" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-489555" class="wp-caption-text">Kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai tanda memperingati perjalanan 158 tahun jalur pertama KA di Indonesia. Foto: dok KAI Daop 4 Semarang.</figcaption></figure>
<p>Sementara pengecatan monumen, sosialisasi keselamatan, dan bersih-bersih merupakan bentuk kepedulian KAI Daop 4 Semarang terhadap pelestarian sejarah dan kenyamanan lingkungan perkeretaapian.</p>
<p>Sebanyak 45 peserta dari berbagai elemen terlibat dalam kegiatan peringatan 158 jalur KA pertama ini.</p>
<p>Mereka bekerja sama secara gotong royong, mencerminkan nilai kebersamaan dalam menjaga warisan sejarah.</p>
<p>“Momen ini bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong,&#8221; kata Franoto.</p>
<p>Ia mengungkapkan, momen ini juga meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sejarah.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kolaborasi antara KAI, komunitas, dan masyarakat terus terjaga,” ujar Franoto.</p>
<h5><strong>Sekilas Sejarah Jalur KA Tanggung–Semarang</strong></h5>
<p>Jalur kereta api Tanggung–Semarang merupakan jalur pertama di Indonesia, dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada masa pemerintahan kolonial Belanda.</p>
<p>Jalur ini resmi beroperasi pada 10 Agustus 1867, berfungsi mengangkut hasil bumi seperti gula, kopi, dan tembakau dari pedalaman Jawa Tengah menuju pelabuhan di Semarang untuk diekspor.</p>
<p>Kebanyakan komoditas tersebut berasal dari sistem tanam paksa (<em>Cultuurstelsel</em>) yang diterapkan Belanda.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/10/peserta-milklife-soccer-challenge-jadi-bagian-masa-depan-sepak-bola-indonesia">Peserta MilkLife Soccer Challenge Jadi Bagian Masa Depan Sepak Bola Indonesia</a></strong></h6>
<p>Kehadiran jalur ini memudahkan distribusi hasil pertanian ke pusat perdagangan kolonial di pesisir utara Jawa pada saat itu.</p>
<p>Stasiun Tanggung menjadi saksi bisu perkembangan perkeretaapian nasional dan tetap berdiri hingga kini, menyimpan jejak perjalanan panjang transportasi rel di Indonesia.</p>
<p>Franoto menegaskan, peringatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan warisan sejarah bangsa.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/10/kai-daop-4-semarang-peringati-158-tahun-jalur-ka-pertama-di-stasiun-tanggung">KAI Daop 4 Semarang Peringati 158 Tahun Jalur KA Pertama di Stasiun Tanggung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Kecamatan di Grobogan Diterjang Banjir, Ratusan Rumah dan Areal Persawahan Terendam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/17/tiga-kecamatan-di-grobogan-diterjang-banjir-ratusan-rumah-dan-areal-persawahan-terendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 14:43:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[gubug]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tegowanu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=474853</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Tiga wilayah di Kabupaten Grobogan tergenang banjir akibat curah hujan yang tinggi pada Jumat 16 Mei 2025. Banjir disebabkan luapan Sungai Renggong, Sungai Kliteh dan Sungai Tuntang yang mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit air sehingga menyebabkan air meluap. Tiga wilayah yang terdampak yakni di Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/17/tiga-kecamatan-di-grobogan-diterjang-banjir-ratusan-rumah-dan-areal-persawahan-terendam">Tiga Kecamatan di Grobogan Diterjang Banjir, Ratusan Rumah dan Areal Persawahan Terendam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Tiga wilayah di Kabupaten Grobogan tergenang banjir akibat curah hujan yang tinggi pada Jumat 16 Mei 2025.</p>
<p>Banjir disebabkan luapan Sungai Renggong, Sungai Kliteh dan Sungai Tuntang yang mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit air sehingga menyebabkan air meluap.</p>
<p>Tiga wilayah yang terdampak yakni di Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo dan Desa Penadaran di Kecamatan Gubug.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/05/17/satpol-pp-kebumen-juara-iii-lomba-penegakan-perda-se-jateng">Satpol PP Kebumen Juara III Lomba Penegakan Perda se Jateng</a></strong></p>
<p>Di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, banjir menggenangi permukiman warga dan persawahan di tiga dusun, yakni Dusun Jati, Dusun Jetak dan Dusun Kedukombo.</p>
<p>Ketinggian banjir berkisar 50 centimeter hingga satu meter. Sedangkan, permukiman warga yang terdampak total 350 rumah yang terinci di tiga dusun tersebut.</p>
<p>Kepala BPBD Grobogan, Wahju Tri Darmawanto menuturkan, kondisi saat ini ketinggian air masih menggenangi wilayah tersebut dengan ketinggian 20-40 centimeter.</p>
<p>Pendirian dapur umum juga diintensifkan di dua dusun yakni Dusun Grajekan dan Dusun Jetak untuk 162 KK yang terdampak.</p>
<p>Sementara di Desa Tanggirejo, banjir menggenangi jalan desa dan 42 rumah warga tergenang. Namun, saat ini banjir berangsur surut. Warga mengiptimalkannya dengan menggunakan mesin pompa penyedot air.</p>
