<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pria Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pria/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jun 2026 13:39:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pria Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 13:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Brabo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekshumasi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564109</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ekshumasi dilakukan jajaran Polres Grobogan untuk mengungkap penyebab kematian seorang pria meninggal dunia di Kecamatan Tawangharjo, Jumat (12/6/2026). Ekshumasi dilakukan untuk menyelidiki kematian seorang pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, tepatnya di Dusun Dukoh, Desa Brabo. Langkah ekshumasi tersebut ditempuh setelah pria meninggal dunia berinisial P (53), warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan">Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Ekshumasi dilakukan jajaran Polres Grobogan untuk mengungkap penyebab kematian seorang pria meninggal dunia di Kecamatan Tawangharjo, Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Ekshumasi dilakukan untuk menyelidiki kematian seorang pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, tepatnya di Dusun Dukoh, Desa Brabo.</p>
<p>Langkah ekshumasi tersebut ditempuh setelah pria meninggal dunia berinisial P (53), warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, mengembuskan napas terakhir usai menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/semua-nama-desa-dicatut-dalam-berita-mosi-tidak-percaya-terhadap-camat-tahunan-petinggi-tegalsambi-upaya-benturkan-petinggi-dengan-camat">Semua Nama Desa Dicatut dalam Berita Mosi Tidak Percaya Terhadap Camat Tahunan, Petinggi Tegalsambi: Upaya Benturkan Petinggi dengan Camat</a></strong></h6>
<p>Polisi kini terus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi di wilayah Tanggungharjo tersebut.</p>
<p>Kasus ekshumasi ini menjadi perhatian penyidik karena pria meninggal dunia itu ditemukan dengan sejumlah luka pada bagian wajah dan kepala saat berada di kawasan Tanggungharjo.</p>
<p>Aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai keterangan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.</p>
<p>Korban pertama kali ditemukan pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga yang melintas setelah pulang mengaji.</p>
<p>Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.</p>
<p>Petugas Polsek Tanggungharjo yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui masih dalam keadaan hidup.</p>
<h6 style="text-align: left;"><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/dikabarkan-akan-diberi-mosi-tidak-percaya-oleh-sejumlah-petinggi-camat-tahunan-itu-fitnah">Dikabarkan akan Diberi Mosi Tidak Percaya oleh Sejumlah Petinggi, Camat Tahunan: Itu Fitnah!</a></strong></h6>
<p>Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tanggungharjo untuk mendapatkan penanganan medis. Karena kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut, korban dirujuk ke RSUD Sultan Fatah Demak.</p>
<p>Setelah menjalani perawatan selama enam hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin (8/6/2026).</p>
<p>Guna mengungkap penyebab kematian secara pasti, Tim Dokpol Biddokkes Polda Jawa Tengah bersama Satreskrim Polres Grobogan, Inafis Polres Grobogan, Polsek Tanggungharjo dan Polsek Tegowanu melakukan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, pada Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizki Ari Budianto mengatakan bahwa pembongkaran makam dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian korban.</p>
<p>Menurutnya, hasil ekshumasi diharapkan dapat memberikan petunjuk ilmiah terkait penyebab pria meninggal dunia tersebut sehingga penyidik dapat mengungkap secara jelas peristiwa yang berawal dari penemuan korban di wilayah Tanggungharjo.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikan kepada kami untuk membantu proses pengungkapan perkara,&#8221; tandasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ekshumasi-pria-meninggal-dunia-di-tanggungharjo-polisi-bongkar-makam-untuk-ungkap-dugaan-kekerasan">Ekshumasi Pria Meninggal Dunia di Tanggungharjo, Polisi Bongkar Makam untuk Ungkap Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunakan Alat Pancing Setrum Saat Cari Ikan, Pria di Grobogan Meninggal Dunia di Tepi Sungai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/22/gunakan-alat-pancing-setrum-saat-cari-ikan-pria-di-grobogan-meninggal-dunia-di-tepi-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 01:07:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[alat pancing ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungjati]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Tersengat listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=555306</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria meninggal dunia diduga tersengat listrik saat menggunakan alat pancing di Sungai Temu Ireng, Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Selasa (21/4/2026). Peristiwa pria meninggal dunia tersengat listrik akibat alat pancing tersebut menggegerkan warga Grobogan, setelah korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tepian sungai sekitar pukul 15.00 WIB. Warga pertama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/22/gunakan-alat-pancing-setrum-saat-cari-ikan-pria-di-grobogan-meninggal-dunia-di-tepi-sungai">Gunakan Alat Pancing Setrum Saat Cari Ikan, Pria di Grobogan Meninggal Dunia di Tepi Sungai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pria meninggal dunia diduga tersengat listrik saat menggunakan alat pancing di Sungai Temu Ireng, Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Peristiwa pria meninggal dunia tersengat listrik akibat alat pancing tersebut menggegerkan warga Grobogan, setelah korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tepian sungai sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Warga pertama kali menemukan jenazah korban dalam posisi tergeletak di pinggir sungai dengan kondisi mengenaskan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/22/joko-widodo-ketahanan-pangan-solid-kunci-kesejahteraan-warga">Joko Widodo: Ketahanan Pangan Solid Kunci Kesejahteraan Warga</a></strong></h6>
<p>Penemuan tersebut bermula saat Sutiyem, warga Desa Padas, datang ke lokasi bersama cucunya untuk mencari ikan.</p>
<p>Saat menyusuri tepian Sungai Temu Ireng, Sutiyem melihat sosok pria terbaring dan tidak bergerak.</p>
<p>Merasa curiga, ia kemudian memilih pulang dan mengajak warga lain, Yasmi, untuk kembali ke lokasi. Keduanya lalu mendatangi kembali tepian sungai guna memastikan kondisi korban.</p>
<p>Setibanya di lokasi, Sutiyem dan Yasmi mencoba memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Mereka kemudian mendekat dan memastikan kondisi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa.</p>
<p>Setelah memastikan korban meninggal, keduanya segera meminta bantuan warga sekitar. Warga yang menerima laporan tersebut langsung meneruskannya ke Polsek Kedungjati.</p>
<p>Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno menjelaskan bahwa identitas korban telah diketahui namanya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/22/posyandu-kota-semarang-mendapat-apresiasi-dari-akademisi-california-state-university">Posyandu Kota Semarang Mendapat Apresiasi dari Akademisi California State University</a></strong></h6>
<p>&#8220;Jenazah pria yang ditemukan di pinggir Sungai Temu Ireng ini diketahui bernama Damar Zuhri, warga Dusun Dawung, Desa Padas,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga korban.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban sempat berpamitan kepada istrinya sebelum kejadian.</p>
<p>&#8220;Korban sempat berpamitan untuk setrum ikan pada Senin 20 April 2026, sekitar pukul 22.30 WIB. Namun, hingga pagi hari, korban belum juga pulang,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/21/peringati-hari-kartini-personel-satlantas-polres-grobogan-sosialisasikan-teknik-safety-riding-di-smk-al-ishlah-pulokulon">Peringati Hari Kartini, Personel Satlantas Polres Grobogan Sosialisasikan Teknik Safety Riding di SMK Al Ishlah Pulokulon</a></strong></h6>
<p>Korban diketahui pergi ke sungai dengan membawa alat setrum untuk menangkap ikan. Hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali ke rumah.</p>
<p>Korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka.</p>
<p>Tim Inafis Polres Grobogan bersama tenaga medis Puskesmas Kedungjati melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka bakar pada bagian pergelangan tangan kiri dan kanan serta di bagian perut.</p>
<p>&#8220;Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Disimpulkan, penyebab korban meninggal dunia murni karena tersengat aliran listrik ikan miliknya sendiri,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<p>Peristiwa pria meninggal dunia tersengat listrik akibat alat pancing di Grobogan ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/21/utbk-snbt-2026-di-universitas-diponegoro-berjalan-dengan-standar-akademik-dan-integritas-tinggi">UTBK-SNBT 2026 di Universitas Diponegoro Berjalan dengan Standar Akademik dan Integritas Tinggi</a></strong></h6>
<p>Kapolsek Kedungjati mengimbau warga untuk tidak menggunakan alat pancing berbahaya seperti setrum listrik karena berisiko tinggi.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa penggunaan alat pancing yang aman jauh lebih penting demi menjaga keselamatan diri.</p>
