<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pariwisata jateng Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pariwisata-jateng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Oct 2023 22:22:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pariwisata jateng Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UKSW Gelar Sarasehan BIPA dan Pariwisata Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/26/uksw-gelar-sarasehan-bipa-dan-pariwisata-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 22:22:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Bahasa Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[BIPA]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<category><![CDATA[sarasehan]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=377335</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi tuan rumah kegiatan bertajuk “Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Pariwisata Jateng) yang berlangsung di Ruang Nusantara Language Training Center (LTC), belum lama ini. Kegiatan yang merupakan kerja sama LTC UKSW dengan Balai Bahasa Jawa Tengah tersebut disambut Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausahaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/26/uksw-gelar-sarasehan-bipa-dan-pariwisata-jateng">UKSW Gelar Sarasehan BIPA dan Pariwisata Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi tuan rumah kegiatan bertajuk “Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan Pariwisata Jateng) yang berlangsung di Ruang Nusantara Language Training Center (LTC), belum lama ini.</p>
<p>Kegiatan yang merupakan kerja sama LTC UKSW dengan Balai Bahasa Jawa Tengah tersebut disambut Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausahaan Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum.</p>
<p>Kegiatan yang bertujuan menguatkan bahasa Indonesia agar menjadi bahasa internasional ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, yakni dosen dan mahasiswa UKSW dari berbagai macam Program Studi (Prodi), hingga perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga.</p>
<p>Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono mengungkapkan jika bahasa Indonesia sudah banyak digunakan oleh perguruan tinggi di luar negeri untuk beberapa mata kuliah. Terkait hal tersebut, Prof. Eko Sediyono menyampaikan rasa bangga sembari mengajak peserta yang hadir untuk terus menggunakan bahasa Indonesia dalam keseharian dan tetap memelihara bahasa daerah yang ada.</p>
<figure id="attachment_377342" aria-describedby="caption-attachment-377342" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-377342" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231026_042016-400x212.jpg" alt="" width="400" height="212" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231026_042016-400x212.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231026_042016-150x80.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231026_042016-300x160.jpg 300w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/IMG_20231026_042016.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-377342" class="wp-caption-text">Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum saat memberikan sambutan. Foto: Dok/UKSW</figcaption></figure>
<p>“Masing-masing dari kalian bisa mempertahankan dan melestarikan bahasa-bahasa yang ada. Bukan untuk perbedaan tetapi untuk mempersatukan bahwa kita ini kaya dengan ragam bahasa,” tuturnya.</p>
<p>Sementara Dr. Syarifuddin menyampaikan bahwa kita harus mempertahankan keberadaan bahasa daerah. Menurutnya bahasa daerah dapat menunjang pengembangan dan pemuatan bahasa Indonesia agar menjadi bahasa internasional. Disampaikannya, Indonesia merupakan negara dengan bahasa terbanyak nomor dua di dunia. Sebagai penyumbang bahasa daerah terbanyak, menurut Dr. Syarifuddin Papua menjadi penunjang besar dalam perkembangan bahasa di Indonesia.</p>
<p><strong>Bahasa Indonesia dalam pariwisata</strong></p>
<p>Kepala Bagian (Kabag) Kewirausahaan Direktorat Inovasi dan Kewirausahaan (DIK), Johanna Merselina Alfons-Likumahuwa, S.Pd., yang juga menjadi salah satu pembicara pada kegiatan tersebut menegaskan bahwa bahasa merupakan faktor penting dalam pengembangan pariwisata suatu negara. Dijelaskannya, bahwa BIPA tidak hanya digunakan untuk orang asing saja, tetapi bisa juga diperuntukkan kepada generasi muda Indonesia yang kemampuan bahasa Indonesianya semakin menurun.</p>
<p>Johanna menyatakan, masyarakat Indonesia cenderung lebih senang mengambil serapan bahasa dari luar negeri seperti bahasa Inggris. Hal ini kurang merepresentasikan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Dirinya mengajak para peserta baik itu mahasiswa dan praktisi akademisi untuk memulai mencintai bahasa Indonesia dengan menggunakan sesuai kaidahnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/26/uksw-gelar-sarasehan-bipa-dan-pariwisata-jateng">UKSW Gelar Sarasehan BIPA dan Pariwisata Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balai Bahasa Jateng Gelar Bimtek Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/10/balai-bahasa-jateng-gelar-bimtek-penyusunan-buku-pendamping-bipa-bermuatan-pariwisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Mar 2023 11:49:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Bahasa Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[BIPA]]></category>