<p>&#8220;Area persawahan turut banjir karena jebolan Sungai Renggong ini, totalnya ada 252 Hektar milik para petani yang tergabung dalam lima kelompok petani,&#8221; ujar Wahju.</p>
<p>Dirinya menjelaskan, varietas tanaman yang tergenang banjir yakni Inpari 32, Ciherang, MR, dengan umur 1-25 HST.</p>
<p>&#8220;Area persawahan banjir dengan ketinggian genangan 25-80 centimeter,&#8221; terangnya.</p>
<p>Di wilayah Tanggungharjo, banjir menggenangi wilayah Desa Sugihmanik, tepatnya di Dusun Rejosari RT 2 RW 7.</p>
<p>Di desa yang sama, sebanyak tujuh rumah tergenang banjir di Dusun Randusari RT 1 RW 8. BPBD Grobogan melaporkan saat ini kondisi saat ini banjir sudah surut.</p>
<h4><strong>Kritis</strong></h4>
<p>BPBD Grobogan juga melaporkan satu titik kritis tannggul sungai sepanjang 100 meter di Desa Tinanding, Kecamatan Godong.</p>
<figure id="attachment_474854" aria-describedby="caption-attachment-474854" style="width: 681px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-474854" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/Tanggul-Kritis.jpeg" alt="" width="681" height="398" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/Tanggul-Kritis.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/Tanggul-Kritis-400x234.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/Tanggul-Kritis-150x88.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-474854" class="wp-caption-text">Tanggul kritis di Desa Tinanding, Kecamatan Godong ini sudah ditambal menggunakan karung berisi pasir. Foto: BPBD Grobogan.</figcaption></figure>
<p>Sementara di Desa Baturagung, ada empat titik tanggul sungai yang kritis, yakni bekas jebolan tanggul sepanjang 50 meter, di sebelah bekas jebolan tanggul sepanjang 50 meter, dan bekas longosran sepanjang 50 meter. Selain itu, titik kritis sepanjang 100 meter juga terjadi di Desa Baturagung.</p>
<p><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/05/17/relawan-mta-blora-bersama-warga-nglandeyan-gotong-royong-di-tmmd-kedungtuban">Relawan MTA Blora Bersama Warga Nglandeyan Gotong Royong di TMMD Kedungtuban</a></strong></p>
<p>Di Desa Sukorejo, satu titik jebolan tanggul kiri Sungai Renggong dengan panjang 20 meter dan lebar 6 meterserta kedalaman 5 meter. Sementara tiga titik tanggul krits berada di sebelah utara sebelum titik jebol tanggul. Saat ini tanggul sungai tersisa hanya 50 centimeter.</p>
<h4><strong>Banjir Bandang</strong></h4>
<p>Hujan deras dan penyempitan aliran sungai tidak mampu menampung debit air dan meluap ke jalan perkampunan berakibat banjir bandang.</p>
<p>Peristiwa banjir bandang tersebut terjadi di Dusun Nadri, Desa Katekan, Kecamatan Brati, Sabtu 17 Mei 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Wahju menjelaskan, kondisi saat ini sudah surut dan banjir tidak sampai menggenangi rumah warga setempat.</p>
<p><strong>TYA WIEDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/17/tiga-kecamatan-di-grobogan-diterjang-banjir-ratusan-rumah-dan-areal-persawahan-terendam">Tiga Kecamatan di Grobogan Diterjang Banjir, Ratusan Rumah dan Areal Persawahan Terendam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wasiman Bahagia Terima Uang Kerohiman dari PT AAA Menjelang Lebaran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/15/wasiman-bahagia-terima-uang-kerohiman-dari-pt-aaa-menjelang-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 13:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grbgan]]></category>
		<category><![CDATA[PT AAA]]></category>
		<category><![CDATA[PT Azam Anugerah Abadi]]></category>
		<category><![CDATA[Sugihmanik]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<category><![CDATA[uang kerohiman]]></category>
		<category><![CDATA[Wasiman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=330382</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Wasiman warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan merasa sangat berbahagia. Wasiman adalah salah satu petani penggarap lahan milik PT Azam Anugerah Abadi atau PT AAA di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Wasiman adalah salah satu dari ratusan penggarap lahan milik PT AAA di Desa Sugihmanik yang mendapatkan dana kerohiman bernilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/15/wasiman-bahagia-terima-uang-kerohiman-dari-pt-aaa-menjelang-lebaran">Wasiman Bahagia Terima Uang Kerohiman dari PT AAA Menjelang Lebaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Wasiman warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan merasa sangat berbahagia.</p>
<p>Wasiman adalah salah satu petani penggarap lahan milik PT Azam Anugerah Abadi atau PT AAA di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Wasiman adalah salah satu dari ratusan penggarap lahan milik PT AAA di Desa Sugihmanik yang mendapatkan dana kerohiman bernilai puluhan juta rupiah. PT AAA memiliki lahan seluas 82,6 hektar yang digarap oleh petani warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Dana kerohiman ini dibagikan menjelang Lebaran yang dilakukan secara bertahap. Terakhir, pembagian dana kerohiman ini dilakukan pada Jumat, 13 April 2023 kemarin.</p>