<p>Kasus pria meninggal dunia tersengat listrik saat menggunakan alat pancing di Grobogan ini diharapkan menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/22/gunakan-alat-pancing-setrum-saat-cari-ikan-pria-di-grobogan-meninggal-dunia-di-tepi-sungai">Gunakan Alat Pancing Setrum Saat Cari Ikan, Pria di Grobogan Meninggal Dunia di Tepi Sungai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Meninggal Dunia Dalam Bus Garuda Mas Saat Tiba di Purwodadi, Begini Kronologi Selengkapnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/01/pria-meninggal-dunia-dalam-bus-garuda-mas-saat-tiba-di-purwodadi-begini-kronologi-selengkapnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 03:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Garuda Mas]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551925</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria meninggal dunia di dalam bus Garuda Mas saat tiba di Purwodadi, Selasa (31/3/2026). Peristiwa yang diduga akibat serangan jantung ini mengejutkan kru dan penumpang yang berada dalam perjalanan tersebut. Kejadian pria meninggal dunia di bus Garuda Mas itu terjadi ketika kendaraan berhenti di Pool kawasan Kuripan, Purwodadi. BACA JUGA : Kelas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/01/pria-meninggal-dunia-dalam-bus-garuda-mas-saat-tiba-di-purwodadi-begini-kronologi-selengkapnya">Pria Meninggal Dunia Dalam Bus Garuda Mas Saat Tiba di Purwodadi, Begini Kronologi Selengkapnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pria meninggal dunia di dalam bus Garuda Mas saat tiba di Purwodadi, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Peristiwa yang diduga akibat serangan jantung ini mengejutkan kru dan penumpang yang berada dalam perjalanan tersebut.</p>
<p>Kejadian pria meninggal dunia di bus Garuda Mas itu terjadi ketika kendaraan berhenti di Pool kawasan Kuripan, Purwodadi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/01/kelas-pelajar-mengukir-kembali-dimulai-19-siswa-smp-negeri-ikut-pelatihan">Kelas Pelajar Mengukir Kembali Dimulai, 19 Siswa SMP Negeri Ikut Pelatihan</a></strong></h6>
<p>Kru bus pertama kali menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa saat bus berhenti di lokasi pool. Saat itu, bus telah menyelesaikan perjalanan panjang dari luar kota menuju Purwodadi.</p>
<p>Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menjelaskan, korban diketahui bernama Marno yang sebelumnya menaiki bus dari Terminal Kapuk, Jakarta Utara.</p>
<p>Ia menuturkan, sebelumnya korban menumpang bus Garuda Mas dengan tujuan akhir di wilayah Wirosari. Korban tercatat sebagai penumpang bus bernopol B 7285 UGA.</p>
<p>Dalam perjalanan, bus yang ditumpangi korban mengalami kendala teknis di daerah Plumbon, Cirebon. Seluruh penumpang kemudian dipindahkan ke armada lain dengan nomor polisi B 7128 UGA.</p>
<p>Para penumpang, termasuk korban, sempat beristirahat di sebuah rumah makan saat proses transit berlangsung. Setelah itu, perjalanan kembali dilanjutkan menuju tujuan akhir.</p>
<p>Bus akhirnya tiba di Pool Garuda Mas di Kuripan, Purwodadi sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, sebagian penumpang masih dalam kondisi tertidur.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/01/soal-sampah-di-semarang-makin-mengkhawatirkan-dprd-dukung-langkah-ubah-jadi-tenaga-listrik">Soal Sampah di Semarang Makin Mengkhawatirkan, DPRD Dukung Langkah Ubah Jadi Tenaga Listrik</a></strong></h6>
<p>Kru bus kemudian berupaya membangunkan para penumpang yang masih terlelap, termasuk korban yang berada di kursinya.</p>
<p>Namun, korban tidak memberikan respons saat dibangunkan. Kondisi tersebut membuat kru mulai merasa curiga.</p>
<p>Sunardi, salah satu kru bus, kemudian memanggil rekan kerjanya untuk memastikan keadaan korban. Mereka mencoba kembali membangunkan korban namun tetap tidak ada jawaban.</p>
<p>Setelah dicek lebih lanjut, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan ini langsung dilaporkan kepada petugas garasi.</p>
<p>Laporan tersebut diteruskan kepada Wahyu Ari, petugas garasi Bus Garuda Mas di Kuripan. Ia kemudian menghubungi pihak kepolisian.</p>
<p>Polsek Purwodadi segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian. Petugas datang bersama tim Inafis Polres Grobogan dan PMI Grobogan.</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses identifikasi korban pun dilakukan secara menyeluruh.</p>
<p>Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Dari olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Grobogan ditemukan identitas berupa KTP atas nama Marno, 64 tahun, warga Cengkareng Kota, Jakarta Barat,&#8221; jelas Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto.</p>
<p>Petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban. Di antaranya dua unit ponsel dan uang tunai sekitar Rp1,97 juta.</p>
