<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perbankan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/perbankan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 13:07:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>perbankan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Stres Finansial Karyawan adalah Risiko Perusahaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/stres-finansial-karyawan-adalah-risiko-perusahaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:07:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinamika]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Institusi]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563668</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Paloma Paramita SPsi MM MPsi Psikolog FOKUS terhadap kesehatan mental karyawan, kini mulai bergeser dari penanganan (intervensi) responsif, seperti konseling pasca-krisis, menjadi intervensi yang lebih adaptif dengan perubahan eksternal, seperti aspek ekonomi. Alih-alih menyusun program penanganan pasca-insiden, perusahaan perlu menyelaraskan desain well-being, dengan perkembangan eksternal yang berpengaruh pada perilaku kerja karyawan. Tidak bisa dipungkiri, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/stres-finansial-karyawan-adalah-risiko-perusahaan">Stres Finansial Karyawan adalah Risiko Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Paloma Paramita SPsi MM MPsi Psikolog</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-563675 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-10.40.53.jpg" alt="" width="150" height="204" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-10.40.53.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-10.40.53-110x150.jpg 110w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />FOKUS</strong> terhadap kesehatan mental karyawan, kini mulai bergeser dari penanganan (intervensi) responsif, seperti konseling pasca-krisis, menjadi intervensi yang lebih adaptif dengan perubahan eksternal, seperti aspek ekonomi.</p>
<p>Alih-alih menyusun program penanganan pasca-insiden, perusahaan perlu menyelaraskan desain <em>well-being</em>, dengan perkembangan eksternal yang berpengaruh pada perilaku kerja karyawan.</p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, kondisi ekonomi makro saat ini membawa tantangan dan kesulitan bagi sebagian karyawan di Indonesia. Saat karyawan segmen kelas menengah mengalami <em>downward mobility</em>, diikuti dengan penurunan daya beli. Tidak hanya berdampak pada urusan internal rumah tangga. Situasi ini dapat memicu kecemasan yang dapat memengaruhi kapasitas kognitif pekerja, yang berujung pada burnout, hingga penurunan produktivitas dan <em>turnover</em>.</p>
<p>Di Indonesia, terdapat lebih dari 142 juta kelompok kelas menengah, dan 72 persen pekerja profesional mengaku produktivitas mereka terganggu terhadap kondisi finansial yang dialami (<em>Survei Finetiks</em>, April 2026).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Situasi ini dapat memicu presenteeism, kondisi saat karyawan hadir secara fisik untuk bekerja, namun mengalami tekanan mental dan distraksi oleh masalah keuangan yang memengaruhi perilaku kerja.</p>
<p>Psychological Capital (PsyCap) atau modal psikologis karyawan, bertumpu pada empat pilar, yaitu Harapan, Efikasi Diri, Resiliensi dan Optimisme (HERO). Stres finansial secara berkelanjutan dapat memicu kecemasan. Sebagai contoh, saat karyawan berburu dengan ketersediaan dana/finansial dan tenggat waktu cicilan, dari pandangan neuropsikologi terapan, hal ini akan menggerus “<em>bandwith</em>” kognitif seseorang.</p>
<p>Saat karyawan berada dalam kondisi kewaspadaan tinggi terkait uang (<em>hiperarousal</em>), sirkuit otak yang mengatur fungsi eksekutif (<em>executive function</em>) -seperti analisis pemecahan masalah atau pengambilan keputusan secara cepat dan tepat- menjadi sangat terbatas.</p>
<p>Kondisi kecemasan ini secara perlahan dapat mengikis PsyCap. Hal ini ditegaskan melalui penelitian yang dilakukan oleh Pratama A &amp; Widiastuti R (2025), bahwa kecemasan finansial berkorelasi negatif terhadap keempat pilar PsyCap.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Menyadari bahwa isu penurunan produktivitas dapat disebabkan oleh aspek finansial dan kondisi ekonomi saat ini, perusahaan perlu mengintegrasikan program literasi keuangan, ke dalam pengembangan organisasi dan strategi retensi.</p>
<p>Bentuk intervensi yang revelan dengan kondisi yang dialami karyawan, menjadi efektif bila dirancang melalui kolaborasi lintas disiplin maupun lintas sektoral. Melalui intervesi psikologi preventif seperti manajemen utang, edukasi menghindari <em>impulsive buying</em> dan perencanaan keuangan bagi keluarga, dapat menjadi alternatif dalam merancang Employee Assistance Program (EAP).</p>
<p>Handayani S et al (2026), menyoroti urgensi evolusi layanan EAP dari sekadar konseling klinis, menjadi pendampingan kesejahteraan finansial, untuk meminimalisasi kerugian produktivitas perusahaan.</p>
<p>Sebagai contoh, sinergi institusi perbankan dengan asosiasi praktisi psikologi, melalui rancangan program literasi keuangan dan modifikasi EAP, dapat menjadi ekosistem yang menjaga agar modal psikologis karyawan, khususnya kapasitas kognitif, tetap “sehat” dan produktif, sehingga siap menghadapi dinamika industri saat ini.</p>
<p><em><strong>&#8212; Penulis Kepala Klinik Layanan Psikologi Sahabat RS Islam Sultan Agung, Pengurus Asosiasi Psikologi Industri Jawa Tengah &#8212;</strong></em>&#8211;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/stres-finansial-karyawan-adalah-risiko-perusahaan">Stres Finansial Karyawan adalah Risiko Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Bisnis yang Tanpa Risiko</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/13/tak-ada-bisnis-yang-tanpa-risiko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 04:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Bank DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kategori]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit Bermasalah]]></category>
		<category><![CDATA[kredit macet]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Tindak Pidana Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Sritex]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=553625</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ahli hukum perbankan, Zulkarnain Sitompul menegaskan, kredit bermasalah tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kejahatan. Hal itu seperti yang dia sampaikan, pada perkara kredit macet PT Sritex yang menyeret mantan Direktur Kredit UMKM Bank DKI, Babay Farid Wajdi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Semarang, Jumat (10/4/2026). &#8221;Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Tidak ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/13/tak-ada-bisnis-yang-tanpa-risiko">Tak Ada Bisnis yang Tanpa Risiko</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ahli hukum perbankan, Zulkarnain Sitompul menegaskan, kredit bermasalah tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kejahatan.</p>
<p>Hal itu seperti yang dia sampaikan, pada perkara kredit macet PT Sritex yang menyeret mantan Direktur Kredit UMKM Bank DKI, Babay Farid Wajdi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Semarang, Jumat (10/4/2026).</p>
<p>&#8221;Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Tidak ada bank dengan non-performing loan nol persen,&#8221; kata Zulkarnain di hadapan majelis hakim.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/13/pkl-kudus-desak-polisi-usut-tuntas-kasus-dugaan-pemerasan-oknum-ormas-rp30-juta">PKL Kudus Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Ormas Rp30 Juta</a></strong></p>
<p>Menurut dia, pemberian kredit oleh bank telah melalui serangkaian prosedur ketat yang berlandaskan prinsip kehati-hatian. Namun standar kehati-hatian itu tidak bersifat seragam. Setiap bank memiliki risk appetite berbeda, yang dituangkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) masing-masing.</p>
<p>Zulkarnain juga menyebut, selama SOP dijalankan dengan benar, maka secara hukum perbankan, bank telah memenuhi prinsip kehati-hatian. Ukurannya dapat dilihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).</p>
<p>&#8221;Jika NPL berada di kisaran rendah, umumnya di bawah tiga persen, maka sistim kredit dinilai berjalan sehat. Kalau SOP sudah diikuti, itu berarti bank sudah berhati-hati,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/13/sungai-ngareng-meluap-sejumlah-wilayah-di-cepu-tergenang">Sungai Ngareng Meluap Sejumlah Wilayah di Cepu Tergenang</a></strong></p>
<p>Kredit Sritex yang kemudian bermasalah, menurut dia, harus dilihat dalam kerangka risiko bisnis. Dalam praktik perbankan, setiap kredit selalu disertai mekanisme mitigasi, termasuk pencadangan kerugian dan penghitungan nilai likuidasi. Artinya, kerugian tidak serta-merta muncul pada saat kredit macet, melainkan setelah proses evaluasi menyeluruh.</p>
<p>Zulkarnain juga menyoroti dasar pengambilan keputusan kredit, yang menggunakan laporan keuangan perusahaan. Dalam kasus Sritex, laporan itu telah diaudit dan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian, sebuah predikat tertinggi dalam standar akuntansi.</p>
<p>&#8221;Bank tidak punya kewajiban untuk mengaudit ulang laporan keuangan, yang sudah diaudit oleh kantor akuntan publik,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/13/pohon-tumbang-berhasil-disingkirkan-jalur-kalikajar-wonosobo-kembali-normal">Pohon Tumbang Berhasil Disingkirkan, Jalur Kalikajar- Wonosobo Kembali Normal</a></strong></p>