		<category><![CDATA[KKLP]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=321282</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap I Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata Jawa Tengah. Acara tersebut digelar selama 3 hari pada 6 hingga 8 Maret 2023, di aula Ciptomangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum., mengatakan, salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/10/balai-bahasa-jateng-gelar-bimtek-penyusunan-buku-pendamping-bipa-bermuatan-pariwisata">Balai Bahasa Jateng Gelar Bimtek Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap I Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata Jawa Tengah.</p>
<p>Acara tersebut digelar selama 3 hari pada 6 hingga 8 Maret 2023, di aula Ciptomangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum., mengatakan, salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa adalah penginternasionalan bahasa Indonesia.</p>
<p>Salah satu cara penginternasionalan bahasa Indonesia tersebut dilakukan oleh Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) BIPA yang memfasilitasi pengajar dan pegiat BIPA dalam mengembangkan program-program BIPA.</p>
<p>“Kegiatan ini bertujuan menambah dan memperkaya bahan ajar BIPA muatan lokal, khususnya tentang pariwisata di Jawa Tengah. Buku yang dihasilkan berjumlah dua buah, berupa buku lisan (menyimak dan berbicara) dan buku tulis (membaca dan menulis),” ujar Syarifuddin, belum lama ini.</p>
<p>Syarifuddin menjelaskan, penyusun buku ini terdiri atas dua puluh orang pengajar BIPA dari 20 perguruan tinggi di Jawa Tengah, antara lain, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhamadiyah Purwokerto, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Tidar Magelang.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut menghadirkan enam pengajar profesional di bidangnya, yaitu Prof. Cahyo Yusuf, M.Pd. (Universitas Tidar, Magelang), Tanti Apriani, M.M.Par. (Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah), Drs. Muh. Muzakka, M.Hum. (Universitas Diponegoro, Semarang), Dr. Wati Istanti, M.Pd. (Universitas Negeri Semarang), Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum. (Universitas Sebelas Maret, Surakarta), dan Eko Widiyanto, M.Pd. (UIN Walisongo, Semarang).</p>
<p>Menurutnya, para pengajar itu memberikan materi penyusunan buku BIPA tentang pariwisata, antara lain, Pengenalan Pariwisata di Jawa Tengah, Karakteristik dan Potensi Pengajaran BIPA di Jawa Tengah, Analis buku ajar BIPA di Jawa Tengah, Standardisasi BIPA, Pengembangan Silabus Bahan Ajar BIPA, Implementasi Bahan Ajar Berdasarkan SKL BIPA, dan Komponen Tata Bahasa dalam Bahan Ajar BIPA.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing ((KKLP BIPA), Citra Aniendita Sari, M.Hum., menyatakan, Bimtek ini direncanakan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama akan dilakukan penyusunan draf dan naskah tulisan.</p>
<p>Adapun pada tahap kedua akan dilakukan validasi dan uji coba ke pemelajar asing dan tenaga kerja asing yang akan diselenggarakan pada bulan Mei 2023.</p>
<p>&#8220;Kegiatan dilanjutkan dengan Peluncuran dan Diseminasi Buku pendamping BIPA di Jawa Tengah,” kata Citra.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/10/balai-bahasa-jateng-gelar-bimtek-penyusunan-buku-pendamping-bipa-bermuatan-pariwisata">Balai Bahasa Jateng Gelar Bimtek Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telaga Menjer Wonosobo: Menyeimbangkan Pariwisata dengan Kelestarian Alam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/29/telaga-menjer-wonosobo-menyeimbangkan-pariwisata-dengan-kelestarian-alam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2022 06:53:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Telaga Menjer Wonosobo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=303861</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Dari pelbagai jenis tempat wisata, wisata alam merupakan salah satu destinasi favorit para wisatawan. Keindahan alam yang disajikan menjadi daya tarik pengunjung segala umur. Namun, di balik keindahan wisata alam masih terdapat banyak masalah dan kendala terutama pada akses menuju lokasi wisata. Dengan medan yang berat dan jalan yang tidak rata membuat kendaraan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/29/telaga-menjer-wonosobo-menyeimbangkan-pariwisata-dengan-kelestarian-alam">Telaga Menjer Wonosobo: Menyeimbangkan Pariwisata dengan Kelestarian Alam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARABARU.ID</strong> &#8211; Dari pelbagai jenis tempat wisata, wisata alam merupakan salah satu destinasi favorit para wisatawan. Keindahan alam yang disajikan menjadi daya tarik pengunjung segala umur.</p>
<p>Namun, di balik keindahan wisata alam masih terdapat banyak masalah dan kendala terutama pada akses menuju lokasi wisata. Dengan medan yang berat dan jalan yang tidak rata membuat kendaraan pembawa rombongan sulit untuk menuju ke lokasi wisata.</p>