<p>Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses pendataan dan identifikasi korban oleh pihak kepolisian.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/01/arus-penumpang-lebaran-2026-di-pelabuhan-tanjung-emas-meningkat-10">Arus Penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas Meningkat 10%</a></strong></h6>
<p>&#8220;Sementara dari hasil pemeriksaan tim dokter di RSUD dr Soedjati Purwodadi, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal duia karena serangan jantung,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Setelah memastikan identitas korban, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga melalui ponsel milik korban.</p>
<p>Keluarga korban kemudian datang ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk memastikan kondisi serta proses penanganan jenazah.</p>
<p>Perwakilan keluarga, Suwarno, menyatakan pihaknya menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.</p>
<p>Setelah proses administrasi dan pemeriksaan selesai, pihak rumah sakit menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.</p>
<h6><strong>TYA WIDYA</strong></h6>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/01/pria-meninggal-dunia-dalam-bus-garuda-mas-saat-tiba-di-purwodadi-begini-kronologi-selengkapnya">Pria Meninggal Dunia Dalam Bus Garuda Mas Saat Tiba di Purwodadi, Begini Kronologi Selengkapnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesosok Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Grobogan, Pihak Keluarga Ungkap Korban Sempat Hilang Sehari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/19/sesosok-pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-grobogan-pihak-keluarga-ungkap-korban-sempat-hilang-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 09:45:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[brati]]></category>
		<category><![CDATA[calon direktur pdam grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Temon]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=550408</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area pondasi bangunan di Desa Temon, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Kamis (19/3/2026) pagi. Penemuan jasad pria tersebut bermula saat korban tidak kunjung pulang ke rumahnya, sejak Rabu (18/3/2026). Hingga pihak keluarga melakukan pencarian di berbagai lokasi. Korban diketahui bernama Sunarmin (60), warga Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/19/sesosok-pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-grobogan-pihak-keluarga-ungkap-korban-sempat-hilang-sehari">Sesosok Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Grobogan, Pihak Keluarga Ungkap Korban Sempat Hilang Sehari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area pondasi bangunan di Desa Temon, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Kamis (19/3/2026) pagi.</div>
<div></div>
<div>Penemuan jasad pria tersebut bermula saat korban tidak kunjung pulang ke rumahnya, sejak Rabu (18/3/2026). Hingga pihak keluarga melakukan pencarian di berbagai lokasi.</div>
<div></div>
<div>Korban diketahui bernama Sunarmin (60), warga Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, yang sebelumnya dilaporkan hilang tanpa kabar pada Rabu (18/3/2026).</div>
<div></div>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/19/kuhp-baru-bullying-dan-disiarkan-ke-media-televisi-bisa-berujung-pidana">KUHP Baru: Bullying dan Disiarkan ke Media Televisi Bisa Berujung Pidana</a></strong></h6>
<div></div>
<div>Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban terakhir kali terlihat pada hari Rabu, sebelum meninggalkan rumah, sekitar pukul 10.00 WIB.</div>
<div></div>
<div>Menantu korban, Lilift mengungkapkan pada hari Rabu tersebut, Sunarmin berpamitan untuk memperbaiki kendaraan miliknya yang mengalami kerusakan ringan.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Korban pamit untuk mengganti oli mesin dan ban mobil Mitsubishi L-300, sekitar pukul 10.00 WIB,&#8221; ujar AKP Abdul Kadir.</div>
<div></div>
<div>Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah, sehingga keluarga mulai merasa khawatir.</div>
<div></div>
<div>Kondisi semakin menyulitkan karena korban tidak membawa telepon seluler saat pergi. Hingga akhirnya, pihak keluarga tidak dapat menghubungi maupun melacak keberadaan korban.</div>
<div></div>
<div>Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh anak dan menantu korban sejak Kamis dini hari, usai keduanya santap sahur.</div>
<div></div>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/19/bank-syariah-sragen-gelar-rups-tahun-buku-2025-lampaui-target-aset-tumbuh-1448-persen">Bank Syariah Sragen Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Lampaui Target Aset Tumbuh 14,48 Persen</a></strong></h6>
<div></div>