<p>Jika kemudian ditemukan masalah dalam laporan itu, Zulkarnain menyebut, aparat penegak hukum seharusnya juga menelusuri pihak auditor.</p>
<p>Dia juga mengingatkan risiko yang lebih luas, jika setiap kredit macet langsung dipidanakan. Menurut dia, pendekatan seperti itu berpotensi menciptakan ketakutan di kalangan perbankan.</p>
<p>&#8221;Kalau semua dianggap kejahatan, tidak akan ada yang berani jadi bankir. Biaya kredit akan naik, bunga meningkat, dan dunia usaha akan terhambat,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/13/healing-layanan-kesehatan-hewan-gratis-pemprov-jateng-sasar-peternak-desa">Healing, Layanan Kesehatan Hewan Gratis Pemprov Jateng Sasar Peternak Desa</a></strong></p>
<p>Dalam persidangan, jaksa juga menyinggung sistim informasi debitur melalui SLIK OJK. Zulkarnain menjelaskan, sistim itu hanya mencerminkan kualitas kredit berdasarkan laporan bank, dengan klasifikasi mulai dari lancar hingga macet. Namun penilaian itu tetap bersifat dinamis, dan tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum.</p>
<p>Disinggung juga posisi Babay, usai tidak lagi menjabat di Bank DKI. Dia menyebut, Babay sempat lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menduduki jabatan Direktur Utama Bank Sumut. Dalam proses itu, rekam jejak integritas menjadi salah satu aspek utama penilaian.</p>
<p>&#8221;Kalau ada masalah serius seperti suap atau gratifikasi, tentu tidak akan lolos. Artinya, integritasnya dinilai baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/13/tak-ada-bisnis-yang-tanpa-risiko">Tak Ada Bisnis yang Tanpa Risiko</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar di Kota Surakarta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/11/bank-jateng-dukung-digitalisasi-retribusi-pasar-di-kota-surakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 03:37:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Perangkat Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543969</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar, yang berlangsung 5 Februari 2026 hingga 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional. Pembukaan Festival Pasar itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan perbankan, serta para pelaku usaha pasar. Kegiatan itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/11/bank-jateng-dukung-digitalisasi-retribusi-pasar-di-kota-surakarta">Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar di Kota Surakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar, yang berlangsung 5 Februari 2026 hingga 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor perdagangan rakyat, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan pasar tradisional.</p>
<p>Pembukaan Festival Pasar itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan perbankan, serta para pelaku usaha pasar. Kegiatan itu secara resmi dibuka Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko SSos MH.</p>
<p>Dalam sambutannya, Arif Handoko menegaskan, Festival Pasar tidak hanya menjadi ajang promosi dan pelestarian pasar rakyat, tetapi juga momentum untuk meningkatkan tata kelola pasar agar lebih modern, profesional, dan berdaya saing.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/11/posbankum-desa-bejalen-berjalan-efektif-kemenkum-jateng-dorong-penguatan-layanan-kompetensi-paralegal">Posbankum Desa Bejalen Berjalan Efektif, Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan-Kompetensi Paralegal</a></strong></p>
<p>&#8221;Pasar rakyat dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Festival Pasar ini menjadi salah satu upaya mendorong transformasi pasar tradisional di Kota Surakarta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta, Sutanti mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung kegiatan yang diadakan Pemkot Surakarta.</p>
<p>&#8221;Hal ini untuk memperkuat sinergitas antara Pemkot Surakarta dan Bank Jateng, guna menciptakan Surakarta menjadi Kota Smart City,&#8221; jelas Sutanti.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/11/kelas-pelajar-mengukir-dibuka-kembali-sejak-dini-tanamkan-cinta-siswa-kepada-seni-ukir">Kelas Pelajar Mengukir Dibuka Kembali, Sejak Dini Tanamkan Cinta Siswa kepada  Seni Ukir</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani SS SE MBA dalam sambutannya menekankan, pentingnya sinergi antara Pemkot dan Bank Jateng Surakarta, dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran. Khususnya retribusi pasar dan shelter. Dia menjelaskan, pembayaran retribusi kini telah dilaksanakan secara non tunai dan transparan.</p>
<p>Sistim itu diawali melalui layanan M-Banking Bima Mobile Bank Jateng, serta dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran digital lainnya, seperti Ovo, GoPay, dan platform non tunai lainnya.</p>
<p>&#8221;Digitalisasi pembayaran retribusi ini merupakan langkah strategis, untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pelayanan publik. Sekaligus mendukung terwujudnya Surakarta sebagai Kota Cerdas (Smart City),&#8221; ungkap Astrid.</p>
<p>Melalui Festival Pasar, Pemkot Surakarta berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem pasar rakyat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, serta mempercepat transformasi digital, guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/11/bank-jateng-dukung-digitalisasi-retribusi-pasar-di-kota-surakarta">Bank Jateng Dukung Digitalisasi Retribusi Pasar di Kota Surakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 23:18:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Prof Muladi]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Menara]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[job fair]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451692</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan Job Fair 2024, yang terbuka untuk para alumni USM dan umum, yang berlangsung di Auditorium Prof Muladi, Gedung Menara USM, Rabu-Kamis (11-12/12/2024). Kegiatan itu dibuka Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, bersama Ketua UCAC Dr Dedy Suwandi SH MH. Menurut Erik, panggilan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan">Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan Job Fair 2024, yang terbuka untuk para alumni USM dan umum, yang berlangsung di Auditorium Prof Muladi, Gedung Menara USM, Rabu-Kamis (11-12/12/2024).</p>
<p>Kegiatan itu dibuka Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, bersama Ketua UCAC Dr Dedy Suwandi SH MH. Menurut Erik, panggilan akrab Muhammad Arif Surana, Job Fair 2024 diikuti 34 perusahaan, yang bergerak di bidang manufaktur, jasa perbankan, dan lainnya.</p>
<p>&#8221;Job Fair ini menjadi kegiatan untuk mencari peluang atau pekerjaan yang tepat, guna membangun jatidiri dan berkarier dalam pekerjaan,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/12/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pengaplikasian-autocad-2020">Tim PKM USM Beri Pelatihan Pengaplikasian Autocad 2020</a></strong></p>
<p>Pada hari pertama penyelenggaraan, para pelamar kerja terlihat antusias untuk melihat-lihat perusahaan, dan posisi yang dicari. Salah satu alumni Fakultas Teknik USM, Putri mengatakan tertarik dengan kegiatan Job Fair, yang diselenggarakan ini.</p>
<p>&#8221;Kegiatan ini positif, apalagi untuk saya yang tidak punya kenalan. Jadi dengan kegiatan ini, kita bisa bertemu lagi dengan sesama teman alumni juga, tambah relasi juga,&#8221; tuturnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan">Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Eks Bankir di Salatiga Sukses Beternak Ayam Kampung, Modal Tabungan dan Pensiunan BPJS Ketenagakerjaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/15/cerita-sukses-eks-bankir-ternak-ayam-kampung-di-salatiga-modal-tabungan-dan-dana-pensiunan-bpjs-ketenagakerjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2024 16:59:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ayam kampung]]></category>
		<category><![CDATA[bankir]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bpjs]]></category>
		<category><![CDATA[Elba]]></category>
		<category><![CDATA[ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[KUB]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Setya Farm]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446882</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Bramana Kusuma (44) putuskan berhenti usai 15 tahun bekerja di bidang keuangan dan perbankan. Dana tabungan dan pensiunan JHT BPJS Ketenagakerjaan jadi modal membangun usaha ternak ayam kampung jenis KUB dan Elba. Tren sadar pola hidup sehat memantik tingginya permintaan telur, dan daging ayam kampung yang lebih organik dan berkelanjutan. Usahanya makin berkembang, bahkan kewalahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/15/cerita-sukses-eks-bankir-ternak-ayam-kampung-di-salatiga-modal-tabungan-dan-dana-pensiunan-bpjs-ketenagakerjaan">Cerita Eks Bankir di Salatiga Sukses Beternak Ayam Kampung, Modal Tabungan dan Pensiunan BPJS Ketenagakerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>“Bramana Kusuma (44) putuskan berhenti usai 15 tahun bekerja di bidang keuangan dan perbankan. Dana tabungan dan pensiunan JHT BPJS Ketenagakerjaan jadi modal membangun usaha ternak ayam kampung jenis KUB dan Elba. Tren sadar pola hidup sehat memantik tingginya permintaan telur, dan daging ayam kampung yang lebih organik dan berkelanjutan. Usahanya makin berkembang, bahkan kewalahan menyuplai anakan ayam (DOC) ke peternak di Pulau Jawa dan penjuru nusantara…”</em></p>
