<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelecehan seksual Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pelecehan-seksual/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Aug 2025 01:41:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pelecehan seksual Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bocah 11 Tahun di Grobogan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Pedagang Sosis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/16/bocah-11-tahun-di-grobogan-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-pelaku-pedagang-sosis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 01:41:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bocah 11 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang sosis]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Wirosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=490662</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang bocah berusia 11 tahun di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pedagang sosis berinisial SMT. Kasus ini terungkap setelah korban mengeluh karena sakit saat buang air kecil dan mengalami perubahan perilaku. Peristiwa pertama kali terjadi pada November 2024. Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku kerap mendatangi dusun tempat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/16/bocah-11-tahun-di-grobogan-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-pelaku-pedagang-sosis">Bocah 11 Tahun di Grobogan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Pedagang Sosis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang bocah berusia 11 tahun di Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pedagang sosis berinisial SMT.</p>
<p>Kasus ini terungkap setelah korban mengeluh karena sakit saat buang air kecil dan mengalami perubahan perilaku.</p>
<p>Peristiwa pertama kali terjadi pada November 2024. Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku kerap mendatangi dusun tempat tinggal korban. Ia merayu korban dengan iming-iming akan membuatkan mi instan dan meminjamkan ponselnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/16/para-prajurit-menggelar-doa-bersama-untuk-kemerdekaan-indonesia">Para Prajurit Menggelar Doa Bersama untuk Kemerdekaan Indonesia</a></strong></h6>
<p>“Pelaku memanfaatkan situasi karena di rumah korban tidak ada teman bermain dan orang tuanya bekerja,” ujar salah satu kerabat korban, Jumat (15/8/2025).</p>
<p>Korban diketahui tinggal bersama kakek dan neneknya sejak orang tuanya berpisah. Ibunya bekerja di pabrik dan berangkat sejak pagi hingga sore, sementara kakek dan nenek sering berada di sawah. Kondisi ini membuat korban, yang dikenal pendiam, sering sendirian di rumah.</p>
<p>Terkadang, korban pamit pergi ke rumah teman, namun justru menuju rumah pelaku. Hal ini berlangsung tanpa sepengetahuan keluarganya.</p>
<p>Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian dan menegaskan tidak ada niat untuk berdamai.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/08/16/tokoh-dan-dan-ormas-diminta-ikut-jaga-kekondusifan-jepara-jelang-sejumlah-agenda-penting">Tokoh dan Ormas Jepara Diminta Ikut Jaga Kondusifitas Daerah Jelang Sejumlah Agenda Penting</a></strong></h6>
<p>“Kami berharap pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal,” tegas kerabat korban.</p>
<p>Meski mengalami kejadian yang mengguncang, korban masih bersekolah seperti biasa. Sementara itu, Kanit PPA Polres Grobogan Ipda Yusuf Al Hakim membenarkan adanya laporan tersebut.</p>
<p>Pihaknya meminta keluarga korban segera melengkapi persyaratan untuk laporan di SPKT Polres Grobogan. Kasus ini ditangani sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/16/bocah-11-tahun-di-grobogan-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-pelaku-pedagang-sosis">Bocah 11 Tahun di Grobogan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Pedagang Sosis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua BKBH USM: Kejahatan Terjadi karena Ada Kesempatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/27/ketua-bkbh-usm-kejahatan-terjadi-karena-ada-kesempatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 11:16:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Studio Radio]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[USM jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=458195</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kejahatan itu terjadi, karena ada kesempatan. Jangan sampai ada sedikit ruang kosong yang tersisa, untuk para pelaku pelecehan seksual melakukan aksinya. Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM), Dr Tri Mulyani SPd SH MH, dalam Talkshow BKBH Menyapa, di Studio Radio USM Jaya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/27/ketua-bkbh-usm-kejahatan-terjadi-karena-ada-kesempatan">Ketua BKBH USM: Kejahatan Terjadi karena Ada Kesempatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kejahatan itu terjadi, karena ada kesempatan. Jangan sampai ada sedikit ruang kosong yang tersisa, untuk para pelaku pelecehan seksual melakukan aksinya.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM), Dr Tri Mulyani SPd SH MH, dalam Talkshow BKBH Menyapa, di Studio Radio USM Jaya, di Gedung N kapus setempat, belum lama ini.</p>