<p>Wasiman sendiri menuturkan sudah puluhan tahun menggarap lahan milik PT Azam Anugerah Abadi di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/04/14/petani-penggarap-lahan-di-sugihmanik-tanggungjarho-terima-uang-kerohiman">Petani Penggarap Lahan di Sugihmanik Tanggungharjo Terima Uang Kerohiman</a></strong></span></p>
<p>Wasiman mengaku, dana kerohiman yang diterimanya jelang Lebaran ini tentunya membuat dirinya merasa senang. &#8220;Bisa buat Lebaran sama anak cucu. Sebagian bisa buat modal usaha. Alhamdulilah,&#8221; ujar Wasiman.</p>
<p><strong>Diserahkan Langsung</strong></p>
<p>Menurut Bagus Yosianto, Dirut PT Azam Anugerah Abadi, pemberian uang kerohiman diserahkan langsung kepada ratusan petani penggarap.</p>
<p>&#8220;Uang kerohiman Rp 5.000 per meter kita berikan langsung ke petani penggarap,&#8221; ungkap Bagus Yosianto, Jumat 13 April 2023.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/15/wasiman-bahagia-terima-uang-kerohiman-dari-pt-aaa-menjelang-lebaran">Wasiman Bahagia Terima Uang Kerohiman dari PT AAA Menjelang Lebaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tewas di Kubangan Galian C, Ada Apa dengan Pemuda Ini?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/20/tewas-di-kubangan-galian-c-ada-apa-dengan-pemuda-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 13:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[galian pabrik semen]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<category><![CDATA[tewas di kubangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=141536</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang pemuda berumur 19 tahun yang diketahui berinisial A, warga Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo, ditemukan tewas dalam kondisi mengapung. Kejadian tersebut terjadi di kubangan bekas galian C milik pabrik semen di Tanggungharjo, Rabu (20/1/2021). Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan korban kali pertama diketahui Ahmad Khanip (43) dan Sumini (60) yang merupakan warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/20/tewas-di-kubangan-galian-c-ada-apa-dengan-pemuda-ini">Tewas di Kubangan Galian C, Ada Apa dengan Pemuda Ini?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (<a href="https://suarabaru.id/" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1611235341629000&amp;usg=AFQjCNEisF5eKzSHpS7P2RUbutcyPTisZQ">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Seorang pemuda berumur 19 tahun yang diketahui berinisial A, warga Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo, ditemukan tewas dalam kondisi mengapung. Kejadian tersebut terjadi di kubangan bekas galian C milik pabrik semen di Tanggungharjo, Rabu (20/1/2021).</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan korban kali pertama diketahui Ahmad Khanip (43) dan Sumini (60) yang merupakan warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo. Saat itu, mereka tengah melintas di sekitar lokasi galian C tersebut, sekitar pukul 13.00 WIB.</p>
<p>Saat melewati area tersebut, Ahmad merasa janggal saat melihat ada sosok yang mengambang di area kubangan tersebut. Setelah didekati, rupanya yang dilihatnya tersebut adalah sosok laki-laki membujur kaku.</p>
<p>Disaksikan Sumini, Ahmad mengangkat tubuh pria malang tersebut, kemudian membaringkannya di balai-balai bambu yang tak jauh dari lokasi kejadian. Untuk memastikan sekali lagi, Ahmad memeriksa kondisi pria tersebut. Ternyata korban sudah tidak bernyawa.</p>
<p>Mengetahui hal itu, Ahmad melaporkannya ke perangkat Desa Mrisi. Laporan tersebut dilanjutkan ke Polsek Tanggungharjo.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami bersama tim medis yakni bidan desa setempat dan staff perusahaan semen tersebut langsung ke TKP,&#8221; ujar Kapolsek Tanggungharjo, AKP Bambang Tri Atmaja.</p>
<p>Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh koban. Tim medis menjelaskan korban meninggal murni tenggelam.</p>
<p>&#8220;Setelah itu kami menghubungi pihak keluarga korban. Dari keterangan keluarga, korban selama ini memiliki keterbelakangan mental,&#8221; tanbah AKP Bambang.</p>
<p>Pihak keluarga korban menerima kepergian A yang sangat mendadak itu. Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.</p>
<p>Di sekitar lokasi, plang tanda bahaya masuk ke area bekas galian C tersebut terpasang di area tersebut. Meski demikian, korban tetap nekat masuk ke kubangan tersebut dan ditemukan tewas mengambang.</p>
<p>&#8220;Dari kejadian ini, kami imbau kepada warga Tanggungharjo agar tidak bermain-main di wilayah eks galian C. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki anak atau kerabat yang tinggal di sekitar sungai atau kubangan ditambah memiliki keterbelakangan mental agar dapat diawasi sehari-hari,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Hana Eswe-wied</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/20/tewas-di-kubangan-galian-c-ada-apa-dengan-pemuda-ini">Tewas di Kubangan Galian C, Ada Apa dengan Pemuda Ini?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