<p><strong>MENDUNG</strong> menggelayut di langit Kota Salatiga, Jawa Tengah, Ahad 7 November 2024 pagi menjelang siang. Suhu udara berkisar 25 derajat celcius, menjadi lebih dingin sore hari kala hujan membasahi si kota dingin. Bramana Kusuma (44) duduk di bangku teras rumahnya, menikmati udara yang terasa cukup sejuk, dan segarkan rongga dada dalam sekali tarikan nafas.</p>
<p>Bram, sapaan akrabnya, baru saja selesai beraktivitas di kandang ayam kampung yang dinamai Setya Farm di belakang rumah. Semakin menarik, peternakan ini berada di perkampungan Jalan Nakula Sadewa, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, di kaki Gunung Merbabu itu.</p>
<p>Jenis ayam kampung yang dibudidayakan di Setya Farm yakni Ayam Kampung Petelur Unggul Balitbangtan (KUB) dan Elba. Hampir saban hari, rutinitas Bram menyiapkan dan memberi pakan ayam kampung, mengecek kondisi kesehatan, kebersihan kandang, hingga memeriksa mesin tetas telur, serta anak-anak ayam atau <em>Day Old Chicken</em> (DOC), dan lain-lain.</p>
<p>“Pemberian pakan ayam kampung ini cukup dua kali sehari. Pagi sebelum pukul 07.30 WIB, dan sore sebelum pukul 16.30 WIB,” kata Bram, pria yang terakhir berkarir sebagai Marketing Head di salah satu bank di Kota Salatiga itu.</p>
<p>Di sela-sela waktu itu, Bram sedang menerima kunjungan calon peternak dari Komunitas Latar Kalitan di Salatiga yang tertarik dengan peternakan Ayam KUB dan Elba. Mereka ingin belajar melihat peluang pasar, sekaligus berkonsultasi tentang bagaimana beternak ayam kampung secara organik dan berkelanjutan.</p>
<p>Dia juga kerap menerima kunjungan kerja dari instansi pemerintahan, perguruan tinggi, atau swasta. Selain itu ada pula kunjungan dari kalangan mahasiswa yang ingin belajar, tugas kuliah, riset, ataupun magang .</p>
<p>Teni, Ketua Komunitas Latar Kalitan mengaku ingin berkonsultasi tentang potensi ekonomi beternak ayam kampung KUB dan Elba. Baru sepekan belakangan dia mengetahui ada jenis ayam kampung petelur produktif atau unggul yakni Ayam KUB dan Elba yang diternak.</p>
<p>“Kami diberitahu (keunggulan ayam itu), ada peternakannya ternyata dekat sini. Jadi kami kesini mau belajar beternak untuk kemandirian komunitas. Supaya ada perputaran ekonomi yang dihasilkan di komunitas. Seumpama punya kegiatan bagaimana caranya, ada hasil yang dari kami sendiri dan setidaknya untuk kami sendiri,” kata dia.</p>
<p>Setelah mendapat informasi tentang keunggulan Ayam Kampung KUB dan Elba, dia berkonsultasi tahap awal tentang cara beternak dari anakan. Teni lantas memantapkan diri memesan 100 anakan ayam atau DOC dari Setya Farm.</p>
<p>“Kandangnya sudah siap dari triplek sederhana. Tinggal modelnya disempurnakan mengikuti arahan mas Bram. Supaya nyaman, hangat, bebas hewan pemangsa juga seperti tikus,” kata dia.</p>
<p>Teni mengatakan, Komunitas Latar Kalitan berdiri pada 2013 dan bergerak pada lingkungan, seni, dan budaya. Salah satu fokusnya menciptakan ruang untuk anak-anak remaja sekitar untuk bergerak pada tiga elemen itu.</p>
<p>Komunitas melakukan kegiatan seperti penanaman pohon di Kaki Gunung Merbabu sisi Utara, konservasi mata air, kerajinan, hingga kesenian. Belajar beternak Ayam Kampung KUB dan Elba kini bakal menjadi jalan baru komunitas  yang diselaraskan dengan tujuan konservasi lingkungan, serta seni, dan budaya.</p>
<figure id="attachment_447922" aria-describedby="caption-attachment-447922" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447922" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-2.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-2-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-2-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447922" class="wp-caption-text">Bram memanen telur Ayam Kampung KUB dan Elba, di kandang peternakan Setya Farm. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Memulai Usaha</strong></p>
<p>Usaha yang sedang berkembang milik Bram, yakni peternakan ayam kampung petelur unggul. Ada dua jenis ayam kampung yang dikembangkan. Pertama, Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) asli Jawa Barat, dan Elba yang berasal dari Jeddah, Arab Saudi.</p>
<p>Bram mulai fokus menggeluti usaha peternakan ini saat Covid 19 merebak di Indonesia pada 2020. Saat itu dia masih bekerja dengan jabatan Marketing Head di salah satu bank di Salatiga. Tak lama kemudian memutuskan undur diri dari perusahaan dan fokus mengembangkan bisnis ayam kampung.</p>
<p>“Ketika Covid 19, saya WFH (<em>work form home</em>) enam bulan jadi fokus di kandang, mengembangkan dan beternak ayam KUB. Sebetulnya sudah sedikit-sedikit memulai usaha ini ketika masih kerja,” kata dia.</p>
<p>Jauh sebelum itu, keinginan berwirausaha dan praktiknya telah dilakukan Bram meski belum mendapat keberhasilan. Dia pernah usaha sayuran hidroponik selama kurang lebih dua tahun. Karena pasarnya kurang menjanjikan, dia berganti usaha beternak cacing.</p>
<p>“Itu gagal juga lalu ganti beternak ulat hongkong selama satu tahun gagal lagi. Lalu ternak ulat jerman  sudah beli kumbangnya juga, proses satu tahunan gagal lagi,” kata dia.</p>
<p>Pada 2015, Rama mulai melirik beternak unggas yakni Ayam Joper atau Jowo Super yang merupakan persilangan dua jenis ras ayam yang berbeda. Saat itu, kata dia, masyarakat menganggap Ayam Joper sebagai Ayam Kampung.</p>
<p>Dia mengaku, bisnis itu cukup berkembang dan mampu menyuplai Ayam Joper ke sejumlah rumah makan. Bisnis itu bertahan selama empat tahun hingga 2019, lalu terhenti karena jatuhnya harga di pasaran.</p>
<figure id="attachment_447923" aria-describedby="caption-attachment-447923" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447923" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-3.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-3-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-3-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447923" class="wp-caption-text">Bram memmberikan pakan Ayam KUB dua kali sehari, pagi dan sore, di kandang petetnakan Setya Farm, Kota Salatiga, Ahad 10 November 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Ayam KUB</strong></p>
<p>Berjalannya waktu, dia berinisiatif mencari jenis ayam kampung yang lebih unggul dan menguntungkan secara pasar. Bram mulai mencari informasi dari internet, hingga membaca tentang keunggulan Ayam Kampung KUB dengan produksi telur yang tinggi.</p>
<p>“Setelah harga panen Ayam Joper jatuh, lalu saya punya inisiatif belajar lagi mencari ayam kampung yang asli. Lalu riset akhirnya ketemu Ayam KUB ini,” kata dia.</p>
<p>Melansir laman Kementerian Pertanian, Ayam Kampung KUB merupakan salah satu galur ayam hasil pemuliaan ayam kampung <em>(Gallus-gallus domesticus) </em>yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Sifat mengeram ayam KUB-1 telah dikurangi, menjadikan ayam melompati masa siklus mengeram telur, lalu bersiap produksi telur lagi.</p>
<p>Sifat itu menjadi keunggulan Ayam KUB-1 dibandingkan ayam kampung biasa. Produksi telur satu indukan dapat mencapai 180 butir pertahun. Ayam KUB-1 juga mempunyai potensi pedaging yang baik. Pada usia panen 12 pekan, bobot ayam KUB-1 mampu mencapai 0,8-1 kg.</p>
<p>Setelah riset dilakukan Bram, dia segera belajar langsung ke peternak Ayam KUB senior yang sudah berjalan baik. Setelah tiga bulan belajar, dia memberanikan diri memesan anakan ayam atau DOC sebanyak 20 ekor untuk dibesarkan. Keberanian itu berbekal pengalaman Bram beternak ayam sebelumnya.</p>
<p>“Perkembangannya (ayam) bagus. Mulai umur lima bulan bisa seleksi ayamnya untuk dijadikan indukan. Pada usia 5,5 bulan ayam itu sudah belajar bertelur,” ucap sosok bernama lengkap Bramana Kusuma Setya Wicaksana ini.</p>
<p>Setelah produksi telur ayam pelahan meningkat, langkah selanjutnya harus memasarkannya. Rejeki berpihak pada Bram, menurutnya pada masa awal Covid 19 permintaan telur ayam kampung tinggi. Begitupun dengan dagingnya.</p>
<p>Hal itu, kata dia, dikarenakan pada masa Covid 19 masyarakat mulai sadar pola hidup sehat. Ada kalangan yang memilih konsumsi protein hewani dari telur dan daging ayam kampung. Di mana  pembudidayaannya lebih organikdan berkelanjutan dibandingkan ayam ras.</p>
<p>“Telurnya coba jual ternyata peminatnya lumayan bagus, malah setiap hari rata-rata tambah konsumennya. Waktu itu awal Covid 19, pola hidup sehat masyarakat sudah terfikirkan lebih baik. Makanan sehat untuk menambah imunitas. Katanya bisa untuk percepat penyembuhan pasien,” kata sosok asal Magelang itu.</p>
<p>Permintaan telur ayam kampung untuk konsumsi terus bertambah, baik dari Salatiga atau luar daerah. Pasar yang menjanjikan itu dibacanya, Bram merasa harus memperbanyak produksi telur ayam kampung lagi.</p>
<figure id="attachment_447924" aria-describedby="caption-attachment-447924" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447924" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-4.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-4.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-4-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-4-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447924" class="wp-caption-text">Sama dengan Ayam KUB, pemberian pakan sehari dua kali juga sama dilakukan kepada jenis Ayam Elba. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Ayam Elba</strong></p>
<p>Kurang lebih satu tahun setelah mulai beternak Ayam KUB, dia tak ragu dan riset lagi dengan membaca sejumlah literatur tentang jenis ayam kampung lain yang lebih produktif bertelur. Sejalan kemudian, bertemulah dengan jenis ayam kampung yang produksi telurnya lebih tinggi, yakni Ayam Elba.</p>
