blank
Bupati Sigit Pamungkas (pegang mik) menghadiri RUPS dan RUPS-LB di Hotel Front One Jl.Brigjen Katamso, Selasa (17/03/2025). Foto: Anind.

SRAGEN (SUARABARU.ID)– Bank Syariah Sragen menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RUPS Luar Biasa (RUPS LB) di Aula Front One Hotel Sragen, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan itu dihadiri  perwakilan pemegang saham pengendali, termasuk Bupati Sragen Sigit Pamungkas. Dalam sambutannya Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan pesan terkait pembagian deviden.

Ia menekankan pembagian deviden harus disesuaikan dengan ketentuan Perseroda serta mempertimbangkan kebutuhan perusahaan.

Bupati juga berharap rencana bisnis tahun 2026 yang disusun oleh direksi dan komisaris dapat dilaporkan secara berkala kepada perwakilan pemegang saham sebelum mendapatkan pengesahan.

“Hal ini dimaksudkan agar terdapat komunikasi yang baik antara manajemen dan pemegang saham,” tuturnya.

Terkait proses penyetoran atau pemasukan modal ke dalam perusahaan, Bupati Sragen menyampaikan bahwa proses tersebut saat ini masih dalam pembahasan di DPRD dan akan kembali dibahas dalam perubahan peraturan daerah. Ia menambahkan bahwa proses ini memang membutuhkan waktu, namun diharapkan dapat segera dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Menutup sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Sragen itu menyampaikan harapan agar pelaksanaan RUPS dan RUPS LB berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, serta kembali mengingatkan agar pembagian deviden tidak mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Syariah Sragen Fakhruddin Nur menyampaikan capaian kinerja tahun 2025 berdasarkan Rencana Bisnis Bank (RBB). Realisasi kinerja menunjukkan hasil yang positif.

Pencapaian aset sebesar 104,4%, Outstanding Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 107,7%, Outstanding pembiayaan sebesar 102,7%, serta laba sebesar 100,9%.

“Dari sisi pertumbuhan, pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024, aset tumbuh 14,48% dari Rp440,87 miliar menjadi Rp504,72 miliar,” ungkapnya.

Dikatakan Outstanding DPK tumbuh 17,40% dari Rp349,72 miliar menjadi Rp410,59 miliar, sementara outstanding pembiayaan tumbuh 12,93% dari Rp373,13 miliar menjadi Rp421,36 miliar. Laba perusahaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,43% dari Rp9,3 miliar menjadi Rp9,8 miliar.

“Adapun rasio keuangan menunjukkan dinamika yang tetap terjaga,” tambah  Fakhruddin Nur.

Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat turun dari 24,05% menjadi 22,28%, Kualitas Aktiva Produktif (KAP) meningkat dari 2,38% menjadi 3,35%, Return on Assets (ROA) turun dari 2,84% menjadi 2,67%, Return on Equity (ROE) meningkat dari 35,38% menjadi 37,92%, serts rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menurun dari 79,98% menjadi 79,62%.

Sepanjang Tahun 2025 Bank Syariah Sragen berhasil meraih delapan penghargaan bergengsi. Diantaranya TOP Pembina BUMD 2025 yang diberikan kepada Bupati Sragen Sigit Pamungkas, TOP CEO BUMD 2025 kepada Direktur Utama Fakhruddin Nur, serta TOP BUMD 2025 Bintang 5. Selain itu, penghargaan lain yang diraih meliputi The Asian Post Regional Champion 2025, predikat “Excellent” periode 2024–2025, Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Award 2025 kategori Bank Lokal Terbaik, Infobank 14th Sharia Financial Institution Award 2025 dengan predikat “Excellent” Islamic Rural Bank, Sharia Money BPR Syariah Award 2025 dari CNBC Indonesia sebagai Best Rural Bank 2025, serta BIK Solo Raya Award 2025 dari OJK Solo sebagai Lembaga Jasa Keuangan Terinklusif.

“Melalui pelaksanaan RUPS ini, Bank Syariah Sragen optimistis dapat terus memperkuat kinerja, meningkatkan pelayanan, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah,” pungkasnya penuh harap.

Anind