<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Qatar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/qatar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 08:17:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Qatar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Satu Grup dengan Brazil di Piala Dunia U17</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/26/indonesia-satu-grup-dengan-brazil-di-piala-dunia-u17</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 08:17:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Brazil]]></category>
		<category><![CDATA[Drawing]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Honduras]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional U17]]></category>
		<category><![CDATA[Zambia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476278</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Nasional U17 Indonesia, akan menghadapi tantangan baru di Piala Dunia U17 2025, yang akan digelar di Qatar, November mendatang. Dalam drawing yang berlangsung Minggu (25/5/2025), Garuda Muda tergabung dalam Grup H bersama Brazil, Honduras, dan Zambia. Menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menantang Brazil yang merupakan juara Piala Amerika Selatan U17 tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/26/indonesia-satu-grup-dengan-brazil-di-piala-dunia-u17">Indonesia Satu Grup dengan Brazil di Piala Dunia U17</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Nasional U17 Indonesia, akan menghadapi tantangan baru di Piala Dunia U17 2025, yang akan digelar di Qatar, November mendatang. Dalam drawing yang berlangsung Minggu (25/5/2025), Garuda Muda tergabung dalam Grup H bersama Brazil, Honduras, dan Zambia.</p>
<p>Menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menantang Brazil yang merupakan juara Piala Amerika Selatan U17 tahun ini di fase grup, menjadi tantangan besar sekaligus kesempatan berharga bagi perkembangan sepak bola, dan para pemain muda ndonesia.</p>
<p>&#8221;Ini benar-benar kesempatan yang menantang, karena Brasil pernah empat kali juara dunia U17. Terakhir kali juara pada 2019, serta 14 kali juara Conmebol U17, dengan gelar terbaru tahun ini,&#8221; ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (26/5/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/26/ditpolairud-polda-jateng-antar-jemput-anak-sekolah-di-daerah-banjir-sayung-demak">Ditpolairud Polda Jateng Antar Jemput Anak Sekolah di Daerah Banjir Sayung Demak</a></strong></p>
<p>Seperti dilansir dari laman resmi PSSI, melawan negara legenda sepak bola dunia, tentunya menjadi pengalaman luar biasa bagi Garuda Muda.</p>
<p>&#8221;Mereka akan merasakan atmosfer pertandingan kelas dunia sejak dini. Kami berharap, pengalaman ini membangun mental serta kualitas permainan mereka ke level yang lebih baik,&#8221; tambahnya</p>
<p>Erick juga meminta pelatih Nova Arianto dan para pemain, menyiapkan diri dengan maksimal. Laga menghadapi Brazil, serta tim dunia lain di Piala Dunia U17 itu, tak sekadar ujian, tetapi juga kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa sepak bola Indonesia telah berada di jalur yang seharusnya, untuk berkembang lebih jauh.</p>
<p>Piala Dunia U17 FIFA 2025, akan berlangsung di Qatar, pada 3-27 November 2025, dengan format baru, yang memperluas jumlah peserta dari 24 menjadi 48 tim.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/26/indonesia-satu-grup-dengan-brazil-di-piala-dunia-u17">Indonesia Satu Grup dengan Brazil di Piala Dunia U17</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nova Akan Tingkatkan &#8216;Skill&#8217; Individu Pemain</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/15/nova-akan-tingkatkan-skill-individu-pemain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 08:11:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Spartan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U17 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469642</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Meski Timnas U17 Indonesia gagal melaju ke babak semifinal, tapi hasil itu menjadi bekal penting, sebelum tampil di Piala Dunia U17 2025, yang akan digelar di Qatar, pada 3–27 November mendatang. Pelatih Kepala Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto menilai, banyak hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki, untuk persiapan ke ajang berikutnya. Hal ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/15/nova-akan-tingkatkan-skill-individu-pemain">Nova Akan Tingkatkan &#8216;Skill&#8217; Individu Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Meski Timnas U17 Indonesia gagal melaju ke babak semifinal, tapi hasil itu menjadi bekal penting, sebelum tampil di Piala Dunia U17 2025, yang akan digelar di Qatar, pada 3–27 November mendatang.</p>
<p>Pelatih Kepala Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto menilai, banyak hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki, untuk persiapan ke ajang berikutnya. Hal ini terlihat jelas, saat Garuda Muda kesulitan menghadapi permainan kolektif dan spartan Korea Utara, di sepanjang pertandingan.</p>
<p>&#8221;Terlepas dari hasil akhir, saya ucapkan terima kasih kepada pemain saya, yang juga telah berjuang luar biasa. Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, saya yakin para pemain belajar banyak dari situasi ini, agar lebih siap di Piala Dunia nanti,&#8221; ujar Nova, usai pertandingan, seperti dilansir laman resmi Timnas Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/15/pssi-akan-siapkan-tim-lebih-matang-untuk-piala-dunia-u17-2025">PSSI Akan Siapkan Tim Lebih Matang untuk Piala Dunia U17 2025</a></strong></p>