<p>Selain itu, banyak pengelola yang sekadar mengelola tempat wisata tanpa mengamati keadaan sekitar. Misalnya banyak pembukaan lahan baru untuk parkir, penyediaan sarana dan prasarana yang seadanya, hingga biaya tiket tanpa mengikuti peraturan yang berlaku dengan ketetapan kabupaten atau kota tersebut.</p>
<p>Contoh nyata problematika yang terjadi di tempat wisata misalnya pada Telaga Menjer. Kawasan wisata yang bertempat di Desa Maron, Kabupaten Wonosobo itu tak luput dari permasalahan.</p>
<p>Dikutip dari <em>suaramerdeka.com</em>, pada 2018 pernah terjadi konflik kepentingan sehingga mengakibatkan penataan Telaga Menjer terhambat. Konflik ini diakibatkan persoalan hak pengelolaan telaga menjer oleh Indonesia Power dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang mengalihfungsikan dari pembangkit menjadi tempat wisata.</p>
<p>Maka dari itu perlu adanya penataan dan pengembangan wisata agar Telaga Menjer bisa lebih unggul dengan wisata Bali seperti Danau Bedugul.</p>
<p>Dengan adanya penataan dan landasan hukum yang jelas, maka kawasan wisata alam dapat meningkatkan kualitas pelayanan, sarana, dan prasarana di level nasional.</p>
<p>Penataan maupun pengembangan suatu kawasan wisata juga menyangkut kondisi fisik desa, di mana hal ini akan memberikan kesan tersendiri kepada para pengunjung kan kondisi desa sekitar kawasan. Itu sebabnya sarana desa harus dibangun dan dipelihara oleh masyarakat dan pengelola.</p>
<p>Pada kawasan sekitar Telaga Menjer, misalnya, dibutuhkan dua akses jalan menuju ke pusat telaga dan juga jalur keluar. Hal ini untuk menghindari penumpukan kendaraan pada perjalanan sehingga butuh pengaturan <em>one way system</em>.</p>
<p>Soal sarana parkir pun demikian. Butuh pembangunan lahan parkir dengan pengelolaan yang baik atau dapat pula dengan bekerja sama sama dengan perusahaan pengelola parkir profesional.</p>
<p>Di bagian fasilitas umum seperti toilet juga perlu untuk perbaikan kebersihan. Misalnya dengan melakukan pembersihan secara rutin di waktu-waktu padat pengunjung.</p>
<p>Meski didukung pemerintah dan masyarakat, kegiatan pemeliharaan lingkungan tidak akan berhasil tanpa peran serta wisatawan dan masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian kawasan dan sarana dan prasarana di taman wisata alam Telaga Menjer.</p>
<p>Untuk itu pengelola memfasilitasi pengunjung dengan menyediakan sarana dan prasarana yang nyaman, seperti toilet bersih dan tersedianya tempat sampah yang memadai di seluruh kawasan wisata Telaga Menjer.</p>
<p><strong>Tiara Fernanda Agatha</strong>, mahasiswa jurusan Pariwisata Universitas Semarang</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/29/telaga-menjer-wonosobo-menyeimbangkan-pariwisata-dengan-kelestarian-alam">Telaga Menjer Wonosobo: Menyeimbangkan Pariwisata dengan Kelestarian Alam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Destinasi Wisata di Pantai Baruna Pasca Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/28/pengembangan-destinasi-wisata-di-pantai-baruna-pasca-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2022 08:15:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Baruna]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Baruna Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=303630</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Pariwisata merupakan salah satu sektor industri yang memiliki potensi terbesar. Bahkan Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk meningkatkan devisa negara. Salah satu potensi terbesarnya yaitu sumber daya yang dimiliki untuk lebih mengembangkan pariwisata yang ada di dalam negeri. Pengelolaan sektor pariwisata pun terus dikembangkan oleh pemerintah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/28/pengembangan-destinasi-wisata-di-pantai-baruna-pasca-pandemi">Pengembangan Destinasi Wisata di Pantai Baruna Pasca Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a></strong> &#8211; Pariwisata merupakan salah satu sektor industri yang memiliki potensi terbesar. Bahkan Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk meningkatkan devisa negara.</p>
<p dir="ltr">Salah satu potensi terbesarnya yaitu sumber daya yang dimiliki untuk lebih mengembangkan pariwisata yang ada di dalam negeri. Pengelolaan sektor pariwisata pun terus dikembangkan oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah agar pariwisata di Indonesia lebih maju dan dikenal di mata dunia.</p>
<p dir="ltr">Peranan sektor pariwisata nasional semakin penting sejalan dengan perkembangan dan kontribusi yang diberikan sektor pariwisata melalui penerimaan devisa, pendapatan daerah, pengembangan wilayah, maupun dalam penyerapan investasi dan tenaga kerja serta pengembangan usaha yang tersebar di berbagai pelosok wilayah di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Melalui Kementerian Pariwisata, Indonesia mempromosikan diri sebagai tujuan wisata turis asing dengan kampanye &#8220;<em>Wonderful Indonesia</em>&#8220;. Lewat kampanye itu pemerintah ikut serta dalam memperkenalkan dunia industri pariwisata Indonesia di mata dunia.</p>
