<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalan-jalan ke India Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/jalan-jalan-ke-india/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2022 01:41:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>jalan-jalan ke India Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Trichy, Kota Tanpa Asap Rokok di Tamil Nadu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/05/trichy-kota-tanpa-asap-rokok-di-tamil-nadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 01:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=256290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto Ada yang menarik di kota. Trichy, Tamil Nadu India. Disamping warganya yang sangat setia menjaga warisan budaya luluhurnya, ternyata di kota ini saya tidak menemukan orang merokok di ruang publik. Padahal beberapa hari di kota Tiruchirappalli, saya mengunjungi sejumlah tempat umum mulai komplek kuil, tepian sungai Cavery, pusat belanja hingga menyusuri [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/05/trichy-kota-tanpa-asap-rokok-di-tamil-nadu">Trichy, Kota Tanpa Asap Rokok di Tamil Nadu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto</p>
<p>Ada yang menarik di kota. Trichy, Tamil Nadu India. Disamping warganya yang sangat setia menjaga warisan budaya luluhurnya, ternyata di kota ini saya tidak menemukan orang merokok di ruang publik.</p>
<p>Padahal beberapa hari di kota Tiruchirappalli, saya mengunjungi sejumlah tempat umum mulai komplek kuil, tepian sungai Cavery, pusat belanja hingga menyusuri jalan dengan bajai atau sekedar jalan kaki, saya tidak pernah melihat orang merokok. Apalagi anak-anak.</p>
<p>Memang segala upaya dilakukan pemerintah India untuk menekan angka populasi warga yang merokok. Sebab kebiasaan &#8216;mematikan&#8217; tersebut juga banyak dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/06/04/tradisi-alas-daun-pisang-saat-makan-membuat-makanan-tetap-sehat-dan-semakin-lezat/">Tradisi Alas Daun Pisang saat Makan Membuat Makanan Tetap Sehat dan Semakin Lezat</a></strong></p>
<p>Bahkan pada tahun 2018, jurnal The Tobacco Atlas melansir data, lebih dari 625.000 anak-anak India &#8212; berusia antara 10 dan 14 tahun &#8212; yang merokok setiap hari. Termasuk di kota Trichy.</p>
<p>Hasil penelitian terkait menunjukkan jumlah perokok muda India mencakup lebih dari 429.500 anak laki-laki, dan 195.500 anak perempuan pada tahun 2015.</p>
<p>Jumlah populasi warga yang merokok diperkirakan terus meningkat, seiring dengan semakin meningkatnya taraf kesejahteraan di India dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Disamping itu lebih dari 13.000 pria India dan 4.000 wanita mengalami gangguan kesehatan setiap minggunya, karena penggunaan tembakau kronis. Jelas bahwa merokok masalah darurat bagi ranah kesehatan setempat.</p>
<p><strong>Larangan Vape</strong></p>
<p>Butuh waktu kurang dari seminggu bagi negara bagian Tamil Nadu di India untuk melarangan produk vape setelah pemerintah pusat mendesak semua negara bagian mereka. Juga larangan merokok.</p>
<p>Tercatat Tamil Nadu menjadi negara bagian ketujuh di India yang melarang penjualan rokok elektrik.</p>
<p>Larangan ini meliputi penjualan, pendistribusian, pedagangan, pemasaran, impor dan kepemilikan produk vape. Juga melarang penjualan permen karet tembakau.</p>
<p>Bihar, Karnataka, Punjab, Maharashtra, Kerala, Jammu dan Kashmir adalah enam negara bagian lain yang telah melarang vape.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3/">Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama (Catatan Perjalanan Bag: 3)</a></strong></p>
<p>Di India juga ternyata memiliki budaya unik lainnya yakni dalam hal merokok yang<br />
berbentuk saset.</p>
<p>Jadi masyarakat yang ingin merokok tinggal membeli di toko kelontong, beberapa campuran rokok berbentuk saset. Di antaranya ada tembakau, kapur, buah pinang, serta bahan lain yang berbentuk seperti bunga kering dan kerikil kecil seperti gula-gula serta permen.</p>
<p>Semua bahan tersebut, masing-masing dijual terpisah dalam bentuk bungkus (<em>sachet)</em>.</p>
<p>Berbagai bahan seperti tembakau, kapur, buah pinang dan pemanis lantas dicampur jadi satu, lalu dimakan dan dikunyah.</p>
<p>Tembakau tentu akan membawa efek rasa merokok, perpaduan kapur dan buah pinang akan membawa efek rasa getir dan mengeluarkan cairan merah, serta gula-gula tentu memberikan efek rasa manis.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1/">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a></strong></p>