<div>Pencarian itu membuahkan hasil ketika mereka menemukan mobil milik korban di pinggir jalan utama Purwodadi-Pati.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Hari Kamis setelah sahur, anak dan menantu mencari dan menemukan mobil korban di selatan toko onderdil,&#8221; kata Kapolsek.</div>
<div></div>
<div>Mobil Mitsubishi L300 bernopol B 9207 QA ditemukan dalam kondisi terparkir, namun korban tidak ditemukan di mobil tersebut.</div>
<div></div>
<div>Mengetahui hal itu, keluarga segera menyisir area sekitar lokasi parkir kendaraan. Upaya tersebut mengarah pada adanya sosok korban dalam posisi tengkurap di dasar pondasi bangunan.</div>
<div></div>
<div>Kapolsek menjelaskan bahwa jarak antara mobil dan lokasi korban ditemukan sekitar 30 meter. Lokasi tersebut merupakan area bangunan yang belum selesai dikerjakan.</div>
<div></div>
<div>Karena panik, keluarga tidak berani menyentuh tubuh korban. Mereka kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.</div>
<div></div>
<div>Petugas Polsek Brati bersama Tim Inafis Polres Grobogan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.</div>
<div></div>
<div>Tim medis dari Puskesmas Brati turut hadir untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jasad korban.</div>
<div></div>
<div>Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kematian. Hingga akhirnya jasad tersebut teridentifikasi bernama Sunarmin, hal itu diperkuat dari pernyataan anak dan menantunya.</div>
<div></div>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/19/wartawan-dan-fraksi-gerindra-dprd-jateng-sepakat-akan-pentingnya-keterbukaan-dan-kritik">Wartawan dan Fraksi Gerindra DPRD Jateng Sepakat akan Pentingnya Keterbukaan dan Kritik</a></strong></h6>
<div></div>
<div>Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang milik korban seperti dompet, uang, minyak angin, dan korek api.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,&#8221; tegas AKP Abdul Kadir.</div>
<div></div>
<div>Dari pemeriksaan medis, ungkap AKP Abdul Kadir, korban meninggal dunia murni karena riwayat penyakit jantung dan diabetes mellitus yang dideritanya. Hal itu diperkuat dengan keterangan dari pihak keluarga.</div>
<div></div>
<div>Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Usai dilakukan pemeriksaan dan olah TKP, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.</div>
<div></div>
<div><strong>TYA WIDYA</strong></div>
<div></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/19/sesosok-pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-grobogan-pihak-keluarga-ungkap-korban-sempat-hilang-sehari">Sesosok Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Grobogan, Pihak Keluarga Ungkap Korban Sempat Hilang Sehari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Pasar Grenggeng Karangrayung, Ini Penjelasan Polisi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/31/pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-kamar-mandi-pasar-grenggeng-karangrayung-ini-penjelasan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 14:58:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Sunarto]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Karangrayung]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Grenggeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542354</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar mandi Pasar Grenggeng, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/1/2026) pagi. Penemuan pria di dalam kamar mandi tersebut sempat menggegerkan para pedagang dan pengunjung pasar yang tengah aktivitas jual beli. Kejadian meninggalnya pria di kamar mandi Pasar Grenggeng, Sumberjosari, Karangrayung, Grobogan tersebut pertama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-kamar-mandi-pasar-grenggeng-karangrayung-ini-penjelasan-polisi">Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Pasar Grenggeng Karangrayung, Ini Penjelasan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar mandi Pasar Grenggeng, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/1/2026) pagi.</p>
<p>Penemuan pria di dalam kamar mandi tersebut sempat menggegerkan para pedagang dan pengunjung pasar yang tengah aktivitas jual beli.</p>
<p>Kejadian meninggalnya pria di kamar mandi Pasar Grenggeng, Sumberjosari, Karangrayung, Grobogan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/31/100-tahun-nu-mengawal-indonesia-merdeka-menuju-peradaban-mulia">100 Tahun NU, Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia</a></strong></h6>
<p>Korban diketahui bernama Muslikhan (51), warga Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi sudah meninggal dunia.</p>
<p>Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto melalui laporan resminya menjelaskan bahwa korban sebelumnya mengantar sang istri, Suneki, ke Pasar Grenggeng sekitar pukul 04.10 WIB untuk berjualan ikan, yang menjadi mata pencaharian mereka sehari-hari.</p>