<p>Ditegaskan pula, evaluasi akan segera dilakukan, terutama dalam aspek pengambilan keputusan di lapangan. Dia menyoroti perlunya peningkatan dari sisi fisik, mental, dan kemampuan individu para pemain.</p>
<p>&#8221;Secara garis besar, saya melihat mental pemain sangat luar biasa. Tapi dari sisi permainan, kami masih banyak yang harus diperbaiki. Itu menjadi PR kami dalam lima bulan ke depan,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Menurut Nova, bukan hanya fisik dan mental pemain saja, tapi juga skill individu yang harus ditingkatkan. Pemain harus lebih bekerja keras, karena akan menghadapi event yang lebih besar, Piala Dunia U17.</p>
<p>Dia juga menyebut, tim pelatih akan menyusun roadmap persiapan menuju Piala Dunia U17 2025, dan menyampaikannya kepada PSSI. Harapannya, persiapan ini dapat dijalankan secara maksimal, agar tim bisa tampil lebih progresif, dan siap bersaing di pentas dunia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/15/nova-akan-tingkatkan-skill-individu-pemain">Nova Akan Tingkatkan &#8216;Skill&#8217; Individu Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 10:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[INDRA SJAFRI]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U17 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // resapilah dengan rasa/ lolos lewat perjuangan/ bukan sekadar lantaran hak/ atas realitas lain/ ini soal gol dan permainan// (Sajak &#8220;Garuda Remaja&#8221;, 2025) SENIN 14 April lusa, Indonesia akan bersua Korea Utara untuk berebut tiket semifinal Piala Asia U17 di Jeddah, Arab Saudi. Lolos sebagai juara Grup C, di perempatfinal I [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak">Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-469220 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// resapilah dengan rasa/ lolos lewat perjuangan/ bukan sekadar lantaran hak/ atas realitas lain/ ini soal gol dan permainan//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Garuda Remaja&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>SENIN</strong> 14 April lusa, Indonesia akan bersua Korea Utara untuk berebut tiket semifinal Piala Asia U17 di Jeddah, Arab Saudi.</p>
<p>Lolos sebagai juara Grup C, di perempatfinal I Putu Panji Apriawan dkk dijadwalkan menghadapi runner up Grup D, Korea Utara.</p>
<p>Impresivitas skuad asuhan Nova Arianto bakal diuji: mampukah berlanjut ke babak empat besar, setelah meraup tiga kemenangan di babak grup?</p>
<p>Bagaimanapun, sejarah telah tercipta. Anak-anak Indonesia lolos ke Piala Dunia U17 yang akan digelar di Qatar, November mendatang.</p>
<p><strong>Sejarah Penting</strong><br />
Lalu apa bedanya: Piala Dunia U19 1979 dan Piala Dunia U17 2023, dari Piala Dunia U17 2025?</p>
<p>Bagi Indonesia, semuanya tentu membanggakan; membawa kisah dan sejarah penting dalam lintasan persepakbolaan nasional. Yang membedakan tentu prosesnya.</p>
<p>Kualifikasi untuk menuju putaran final Piala Dunia, cukup berliku; seperti yang kini sedang ditempuh tim senior di Grup C Pra-Piala Dunia Zone Asia.</p>
<p>Untuk tim U17, proses yang sekarang berlangsung melalui putaran final Piala Asia U17 di Arab Saudi menerbitkan kebanggaan tersendiri. Evandra Florasta dkk lolos ke Piala Dunia lewat hasil yang pantas membuat kepala tegak: mengalahkan &#8220;macan Asia&#8221; Korea Selatan 1-0, menekuk Yaman 4-1, dan menutup babak grup dengan kemenangan 2-0 atas Afghanistan.</p>
<p>Pada 1979, Subangkit dkk berhak menjadi peserta Piala Dunia Yunior di Tokyo, setelah tim-tim lain yang sebenarnya meraih tiket Asia &#8212; Irak dan Korea Utara &#8211;, menolak hadir. Indonesia yang ditunjuk FIFA sebagai pengganti, kalah 0-5 dari Argentina yang diperkuat Diego Maradona dan Ramon Diaz, takluk 0-5 dari Polandia, dan 0-6 dari Yugoslavia.</p>
<p>Sedangkan pada 2023, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U17, sehingga mendapat tiket otomatis ke putaran final. Indonesia dua kali bermain imbang, 1-1 melawan Ekuador dan Panama, lalu kalah 1-3 dari Maroko.</p>
<p><strong>Sejarah</strong><br />
Di Arab Saudi kali ini, tim U17 yang dibesut Nova Arianto membukukan sejarah penting, mengalahkan Korsel 1-0.</p>
<p>Pria asal Semarang &#8212; putra pelatih legendaris Sartono Anwar &#8212; itu menjadi orang ketiga setelah Indra Sjafri dan Shin Tae-yong yang mampu membawa tim menundukkan Korea. <em>Coach</em> Indra meracik Evan Dimas dkk dengan permainan solid, menaklukkan Korea 3-2 di kualifikasi Piala Asia U20 2014 di Jakarta, sedangkan STY mengarsiteki tim U23 mengalahkan Korea di perempatfinal Piala Asia U23 di Qatar lewat adu penalti dengan 11-10.</p>
<p>Gol Evandra Florasta ke gawang Korea di Jeddah, 4 April lalu menorehkan sejarah berikutnya. Kemenangan di pertandingan pertama itu memperkuat rasa percaya diri untuk mengalahkan Yaman, melempangkan jalan menuju ke Piala Dunia U17 di Qatar, November 2025.</p>
<p>Hasil babak grup Piala Asia ini menegaskan lompatan prestasi yang belum pernah dicapai, yakni lolos ke Piala Dunia lewat proses kualifikasi. Menjadi lebih berkesan karena dicapai di tengah perjuangan tim senior di putaran ketiga kualifikasi, yang masih akan ditentukan dari hasil dua pertandingan terakhir, Juni mendatang.</p>
<p><strong>Memotivasi</strong><br />
Capaian para remaja kita di Jeddah kali ini patut memotivasi pembinaan sepak bola nasional. Kita harapkan, ini menjadi elemen penting yang mendorong pembenahan kualitas kompetisi liga.</p>
<p>Contoh penampilan I Putu Panji Apriawan dkk patut menjadi pelecut bagi klub-klub liga untuk membangun akademi pembinaan remaja secara serius, karena faktor ini menjadi kunci menelurkan pemain-pemain berbakat.</p>