<p dir="ltr">Sayangnya, perkembangan sektor pariwisata sempat terhambat lantaran diterjang badai Covid-19. Seperti diketahui, memasuki awal 2020 dunia diguncang pandemi Covid-19 di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini sangat berdampak pada sektor perekonomian negara di dunia dalam sektor pariwisata.</p>
<p dir="ltr">Dengan melihat perkembangan pariwisata dan kondisi pariwisata pada masa pandemi Covid-19 di berbagai daerah wisata di Indonesia, pemerintah telah memberikan kebijakan khusus dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata.</p>
<p dir="ltr">Berbagai destinasi wisata juga telah menerapkan strategi dan program yang mampu beradaptasi dengan kondisi yang disebut era <em>new normal</em>. Kondisi tersebut dapat diartikan sebagai perubahan perilaku wisatawan.</p>
<p dir="ltr">Di Semarang, sektor pariwisata juga tidak luput dari perhatian pemerintah kota setempat. Pengembangan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang agar sektor pariwisata di kota ini dapat bangkit kembali pasca pandemi Covid-19.</p>
<p dir="ltr">Salah satu destinasi wisata yang perlu dikembangkan adalah Pantai Baruna Semarang. Pantai Baruna merupakan salah satu pantai yang keindahannya belum diketahui banyak orang. Pantai ini memiliki keunikan berupa hamparan ilalang dan eceng gondok yang sangat luas.</p>
<p dir="ltr">Pemandangan hijau, udara yang segar dan suasana sejuk akan kita rasakan berbeda dibanding pantai lain di Kota Semarang. Tidak hanya itu, jika diamati dari dekat terdapat beberapa batu pemecah ombak yang indah, air yang jernih dan bersih tanpa adanya sampah.</p>
<p dir="ltr">Pengembangan destinasi wisata di Pantai Baruna pasca pandemi sangat penting, terlebih pantai Baruna ini masih belum dikelola oleh pemerintah.</p>
<p dir="ltr">Pengembangan pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mengatur strategi dalam mengelola Pantai Baruna, seperti memperbaiki akses menuju pantai tersebut. Pasalnya, akses yang dilalui saat ini sangat kurang memadai yaitu berupa tanah yang becek serta minimnya penerangan jalan.</p>
<p dir="ltr">Perlu pula pengelolaan tiket masuk yang ramah di kantong pengunjung agar mereka tidak keberatan dengan harga yang dipatok. Pemerintah juga dapat menambahkan arena permainan anak seperti taman bermain, kolam kecil untuk anak, dan arena bermain anak.</p>
<p dir="ltr">Fasilitas semacam kamar mandi, gazebo, tempat ibadah, tempat parkir yang luas agar pengunjung yang datang merasa nyaman dan aman, serta spot foto yang menarik dan kekinian juga tidak boleh luput dari perhatian.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah maupun masyarakat sekitar juga dapat membangun <em>homestay</em> atau penginapan untuk menampung pengunjung yang datang dari luar kota. Stand niaga untuk berjualan makanan dan minuman maupun suvenir pun bisa jadi fasilitas yang akan memanjakan pengunjung Pantai Baruna.</p>
<p dir="ltr">Untuk menarik minat pengunjung, pemerintah dapat mempromosikan destinasi wisata baru ini dengan mengadakan event yang berlokasi di Pantai Baruna. Pada akhirnya, perlu kerja sama dengan masyarakat setempat untuk mengelola Pantai Baruna agar pengembangan destinasi wisata tersebut berjalan dengan lancar.</p>
<p dir="ltr"><strong>Aisyah Kusuma Dewi</strong>, mahasiswa jurusan Pariwisata Universitas Semarang</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/28/pengembangan-destinasi-wisata-di-pantai-baruna-pasca-pandemi">Pengembangan Destinasi Wisata di Pantai Baruna Pasca Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berwisata ke Pantai Tirang Semarang, Kenapa Tidak?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/28/berwisata-ke-pantai-tirang-semarang-kenapa-tidak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2022 04:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[obyek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Tirang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Tirang Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=303606</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Indonesia termasuk negara maritim, yang mana perairannya lebih luas daripada daratan. Maka tidak mengherankan jika pantai menjadi salah satu objek wisata yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Salah satu kota yang mempunyai pantai adalah Jawa Tengah, lebih tepatnya daerah Kota Semarang. Selain Pantai Marina, Semarang juga mempunyai satu pantai lagi yang tidak kalah memesona [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/28/berwisata-ke-pantai-tirang-semarang-kenapa-tidak">Berwisata ke Pantai Tirang Semarang, Kenapa Tidak?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARABARU.ID</strong> &#8211; Indonesia termasuk negara maritim, yang mana perairannya lebih luas daripada daratan. Maka tidak mengherankan jika pantai menjadi salah satu objek wisata yang diminati oleh masyarakat Indonesia.</p>
<p>Salah satu kota yang mempunyai pantai adalah Jawa Tengah, lebih tepatnya daerah Kota Semarang. Selain Pantai Marina, Semarang juga mempunyai satu pantai lagi yang tidak kalah memesona yaitu Pantai Tirang.</p>
<p>Pantai Tirang mempunyai daya tarik tersendiri karena kerap menjadi surga bagi para pemancing, bisa untuk menikmati matahari tenggelam pada sore hari, mempunyai tambak dan pohon bakau, serta memiliki beberapa spot foto yang menarik.</p>