<p>Setibanya di pasar, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak enak badan. Ia menyampaikan kepada istrinya bahwa dirinya merasa masuk angin dan telah mengonsumsi obat herbal.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/31/apresiasi-loyalitas-bank-jateng-rembang-bagi-bagi-hadiah">Apresiasi Loyalitas, Bank Jateng Rembang Bagi-Bagi Hadiah</a></strong></h6>
<p>“Korban mengaku tidak enak badan dan sempat minum obat herbal sebelum menunggu di mobil,” ungkap AKP Sunarto.</p>
<p>Istri korban kemudian melanjutkan aktivitas berjualan ikan di dalam pasar, sementara korban memilih menunggu di mobil yang terparkir di sekitar lokasi pasar.</p>
<p>Namun, saat aktivitas jual beli usai sekitar pukul 10.00 WIB, istri korban tidak menemukan suaminya berada di dalam mobil. Ia mulai mencari korban di sekitar area Pasar Grenggeng.</p>
<p>Pencarian berlanjut hingga ke kamar mandi umum pasar. Salah satu pintu kamar mandi diketahui dalam kondisi tertutup dan tidak merespons saat dipanggil.</p>
<p>Dengan perasaan cemas, pintu kamar mandi tersebut akhirnya dibuka. Istri korban mendapati suaminya sudah dalam posisi telungkup di lantai kamar mandi dan tidak bergerak.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut, istri korban langsung berteriak meminta pertolongan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Salah seorang pedagang pasar, Siti Rohmah, kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Karangrayung. Mendapatkan laporan tersebut, anggota kepolisian datang langsung ke Pasar Grenggeng.</p>
<p>Petugas Polsek Karangrayung bersama tenaga medis dari Puskesmas Karangrayung I segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.</p>
<p>Saat petugas tiba di TKP, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di dalam kamar mandi. Korban saat itu hanya mengenakan celana dalam dan baju berwarna biru.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/31/pencuri-nekat-dan-meresahkan-di-sragen-padi-baru-awal-menguning-sudah-dibabat">Pencuri Nekat dan Meresahkan di Sragen, Padi Baru Awal Menguning Sudah Dibabat</a></strong></h6>
<p>Hasil pemeriksaan luar menunjukkan kondisi kaku mayat telah terjadi. Selain itu tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga kuat korban meninggal dunia karena sakit,” terang petugas medis yang melakukan pemeriksaan di lokasi.</p>
<p>Kapolsek Karangrayung menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, dugaan tersebut diperkuat sebelum meninggal dunia, korban memang mengeluhkan kondisi badan yang tidak enak.</p>
<p>Pihak keluarga menerima kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. Usai dilakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/pria-ditemukan-meninggal-dunia-di-kamar-mandi-pasar-grenggeng-karangrayung-ini-penjelasan-polisi">Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Pasar Grenggeng Karangrayung, Ini Penjelasan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Kereta Api di Toroh Grobogan: Pria Tanpa Identitas Meninggal Tertemper KA</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/17/kecelakaan-kereta-api-di-toroh-grobogan-pria-tanpa-identitas-meninggal-tertemper-ka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 13:47:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Daop 4 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[tertemper]]></category>
		<category><![CDATA[toroh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507715</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria tanpa identitas tertemper kereta api di petak jalur antara Stasiun Gambringan–Jambon, Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 14.41 WIB. Peristiwa nahas itu sontak menghentikan aktivitas warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Suara laju KA terdengar kuat sebelum tubuh korban ditemukan tergeletak di sisi rel. Manajer [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/17/kecelakaan-kereta-api-di-toroh-grobogan-pria-tanpa-identitas-meninggal-tertemper-ka">Kecelakaan Kereta Api di Toroh Grobogan: Pria Tanpa Identitas Meninggal Tertemper KA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pria tanpa identitas tertemper kereta api di petak jalur antara Stasiun Gambringan–Jambon, Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 14.41 WIB.</p>
<p>Peristiwa nahas itu sontak menghentikan aktivitas warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Suara laju KA terdengar kuat sebelum tubuh korban ditemukan tergeletak di sisi rel.</p>
<p>Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, membenarkan adanya insiden tersebut melalui keterangan resmi yang dikirimkan kepada media.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/11/17/mobilitas-meningkat-polres-grobogan-perketat-operasi-zebra-candi-2025-untuk-cegah-kecelakaan">Mobilitas Meningkat, Polres Grobogan Perketat Operasi Zebra Candi 2025 untuk Cegah Kecelakaan</a></strong></h5>