<p>Dalam talkshow yang dipandu Penyiar Radio USM Jaya, Ira Septiani itu, mengangkat tema &#8216;Tindak Kekerasan di Lingkungan Pendidikan&#8217;. Dalam dialog yang berlangsung hangat itu, terungkap banyak contoh kejadian.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/24/mahasiswa-magister-hukum-usm-kkl-ke-singapura-dan-malaysia">Mahasiswa Magister Hukum USM KKL ke Singapura dan Malaysia</a></strong></p>
<p>Tri mengungkapkan, kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan SD, SMP, maupun SMA, lebih merujuk kepada kekerasan fisik, seksual, bullying, dan lain sebagainya. Dalam menyelesaikan perkara itu, ada UU Perlindungan Anak, yang bisa menjadi dasar hukumnya.</p>
<p>&#8221;Berbeda dengan tingkat perguruan tinggi, dimana kasus yang paling banyak adalah kekerasan seksual. Dalam hal ini, pemerintah memokuskan pada penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, sesuai yang tertuang dalam Permendikbudristek No 30 Tahun 2021,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, USM telah memiliki beberapa wadah untuk menangani kekerasan seksual, seperti Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), Satgas Anti Perundungan, hingga BKBH USM, yang selalu berkolaborasi untuk menyelesaikan perkara secara bersama-sama, ketika ditemukan laporan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/24/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-pelaku-ukm-di-kelurahan-bulusan">Tim PKM USM Beri Pendampingan Pelaku UKM di Kelurahan Bulusan</a></strong></p>
<p>&#8221;Itu sudah kami lakukan di USM, dan sambung menyambung ketika ada unsur pidananya. Kalau mau dilanjutkan, kami siap membantu memberikan bantuan hukum. Kami juga harus siap sebagai institusi, untuk memberikan perlindungan, kenyamanan di lingkungan pendidikan, untuk memastikan semuanya nyaman kuliah disini, dan tidak ada kekerasan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, penanganan dalam kasus kekerasan seksual, dengan melihat keterangan dari korban, termasuk kategori ringan, sedang, atau berat. Kemudian dapat menentukan langkah selanjutnya.</p>
<p>&#8221;Apabila kasus itu akan diproses secara hukum, maka harus sepersetujuan dari korban. Itu ada dasar hukumnya. Jadi kami menangani perkara itu tidak asal saja. Kami menangani perkara harus hati-hati betul, karena itu ada kaitannya dengan perasaan, masa depan, dan lain sebagainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/21/dosen-usm-sosialisasi-early-warning-system-longsor-di-kelurahan-ngemplak-simongan">Dosen USM Sosialisasi Early Warning System Longsor di Kelurahan Ngemplak Simongan</a></strong></p>
<p>Dalam talkshow itu juga mengundang Guru SMKN 2 Semarang, Rusgiharto SPd SH MPd. Dari pandangannya, setiap peserta didik baik di tingkat menengah maupun perguruan tinggi, memiliki hak konstitusional untuk dilindungi. Ada beberapa macam tindak kekerasan, di antaranya fisik, psikologi, verbal, cyber, hingga seksual.</p>
<p>&#8221;Dampaknya terhadap korban juga luar biasa. Antara lain kesehatan fisik, yaitu ada luka-luka dan perlu penanganan medis, atau membawa pengaruh kepada kondisi kejiwaan. Lalu dampak pada pemenuhan hak asasi perempuan, dan relasi sosial. Kemudian juga berdampak pada psikologisnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/27/ketua-bkbh-usm-kejahatan-terjadi-karena-ada-kesempatan">Ketua BKBH USM: Kejahatan Terjadi karena Ada Kesempatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Beri Edukasi tentang Pelecehan Seksual</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/22/mahasiswa-ilmu-komunikasi-usm-beri-edukasi-tentang-pelecehan-seksual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 15:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Astagina]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[karang-taruna]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Rejosari]]></category>
		<category><![CDATA[Kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453330</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar kampanye bertajuk &#8216;Berani Bicara! Memutus Rantai Pelecehan Seksual dengan Kesadaran Kolektif&#8217;. Kegiatan itu dilaksanakan di Balai RW 11, yang ada di Jalan Rejosari Gumuk A, RT 04 RW 11, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur. Salah satu tujuan kampanye itu, untuk meningkatkan kesadaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/mahasiswa-ilmu-komunikasi-usm-beri-edukasi-tentang-pelecehan-seksual">Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Beri Edukasi tentang Pelecehan Seksual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menggelar kampanye bertajuk &#8216;Berani Bicara! Memutus Rantai Pelecehan Seksual dengan Kesadaran Kolektif&#8217;.</p>