<p>Untuk harga tiket masuk ke pantai ini terbilang murah, hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000, serta parkir motor Rp 2.000 dan parkir mobil Rp 5.000, Anda bisa menikmati pantai berpasir lembut ini.</p>
<p>Dengan sejumlah fasilitas yang mengacu pada sapta pesona pariwisata, Pantai Tirang bisa menjadi objek wisata yang menarik banyak wisatawan. Peningkatan wisatawan merupakan harapan terbesar para pengelola tempat wisata. Tujuan tersebut dapat terealisasi jika diimbangi dengan strategi yang tepat dan sesuai.</p>
<p>Selain itu, dorongan dan dukungan dari warga sekitar serta pemerintah untuk ikut mengembangkan pariwisata Pantai Tirang. Caranya bisa dengan mempromosikan Pantai Tirang kepada khalayak ramai dan wisatawan asing agar pantai tersebut tak asing lagi dan menjadi tujuan wisata.</p>
<p>Dio Hermansyah Bakri selaku pengelola Pantai Tirang mengatakan, butuh paling cepat dua tahun untuk merealisasikan Pantai Tirang menjadi objek wisata ala Pantai Benoa Bali. Jika itu terwujud, maka wisatawan tidak perlu jauh-jauh ke Pulau Dewata untuk bisa menikmati suasana pantai yang menyenangkan.</p>
<p><strong>Sabrina Aulia Luthfiani</strong>, mahasiswa jurusan Pariwisata Universitas Semarang</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/28/berwisata-ke-pantai-tirang-semarang-kenapa-tidak">Berwisata ke Pantai Tirang Semarang, Kenapa Tidak?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengembangkan Wisata Kota Lama Semarang dengan Penyelenggaraan Event</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/27/mengembangkan-wisata-kota-lama-semarang-dengan-penyelenggaraan-event</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2022 06:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[festival kota lama]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Jawa Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=303395</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Perkembangan dan pembangunan wisata Kota Lama Semarang sangat berdampak bagi ekonomi Kota Semarang. Salah satu strategi yang bisa diaplikasikan adalah dengan memperkuat peran komunitas. Komunitas dalam pariwisata diartikan sebagai masyarakat lokal yang menjadi lanskap alami faktor penarik wisatawan untuk berkunjung. Keberadaan masyarakat lokal dengan keberagaman etnik budaya dan kegiatan sosial masyarakat menjadi daya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/27/mengembangkan-wisata-kota-lama-semarang-dengan-penyelenggaraan-event">Mengembangkan Wisata Kota Lama Semarang dengan Penyelenggaraan Event</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARABARU.ID</strong> &#8211; Perkembangan dan pembangunan wisata Kota Lama Semarang sangat berdampak bagi ekonomi Kota Semarang. Salah satu strategi yang bisa diaplikasikan adalah dengan memperkuat peran komunitas.</p>
<p>Komunitas dalam pariwisata diartikan sebagai masyarakat lokal yang menjadi lanskap alami faktor penarik wisatawan untuk berkunjung. Keberadaan masyarakat lokal dengan keberagaman etnik budaya dan kegiatan sosial masyarakat menjadi daya tarik wisata yang unik dan berbeda di setiap daerahnya.</p>
<p>Begitu pula dengan peran masyarakat Semarang yang turut memengaruhi perkembangan wisata Kota Lama Semarang. Dibutuhkan partisipasi masyarakat agar mereka semakin mengenal, tidak hanya tempat wisatanya tetapi juga daya tarik dan budaya di Semarang.</p>
<p>Wisata Kota Lama Semarang terbukti digemari segala usia. Kawasan wisata ini memang menyenangkan untuk dinikmati di segala kondisi, entah untuk sekadar duduk santai di bangku sambil melihat lampu-lampu dan kendaraan yang berlalu lalang atau untuk melihat keindahan sudut bangunan dan barang-barang antik yang dijual di sana.</p>
<p>Menjadi salah satu kawasan cagar budaya, Kota Lama memiliki pemandangan gedung-gedung tua dan bersejarah dengan arsitektur khas Eropa. Gereja Blenduk, misalnya, adalah salah satu bangunan yang terkenal dan menarik wisatawan untuk datang ke Kota Lama. Selain itu, bangunan itu juga menjadi spot foto favorit pengunjung karena terlihat khas dan megah.</p>
<p>Untuk mengembangkan wisata Kota Lama pemerintah membuat Festival Kota Lama yang diselenggarakan untuk memperkenalkan kepada wisatawan lokal maupun luar tentang budaya Semarang, seperti menampilan <em>wayang on the street</em> atau bekerja sama dengan Ngesti Pandawa yang merupakan perkumpulan kesenian tradisional wayang orang profesional yang biasa melakukan pementasan di Taman Budaya Raden Saleh.</p>
<p>Kecuali itu ada pula pertunjukan tari keroncong, &#8220;Sentiling<em> Night Market&#8221; </em>atau Pasar Malam Sentiling, <em>flashmob</em> remaja berkebaya, pameran produk UMKM, pagelaran nyiur nusantara, kagama karawitan, serta event bertema &#8220;Kuno, Kini, Nanti&#8221;.</p>
<p>Untuk agenda &#8220;Kuno, Kini, Nanti&#8221;, area &#8220;Kuno&#8221; didesain untuk mewadahi kuliner, <em>photo booth</em> Tempo Doeloe, dan Panggung Nostalgia. Adapun area &#8220;Kini&#8221; berupa panggung apung di Polder Tawang yang akan digunakan untuk pentas selama berlangsungnya Festival Kota Lama Semarang. Yang terakhir adalah area &#8220;Nanti&#8221; yang berisi <em>expo</em> dan Pameran Impian Masa Depan.</p>