<p>Pada sisi lain, proyek naturalisasi pemain dan pemberian kewarganegaraan bagi para pemain diaspora yang sekarang masih menjadi pro-kontra, diposisikan sebagai pemicu untuk membenahi kompetisi di semua sektor.</p>
<p>Satu-satunya jawaban untuk meningkatkan mutu timnas adalah kualitas liga. Jika liga berkualitas, maka harapan bagi kemunculan pemain dengan kesiapan teknik, fisik, dan mental bisa lebih diharapkan. Jika liga berkualitas, kemunculan pemain yang bisa menarik minat klub-klub luar negeri juga bisa lebih dimungkinkan.</p>
<p>Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari penampilan tim U17 di Piala Asia 2025 ini. Mulai dari motivasi para bocah, kepercayaan diri, realitas mutu pemain, juga bagaimana merefleksikan atmosfer kegairahan persepakbolaan nasional.</p>
<p>Di perempatfinal Senin lusa, apa pun hasil yang diraih I Putu Panji dkk ketika menghadapi Korea Utara, tidak mempengaruhi tiket lolos ke Piala Dunia.</p>
<p>Tuntaskan missi, <em>coach</em> Nova&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak">Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lupakan Euforia Piala Dunia U17, Pemain Diminta Fokus Lawan Afganistan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/10/lupakan-euforia-piala-dunia-u17-pemain-diminta-fokus-lawan-afganistan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 04:10:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[Euforia]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U17 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468988</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Menghadapi duel terakhir di babak penyisihan Grup C Piala Asia U17 2025 melawan Afghanistan, pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, meminta para pemain untuk tetap fokus, dan melupakan euforia setelah memastikan tiket ke Piala Dunia U17 2025 di Qatar. Laga Indonesia lawan Afganistan, dikutip dari laman resmi Timnas Indonesia, dijadwalkan berlangsung Jumat (11/4/2025) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/10/lupakan-euforia-piala-dunia-u17-pemain-diminta-fokus-lawan-afganistan">Lupakan Euforia Piala Dunia U17, Pemain Diminta Fokus Lawan Afganistan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Menghadapi duel terakhir di babak penyisihan Grup C Piala Asia U17 2025 melawan Afghanistan, pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, meminta para pemain untuk tetap fokus, dan melupakan euforia setelah memastikan tiket ke Piala Dunia U17 2025 di Qatar.</p>
<p>Laga Indonesia lawan Afganistan, dikutip dari laman resmi Timnas Indonesia, dijadwalkan berlangsung Jumat (11/4/2025) dini hari WIB, di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi.</p>
<p>&#8221;Kita bersyukur, karena bisa lolos ke Piala Dunia. Tapi saya minta pemain tetap fokus game per game. Kita tidak perlu memikirkan apakah sudah lolos, apakah harus juara grup, atau masuk final. Fokus utama kita saat ini, pertandingan terdekat melawan Afghanistan,&#8221; ujar Nova.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/10/ribuan-kendaraan-mati-pajak-berbondong-ke-samsat-pemutihan-hari-pertama-hasilkan-rp-1198-miliar">Ribuan Kendaraan Mati Pajak Berbondong ke Samsat, Pemutihan Hari Pertama Hasilkan Rp 1,198 Miliar</a></strong></p>
<p>Garuda Muda saat ini memimpin klasemen sementara Grup C dengan enam poin, hasil dari dua kemenangan beruntun. Zahaby Gholy dkk menang 1-0 atas Korea Selatan pada Jumat (4/4/2025), lalu menaklukkan Yaman 4-1, Senin (7/4/2025). Hasil itu memastikan langkah ke perempat final, sekaligus mengamankan satu tempat di Piala Dunia U17 2025.</p>
<p>Nova pun menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan konsistensi permainan. Dia tidak ingin para pemainnya kehilangan fokus, setelah sukses di dua pertandingan awal.</p>
<p>&#8221;Saya ingin pemain melupakan euforia kita lolos ke Piala Dunia, dan tetap fokus seperti sebelumnya. Fokus kita, persiapan menghadapi Afghanistan, dan setelah itu baru kita pikirkan lawan di perempat final,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, saat melawan Afghanistan nanti, dirinya ingin melihat apa yang bisa dilakukan para pemain. &#8221;Saya berharap mereka bisa tampil maksimal, dan menjaga performa positif yang sudah kita bangun sejak pertandingan pertama,&#8221; tukas pelatih asal Kota Semarang itu.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/10/lupakan-euforia-piala-dunia-u17-pemain-diminta-fokus-lawan-afganistan">Lupakan Euforia Piala Dunia U17, Pemain Diminta Fokus Lawan Afganistan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lolos ke Piala Dunia U17 Jadi Kado Terbaik untuk PSSI</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/08/lolos-ke-piala-dunia-u17-jadi-kado-terbaik-untuk-pssi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 08:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U17 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Prince Abdullah Al Faisal Stadium]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U17]]></category>
		<category><![CDATA[yaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468710</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Timnas U17 Indonesia memastikan diri melaju ke putaran final Piala Dunia U17 2025 di Qatar, usai meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Yaman, di laga kedua Grup C Piala Asia U17 2025, yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Arab Saudi, Senin (7/4/2025). Kemenangan ini membuat Garuda Muda mengantongi enam poin dari dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/lolos-ke-piala-dunia-u17-jadi-kado-terbaik-untuk-pssi">Lolos ke Piala Dunia U17 Jadi Kado Terbaik untuk PSSI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Timnas U17 Indonesia memastikan diri melaju ke putaran final Piala Dunia U17 2025 di Qatar, usai meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Yaman, di laga kedua Grup C Piala Asia U17 2025, yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Arab Saudi, Senin (7/4/2025).</p>