<p>Sejumlah literatur di internet menyebut, Ayam Elba dikembangkan oleh Lala Setyawan atau dikenal Haji Lala asal Dusun Batikan, Kabupaten Temanggung. Di mana pada 2010 saat ibadah haji, dia membawa pulang 60 an butir telur ayam dari Jeddah.</p>
<p>Sesampainya di Indonesia, ayam itu ditetaskan namun gagal. Tersisa tiga telur yang dititipkan ke rekannya peternak yang ternyata berhasil menetas lengkap ada jantan dan betina. Akhirnya ayam itu dikembangkan Haji Lala, dan dinamai ‘L (dibaca el) ’ berasal dari awalan namanya, dan ‘Ba’ awalan nama Dusun Batikan.</p>
<p>“Saya langsung ke Haji Lala di Temanggung. Itu saya ke sana dan niatkan belajar, dan memang telurnya sama persis dengan ayam kampung. Waktu itu beli satu boks DOC Ayam Elba, selang dua pekan beli pulet atau calon indukan yang betina 20-an ekor,” kata Rama.</p>
<p>Pada umur empat bulanan, Ayam Kampung Elba sudah mulai bertelur dengan catatan pemberian pakan yang bagus, serta bobot ayam betina minimal 1 kg. Artinya lebih cepat bertelur dibandingkan Ayam Kampung KUB pada usia 5,5 bulan, dan bobot rata-rata 1,3 kg.</p>
<p>“Ayam Elba ternyata produksi telurnya lebih banyak, 300-320 butir dalam setahun. Kalau ayam kampung asli atau Jawa rata-rata produksi telur pertahun 60-80 butir. Kalau Ayam Kampung KUB 160-180 butir pertahun. Cukup banyak sekali kan selisihnya,” kata Bram.</p>
<p>Ayam Elba juga disebutnya punya keunggulan lain, yakni pakannya lebih irit dibandingkan Ayam KUB. Ayam Elba indukan betina rata-rata per ekor butuh asupan makanan 70-80 gram per hari. Untuk Ayam KUB 90-100 gram. Selisih 20-30 gram per ekor tiap hari. Artinya, untuk usaha telur konsumsi, Ayam Elba ini lebih bagus.</p>
<p>“Secara bentuk telur, fisiknya sama dengan ayam kampung biasa. Kalau nilai gizinya tergantung nilai nutrisi dari pakan yang diberikan. Ayam Elba di tempat saya ini masih F1 atau galur murninya belum ada persilangan dengan ayam kampung lain,” kata dia.</p>
<p>Bram kemudian mengembangkan budidaya ternak Ayam Kampung jenis KUB dan Elba. Dua-duanya, kata dia, sama-sama menjanjikan baik produksi telur atau dagingnya. Kedua ayam itu mampu produktif bertelur hingga usia dua tahun.</p>
<figure id="attachment_447925" aria-describedby="caption-attachment-447925" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447925" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-5.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-5.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-5-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-5-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447925" class="wp-caption-text">Penggunaan pakan fermentasi, serta memanfaatkan bahan organik dari lingkungan sekitar menghemat 60% pakan pabrikan. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Peternakan Organik dan Berkelanjutan</strong></p>
<p>Keunggulan dari beternak dua jenis ayam kampung tersebut pembudidayaannya yang organik dan berkelanjutan. Tidak bergantung 100 persen pada pakan pabrikan, dan banyaknya suntikan seperti ayam ras. Hak kebahagiaan ayam kampung juga lebih bisa diberikan.</p>
<p>Contoh, letak kandang Setya Farm tepat berada di belakang rumah tempat tinggal Bram dan keluarga. Sepintas tak terlalu terdengar riuh suara ayam dari depan rumah. Bau kandang ayam tidak terasa seperti peternakan pada umumnya. Padahal jarak teras rumah dan kandang ayam hanya sekira 20 meter.</p>
<p>Lokasi peternakan yang berada di perkampungan itu tak terlalu menganggu warga sekitar. Hal itu dikarenakan, peternakan ayam kampung dilakukan secara organik. Pakan ayam menggunakan paduan sentrat atau pakan pabrikan, dan bahan-bahan organik yang difermentasi oleh Bram sendiri.</p>
<p>Dia menjelaskan, pakan fermentasi akan memaksimalkan penyerapan protein dalam sistem pencernaan ayam kampung. Dengan begitu, kotoran yang dikeluarkan tak banyak menimbulkan bau pembusukan di luar tubuh.</p>
<p>Metode inilah yang membuat peternakan ayam kampung cukup digemari bagi peternak maupun konsumennya. Pakan organik, membuat peternak tidak bergantung penuh pada pakan pabrikan yang menguras kantong. Bahan pakan organik juga bisa didapat menyesuaikan kondisi lingkungan sekitar.</p>
<p>“Sebisa mungkin Setya Farm dikelola secara organik, pakai pakan-pakan organik. Pasarnya bagus, untuk kebutuhan makanan sehat organik bagi masyarakat yang sudah sadar akan pola hidup,” kata dia.</p>
<p>Dalam pemberian pakan, memakai paduan sentrat pabrikan itu 40%, dan 60% makanan organik. Setya Farm punya resep sendiri mengolah pakan organik, berupa fermentasi campuran ampas tahu, ampas gandum, jagung, sayur-sayuran hijau, tepung cangkang telur, tepung ikan, dan lainnya.</p>
<p>“Bisa menggunakan sayur-sayuran hijau, bayam, kangkung, bisa ditanam sendiri, kami juga melakukannya. Kalau menggunakan sisa sayuran di pasar pastikan dicuci bersih, karena sudah terpapar pestisida. Pakai sisa makanan boleh, difermentasi makin bagus,” kata dia.</p>
<p>Bram juga menanam tumbuhan Trichantera yang dalam riset disebut punya kandungan protein tinggi. Daunnya bisa lebih lebar dari Jambu Jamaica. Tanaman ini telah banyak dikembangkan menjadi pakan ternak dengan kandungan protein cukup baik.</p>
<figure id="attachment_447928" aria-describedby="caption-attachment-447928" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447928" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-6.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-6.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-6-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-6-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447928" class="wp-caption-text">Bekerja sama dengan peguruan tinggi, sistem kelistrikan panel surya telah diterapkan untuk penerangan, pengairan, dan penghangat kandang Setya Farm. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Panel Surya dan Biogas Penghangat </strong></p>
<p>Mengingat suhu udara di Salatiga yang cukup dingin, ayam kampung butuh penghangat ruangan. Di Kandang Setya Farm mengandalkan penghangat dari bohlam lampu listrik, dan blower. Begitupun dengan mesin tetas telu elektrik.</p>
<p>Pemantauan suhu dilakukan dengan menggunakan Thermometer. Untuk anakan ayam suhu ruangan setidaknya harus lebih dari 30 derajat celcius. Untuk ayam dewasa sudah punya kelebatan bulu, artinya lebih tahan suhu ketimbang DOC, namun harus tetap hangat.</p>
<p>Pada kadang ayam dewasa saat ini terdapat blower penghangat ruangan berenergi listrik. Sementara kelistrikan, untuk air minum otomatis dan penerangan di kandang sudah menggunakan panel surya sebagai energi baru terbarukan (EBT) yang berkelanjutan rancangan dari mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines).</p>
<p>Bram, berencana membuat sistem energi penghangat ruangan dari biogas. Biogas itu berasal dari kotoran ayam yang akan ditampung terlebih dahulu. Hal ini menunjang konsep peternakan organik dan berkelanjutan.</p>
<p>“Di Salatiga penghangat ruangan (kandang) penting sekali karena di sini dingin. Nanti arahnya ke depan mau pakai energy alternatif lain pakai kayak biogas dari kotoran si ayam. Apalagi populasinya banyak, selama ini DOC di atas 300 ekor pakainya tabung gas itu boros. Jadi arahnya kita riset ke biogas,” katanya.</p>
<figure id="attachment_447926" aria-describedby="caption-attachment-447926" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447926" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-7.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-7.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-7-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-7-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447926" class="wp-caption-text">Pencegahan penyakit dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang, dan penyemperotan disinfektan, di peternakan Setya Farm. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Pencegahan Penyakit</strong></p>
<p>Pada metode pencegahan penyakit, Ayam KUB dan Elba dilakukan dengan cara organik, tanpa obat-obatan kimia. Tak banyak suntik obat-obatan pada ternak ayam kampung itu.</p>
<p>Bram mengatakan, hal pertama yang dilakukan yakni pola pencegahan dengan rutin menjaga kebersihan kandang, termasuk tempat makan, dan minum. Hal tersebut mutlak dan vital, tidak boleh tidak dilakukan.</p>
<p>Untuk menjaga kesehatan dan imunitas ayam, Bram memakai obat-obatan tradisional rempah-rempah. Beberapa rempah misalnya menggunakan racikan jahe, kunir, dan lainnya. Daun papaya juga bagus untuk mengobati cacingan. Bahan-bahan itu bisa diracik sendiri atau dibeli di toko daring bila ingin lebih memudahkan.</p>
<p>“Yang kedua, kalau di Setya Farm, saya tidak mengizinkan peternak unggas, dan pedagang unggas masuk ke kandang. Itu juga mutlak. Kenapa? karena mereka yang paling berpotensi membawa virus penyakit yang tidak terlihat,” katanya.</p>
<p>Meski demikian, kandang masih butuh penyemperotan penangkal virus menggunakan disinfektan kimia. Setidaknya tiga hari sekali disemprot dengan merek yang berbeda. Hal ini dilakukan agar bakteri dan virus penyakit tidak menjadi kebal pada satu jenis merek saja.</p>
<figure id="attachment_447927" aria-describedby="caption-attachment-447927" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447927" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-8.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-8.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-8-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-8-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447927" class="wp-caption-text">Pemasaran telur ayam dilakukan juga bermitra dengan komunitas peternak ayam kampung lain.(Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Pemasaran </strong></p>