<p>Ia menjelaskan bahwa korban tertemper di jalur KA KM 17+100, tepat di antara lintasan Gambringan menuju Jambon.</p>
<p>Menurutnya, insiden itu melibatkan KA 29F Anjasmoro yang sedang melintas sesuai jadwal perjalanan.</p>
<p>Franoto mengatakan petugas langsung menghentikan rangkaian kereta untuk memastikan kondisi jalur aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.</p>
<p>Ia menambahkan, pada hari yang sama terjadi insiden serupa di jalur KA Km 126+4/5 antara Suradadi–Pemalang, sekitar pukul 14.54 WIB.</p>
<p>Dalam kejadian kedua, KA Harina tercatat tertemper seorang pengendara motor yang melintas tanpa memperhatikan datangnya kereta.</p>
<p>Franoto menilai dua kejadian dalam rentang waktu berdekatan menunjukkan masih tingginya aktivitas masyarakat di area yang semestinya steril.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa jalur kereta api hanya diperuntukkan bagi operasional KA dan petugas resmi yang memiliki izin masuk area tersebut.</p>
<p>Namun, ia mengaku masih banyak menemukan warga berjalan, duduk, maupun melakukan kegiatan lain di sekitar rel tanpa mempertimbangkan bahaya.</p>
<p>Franoto mengingatkan bahwa kereta api berkecepatan tinggi tidak dapat berhenti secara mendadak karena jarak pengeremannya sangat panjang.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Toroh, Iptu Joko Ismanto, memastikan aparat kepolisian sudah menangani lokasi kejadian di wilayah hukumnya.</p>
<p>Ia menyebut jasad pria yang tertemper tersebut langsung dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk kepentingan pemeriksaan forensik.</p>
<h5><strong>BACA : <a href="https://suarabaru.id/2025/11/17/konfercab-tidak-identik-arena-ganti-ketua">Konfercab Tidak Identik Arena Ganti Ketua</a></strong></h5>
<p>Ia menekankan bahwa keselamatan pribadi harus menjadi prioritas sehingga setiap orang wajib menjauh dari jalur kereta api.</p>
<p>Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi dan tidak menerobos jalur ketika sinyal peringatan sudah berbunyi.</p>
<p>Pihak berwenang berharap edukasi dan pengawasan dapat mengurangi insiden serupa yang belakangan kembali terjadi di sejumlah titik.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/17/kecelakaan-kereta-api-di-toroh-grobogan-pria-tanpa-identitas-meninggal-tertemper-ka">Kecelakaan Kereta Api di Toroh Grobogan: Pria Tanpa Identitas Meninggal Tertemper KA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 05:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaladongsari]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Tersambar petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505147</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang petani di Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersambar petir. Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan di Desa Kaladongsari, Kecamatan Ngaringan, pada Minggu (2/11/2025) siang. Korban diketahui bernama Jiman (47), warga Dusun Payasan, Desa Kalangdosari. Saat peristiwa terjadi, korban sedang berada di sawahnya ketika hujan deras [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah">Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang petani di Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersambar petir.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan di Desa Kaladongsari, Kecamatan Ngaringan, pada Minggu (2/11/2025) siang.</p>
<p>Korban diketahui bernama Jiman (47), warga Dusun Payasan, Desa Kalangdosari. Saat peristiwa terjadi, korban sedang berada di sawahnya ketika hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut.</p>
<h5>BACA JUGA ; <a href="https://suarabaru.id/2025/11/03/di-depan-wapres-prof-imam-terangkan-sumbangsih-unissula-dan-ybwsa-tangani-banjir-semarang">Di Depan Wapres Prof Imam Terangkan Sumbangsih Unissula dan YBWSA Tangani Banjir Semarang</a></h5>
<p>Dalam keterangannya, Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari menjelaskan, korban sempat berniat pulang setelah hujan semakin deras, namun nahas, sesaat sebelum mencapai jalan desa, petir menyambar dan korban langsung terjatuh.</p>
<p>Sukardi (53), orang pertama yang melihat langsung kejadian itu, yakni ketika petir menyambar korban. Ia segera berteriak meminta pertolongan.</p>
<p>Usai petir menyambar tubuh korban, dua warga lainnya, Dasmo (44) dan Ahmad Saifudin (29), yang kebetulan melintas di jalan desa, segera mendekati lokasi kejadian.</p>
<p>“Saat didekati, korban sudah tergeletak dengan kondisi wajah gosong dan tidak bergerak,” jelas Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari.</p>
<p>Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat, Ahmad Saepul Hadi (28).</p>
<p>Tak lama kemudian, pihak desa menghubungi mobil jenazah untuk mengevakuasi korban ke rumah duka di Dusun Payasan.</p>