<p>Kemenangan ini membuat Garuda Muda mengantongi enam poin dari dua pertandingan, sekaligus memastikan tiket otomatis ke babak perempat final, dan menjadi salah satu wakil Asia di ajang Piala Dunia U17.</p>
<p>Pelatih Kepala Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto, seperti dalam laman resmi Timnas Indonesia, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraihnya. Dia juga mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/08/pencarian-hari-ketiga-tim-sar-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-pemali">Pencarian Hari Ketiga, Tim SAR Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Pemali</a></strong></p>
<p>&#8221;Yang pasti, kita sangat bersyukur dengan hasil ini, apalagi bagi saya pribadi. Terima kasih kepada para pemain, yang telah bekerja keras dengan sangat luar biasa,&#8221; ujar Nova usai pertandingan.</p>
<p>Nova juga menyampaikan apresiasi kepada PSSI, atas dukungan penuh yang diberikan selama ini. &#8221;Kemenangan ini dan kelolosan kita ke Piala Dunia, menjadi kado terbaik untuk PSSI. Saya berterimakasih kepada PSSI, karena semua ini juga berkat dukungan mereka yang sangat besar terhadap tim kami,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut Nova, seluruh pemain menunjukkan performa impresif dalam dua pertandingan awal, baik secara mental, fisik, maupun pemahaman taktik.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/08/grobogan-siap-memenuhi-kebutuhan-pangan-nasional-bupati-panen-raya-di-kandangan-purwodadi">Grobogan Siap Memenuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Bupati Panen Raya di Kandangan Purwodadi</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya lihat semua pemain luar biasa, baik di pertandingan pertama maupun kedua. Semoga mereka bisa terus berkembang ke depannya,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Menghadapi duel terakhir melawan Afghanistan, pada Jumat (11/4/2025) mendatang, Nova berencana akan melakukan rotasi, untuk memberi kesempatan tampil kepada pemain yang belum dimainkan.</p>
<p>&#8221;Kami akan mencoba semua pemain yang belum tampil. Mungkin ada beberapa pemain yang akan kami beri kesempatan, dan tentu kami juga akan menyesuaikan taktik,&#8221; tukas Nova.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/lolos-ke-piala-dunia-u17-jadi-kado-terbaik-untuk-pssi">Lolos ke Piala Dunia U17 Jadi Kado Terbaik untuk PSSI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erick Thohir Inginkan Hasil Terbaik di Piala Asia 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/08/erick-thohir-inginkan-hasil-terbaik-di-piala-asia-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 08:10:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Jeddah]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U17]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Yaman U17]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468714</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut antusias raihan poin maksimal kedua yang dihasilkan anak didik Nova Arianto, saat berlaga di Piala Asia U17 di Arab Saudi. Kemenangan 4-1 atas Yaman U17 di laga kedua babak penyisihan Grup C di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (7/4/2025), membuat Timnas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/erick-thohir-inginkan-hasil-terbaik-di-piala-asia-2025">Erick Thohir Inginkan Hasil Terbaik di Piala Asia 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut antusias raihan poin maksimal kedua yang dihasilkan anak didik Nova Arianto, saat berlaga di Piala Asia U17 di Arab Saudi.</p>
<p>Kemenangan 4-1 atas Yaman U17 di laga kedua babak penyisihan Grup C di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (7/4/2025), membuat Timnas U17 lolos ke Piala Dunia U17 2025 di Qatar.</p>
<p>Dengan mengumpulkan enam poin, hasil dari dua kemenangan, Zahaby Gholy dkk, kini untuk sementara memimpin Grup C.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/08/terseret-ombak-di-perairan-mandalika-seorang-wisatawan-lokal-ditemukan-tewas">Terseret Ombak di Perairan Mandalika, Seorang Wisatawan Lokal Ditemukan Tewas</a></strong></p>
<p>&#8221;Kemenangan atas Yaman di pertandingan kedua Piala Asia U17, membuat Timnas Indonesia lolos ke Babak 8 Besar, dan sekaligus memastikan tempat di Piala Dunia U17 2025 Qatar,&#8221; kata Erick, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.</p>
<p>Dia kemudian mengingatkan, perjuangan belum selesai. Para pemain dan tim pelatih harus kembali fokus ke pertandingan di Piala Asia U17 berikutnya, untuk meraih prestasi terbaik.</p>
<p>Timnas U17 Indonesia yang menurunkan starting eleven serupa, ketika menghadapi Korsel tiga hari sebelumnya, unggul dulu 2-0 di babak pertama, melalui Muhamad Zahaby Gholy di menit 15 dan Fadly Alberto (26).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/08/pencarian-hari-ketiga-tim-sar-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-pemali">Pencarian Hari Ketiga, Tim SAR Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Pemali</a></strong></p>
<p>Di babak kedua, Yaman memperkecil ketinggalan melalui titik penalti, yang dicetak Mohammed Al Garash, menit 48. Namun jelang laga berakhir, dua gol yang dihasilkan Evandra Floresta melalui titik penalti menit 87, serta sontekan menit 89 usai memaksimalkan umpan Josh Holong Junior, dan menutup pertandingan dengan skor 4-1.</p>