<p>Tips untuk pemasaran produk, Bram punya strategi dalam menjual telur, dan daging ayam kampung. Ilmu <em>marketing </em>yang dimiliki dipakai, dia punya strategi menarik pembeli. Salah satunya menjual paket telur ayam kampung, tiap sepuluh butir gratis tambahan satu.</p>
<p>Mulanya, dia menyasar berjualan ke sekolah-sekolah, dengan target konsumennya para guru. Sasaran pertama pasarnya dari kelompok ekonomi menengah. Dari sisi peminat, dia harus mengelompokkan segmentasi pasar.</p>
<p>“Jadi ada segmen ekonomi menengah ke atas. Kemudian masyarakat yang sadar dengan pola hidup sehat,” kata Bram, lulusan sarjana hukum tersebut.</p>
<p>Kemudian ada pasar konsumen yang beli untuk penyembuhan atau terapi. Dirinya juga masuk ke kantor-kantor instansi pemerintahan, ada juga masuk ke rumah sakit untuk pasar pegawai di sana.</p>
<p>Langkah lain dengan kolaborasi dengan komunitas peternak ayam kampung lain yang sudah punya langganan membeli telur seperti warung makan dengan menu Gudeg. Biasanya pedagang itu hanya memakai telur ayam kampung.</p>
<p>“Untuk penjualan telur ayam kampung konsumsi pada tahun pertama, saya jual harian dari pintu ke pintu rata-rata per hari 60-100 butir. Sekarang per hari produksi 200-500 butir, dari pelanggan tetap dan <em>reseller</em>. Per butir harganya saya jual bisa Rp2.500. Kalau untuk <em>reseller</em> lebih murah lagi karena mereka untuk dijual lagi,” kata Rama.</p>
<p>Dia melanjutkan, secara pasar telur ayam kampung prospek segmentasinya besar untuk masyarakat perkotaan. Ada peternak yang besar sudah mampu menyuplai telur aya kampung ke minimarket. Akan tetapi dia menilai peluang bisnisnya masih banyak dan luas.</p>
<p>“Masih luas pasarnya, kompetitornya tidak banyak. Kebutuhan telur ayam kampung konsumsi skala besar kita harus langsung ke <em>end-user</em>, di mana profitnya lebih banyak dibandingkan pengepul,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_447929" aria-describedby="caption-attachment-447929" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447929" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-9.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-9.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-9-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-9-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447929" class="wp-caption-text">Telur Ayam KUB dan Elba ditetaskan menggunakan mesin berkapasitas 50 dan 70 butir. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Fokus Penetasan DOC</strong></p>
<p>Potensi bisnis Ayam Kampung KUB dan Elba, disebut Bram, sangat menarik. Sejak Covid 19 khususnya permintaan telur ayam kampung organik untuk konsumsi masih menjanjikan.</p>
<p>Pasar yang khas ini, membuat banyak peternak atau calon peternak melirik bisnis ternak Ayam Kampung KUB, dan Elba tersebut. Melihat hal itu, Bram mencoba fokus pengembangan bisnis penetasan telur fertil menjadi anak ayam atau DOC sejak 2023. Tujuannya menyuplai ke peternak di Pulau Jawa, dan penjuru daerah di Indonesia.</p>
<p>“Walaupun dari 2020, sudah ada telur fertil yang terus ditetaskan. Sekarang banyak permintaan DOC, saya bisa melayani ke seluruh Pulau Jawa. DOC dkirim lewat jalur ekspedisi hewan, biasanya lewat PT KAI Logistik. Potensi permintaan dari luar pulau juga menarik seperti di Kalimantan,” ujarnya.</p>
<p>Secara populasi di kandang Setya Farm, terdapat Ayam KUB kurang lebih sekira 30 paket. Dalam satu paketnya terdapat satu jantan dan lima betina. Kemudian Ayam Elba sekira 10 paket. Keduanya digunakan untuk menyuplai telur fertil penetasan DOC.</p>
<p>Diakuinya jumlah itu belum banyak, bila melihat permintaan DOC. Bahkan, permintaannya harus inden atau pesan jauh-jauh hari sebelumnya. Solusinya, dia bermitra dengan sejumlah komunitas peternak lokal di Salatiga untuk mendapatkan suplai telur fertil.</p>
<p>“Yang indukan Ayam Elba tidak terlalu banyak, karena kita juga punya mitra peternak kita bentuk mitra kecil di Salatiga. Kita saling kerja sama kalau ada permintaan di luar. Karena saya tidak punya karyawan yang membantu pekerjaan,” kata dia.</p>
<p>Untuk permintaan DOC, per pekannya paling tidak dia mengirim dua kali pesanan ke pelanggan. Dia punya mesin tetas telur masing-masing berkapasitas 500 butir, dan 700 butir. Produksinya, mampu menetaskan setidaknya 400-an DOC setiap pekannya, dengan pengiriman ke pelanggan tiga hari sekali.</p>
<p>“Anak ayam DOC itu bisa dijual satu hari setelah menetas, ketika bulu sudah kering, bisa jalan, belajar makan dan minum langsung bisa dikirim dan aman. Pengiriman ke seluruh Pulau Jawa. Pernah, misalnya perjalanan dua hari Alhamdulillah masih sehat. Ya paling mati satu atau dua ekor, tapi kasusnya normal karena terinjak temannya,” kata Bram.</p>
<p>Kenyamanan keterjaminan produk sampai kepada pelanggan menjadi penting. Setiap pengiriman pesanan satu boks berisi 100 ekor ayam DOC akan ditambahkan dua ekor sebagai garansi pengganti bilamana ada yang mati.</p>
<p>“Harga anak ayam DOC untuk Ayam KUB Rp8 ribu per ekor, dan Ayam Elba Rp10 ribu per ekor. Sistem pemesanan DOC antre dulu, dan menitip uang muka minimal 25 persen, serta tambah uang ongkos kirim. Kalau mau diambil ke sini tidak ada ongkos kirim,” katanya.</p>
<p>Dia memerinci pasar anakan ayam DOC cukup bagus di Jawa Tengah khususnya. Misalnya dia telah melakukan kerja sama dengan wisata edukasi di Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. Di sana ada anak-anak muda pengusaha yang mengembangkan peternakan, dan pertanian di desa.</p>
<p>Pengiriman DOC juga dilakukan ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan kota-kota lainnya. Peternak dari luar pulau seperti Kalimantan juga mulai banyak melirik usaha Ayam Kampung. Mereka mulai belajar dan memesan bibit dari Pulau Jawa.</p>
<figure id="attachment_447930" aria-describedby="caption-attachment-447930" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447930" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-10.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-10.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-10-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-10-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447930" class="wp-caption-text">Pengurus Komunitas Latar Kalitan di Salatiga belajar langsung cara membuat pakan fermentasi ternak Ayam Kampung KUB dan Elba di kandang Setya Farm. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tantangan dan Tips Peternak Pemula</strong></p>
<p>Bisnis yang dilakukan Rama tak selamanya mulus, di mana awal mula beternak banyak yang mati. Saat itu memelihara Ayam Joper sebaga peternak yang masih pemula. Dia mendapat bibitnya yang mungkin kurang bagus.</p>
<p>“Pernah hampir mati sebagian. Ambil DOC tiga boks mati hampir 150 an. Yang Ayam KUB dan Elba Alhamdulillah bagus hasilnya karena sudah pernah belajar saat pelihara Ayam Joper. Paling kematian karena kematian wajar, bukan penyakit atau virus. Biasanya mati karena suhu kandang dingin, kurang hangat. Tapi belajar terus, kita pakai Thermometer untuk atur suhu ruangan kandang,” kata dia.</p>
<p>Tantangan yang lain yakni penyakit. Biasanya yang menyerang ayam ketika pancaroba seperti sekarang ini yakni pilek atau batuk. Ada juga penyakit yang menyerang saluran pernafasan hingga membuat mata bengkak.</p>
<p>“Kalau suhu panas itu juga sering muncul stress, lalu berak kapur, berak hijau. Semuanya itu sebetulnya tergantung dari kebersihan kandang dan pencegahan. Lebih baik mencegah dan mengobati,” katanya.</p>
<p>Selebihnya, kata Bram, harus terus belajar dan nanti akan menemukan permasalahan. Peternak harus belajar terus sampai hafal dan ahli serta mampu mengatasi permasalahan penyakit.</p>
<p>Untuk peternak pemula, Bram punya saran agar berani mencoba praktik dengan mulai memelihara jumlah populasi ayam yang sedikit dahulu.</p>
<p>Ketika berproses, kata dia, pasti akan menemui kendala atau permasalahan. Peternak pemula bisa berkonsultasi dengan peternak yang sudah jalan bisnisnya untuk membantu memberikan solusi.</p>
<p>“Kalau berhasil nanti bisa menambah populasi ayam lagi. Berproses, jangan patah semangat, optimistis, nikmati proses itu, tidak perlu takut akan kegagalan. Usaha itu bertahap,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_447931" aria-describedby="caption-attachment-447931" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447931" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/AyamKampung-11.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/AyamKampung-11.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/AyamKampung-11-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/AyamKampung-11-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447931" class="wp-caption-text">Bisnis Ayam Kampung KUB dan Elba di Setya Faam tak hanya berfokus pada telur dan daging, kini mulai produksi anakan ayam ata DOC. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Modal Tabungan dan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan</strong></p>
<p>Jatuh bangun berkembangnya bisnis Setya Farm milik Bram tentu ditunjang keuangan sebagai permodalan. Mencari tambahan modal telah menjadi bagian cerita tersendiri yang mengenang dalam benak sepanjang perjalanan bisnisnnya. .</p>
<p>Kilas balik, Bram mulai mengumpulkan modal sedikit demi sedikit saat masih bekerja di industri keuangan dan perbankan. Tekadnya kuat, dia selalu menyisihkan sebagian dari bonus atau insentif dari kantor untuk menyicil biaya pembangunan kandang, dan membeli peralatan lainnya.</p>