<p>Kegiatan itu dilaksanakan di Balai RW 11, yang ada di Jalan Rejosari Gumuk A, RT 04 RW 11, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur. Salah satu tujuan kampanye itu, untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat, dalam memutus mata rantai pelecehan seksual.</p>
<p>Dalam acara yang dihadiri sejumlah anggota Karang Taruna Astagina itu, tampil sebagai pembicara dosen Fakultas Psikologi USM, Kimmy Katkar SPsi MPsi, dan Arjuna Bagus, yang juga merupakan ketua panitia acara itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/22/tim-pkm-usm-beri-edukasi-akuntansi-ke-pelaku-umkm-paguyuban-pasar-johar">Tim PKM USM Beri Edukasi Akuntansi ke Pelaku UMKM Paguyuban Pasar Johar</a></strong></p>
<p>Kampanye ini diselenggarakan sebagai respons, atas meningkatnya kasus pelecehan seksual di masyarakat. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa bekerja sama dengan karang taruna, memberikan edukasi dan mendorong masyarakat, agar lebih berani berbicara serta melaporkan adanya tindakan pelecehan seksual.</p>
<p>Pada paparannya, Kimmy Katkar menyampaikan, pelecehan seksual tidak hanya meninggalkan bekas fisik, tetapi juga dampak yang mendalam pada kesehatan mental korban. Banyak korban mengalami kecemasan, depresi, dan trauma jangka panjang.</p>
<p>&#8221;Hal ini sering kali membuat mereka merasa terisolasi, dan tidak percaya diri. Melalui kampanye ini, kami berharap dapat mengangkat suara para korban, dan menekankan kembali pentingnya dukungan psikologis,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/20/lppm-usm-undip-jalin-kerja-sama">LPPM USM-Undip Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Arjuna menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi semua orang. Menurut dia, setiap individu berhak untuk merasa aman dan nyaman dalam setiap tindakannya.</p>
<p>&#8221;Kami ingin mendorong masyarakat untuk tidak takut berbicara, sehingga kasus pelecehan seksual dapat segera ditangani. Dengan kesadaran kolektif, kita bisa menciptakan perubahan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada kegiatan itu, juga diisi dengan sesi interaktif, seperti tanya jawab dan kuis. Para mahasiswa Ilkom juga memanfaatkan media sosial, untuk memperluas jangkauan kampanye, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima lebih banyak audiens di luar acara.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/mahasiswa-ilmu-komunikasi-usm-beri-edukasi-tentang-pelecehan-seksual">Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Beri Edukasi tentang Pelecehan Seksual</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catcalling Termasuk Pelecehan Seksual, Pelaku Bisa Dipidana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/21/catcalling-termasuk-pelecehan-seksual-pelaku-bisa-dipidana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 13:48:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Catcalling]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Radio USM Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Street Harrastment]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow Kudengar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=437328</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Koordinator Forum Perempuan 2024, Yuli Fitria mengatakan, &#8216;Catcalling&#8217; termasuk dalam bentuk pelecehan seksual, yaitu jenis street harrastment. Catcalling itu sebuah perilaku dari seseorang, yang memandang atau melontarkan komentar kepada korbannya secara sensual, yang mengarah kepada hal-hal yang berbau seksual. Hal itu seperti yang diungkapkannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow Kudengar (Kuliah Keadlian dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/21/catcalling-termasuk-pelecehan-seksual-pelaku-bisa-dipidana">Catcalling Termasuk Pelecehan Seksual, Pelaku Bisa Dipidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Koordinator Forum Perempuan 2024, Yuli Fitria mengatakan, &#8216;Catcalling&#8217; termasuk dalam bentuk pelecehan seksual, yaitu jenis street harrastment. Catcalling itu sebuah perilaku dari seseorang, yang memandang atau melontarkan komentar kepada korbannya secara sensual, yang mengarah kepada hal-hal yang berbau seksual.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow Kudengar (Kuliah Keadlian dan Kesetaraan Gender), di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Rabu (18/9/2024).</p>
<p>Dialog interaktif yang dipandu penyiar Radio USM Jaya, Putri Sabila itu, mengangkat tema &#8216;Catcalling: Tindakanmu Meresahkanku&#8217;. Menurutnya, Catcalling biasanya dilakukan di tempat umum, yang membuat korbannya baik laki-laki maupun perempuan, menjadi tidak nyaman.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/09/21/indonesia-buka-peluang-pertahankan-gelar-juara-umum">Indonesia Buka Peluang Pertahankan Gelar Juara Umum</a></strong></p>