<p>Erick juga meminta para pemain dan tim pelatih, untuk tetap menjaga fisik serta mental bertanding dalam intentitas tinggi, demi hasil terbaik.</p>
<p>Indonesia sendiri di sepakbola kelompok usia Asia, pernah punya sejarah bagus dengan mencapai semi final di Piala Asia U16 pada 1990, dan perempat final Piala Asia U17 2018.</p>
<p>&#8221;Hasil di Piala Asia U17 ini, bisa diraih berkat kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak. Terima kasih kepada seluruh ofisial Timnas, coach Nova, para pemain yang sudah bekerja keras, para orang tua pemain, suporter, dan organisasi PSSI di seluruh Indonesia,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/08/erick-thohir-inginkan-hasil-terbaik-di-piala-asia-2025">Erick Thohir Inginkan Hasil Terbaik di Piala Asia 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bola Bergulir dalam Selimut Takdir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/11/bola-bergulir-dalam-selimut-takdir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2024 10:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Irak]]></category>
		<category><![CDATA[Majed Al-Shamrani]]></category>
		<category><![CDATA[Nasrullo Kabirov]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFC U23]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Shen Yinhao]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Sivakorn u-Udom]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uzbekistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=413306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // ke mana bola bergulir/ : pada semata-mata selimut takdirkah?/ atau dia selalu riang bergerak/ bersama semesta riak?/ atau dia menutup diri/ agar tak terbaca/ ke mana membawa nasib fana&#8230;// (Sajak “Selimut Takdir Sepak Bola”, 2024) TUAN-TUAN, benarkah bola nasib bergerak menggulir dalam rahasia selimut takdir? Tak ada yang tahu. Tak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/11/bola-bergulir-dalam-selimut-takdir">Bola Bergulir dalam Selimut Takdir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-413319 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// ke mana bola bergulir/ : pada semata-mata selimut takdirkah?/ atau dia selalu riang bergerak/ bersama semesta riak?/ atau dia menutup diri/ agar tak terbaca/ ke mana membawa nasib fana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Selimut Takdir Sepak Bola”, 2024)</strong></p>
<p><strong>TUAN-TUAN</strong>, benarkah bola nasib bergerak menggulir dalam rahasia selimut takdir?</p>
<p>Tak ada yang tahu. Tak ada yang secara presisi mampu sepenuhnya mengantisipasi. Tak pula ada yang tepat membingkai: peristiwa sepak bola bakal melahirkan kepastian yang seperti apa.</p>
<p>Apakah kegembiraan, kebahagiaan. Apakah kegetiran, luka, dan kepedihan&#8230;</p>
<p>Pun takkan ada yang tepat memastikan apakah dalam sepak bola bisa diterapkan teori politik Harold Laswell &#8212; siapa mendapatkan apa, kapan, dan dengan cara bagaimana?</p>
<p>Seni dalam rahasia sepak bola, bukankah ada di balik ketidakpastiannya? Prediksi, analisis, kalkulasi statistika, dan hipotesis hanya membantu, juga memperkuat sisi-sisi mediatika untuk merebut ruang viralitas dalam kemeruyakan budaya pop.</p>
<p>Pundit bola, ahli-ahli statistik, eksplorasi analis, dan eksploitasi media, pada akhirnya adalah sirkulasi ikhtiar untuk menggali dan menemukan eksepsionalitas apa pun yang berdenyut di sekeliling sepak bola.</p>
<p>Demikian pulakah sikap kita dalam merespons hasil <em>playoff</em> tiket terakhir Olimpiade Paris 2024 untuk cabang olahraga sepak bola, 9 Mei 2024 kemarin? Dan, kebetulan melibatkan tim nasional Indonesia?</p>
<p>Pastilah Anda sudah mencatat &#8212; mungkin dengan kesedihan mendalam, &#8212; Witan Sulaeman dkk kalah 0-1 dari Guinea dalam laga penentuan di Clairefontaine, Paris, sehingga gagal pulalah Indonesia meraih tiket Olimpiade.</p>
<p><strong>Menyikapi Hasil</strong><br />
Sempatkah Anda mencermati Instagram timnas Indonesia yang menampilkan haru-biru kekecewaan pemain lewat wajah-wajah sembab dan tangis mengibakan?</p>
<p>Saya mencoba untuk melihat dari sejumlah sisi. <strong>Pertama</strong>, Rafael Struick cs bersedih karena gagal meraih jalan yang sudah di depan mata. Dari semifinal Piala Asia U23 melawan Uzbekistan, perebutan tempat ketiga versus Irak, dan terakhir <em>playoff</em> menghadapi Guinea. Timnas Garuda gagal mengulang historika Maulwi Saelan dkk yang tampil di Olimpiade Melbourne 1956.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, untuk kali kesekian, tim asuhan Shin Tae-yong merasa “terganggu” oleh kepemimpinan wasit. Dari sejak melawan tuan rumah Qatar di Piala AFC U23 (wasit Nasrullo Kabirov), ketika menghadapi Uzbekistan (Shen Yinhao dan wasit VAR Sivakorn u-Udom), dan laga versus Irak (Majed Al-Shamrani dan VAR Sivakorn).</p>
<p>Sejumlah kontroversi menguji “daya tahan mental” para pemain kita, yang menyiratkan keterpupusan sekian persen peluang menang karena keputusan yang dipersoalkan. Dan, dalam <em>playoff</em> melawan Guinea pun anak-anak Garuda merasa dirugikan oleh keputusan wasit Francois Letexier, antara lain ketika memberikan hukuman penalti atas pelanggaran Witan Sulaeman yang sebenarnya terjadi di luar kotak 12 pas.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, impresi permainan Indonesia, apakah memang sudah mencapai <em>peak</em>-nya pada laga melawan Korea Selatan di perempatfinal? Berturut-turut, setelah kalah dari Qatar, Indonesia mencatat kemenangan lewat permainan mengesankan melawan Australia, Yordania, dan Korea Selatan.</p>