<p>“Iya mas, mengumpulkan uang sedikit-sedikit. Terus dapat keuntungan dari hasil panen atau penjualan yang diputarkan lagi untuk modal mengembangkan usaha,” kata dia.</p>
<p>Selain dari tabungan pribadi, dan perputaran keuntungan bisnis itu, Bram merupakan penerima manfaat dari hak dana pensiunan jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Nilai yang terkumpul selama setidaknya 15 tahun bekerja sebagai karyawan itu digunakan untuk memaksimalkan modal mengembangkan bisnis.</p>
<p>“Asuransi BPJS Ketenagakerjaan juga habis masuk modal. Saya lupa angka pastinya, kurang lebihnya sekitar Rp20 juta untuk menambah modalnya,” tutur dia mengingat sembari tersenyum tipis.</p>
<p>Bram bersyukur dengan akses permodalan itu menunjang berkembangnya bisnis ayam kampung. Dia berharap, wirausaha peternakan seperti itu bisa memberikan motivasi, inspirasi, dan manfaat yang positif untuk semua orang. Terlebih bagi mereka yang ingin berwirausaha dimulai dari yang kecil sekalipun.</p>
<figure id="attachment_447932" aria-describedby="caption-attachment-447932" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447932" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-12.jpeg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-12.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-12-400x226.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/Ayam-Kampung-12-150x85.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-447932" class="wp-caption-text">Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah-DI Yogyakarta mencatat data pencairan JHT paling tinggi dibandingkan empat program lainnya. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tren Pemanfaatan JHT untuk Modal Usaha</strong></p>
<p>Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DI Yogyakarta, Isnavodiar Jatmiko, menjelaskan, ada temuan tren menarik dari pemanfaatan dana pensiunan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>Tujuan semula JHT itu, kata dia, untuk masa pension. Ada juga sebagai penyangga sembari mencari pekerjaan baru sektor formal. Akan tetapi, kini mulai ada tren banyak masyarakat yang mencairkan JHT untuk digunakan sebagai modal usaha.</p>
<p>Temuan ini dikuatkan dalam survei nasional BPJS Ketenagakerjaan periode 22 Juli-31 Oktober 2024. Survei melibatkan 11 ribu responden yang berasal dari 9.934 peserta, dan 1.096 ahli waris. Rinciannya terdapat responden dari pekerjaan formal 9.439 orang, dan 1.591 informal. Survei juga mencatat rata-rata upah, lama bekerja, hingga usia saat pencairan atau klaim pencairan JHT.</p>
<p>Tercatat penggunaan dana JHT untuk modal usaha angkanya mencapai 19,19%. Angka ini menarik, sebab menandakan adanya peningkatan sektor usaha informal. Kemudian dipakai keperluan sehari-hari sebanyak 27,87%. Selanjutnya pada angka 12,61% untuk persiapan masa tua seperti berinvestasi, menabung di tempat lain, atau pemanfaatan untuk hari tua lain.</p>
<p>Adapun responden sisanya memilih menggunakan JHT untuk kebutuhan persalinan, biaya beli susu atau pampers anak, pemakaman, perbaikan kendaraan, biaya kerja di luar negeri, pembayaran pajak, dan lainnya.</p>
<p>“Ada (hampir) 20 persen klaim JHT yang digunakan ke modal usaha. Angka ini walaupun harapan kami (JHT) itu dipakai untuk masa tua, akan tetapi sekarang sudah ada tren dipakai ke arah sana (modal usaha),” kata dia.</p>
<p>Dengan melihat survei itu, BPJS Ketenagakerjaan bisa membaca dan memantau pola tenaga kerja setelah berhenti bekerja di sektor formal. Jejak penerima manfaat JHT akan terlihat, apakah akan menjadi wirausaha, kembali ke pekerjaan formal lainnya atau tidak.</p>
<p>Pada saat penerima manfaat itu sudah klaim pencairan dana pensiunan JHT untuk menjadikannya modal usaha, artinya dia sudah pindah ke sektor Bukan Penerima Upah (BPU). BPJS Ketenagakerjaan juga bisa memonitor bagaimana perkembangan wirausaha bermodal JHT itu, atau berapa lama bertahan.</p>
<p>“Masih bisa diikuti (data) kapan penerima manfaat itu membayar iuran dan sampai berapa lama. Kalau dia bayar iuran lanjut, artinya sektor bisnis informalnya berjalan terus. Kita jadi punya data tentang tren pemanfaatan dana JHT untuk modal usaha yang meningkat, itu menarik,” kata Jatmiko.</p>
<p>Lebih lanjut Jatmiko mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan bisa menggunakan data survei sebagai rujukan dalam membuat skema dukungan terhadap pelaku usaha di sektor informal. Dukungan terdekat yang diharapkan tentunya seperti pelatihan, dan akses permodalan, atau lainnya.</p>
<p>Dia mengakui, belum banyak program untuk pelatihan usaha dari instansi. Skema tersebut dikatakan belum dimiliki. Akan tetapi, dari data tersebut bisa membuat program yang bisa disinergikan dengan Dinas Ketenagakerjaan setempat, dan yang terkait lainnya, baik akses pelatihan, permodalan, dan lain-lain.</p>
<p>“(Program) pelatihan ada di Disnaker, jadi kalau bisa di-<em>connect </em>itu akan bagus banget. Ada banyak peluang kita melihat dari pembacan data ini. Fokus pertama kami memang memastikan hak masyarakat terpenuhi. Klaim dana dapat disalurkan dengan baik, pelayanan bagus, dan memastikan semua anggota keluarganya mendapat hak tersebut,” kata Jatmiko.</p>
<p>Dari data-data survei tersebut, juga bisa dilihat pergerakan tenaga kerja. Hal itu menunjukkan lini bisnis pekerjaan apa yang sedang tumbuh, sehingga bisa membantu  pemerintah dalam membaca pasar kerja.</p>
<p>Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan, ingin punya layanan bernilai tambah <em>(value added service)</em> untuk masyarakat, yaitu fungsi-fungsi konsultatif. Salah satunya, memberikan informasi akses-akses permodalan, di mana ada pelatihan, informasi data tren jenis usaha yang membuka lapangan pekerjaan.</p>
<p>“Termasuk inklusif <em>job center</em>. Nah <em>value added service</em> ini yang baik untuk digalakkan,” kata Jatmiko.</p>
<p>Untuk dukungan nyata kemudahan masyarakat dalam melakukan klaim atau pencairan dana JHT, instansi tersebut punya setidaknya tiga kemudahan layanan. Di antaranya, Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) Online, Layanan Lapak Asik di Kantor Cabang, dan Layanan klaim melalui Aplikasi JMO.</p>
<p>Sementara itu,melihat angka total jumlah klaim pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan di wilayah kerja Jawa Tengah-DI Yogyakarta pada 2023 sebanyak 513.827 orang, dengan nilai Rp5,2 Triliun (Rp5.233.064.494.740).</p>
<p>Catatan pada tahun ini hingga 31 Oktober 2024 terdapat 386.799 orang, dengan nilai Rp4,7 Triliun (Rp4.730.138.832.740). Trennya, angka itu dipastikan bisa terus bertambah hingga akhir tahun.</p>
<p>Pencairan JHT dipastikan yang tertinggi dibandingkan empat program lainnya hingga 31 Oktober 2024. Di antaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan 58.533  kasus senilai Rp222 Miliar (Rp222.317.567.080). Jaminan Kematian (JKM) dengan 16.858 kasus, senilai Rp346 Miliar (Rp346.821.300.000).</p>
<p>Selanjutnya, Jaminan Kehilangan Pekerjaan dengan 23.053 kasus, pada angka Rp24 Miliar (Rp24.018.616.740). Jaminan Pensiun (JP) dengan 13.728 kasus, bernilai Rp155 Miliar (Rp155.669.385.110). Total pencairan kelimap program tersebut Rp5,47 Triliun (Rp5.478.965.701.670).***</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/15/cerita-sukses-eks-bankir-ternak-ayam-kampung-di-salatiga-modal-tabungan-dan-dana-pensiunan-bpjs-ketenagakerjaan">Cerita Eks Bankir di Salatiga Sukses Beternak Ayam Kampung, Modal Tabungan dan Pensiunan BPJS Ketenagakerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, Editan Bukti Transfer Dijadikan Modal Menipu Bank</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/23/waspada-editan-bukti-transfer-dijadikan-modal-menipu-bank</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2024 07:24:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BRILink]]></category>
		<category><![CDATA[Editan]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Modus]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[Screenshot]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Operasional Prosedur (SOP)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<category><![CDATA[X]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=442704</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Belum lama ini kembali terjadi sebuah modus penipuan di dunia perbankan. Meski tidak menimbulkan kerugian, tetapi contoh penipuan melalui bukti transfer ini patut diwaspadai. Dikabarkan, modus penipuan itu berhasil digagalkan karyawan BRILink, berkat kecermatannya dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Saat itu, penipuan dilakukan pelaku dengan memberikan bukti screenshot palsu, yang berisi editan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/23/waspada-editan-bukti-transfer-dijadikan-modal-menipu-bank">Waspada, Editan Bukti Transfer Dijadikan Modal Menipu Bank</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Belum lama ini kembali terjadi sebuah modus penipuan di dunia perbankan. Meski tidak menimbulkan kerugian, tetapi contoh penipuan melalui bukti transfer ini patut diwaspadai.</p>
<p>Dikabarkan, modus penipuan itu berhasil digagalkan karyawan BRILink, berkat kecermatannya dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Saat itu, penipuan dilakukan pelaku dengan memberikan bukti <em>screenshot</em> palsu, yang berisi editan proses transfer yang berhasil dilakukan. Pelaku kemudian mengeluhkan kepada bank terkait, dan mengaku tidak mendapatkan uang meski proses transfer telah dilakukan.</p>