<p>Event yang tidak kalah menarik adalah &#8220;Sentiling <em>Night Market</em>&#8220;. Event yang terdiri dari tiga rangkaian kegiatan yang berbeda ini bisa menciptakan pengalaman baru untuk para penikmat Kota Lama. Selain bisa berjalan kaki, mengendarai vespa atau sepeda, di festival ini juga disewakan mobil antik untuk berkeliling melihat setiap sudut Kota Lama Semarang.</p>
<p>Tidak perlu khawatir untuk para pengunjung yang akan merasa haus atau lapar karena banyak restoran dan kafe maupun pedagang keliling yang menawarkan minuman serta cemilan.</p>
<p>Setiap sudut bangunan Kota Lama cocok menjadi spot foto yang estetik untuk dibagikan ke media sosial. Untuk pengunjung yang ingin mendapatkan hasil foto yang maksimal bisa menyewa fotografer dan hanya butuh merogoh biaya Rp.25.000 dengan hasil satu cetakan foto.</p>
<p>Festival-festival Kota Lama tersebut diharapkan dapat membuat anak muda tertarik dan mengenal budaya Semarang yang lambat laun semakin dipinggirkan. Dengan adanya festival yang gratis ini bisa membuka peluang agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung serta generasi milenial yang semakin bangga akan budaya negara.</p>
<p><strong>Niken Savitri Oktariani Lestari</strong>, mahasiswa jurusan Pariwisata Universitas Semarang</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/27/mengembangkan-wisata-kota-lama-semarang-dengan-penyelenggaraan-event">Mengembangkan Wisata Kota Lama Semarang dengan Penyelenggaraan Event</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rokhman Petinggi Desa Telukawur Peduli Kebersihan Sampah Pantai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/11/rokhman-petinggi-desa-telukawur-peduli-kebersihan-sampah-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 12:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pantai Telukawur]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=217131</guid>

					<description><![CDATA[<p>JEPARA (SUARABARU.ID) – Rokhman beberapa bulan lalu dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada di Pendopo R.A Kartini Jepara oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Sebagai seorang petinggi Desa Telukawur, Rokhman sangat peduli terhadap kebersihan pantai khususnya kebersihan pantai Telukawur, Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Hari ini Sabtu (11/12-2021), Rokhman bersama warga desa setempat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/11/rokhman-petinggi-desa-telukawur-peduli-kebersihan-sampah-pantai">Rokhman Petinggi Desa Telukawur Peduli Kebersihan Sampah Pantai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEPARA (SUARABARU.ID)</strong> – Rokhman beberapa bulan lalu dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada di Pendopo R.A Kartini Jepara oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Sebagai seorang petinggi Desa Telukawur, Rokhman sangat peduli terhadap kebersihan pantai khususnya kebersihan pantai Telukawur, Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.</p>
<p>Hari ini Sabtu (11/12-2021), Rokhman bersama warga desa setempat melakukan aktivitas kerja bakti membersihkan pantai Telukawur. Seorang diri mengendarai ATV, Rokhman langsung turun tangan mengangkut dan menarik gerobak sampah. “Musim hujan membawa potensi gelombang tinggi sehingga air laut membawa sampah yang mengapung ke tepian pantai,” ujar Rokhman.</p>
<p>Rokhman menambahkan, memasuki bulan Desember atau akhir tahun dan menjelang Liburan Natal dan Tahun Baru, akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan. “Peningkatan kunjungan tentunya berpengaruh ke lokasi yang harus tampak indah, nyaman, dan bersih dari kotoran atau sampah,” kata Rokhman.</p>
<figure id="attachment_217134" aria-describedby="caption-attachment-217134" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-217134" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-11-at-18.24.20.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-217134" class="wp-caption-text">Suasana pantai Telukawur setelah dibersihkan.</figcaption></figure>
<p>Rokhman juga menyampaikan dan bekerja sama dengan pihak pengelola wisata pantai Telukawur berpesan dan mengingatkan pengunjung agar tetap taat protokol kesehatan. “Tampak di sekitar objek wisata peningkatan sarana prasarana (sarpras) serta kebersihan dijaga betul oleh pengelola, termasuk penyediaan kamar mandi bilas, mushola, gazebo, tempat sampah dan fasilitas pendukung lainnya,” tambahnya.</p>
<p><strong>Hadepe &#8211; Alvaros</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/11/rokhman-petinggi-desa-telukawur-peduli-kebersihan-sampah-pantai">Rokhman Petinggi Desa Telukawur Peduli Kebersihan Sampah Pantai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI-Disporapar Tanda Tangani Nota Kesepahaman Dorong Akselerasi Pariwisata Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/31/pwi-disporapar-tanda-tangani-nota-kesepahaman-dorong-akselerasi-pariwisata-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 02:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[amir machmud ns]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<category><![CDATA[sinoeng n rachmadi]]></category>