<p>Terlepas dari kontroversi wasit, determinasi anak-anak Indonesia menurun saat menghadapi Uzbekistan dan Irak. Ketika menuju Clairefontaine, kondisi fisik sudah terkuras di Piala Asia. Mental juga terpengaruh oleh catatan kontroversi wasit, sorotan netizens khususnya kepada Marselino Ferdinand, juga harapan lolos ke Olimpiade yang pasti menggelayut sebagai beban.</p>
<p><strong>Keempat</strong>, <em>coach</em> Shin Tae-yong terganggu oleh ketidaklengkapan tim, terutama soliditas di lini belakang lantaran absennya kapten Rizky Ridho yang terkena akumulasi kartu, Justin Hubner yang tidak dilepas klubnya, Cerezo Osaka, dan Elkan Baggot yang secara personal tidak memberi kepastian datang walaupun klubnya, Bristol Rovers dan Ipwich Town sudah tidak terikat jadwal kompetisi.</p>
<p><strong>Fondasi Kuat</strong><br />
Rangkaian perjalanan dari Piala Asia U23 ke <em>playoff</em> Olimpiade Paris ini patut kita lihat tidak hanya dari hasil-hasilnya, tetapi bagaimana performa tim yang bahkan disimpulkan oleh banyak analis sepak bola sebagai progres “naik kelas”.</p>
<p>Determinasi saat melawan Australia, Yordania, dan Korea Selatan menjadi “aset keberanian” dan konfidensi atas kemampuan diri. Artinya, kita berada dalam level yang setara apabila modal-modal yang ada kita kelola secara tepat.</p>
<p>Program perekrutan pemain berdarah Indonesia dan diaspora masih akan berjalan, namun pada sisi lain otoritas sepak bola kita mesti mengimbangi dengan peningkatan level kompetisi liga, yang idealnya memang menjadi sumber utama pemain nasional. Manajemen teknis dan nonteknis, penegakan hukum, serta pengembangan kekuatan magnet industrial menjadi bagian dari ikhtiar eksplorasi yang tak boleh berkurang intensitasnya.</p>
<p>Pastilah kita menangkap kemerebakan kondisi euforiatika di tengah penampilan Rizky Ridho dkk di Qatar 2024. Harapannya, gelombang dukungan dan kritik kepada sepak bola nasional tak boleh mengendur, walaupun Indonesia gagal meraih tiket ke Olimpiade.</p>
<p>Keberadaan STY yang terbukti memberi nyala kegairahan dan harapan, juga menaikkan standar timnas &#8212; termasuk dalam <em>up grade</em> peringkat FIFA &#8212; betul-betul kita manfaatkan untuk menguatkan pembangunan timnas di berbagai kelompok usia. Euforia yang berlangsung harus dirawat dengan penuh intensitas.</p>
<p>Tentulah tak pernah ada yang tahu takdir apa yang membentang di depan. Dan, yang terdekat untuk dinanti adalah babak kualifikasi Piala Dunia 2026.</p>
<p>Jadikan Olimpiade 2024 sebagai lembaran sejarah yang sudah berlalu. Kita tertakdirkan tersisih oleh Guinea. Rajutan harapan berikut kita sampirkan di pundak Asnawi Mangkualam dkk dalam tugas menghadapi Irak dan Filipina untuk menguak pintu nasib ke babak ketiga kualifikasi.</p>
<p>Nasib itu fana, tetapi manusia punya ikhtiar untuk memperjuangkan keberpihakan takdirnya&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/11/bola-bergulir-dalam-selimut-takdir">Bola Bergulir dalam Selimut Takdir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korea, Refleksi Cahaya Naik Kelas Timnas Garuda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/27/korea-refleksi-cahaya-naik-kelas-timnas-garuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2024 10:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[doha]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U23]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U23 Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Yordania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=411006</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // seperti angin yang menebar kesejukan/ seperti cahaya mencerahi mayapada/ seperti langit yang memayungi cinta/ benar-benar menggeliatkah kita/ menyatu dalam kekuatan semesta?// (Sajak &#8220;Garuda Muda&#8221;, 2024) DALAM bahasa &#8220;dunia persilatan sepak bola&#8221;, tak pelak lagi Korea Selatan adalah &#8220;pendekar kelas utama&#8221;. Bahkan di level Asia berhak disegani sebagai &#8220;datuk of the [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/27/korea-refleksi-cahaya-naik-kelas-timnas-garuda">Korea, Refleksi Cahaya Naik Kelas Timnas Garuda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-411009 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// seperti angin yang menebar kesejukan/ seperti cahaya mencerahi mayapada/ seperti langit yang memayungi cinta/ benar-benar menggeliatkah kita/ menyatu dalam kekuatan semesta?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Garuda Muda&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>DALAM</strong> bahasa &#8220;dunia persilatan sepak bola&#8221;, tak pelak lagi Korea Selatan adalah &#8220;pendekar kelas utama&#8221;. Bahkan di level Asia berhak disegani sebagai &#8220;datuk of the datuk&#8221;-nya sepak bola.</p>
<p>Memang ada Jepang, Iran, Irak, Arab Saudi, juga Qatar sebagai barisan elite benua ini; namun Kesatria Taeguk punya &#8220;maqam&#8221; tersendiri yang selalu menebar inferioritas bagi siapa pun lawannya.</p>
<p>Maka ketika tim nasional Indonesia mampu lolos ke semifinal Piala Asia U23 dengan mengalahkan Korea, pada dinihari WIB 26 April kemarin, renungan kebanggaan pun patut kita ajukan: benar-benar telah naik kelaskah timnas Garuda kita?</p>
<p>Menundukkan Australia 1-0 dan Yordania 4-1 di babak grup menjadi indikator penguat, bahwa kelolosan ke empat besar bukan sekadar keberuntungan. Bukan pula kejutan sesaat yang dibuat Rizky Ridho dkk.</p>
<p>Saya lebih memaknai langkah-langkah di Qatar 2024 ini sebagai refleksi cahaya &#8220;naik kelas&#8221;, dengan level yang setahap demi setahap dibangun oleh pelatih Shin Tae-young.</p>