<p>Anggota Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan serta petugas medis dari Puskesmas Ngaringan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan, hasil visum luar yang dilakukan tim medis, terdapat sejumlah luka bakar pada tubuh korban.</p>
<p>Luka terlihat pada bagian kepala, leher, dada, ketiak, serta betis kanan. Selain itu, terdapat rambut terbakar dan keluarnya cairan darah dari telinga kanan korban.</p>
<p>&#8220;Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Korban meninggal dunia karena tersambar petir,&#8221; ungkap AKP Mujiyadari.</p>
<p>Barang-barang milik korban yang diamankan di lokasi antara lain topi hitam, kaos lengan panjang warna hitam, dan celana training hitam, yang sebagian tampak terbakar akibat sambaran petir.</p>
<p>Selain itu juga ditemukan caping hangus dan selang sedot air, yang digunakan korban untuk pekerjaannya sebagai penyedia jasa sedot air sawah.</p>
<p>Pihak keluarga yang diwakili istri korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/11/03/ahmad-luthfi-lakukan-peletakan-batu-pertama-rumah-sakit-moewardi-wujudkan-masjid-ramah-musafir">Ahmad Luthfi Lakukan Peletakan Batu Pertama, Rumah Sakit Moewardi Wujudkan Masjid Ramah Musafir</a></strong></h5>
<p>“Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di pemakaman desa setempat,” ungkap Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari.</p>
<p>Adanya kejadian ini, Kapolsek Ngaringan mengimbau masyarakat agar lebih waspada beraktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka seperti sawah saat hujan disertai petir.</p>
<p>&#8220;Sambaran petir memiliki risiko fatal, terutama bagi warga yang membawa peralatan logam atau berada di tanah terbuka tanpa perlindungan,&#8221; imbau AKP Mujiyadari.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah">Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pamit Mancing, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/23/pamit-mancing-seorang-pria-ditemukan-meninggal-di-sungai-siantap-jaraksari-wonosobo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 07:41:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=470917</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang pria berinisial NWU (40) warga Jaraksari Wonosobo, Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 15.53 WIB ditemukan sudah tak bernyawa di Kedung Mudal di aliran Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo. Saat ditemukan, pria dengan tinggi badan 155 Cm itu, mengenakan kaos kuning tua dan celana jeans biru. Jenazah berhasil ditemukan oleh tim operasi laka air [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/23/pamit-mancing-seorang-pria-ditemukan-meninggal-di-sungai-siantap-jaraksari-wonosobo">Pamit Mancing, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang pria berinisial NWU (40) warga Jaraksari Wonosobo, Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 15.53 WIB ditemukan sudah tak bernyawa di Kedung Mudal di aliran Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo.</p>
<p>Saat ditemukan, pria dengan tinggi badan 155 Cm itu, mengenakan kaos kuning tua dan celana jeans biru. Jenazah berhasil ditemukan oleh tim operasi laka air di pinggir sungai dan dalam keadaan sudah meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Dudi Wardoyo, Rabu (23/4/2025) mengungkapkan, korban pamit dari rumah Minggu (20/4/2025) pukul 12.00 WIB untuk pergi memancing di Sungai Siantap.</p>
<p>&#8220;Namun sampai Selasa 22 April 2025 yang bersangkutan belum pulang ke rumah. Pihak keluarga lalu melaporkan hal tersebut ke Polres, Basarnas dan BPBD Wonosobo sekitar pukul 13.35 WIB,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Begitu mendapatkan laporan dari pihak keluarga, tim Basarnas dan relawan BPBD Wonosobo menuju lokasi titik nol Sungai Siantap untuk melakukan proses pencarian sekitar pukul 14.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Tim relawan BPBD dan Basarnas juga melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan Jaraksari serta aparat kepolisian Polres Wonosobo,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Setelah dilakukan susur sungai, korban berhasil ditemukan pukul 15.37 WIB dengan keadaan meninggal dunia. Sebelumnya tim gabungan mendapatkan informasi dari relawan yang menyusuri sungai bahwa korban ditemukan.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya tim gabungan mengevakuasi korban di Kedung Mudal aliran Sungai Siantap. Korban lalu dibawa ke ke rumah duka usai dilakukan identifikasi dari pihak Polres Wonosobo,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Muharno Zarka</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/23/pamit-mancing-seorang-pria-ditemukan-meninggal-di-sungai-siantap-jaraksari-wonosobo">Pamit Mancing, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>