<p>Dalam sebuah postingan yang viral di laman media sosial <em>X</em>, terlihat seorang pelaku yang sempat mengedit bukti transfer, saat hendak melakukan proses transaksi di sebuah Agen BRILink.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/23/kai-daop-4-semarang-buka-akses-layanan-kesehatan-klinik-mediska-untuk-pegawai-dan-masyarakat">KAI Daop 4 Semarang Buka Akses Layanan Kesehatan “Klinik Mediska” untuk Pegawai dan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Dalam postingan yang diunggah akun <em>@bacottetangga__,</em> aksi penipuan itu telah ditonton sebanyak satu juta kali, di laman media sosial <em>X.</em> Mulanya, sang pelaku meminta layanan tarik tunai senilai Rp 3 juta, kepada seorang karyawan Agen BRILink.</p>
<p>&#8221;Kak, mau tarik tunai tiga juta (rupiah),&#8221; ujar sang pelaku sambil fokus menatap layar ponselnya.</p>
<p>&#8221;Boleh,&#8221; jawab sang karyawan di sebuah Agen BRILink.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/23/scu-terus-perkuat-nilai-nilai-warisan-kebangsaan-mgr-albertus-soegijapranata">SCU Terus Perkuat Nilai-nilai Warisan Kebangsaan Mgr Albertus Soegijapranata</a></strong></p>
<p>Kemudian, pelaku modus penipuan itu mengungkapkan, akan mengirim secara langsung melalui transaksi online. &#8221;Ditransfer langsung (transaksi online) aja ya,&#8221; kata si pelaku memastikan keinginannya kepada sang karyawan.</p>
<p>&#8221;Oke,&#8221; kata karyawan Agen BRILink itu menjawab pernyataan si pelaku.</p>
<p>Kemudian, pelaku menunjukkan bukti transaksi online, (yang tertangkap kamera CCTV toko Agen BRILink itu, telah diedit sedemikian rupa). &#8221;Sudah kak, ini buktinya,&#8221; sebut sang pelaku, sambil menunjukkan isi ponselnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/23/upt-pengembangan-bahasa-unisnu-jepara-gelar-lomba-menyanyi-bahasa-asing-dan-duta-bahasa">UPT Pengembangan Bahasa UNISNU Jepara Gelar Lomba Menyanyi Bahasa Asing dan Duta Bahasa</a></strong></p>
<p>Dengan cermat, karyawan Agen BRILink itu menegaskan kepada si pelaku, tidak adanya mutasi masuk. &#8221;Nggak ada mutasi masuk,&#8221; terang sang karyawan Agen BRILink itu.</p>
<p>&#8221;Ya sudah, saya pergi dulu ke kantor bank, mau komplain (mengadukan masalah),&#8221; jawab si pelaku, sambil bergegas pergi.</p>
<p>Menyikapi aksi penipuan itu, ada warganet yang menyoroti aksi si pelaku yang mendadak menjadi editor andal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/23/perempuan-asal-grobogan-tewas-ditikam-di-tempat-kos-tersangka-ditangkap-di-banyumanik">Perempuan Asal Grobogan Tewas Ditikam di Tempat Kos, Tersangka Ditangkap  di Banyumanik</a></strong></p>
<p>&#8221;Seketika menjadi editor handal,&#8221; ujar seorang warganet dengan akun <em>@jejeayy</em>.</p>
<p>&#8221;Editor handal, lho, Anda (pelaku) bung,&#8221; sebut warganet lainnya melalui akun <em>@jankerzone</em>.</p>
<p>Terdapat juga warganet yang menghimbau, agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan seperti itu. &#8221;Harus semakin berhati-hati sih, seram bisa disalahgunakan lebih parah,&#8221; tutur warganet melalui akun <em>@leolanya</em>.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/23/waspada-editan-bukti-transfer-dijadikan-modal-menipu-bank">Waspada, Editan Bukti Transfer Dijadikan Modal Menipu Bank</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>42 Perbankan Wilayah Eks Karesidenan Pekalongan Ikuti Porsebank 2024</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/08/42-perbankan-wilayah-eks-karesidenan-pekalongan-ikuti-porsebank-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2024 02:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[porsebak]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435091</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Sebanyak 42 Perbankan Se Eks Karesidenan Pekalongan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) 2024 di GOR Poltrans Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal, Sabtu (7/9/2024). Porsebank Tegal 2024 yang dilaksanakan mulai 7 September hingga 4 Oktober 2024 mendatang merupakan salah satu wadah kebersamaan dan silaturahmi antar insan perbankan di wilayah Eks Karesidenan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/08/42-perbankan-wilayah-eks-karesidenan-pekalongan-ikuti-porsebank-2024">42 Perbankan Wilayah Eks Karesidenan Pekalongan Ikuti Porsebank 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sebanyak 42 Perbankan Se Eks Karesidenan Pekalongan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) 2024 di GOR Poltrans Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal, Sabtu (7/9/2024).</p>
<p>Porsebank Tegal 2024 yang dilaksanakan mulai 7 September hingga 4 Oktober 2024 mendatang merupakan salah satu wadah kebersamaan dan silaturahmi antar insan perbankan di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan dengan mengangkat tema Bankers in Motion Strength Through Art and Sport bertujuan menciptakan insan perbankan yang adaptif serta bersemangat melalui pertandingan olahraga dan seni,&#8221; kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal, Marwadi disela kegiatan.</p>
<p>Porsebank, kata Marwadi, bukan sekadar sebagai ajang olahraga dan seni, akan tetapi menjadi cerminan nyata kolaborasi yang kuat antara perbankan, pemerintah daerah, serta masyarakat.</p>
<p>Menurut Marwadi, perbankan merupakan salah satu akselerator pemulihan ekonomi pasca pandemi. Berbagai layanan digital yang dihadirkan perbankan telah menjadi game changer dalam mencapai tujuan ekonomi inklusif di Indonesia. Perbankan juga telah menjadi agen utama dalam transformasi digital di sektor keuangan.</p>
<p>&#8220;Kinerja intermediasi perbankan di eks Karesidenan Pekalongan terus tumbuh mengiringi pemulihan ekonomi didukung oleh risk appetite yang terjaga,&#8221; terang Marwadi.</p>
<p>Pada pembukaan Bank Indonesia turut menyediakan booth penjualan bawang merah, telur, dan beras dengan harga petani. Saat ini kata Marwadi terjadi over supply di lapangan untuk produksi komoditas tersebut sehingga harga terus menerus turun dan dikhawatirkan merugikan petani.</p>
<p>Ada telur, beras dan bawang putih yang masing-masing disediakan sebanyak 250 paket. Untuk harga beras pembayaran tunai sebesar Rp 62.500 per pak, jika menggunakan QRIS seharga Rp 57.500 per pak. Sedangkan untuk harga 1 kg bawang merah dibayar tunai seharga Rp 21 ribu per kg, jika menggunakan QRIS seharga Rp 18 ribu per kg dan 1 kg telur beli tunai seharga Rp 21 ribu per kg dan menggunakan QRIS seharga Rp 18 ribu per kg.</p>
<p>Harga tersebut kata Marwadi jauh lebih murah dari harga pasar. &#8220;Kita lakukan itu karena kita ingin membantu petani yang saat ini produksinya sangat melimpah. Jadi kalau misalnya kita tidak serap, kita tidak bantu khawatir para petani menderita dengan penurunan harga sehingga kita mengajak perbankan dan masyarakat sekitar untuk membeli produk pertenian yang saat ini sedang over suply,&#8221; kata Marwadi.</p>
<p>Sementara sambutan Pj Wali Kota Tegal Dadang Somantri mengatakan, Porsebank bukan hanya sebuah ajang olahraga dan seni, tetapi juga sebuah wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kolaborasi antar lembaga perbankan yang tergabung yang dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Tengah wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/08/42-perbankan-wilayah-eks-karesidenan-pekalongan-ikuti-porsebank-2024">42 Perbankan Wilayah Eks Karesidenan Pekalongan Ikuti Porsebank 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marwadi Pimpin Badan Musyawarah Perbankan Daerah Wilayah Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/22/marwadi-pimpin-badan-musyawarah-perbankan-daerah-wilayah-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 00:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=361520</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Marwadi Jabat Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Tengah wilayah Tegal, menggantikan Mohammad Taufik Amrozy. Acara pisah sambut dilaksanakan di lapangan Tenis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Senin (21/8/2023) malam. Jabatan Ketua BMPD Jawa Tengah wilayah Tegal merupakan jabatan ex officio Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI). Marwadi resmi menggantikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/22/marwadi-pimpin-badan-musyawarah-perbankan-daerah-wilayah-tegal">Marwadi Pimpin Badan Musyawarah Perbankan Daerah Wilayah Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Marwadi Jabat Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Tengah wilayah Tegal, menggantikan Mohammad Taufik Amrozy. Acara pisah sambut dilaksanakan di lapangan Tenis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Senin (21/8/2023) malam.</div>
<div></div>
<div>Jabatan Ketua BMPD Jawa Tengah wilayah Tegal merupakan jabatan ex officio Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI). Marwadi resmi menggantikan M Taufik Amrozy menjadi Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal per (1/9/2023) mendatang menggantikan M Taufiq Amrozy yang memasuki masa purna.</div>
<div></div>
<div>M Taufik Amrozy menyampaikan terima kasih atas kerjasama selama menjabat Ketua BMPD Jawa Tengah wilayah Tegal, baik kepada jajaran Forkopimda, jajaran Perbankan dan Pemerintah Kota Tegal.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Alhamdulillah bisa berkenalan dengan orang-orang baik di Tegal, yang bisa bahu-membahu dan menghasilkan banyak prestasi, sehingga kinerja Kantor BI Tegal bisa menanjak, dan mudah-mudahan Pak Mawardi bisa melanjutkan prestasi-prestasi berikutnya,&#8221; ujar M Taufik Amrozy.</div>
<div></div>