<p>Skor 2-1 sebagai keunggulan di babak pertama, lalu 2-2 hingga selesainya waktu reguler, dilanjutkan dengan drama adu penalti, menunjukkan rangkaian unjuk ketahanan fisik dan mental, dengan sikap dingin dalam menuntaskan kesempatan.</p>
<p>Dan, ketika &#8220;datuknya sepak bola Asia&#8221; telah bisa dilewati, inferioritas macam apa lagi yang harus menjadi penghalang pasang naik Timnas Garuda?</p>
<p><strong>Mentalitas dan Konfidensi</strong><br />
Kita runut ke belakang untuk mencermati sejumlah kilas balik dari performa anak-anak Garuda Muda.</p>
<p>Tanpa kekuatan percaya diri, semantap itukah Marselino Ferdinand mengeksekusi penalti, dan berikutnya mengemas gol lewat sontekan yang berkelas?</p>
<p>Tanpa konfidensi, senyaman itukah Witan Sulaeman mengirim bola dengan <em>placing</em> indah ala Robin van Persie, dengan kaki kiri ke pojok gawang Yordania?</p>
<p>Pun, tanpa keyakinan tinggi, bisakah Pratama Arhan mengirim umpan lemparan maut yang direruskan oleh tandukan Komang Teguh sebagai gol yang memastikan kemenangan 4-1 atas Yordania di babak penentuan grup Piala Asia U23 di Stadion Al-Khalifa, Doha?</p>
<p>Ya, performa menonjol Garuda Muda pada 21 April lalu itu memperlihatkan aksen konfidensi, yakin akan kekuatan diri, ekspresi kepercayaan bahwa &#8220;kita bisa&#8221; dan &#8220;kita mampu&#8221;.</p>
<p>Bukankah telah cukup lama tim nasional sepak bola kita terhinggapi persoalan mental inferioritas?</p>
<p><strong>Budaya Shin Tae-yong</strong><br />
Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong secara nyata menorehkan catatan kualitatif: membawa timnas senior lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 yang mengerek signifikan peringkat FIFA kita, dari 142 pada Februari 2024 ke tangga 134.</p>
<p>Dia melengkapi prestasi itu dengan mengantar Rizky Ridho dkk lolos ke semifinal Piala Asia U23. Catatan manis ini diukir dalam keikutsertaan yang pertama sejak turnamen AFC tersebut digelar pada 2013.</p>
<p>Sejauh ini, sejumlah pengamat mengkritisi <em>coach</em> Shin yang sejak menangani timnas pada 2019 belum sekalipun mempersembahkan prestasi kuantitatif dalam hal raihan trofi juara. Akan tetapi, tak kurang pula yang mengakui keberhasilannya membangun &#8220;budaya sepak bola&#8221; yang berbasis disiplin profesional.</p>
<p>Keseharian pemain dalam hal gaya hidup, pola makan, dan merawat kondisi fisik betul-betul dia &#8220;cereweti&#8221;. Disiplin ditransformasi menjadi menu sikap para pemain kita.</p>
<p>Perlahan tapi pasti, rata-rata pemain timnas mulai mampu bermain dengan standar kebutuhan spartanitas dua kali 45 menit. Kesiapan fisik untuk bertarung dalam pertandingan yang ketat, merupakan modal kesegaran mental.</p>
<p>Kondisi bugar bakal menopang tuntutan bagaimana memahami dan menerjemahkan taktik pelatih, tidak mudah menyerah, mampu berpikir jernih, dan tidak mudah terbawa provokasi lawan.</p>
<p>Yang tampak menonjol, transisi bermain dari situasi menyerang ke bertahan dan dari bertahan ke menyerang mulai terlihat berubah. Dahulu, baik di timnas senior maupun kelompok umur, transisi permainan ini menjadi problem celah yang sering dimanfaatkan tim lawan. Kita banyak mengalami ketergopoh-gopohan dan kerepotan menghadapi serangan balik cepat.</p>
<p>Pada bagian lain, pemaksimalan proyek naturalisasi pemain pada periode <em>coach</em> STY dan kepemimpinan PSSI di bawah Erick Thohir, secara nyata juga menyuntikkan kualitas timnas.</p>
<p>Walaupun secara visioner kehadiran mereka harus dijadikan pelecut peningkatan standar kompetisi liga, untuk sementara berkah pragmatis itu kita nikmati sebagai penambal celah kekurangan timnas. Termasuk menjadi contoh bagi para pemain lokal dalam hal merawat profesionalitas.</p>
<p><strong>Pengakuan Kemajuan</strong><br />
Apa pun, performa Timnas U23 di Doha tetap patut kita lihat sebagai kemajuan. Peningkatan konfidensi tak akan dicapai tanpa fisik dan mental kuat.</p>
<p>&#8220;Euforia&#8221; ini, kalau disebut demikian, kita harapkan merembes ke perilaku tim-tim kelompok umur lainnya.</p>
<p>Kemenangan atas Australia dan Yordania, lewat pemampilan yang penuh determinasi dan percaya diri, menjadi bukti transformasi budaya mengikis tirai buram yang selama ini membebani.</p>
<p>Dengan kata lain, STY adalah sosok yang tepat mendampingi para pemain kita, membentuk timnas ke standar mentalitas yang selama ini menciptakan kondisi inferioritas.</p>
<p>Dan, selanjutnya, transformasi ini harus menjadi sikap, karakter, dan budaya dari cahaya naik kelas sepak bola Indonesia&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/27/korea-refleksi-cahaya-naik-kelas-timnas-garuda">Korea, Refleksi Cahaya Naik Kelas Timnas Garuda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Saatnya Meraih Mimpi Lebih Tinggi&#8230;&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/26/saatnya-meraih-mimpi-lebih-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 00:26:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[doha]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Marselino Ferdinan]]></category>
		<category><![CDATA[Olimpiade Paris 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U23 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Abdullah bin Khalifa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410908</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang luar biasa, atas keberhasilan Timnas lolos ke semifinal Piala Asia U23 2024, usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 11-10, lewat drama adu penalti. Di babak normal dan tambahan waktu, kedua tim berbagi skor imbang 2-2. Dikatakan dia, Garuda Muda layak dinobatkan sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/26/saatnya-meraih-mimpi-lebih-tinggi">&#8216;Saatnya Meraih Mimpi Lebih Tinggi&#8230;&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang luar biasa, atas keberhasilan Timnas lolos ke semifinal Piala Asia U23 2024, usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 11-10, lewat drama adu penalti. Di babak normal dan tambahan waktu, kedua tim berbagi skor imbang 2-2.</p>