<p>&#8221;Menurut survei yang dilakukan American Seal, sebagian besar korban pelecehan Catcalling adalah perempuan. Sebanyak 71 persen perempuan pernah mengalami catcalling, dan 53 persen di antaranya mendapatkan pelecehan secara fisik,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya sebatas siulan, catcalling dapat berbentuk melontarkan kalimat pujian, hingga kalimat sensual, yang mengarah pada body shaming, serta menghalangi jalan atau menguntit korban sampai tempat tujuan.</p>
<p>Yuli menambahkan, pelaku melakukan tindakan Catcalling hanya karena iseng, dan ingin mengetahui reaksi serta respon korban. Tindakan Catcalling dapat memberikan dampak yang serius kepada korbannya, mulai dari stres dan kecemasan, merasa rendah diri, membatasi ruang gerak, menimbulkan trauma jangka panjang, hingga gangguan mental.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/09/21/71-medali-emas-milik-jateng-di-pon-xxi-2024-tertinggi-dalam-20-tahun-terakhir">71 Medali Emas Milik Jateng di PON XXI/2024, Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir</a></strong></p>
<p>&#8221;Trauma itu tidak bisa sembuh. Ibarat gelas yang sudah pecah, bisa disambung tapi masih ada bekas pecahannya. Trauma juga seperti itu, mungkin mereka bisa melanjutkan hidup. Tapi yang namanya trauma, akan membatasi diri mereka,&#8221; ungkap Yuli.</p>
<p>Dia menerangkan, tindakan Catcalling dapat dipidana dan dikenai Pasal 281 ayat (1) KUHP hingga Pasal 8, pasal 9, pasal 34, pasal 35 Undang- undang no 44 tahun 2008, tentang pornografi.</p>
<p>&#8221;Untuk teman-teman yang pernah merasakan mendapatkan perlakuan Catcalling, hal yang dilakukan adalah, kalian harus merespon dengan tenang, namun tegas. Namun kalau pelaku masih bandel, bisa langsung laporkan ke pihak berwajib, dan tetap berada di tempat yang ramai,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/21/catcalling-termasuk-pelecehan-seksual-pelaku-bisa-dipidana">Catcalling Termasuk Pelecehan Seksual, Pelaku Bisa Dipidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelecehan Seksual Banyak Terjadi di UMK? Ini Tanggapan Rektorat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/05/pelecehan-seksual-banyak-terjadi-di-umk-ini-tanggapan-rektorat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 13:36:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[UMK Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=168944</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Dugaan banyak terjadi pelecehan seksual di kampus Universitas Muria Kudus mencuat menyusul statemen Ahmad Dakhilur Royan, aktivis BEM dalam aksi demo beberapa hari lalu. Meski demikian, pihak Rektorat UMK secara tegas membantah apa yang disampaikan Royan tersebut. Pernyataan Royan disampaikan saat berbicara kepada awak media di sela-sela aksi unjuk rasa memperingati Hari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/05/pelecehan-seksual-banyak-terjadi-di-umk-ini-tanggapan-rektorat">Pelecehan Seksual Banyak Terjadi di UMK? Ini Tanggapan Rektorat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Dugaan banyak terjadi pelecehan seksual di kampus Universitas Muria Kudus mencuat menyusul statemen Ahmad Dakhilur Royan, aktivis BEM dalam aksi demo beberapa hari lalu.</p>
<p>Meski demikian, pihak Rektorat UMK secara tegas membantah apa yang disampaikan Royan tersebut.</p>
<p>Pernyataan Royan disampaikan saat berbicara kepada awak media di sela-sela aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional, di Alun-alun Simpang Tujuh, Senin (3/5) silam. Dalam kesempatan tersebut, Royan menyebut banyak terjadi pelecehan seksual di kampusnya.</p>
<p>“Ada beberapa kasus pelecehan seksual di beberapa bulan terakhir terjadi di UMK (Universitas Muria Kudus) sendiri. Korbannya ada dari pegawai UMK, ada dari mahasiswa UMK, ” papar Royan kepada para awak media.</p>
<p>Dari data yang ia dapat, sudah sejak April 2021, Royan mendapatkan aduan bahwa ada beberapa kasus pelecehan seksual yang terjadi di kampusnya. Tapi untuk jumlahnya, ia belum bisa memberikan kejelasan secara pasti.</p>
<p>Pernyataan Royan ini tentu saja memantik reaksi pihak Rektorat. Wakil Rektor I UMK, Sulistyowati menegaskan tidak ada kasus pelecehan seksual yang terjadi di kampusnya.</p>
<p>“Selama ini tidak ada laporan atau aduan sama sekali terkait kasus tersebut,”ujarnya.</p>
<p>Menurut Sulistyowati, jika aktivis mahasiswa menyampaikan ada banyak kasus yang terjadi, semestinya menggunakan data yang valid. Sebab, laporan pelecehan seksual harus disertai bukti seperti pengakuan korban, saksi atau alat bukti lainnya.</p>
<p>“Jika lontaran pernyataan tanpa bukti, itu kami kategorikan isu atau hoax saja,”tandasnya.</p>
<p>Atas pernyataan dari aktivis mahasiswanya tersebut, Sulistyowati menyatakan sudah menindaklajuti dengan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Dan sejauh ini, tidak ada data yang bisa membuktikan pernyataan tersebut.</p>
<p>“Atas kejadian tersebut, tentu kami akan melakukan pembinaan kepada mahasiswa yang bersangkutan,”tandasnya.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/05/pelecehan-seksual-banyak-terjadi-di-umk-ini-tanggapan-rektorat">Pelecehan Seksual Banyak Terjadi di UMK? Ini Tanggapan Rektorat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>