<div>Taufik mangatakan, masih punya utang pada Walikota Tegal, masih belum menjadikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tegal menjadi juara. Ia berharap di bawah kepemimpinan yang baru bisa membawa TPID dan TP2DD Kota Tegal masuk 5 besar atau 3 besar.</div>
<div></div>
<div>Pada kesempatan yang sama, Ketua BMPD Jawa Tengah wilayah Tegal yang baru, Marwadi menyampaikan ucapan terimakasih kepada M Taufik Amrozy yang sudah meninggalkan legasi yang baik di BMPD Tegal.</div>
<div></div>
<div>Ada beberapa hal yang akan menjadi perhatiannya kedepan yakni menjaga inflasi di Tegal, karena menurutnya dampak inflasi adalah sangat mempengaruhi kondisi sebuah daerah.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Jika inflasi dibiarkan tinggi, investor akan susah masuk, dalam skala nasional akan mempengaruhi nilai tukar rupiah akan rendah. Oleh karena itu, sinergi yang sudah bagus TPID Kota Tegal dan Kota/Kabupaten di eks Karesidenan Pekalongan harus terus dijaga,&#8221; ujar Marwadi.</div>
<div></div>
<div>Selain itu, Marwadi juga menekankan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, BI ingin menstabilkan sistem pembayaran. Ia mengimbau Bank-bank di Eks Karesidenan Pekalongan memperketat kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu, dengan memanfaatkan sosialisasi kepada masyarakat pembayaran dengan sistem digital.</div>
<div></div>
<div>Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono yang hadir pada acara pisah sambut menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada M Taufik Amrozy, atas pengabdiannya, dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, baik dalam bentuk tenaga, pikiran maupun waktu sangat besar manfaatnya selama menjadi Ketua BMPD Jawa Tengah Wilayah Tegal.</div>
<div></div>
<div>Dedy Yon juga mengucapkam selamat datang dan selamat bertugas di Kota Tegal kepada Ketua BMPD Jawa Tengah wilayah Tegal yang baru,</div>
<div>Marwadi. Dia berharap sebagai ketua BMPD  baru, hendaknya berbagai prestasi dan keberhasilan yang dicapai selama menjabat di jabatan sebelumnya, dapat ditularkan di Kota Tegal.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan sebaik-baiknya, di bawah kepemimpinan yang baru sinergi, kerja sama, dan koordinasi yang sudah dilakukan selama ini dengan Pemerintah Kota Tegal senantiasa dapat terjalin. Sinergi ini merupakan modal untuk menggerakkan pembangunan di Kota Tegal &#8221; pungkas Dedy Yon.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/22/marwadi-pimpin-badan-musyawarah-perbankan-daerah-wilayah-tegal">Marwadi Pimpin Badan Musyawarah Perbankan Daerah Wilayah Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembiayaan UMKM Perbankan Percepat Pemulihan Ekonomi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/05/13/pembiayaan-umkm-perbankan-percepat-pemulihan-ekonomi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2022 08:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=250241</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Peningkatan rasio pembiayaan UMKM oleh perbankkan menjadi 30 persen tahun 2024, akan mempercepat pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pendemi virus corona. Hal ini mengingat UMKM merupakan salah satu sektor yang menopang pertumbuhan roda perekonomian di Indonesia. Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Agus Fadjar Setiawan, mengatakan, ketentuan itu merupakan peraturan Bank [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/13/pembiayaan-umkm-perbankan-percepat-pemulihan-ekonomi">Pembiayaan UMKM Perbankan Percepat Pemulihan Ekonomi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Peningkatan rasio pembiayaan UMKM oleh perbankkan menjadi 30 persen tahun 2024, akan mempercepat pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pendemi virus corona.</p>
<p>Hal ini mengingat UMKM merupakan salah satu sektor yang menopang pertumbuhan roda perekonomian di Indonesia.</p>
<p>Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial <a href="http://bi.go.id">Bank Indonesia</a>, Agus Fadjar Setiawan, mengatakan, ketentuan itu merupakan peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) UMKM.</p>
<p>Sebelumnya ketentuan Bank di wajibkan untuk menyalurkan 20 persen pembiayaannya kepada UMKM sebesar 20 persen.</p>
<p>“Secara industry ketentuan 20 persen sudah terpenuhi. Tapi ini perlu ditingkatkan karena UMKM merupakan lini bisnis yang perannnya sangat besar untuk perekonomian,” katanya, Jumat (13/5/2022)</p>
<p>Sebagai upaya untuk mendorong perbankkan mencapai target pembiayaan UMKM sebesar 30 persen, Bank Indonesia akan mempermudah outlet pembiayaan.</p>
<p>Hal ini karena setiap bank memiliki model pendekatan yang berbeda – beda dalam pemberian pembiayaan.</p>
<p>“Misalnya dengan membeli surat berharga, kerjasama dengan lembaga khusus UMK dan pembiayaan langsung. Dengan ketentuan ini maka UMKM dapat dibiayaan dengan bank, Perorangan dengan penghasilan rendah bisa mendapatkan pembiayaan kodal sehingga bisa berkembang,” katanya.</p>
<p>Selain itu kata Agus, Bank Indonesia juga akan memberikan insentif kepada Bank yang memberikan kredit kepada 38 sektor prioritas yang terdampak pandemi.</p>
<p>Beberapa sektor prioritas itu diantaranya hortikultura, tanaman perkebunan, pertambangan bijih logam, industri makanan dan minuman, industri kimia farmasi, serta kehutanan dan penebangan kayu.</p>
<p>“Bank yang memberikan pembiayaan untuk sektor prioritas akan diberi insentif berupa pelonggaran atas kewajiban pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah rata-rata sampai dengan sebesar 1%,” ungkapnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/13/pembiayaan-umkm-perbankan-percepat-pemulihan-ekonomi">Pembiayaan UMKM Perbankan Percepat Pemulihan Ekonomi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Syariah Indonesia Dukung Penuh Pertumbuhan UMKM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/10/bank-syariah-indonesia-dukung-penuh-pertumbuhan-umkm</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/10/bank-syariah-indonesia-dukung-penuh-pertumbuhan-umkm#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 12:13:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank syariah indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=189544</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kendati Indonesia masih mengalami pandemi virus corona, namun pembiayaan Usaha kecil mikro (UMKM ) oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) terus meningkat. Hingga bulan juni 2021, pembiayaan UMKM di BSI tercatat sebesar Rp.36,82 trilun, lebih tinggi dibandingkan dengan akhir tahun 2020 lalu yang tercatat sebesar Rp.34,99 triliun. Pembiayaan UMKM di dominasi oleh usaha [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/10/bank-syariah-indonesia-dukung-penuh-pertumbuhan-umkm">Bank Syariah Indonesia Dukung Penuh Pertumbuhan UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Kendati Indonesia masih mengalami pandemi virus corona, namun pembiayaan Usaha kecil mikro (UMKM ) oleh Bank Syariah Indonesia (<a href="http://bankbsi.co.id">BSI</a>) terus meningkat.</p>
<p>Hingga bulan juni 2021, pembiayaan UMKM di BSI tercatat sebesar Rp.36,82 trilun, lebih tinggi dibandingkan dengan akhir tahun 2020 lalu yang tercatat sebesar Rp.34,99 triliun.</p>
<p>Pembiayaan UMKM di dominasi oleh usaha menengah yang mengambil porsi 14,66 persen, disusul usaha kecil sebesar 10,76 persen dan usaha mikro sebesar 11,41 persen.</p>
<p>Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia, Ngatari, mengatakan, pembiayaan kepada segmen mikro terus mengalami pertumbuhan menunjukkan komitemen BSI dalam mendukung pertumbuhan UMKM.</p>
<p>Komposisi untuk pembiayaan UMKM di bulan juni 2021 sebesar 22,86 persen, atau naik 46 basis point dibandingkan bulan maret 2021.</p>
<p>“Kedepan komitmen BSI kepada sektor UMKM tidak akan luntur, kami akan terus menyalurkan pembiayaan kepada nasabah yang sehat san susten,” ungkapnya belum lama ini.</p>
<p>Dirinya mengatakan selama masa pandemi virus corona, Bank Syariah Indonesia juga telah melakukan restrukturisasi pembiayaan kepada 96 ribu nasabah dengan nilai Rp.18,9 triliun. Dari jumlah itu sebanyak 65 persennya merupakan nasabah UMKM.</p>
<p>“Kami sudah melakukan restrukturisasi pembiayaan dengan nilai Rp.18,97 triliun. Dari total itu sebanyak 65 persen atau 62 ribu nasabah adalah nasabah UMKM dengannominal Rp.7,91 triliun,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara secara umum hingga juni 2021, BSI mencatatkan total pembiayaan sebesar Rp.161,50 triliun atau tumbuh 11,73 persen year on year (YoY).</p>
<p>Pertumbuhan pembiayaan itu ditopang oleh pembiayaan mikro, gadai emas, dan pembiayaan consumer.</p>
<p>“Pembiayaan kiro tumbuh sebesar 12,88 persen, gadai emas tumbuh 27,70 persen dan consumer tumbuh 27,38 persen,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, BSI juga berperan dalam penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional. Hingga bulan juli 2021 lalu, BSI telah menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp.2,12 triliun untuk 18.539 debitur.</p>
<p>“Kami targetkan sampai dengan 22 Oktober 2021 akan terealisasi kurang lebih Rp.45 triliun, atau leverage satu setengah kali dari penempatan dana sebesar Rp.3 triliun,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/10/bank-syariah-indonesia-dukung-penuh-pertumbuhan-umkm">Bank Syariah Indonesia Dukung Penuh Pertumbuhan UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/10/bank-syariah-indonesia-dukung-penuh-pertumbuhan-umkm/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2634</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>