		<category><![CDATA[visit jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=136362</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah Amir Machmud NS dan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng Sinoeng N Rachmadi menandatangani nota kesepahaman di Kantor Disporapar Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang, Rabu (30/12). Sinoeng N Rachmadi menyebut, nota kesepahaman ini diharapkan bisa mendorong kemajuan pariwisata di Jawa Tengah. “Tahun 2020 pariwisataterguncang bahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/31/pwi-disporapar-tanda-tangani-nota-kesepahaman-dorong-akselerasi-pariwisata-jateng">PWI-Disporapar Tanda Tangani Nota Kesepahaman Dorong Akselerasi Pariwisata Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah Amir Machmud NS dan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng Sinoeng N Rachmadi menandatangani nota kesepahaman di Kantor Disporapar Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang, Rabu (30/12).</p>
<figure id="attachment_136364" aria-describedby="caption-attachment-136364" style="width: 681px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-136364" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2947-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-136364" class="wp-caption-text">Kepala Disporapar Jateng sinoeng N Rachmadi. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Sinoeng N Rachmadi menyebut, nota kesepahaman ini diharapkan bisa mendorong kemajuan pariwisata di Jawa Tengah. “Tahun 2020 pariwisataterguncang bahkan mati suri akibat pandemi covid-19. Untuk itu perlu pemikiran guna membangitkannya kembali, pada masa normal baru ini,” kata Sinoeng.</p>
<p>Dia mengatakan, destinasi wisata di Jateng menjadi tidak optimal akibat pandemi ini. “Maka ke depan kai tak hanya mengutamakan <em>quantity tourism</em> tetapi harus <em>quality tourism.</em> Pariwisata yang lebih berkualitas, aman, nyaman, sehat, dan memperhatikan lingkungan,” kata mantan Kepala Satpol PP Prov Jateng ini.</p>
<figure id="attachment_136367" aria-describedby="caption-attachment-136367" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-136367" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2944-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-136367" class="wp-caption-text">Sekretaris Disporapar Sulistyo, Kabid Pemasaran Setyo Irawan, dan Supomo Kepala Seksi Kemitraan dan Kelembagaan Pariwisata Bidang Pengembangan SDM dan Ekraf. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Untuk itulah diperlukan gerak bersama bagi pentahelix, yang di dalamnya ada media. “Dengan adanya nota kesepahaman ini kami sambut dengan suka cita, untuk mendorong publikasi, promosi, dan edukasi bagi peaku pariwisata dan wisatawan,” kata Sinoeng.</p>
<p>Kesepakatan ini sebagai penanda langkah selanjutnya. “Setelah ini kita harus melakukan sesuatu, karena tindakan adalah pengejawantahan dari kata-kata. Tahun 2021 harus menjadi kebangkitan pariwisata Jateng, dan Jateng menjadi kontributor pariwisata di tingkat nasional,” tambah Sinoeng.</p>
<figure id="attachment_136366" aria-describedby="caption-attachment-136366" style="width: 407px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class=" wp-image-136366" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/amirun.jpg" alt="" width="407" height="531" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/amirun.jpg 522w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/amirun-307x400.jpg 307w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/amirun-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 407px) 100vw, 407px" /><figcaption id="caption-attachment-136366" class="wp-caption-text">Amir Machmud NS, Ketua PWI Jateng. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS menyatakan, kesepahaman ini sebagai bagian dari rute keterlibatan PWI dalam permasalahan bangsa.</p>
<p>“PWI punya tanggung jawab moral dan intelektual untuk permasalahan bangsa. Pariwisata juga bagian permasalahan bangsa, dan kami ikut ambil bagian dalam mengatasi permasalahan itu,” kata Amir.</p>
<p>Amir menyebut, sesuai fungsi pers seperti juga termaktub dalam UU No 40 Tahun 1999, bahwa per situ memberikan informasi, memberikan hiburan, mengedukasi, dan melakukan kontrol solial. “Publikasi akan memberi warna sesuai dengan fungsi pers tersebut,” kata Amir.</p>
<p>Dia berharap, nota kesepahaman ini nantinya benar-benar ada tindak lanjut, tidak hanya tersimpan di lemari arsip. “Kami ingin Disporapar Jateng punya pembeda, setidaknya model pemasaran pariwisata, kemudian tentang jurnalisme ramah pariwisata sebagai upaya untuk mengurangi kerugian yang mungkin timbul,” kata Amir.</p>
<p>Acara penandatanganan dihadiri Sekretas Disporapar Sulistyo, Kabid Pemasaran Setyo Irawan, Kasi Kemitraan dan Pengembangan Pariwisata Supomo, Kasi Pengembangan Pasar Tanti Apriani, dan staf lainnya. Sedangkan dari PWI hadir beberapa pengurus mendampingi Ketua PWI.</p>