<p>Dikatakan dia, Garuda Muda layak dinobatkan sebagai pencetak sejarah baru sepakbola Indonesia, karena mampu membawa nama harum bangsa. Apalagi perjuangan ini diraih lewat drama tambahan waktu dan adu penalti.</p>
<p>Kemenangan dalam laga yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB ini, tak hanya menciptakan sejarah baru bagi Indonesia. Kesuksesan Marselino Ferdinan dkk itu, mendekatkan Indonesia dengan mimpi baru untuk selangkah lagi lolos ke Olimpiade Paris 2024.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/26/demam-berdarah-di-grobogan-meningkat-1-058-kasus-sampai-pekan-ke-15">Demam Berdarah di Grobogan Meningkat, 1.058 Kasus Sampai Pekan Ke-15</a></strong></p>
<p>&#8221;Timnas bermain luar biasa, dan terus menciptakan sejarah bagi sepakbola Indonesia. Generasi emas pesepakbola muda ini telah berjuang dengan semangat tinggi, mental baja, dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,&#8221; kata Erick, yang menyaksikan langsung laga itu, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.</p>
<p>Gol pertama Indonesia dicetak striker, Rafael Struick menit 15, lewat tendangan terukur dari luar kotak penalti, ke pojok gawang lawan. Struick mencetak gol kedua menit 45+3, usai Korsel sempat menyamakan skor, akibat Komang Teguh melakukan gol bunuh diri menit 45.</p>
<p>Di babak kedua, Korsel justru bisa kembali mengimbangi kedudukan ketika mereka bermain dengan 10 pemain, usai Lee terkena kartu merah. Gol penyama skor Korsel dicetak SB Yeong menit 84.</p>
<p>&#8221;Ada yang namanya momentum. Sejak penyisihan grup, lalu di perempat final, momentum itu milik kita. Kini Timnas bisa melangkah ke semifinal, sangat logis jika target berikutnya final. Kami di PSSI, seluruh pemain dan ofisial, terus mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh rakyat dan pecinta sepakbola Nasional. Saatnya meraih mimpi lebih tinggi,&#8221; pungkas Erick.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/26/saatnya-meraih-mimpi-lebih-tinggi">&#8216;Saatnya Meraih Mimpi Lebih Tinggi&#8230;&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jika Bisa Kalahkan Korsel, Tiket Olimpiade Paris 2024 di Tangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/25/jika-bisa-kalahkan-korsel-tiket-olimpiade-paris-2024-di-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 13:59:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[doha]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Timnas U23 Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia U23 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Rizky Ridho]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa Stadium]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=410890</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas U23 Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan, dirinya sebenarnya berharap bisa menghindari Korea Selatan di babak perempat final Piala Asia U23 2024, yang digelar di Doha, Qatar. Dia hanya ingin jumpa dengan negara asalnya ini di partai final. Hal itu seperti yang disampaikannya, saat sesi jumpa pers jelang laga Timnas vs Korsel, yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/25/jika-bisa-kalahkan-korsel-tiket-olimpiade-paris-2024-di-tangan">Jika Bisa Kalahkan Korsel, Tiket Olimpiade Paris 2024 di Tangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas U23 Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan, dirinya sebenarnya berharap bisa menghindari Korea Selatan di babak perempat final Piala Asia U23 2024, yang digelar di Doha, Qatar. Dia hanya ingin jumpa dengan negara asalnya ini di partai final.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat sesi jumpa pers jelang laga Timnas vs Korsel, yang digelar di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa Stadium, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.</p>
<p>&#8221;Sebenarnya saya ingin bertemu Korea Selatan itu di final. Itu pemikiran saya sebelum lawan kami ditentukan. Saya tidak begitu senang. Tetapi ini takdir. Kami akan melakukan yang terbaik untuk laga nanti,&#8221; kata STY, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (25/4/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/04/25/jelang-sidang-gugatan-mk-oleh-caleg-demokrat-kpu-kudus-perketat-pengamanan-gudang-kotak-suara">Jelang Sidang Gugatan MK oleh Caleg Demokrat, KPU Kudus Perketat Pengamanan Gudang Kotak Suara</a></strong></p>
<p>Di babak penyisihan grup, Indonesia berstatus runner-up Grup A, dengan mengemas enam poin dari dua kali kemenangan melawan Australia (1-0) dan Yordania (4-1). Sedangkan Korea Selatan menjadi juara Grup B dengan torehan sempurna sembilan poin.</p>
<p>Sementara itu, Kapten Timnas U23 Indonesia, Rizky Ridho menyatakan, semua pemain sudah siap untuk menampilkan yang terbaik. Laga ini memang dianggap sangat penting bagi kedua tim, untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal, sekaligus tiket ke Olimpiade Paris 2024.</p>
<p>&#8221;Kita akan ikuti instruksi dari pelatih untuk pertandingan nanti, dan semoga kita bisa menang. Target kita lolos ke Olimpiade Paris 2024,&#8221; tegas Ridho.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/25/jika-bisa-kalahkan-korsel-tiket-olimpiade-paris-2024-di-tangan">Jika Bisa Kalahkan Korsel, Tiket Olimpiade Paris 2024 di Tangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>