<p><strong>Widiyartono R</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/31/pwi-disporapar-tanda-tangani-nota-kesepahaman-dorong-akselerasi-pariwisata-jateng">PWI-Disporapar Tanda Tangani Nota Kesepahaman Dorong Akselerasi Pariwisata Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>84 Objek Wisata di Jateng Pilih Tutup Sementara Selama Natal dan Tahun Baru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/26/84-objek-wisata-di-jateng-pilih-tutup-sementara-selama-natal-dan-tahun-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2020 13:52:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[objek wisata tutup]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Sinung N Rahmadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=135288</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)- Sebanyak 84 dari 609 objek wisata  di tujuh kabupaten  di Provinsi Jawa Tengah memilih menutup sementara di masa liburan natal dan tahun baru (Nataru) ini. Penutupan sementara  tersebut, dalam rangka mencegah kerumuman massa dan mengurangi penyebaran covid-19 di masa liburan akhir  dan awal tahun. “Bahkan ada 44 objek wisata di dua kabupaten yakni [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/26/84-objek-wisata-di-jateng-pilih-tutup-sementara-selama-natal-dan-tahun-baru">84 Objek Wisata di Jateng Pilih Tutup Sementara Selama Natal dan Tahun Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID)-</strong> Sebanyak 84 dari 609 objek wisata  di tujuh kabupaten  di Provinsi Jawa Tengah memilih menutup sementara di masa liburan natal dan tahun baru (Nataru) ini.</p>
<p>Penutupan sementara  tersebut, dalam rangka mencegah kerumuman massa dan mengurangi penyebaran covid-19 di masa liburan akhir  dan awal tahun.</p>
<p>“Bahkan ada 44 objek wisata di dua kabupaten yakni 27 objek wisata di Purworejo dan 17 tempat wisata di Wonogiri tutup semuanya,” kata Kepala Dinas Kepemudaan , Olahraga dan Pariwisata Jawa  Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi di sela-sela  pemantauan pelaksanan rapid antigen bagi calon wisatawan di Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (26/12).</p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2020/12/26/ibadah-natal-gereja-di-semarang-barat-terapkan-protokol-kesehatan-ketat/">Ibadah Natal Gereja di Semarang Barat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat </a></span></p>
<p>Sinoeng mengatakan,  selain di dua kabupaten tersebut, sebanyak   Sembilan tempat wisata  di Kabupaten Jepara, satu di  Kota Surakarta , 17 di  Kudus , tiga di Pemalang dan 10 di Kabupaten Rembang  juga melakukan hal yang sama.</p>
<p>Menurutnya, penutupan operasional tempat-tempat wisata tersebut merupakan keputusan dari para  pengelola. Karena, tidak mau mengambil resiko akan penularan Covid-19 di masa liburan ini.</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga  <a href="https://suarabaru.id/2020/12/26/2-calon-wisatawan-candi-borobudur-terindikasi-posifit-covid-19/">2 Calon Wisatawan Candi Borobudur Terindikasi Positif Covid-19</a></strong></span></p>
<p>“Selain itu, penutupan operasional objek-objek wisata tersebut merupakan kebijakan dari masing-masing pemerintah daerah setempat. Penutupan objek-objek wisata tersebut bersifat sementara. Ada yang tutup hanya saat akhir pekan, ada pula yang  buka setelah tahun baru,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan,  penutupan objek -objek tersebut bersifat kearifan lokal yakni perilaku wisatawan dan masyarakat perlu didorong dengan adanya protokol kesehatan. Yang muaranya untuk mencegah adanya kerumunan orang di masa pandemi covid-19 ini.</p>
<p>Sementara untuk objek wisata yang tetap beroperasional untuk tetap mendepankan protokol kesehatan dengan ketat,</p>
<p>“Semua intansi terkait di masing-masing pemda sudah berkomitmen, yakni bagi pengelola wisata yang melanggar protokol kesehatan akan ditindak,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, kebijakan untuk melakukan rapid antigen bagi calon wisatawan  wajid dilakukan di di semua destinasi objek wisata  yang ada di masa liburan Nataru ini.</p>
<p>“Dari hasil liburan Nataru ini, bisa menjadi tolok ukur dalam penanganan pencegahan Covid-19, dua minggu setelah liburan ini,” katanya.</p>
<p>Ia juga tidak menampik,  penerapan  kwajiban untuk menunjukkan surat keterangan hasil rapid antigen tersebut sangat berdampak pada angka kunjungan wisatawan.</p>
<p>Sinoeng menambahkan, terjadinya wabah Covid-19 sejak  awal Maret  lalu tersebut, menyebabkan jumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara  menurun.</p>
<p>Menurutnya, hingga September kemarin, jumlah  wisatawan nusantara yang berkunjung ke Jawa Tengah hanya mencapai 92. 5 juta dan wisatawan mancanegara hanya 57.000 orang saja.</p>
<p>“Namun, saat ini kami tidak lagi fokus lagi pada pencapaian target. Melainkan fokus pada penanganan pencegahan Covid-19. Dan, target tersebut akan kembali kita raih setelah wabah covid-19 usai,”  tandasnya.</p>
<p><strong>Yon-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/26/84-objek-wisata-di-jateng-pilih-tutup-sementara-selama-natal-dan-tahun-baru">84 Objek Wisata di Jateng Pilih Tutup Sementara Selama Natal dan Tahun Baru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>