<p>Berbeda lagi bila menambahkan bahan-bahan lain seperti tembakau tertentu dan bahan seperti bunga kering. Apabila dihirup, akan terasa aroma wangi.</p>
<p><em>Penulis adalah wartawan Suarabaru.id.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/05/trichy-kota-tanpa-asap-rokok-di-tamil-nadu">Trichy, Kota Tanpa Asap Rokok di Tamil Nadu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi Alas Daun Pisang saat Makan Membuat Makanan Tetap Sehat dan Semakin  Lezat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/04/tradisi-alas-daun-pisang-saat-makan-membuat-makanan-tetap-sehat-dan-semakin-lezat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2022 13:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner sehat]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=256211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh :Hadi Priyanto Setelah beberapa hari saya mencoba bertahan aneka menu masakan vegetarian khas India, akhirnya kangen juga dengan rasa dan aroma daging, khususnya daging kambing. Saya memilih restoran Kannappa di Kota Trichy, Tamil Nadu, India yang hanya beberapa puluh meter dengan apartemen Rohini tempat kami menginap. Di restoran yang selalu dipenuhi pengunjung ini ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/04/tradisi-alas-daun-pisang-saat-makan-membuat-makanan-tetap-sehat-dan-semakin-lezat">Tradisi Alas Daun Pisang saat Makan Membuat Makanan Tetap Sehat dan Semakin  Lezat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh :Hadi Priyanto</strong></p>
<p>Setelah beberapa hari saya mencoba bertahan aneka menu masakan vegetarian khas India, akhirnya kangen juga dengan rasa dan aroma daging, khususnya daging kambing.</p>
<p>Saya memilih restoran Kannappa di Kota Trichy, Tamil Nadu, India yang hanya beberapa puluh meter dengan apartemen Rohini tempat kami menginap.</p>
<p>Di restoran yang selalu dipenuhi pengunjung ini ada sejumlah menu khas India berbahan daging kambing yang disebut Mutton Peper Sukka. Makanan ini sangat pedas. Juga lengkap menu-menu vegetarian.</p>
<p>Selang beberapa waktu, pelayan menata daun pisang muda dan air minum dalam gelas yang terbuat dari stainless. Berikutnya ia menuangkan masala di sudut daun pisang dan kemudian memberi nasi briyani dalam wadah khusus.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3/">Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama (Catatan Perjalanan Bag: 3)</a></strong></p>
<p>Namun di meja makan tidak disiapkan sendok. Ternyata di restoran ini memang makan dengan menggunakan tangan.</p>
<p>Makan dengan alas daun pisang dan makan dengan tangan juga saya temui di pesta pernikahan di Hotel Rockfort. Ada dua kali jamuan makan dan semuanya dengan alas daun pisang.</p>
<p>Memang ada aroma yang berbeda jika dibandingkan yang disajikan dengan piring. Ada aroma wangi yang khas. Apalagi kalau yang dipesan adalah makanan panas.</p>
<p>Di India, menyajikan makanan dengan menggunakan daun pisang merupakan cara makan tradisional di sana.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2/">Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag – 2)</a></strong></p>
<p>Penggunaan daun pisang sebagai alas makan ini bukan hanya masalah tradisi, estetika atau bahkan sekadar hiasan saja. Ternyata, makan menggunakan daun pisang memiliki banyak manfaat.</p>
<p>Daun pisang lebih sehat jika dibandingkan dengan alas makan yang lain. Sebab daun pisang mengandung banyak senyawa nabati yang disebut polifenol, yaitu epigallocatechin gallate. Polifenol merupakan antioksidan alami yang bisa melawan radikal bebas dan mencegah timbulnya penyakit.</p>
<p>Makanan yang disajikan di atasnya akan menyerap polifenol yang terkandung di daunnya sehingga tanpa memakannya pun Anda bisa mendapatkan manfaat dan nutrisinya. Daun pisang pun dipercaya mempunyai senyawa anti bakteri yang dapat membunuh semua kuman dan bakteri pada makanan. Hal inilah yang dapat mengurangi risiko Anda terserang penyakit.</p>
<p>Makan dengan alas daun pisang juga lebih lezat. Lapisan lilin alami yang tidak kentara di daun pisang menimbulkan cita rasa dan aroma yang berbeda. Apalagi ketika makanan panas diletakkan di atasnya, lapisan lilin tersebut akan meleleh dan menambahkan cita rasa pada makanan sehingga rasanya jadi lebih enak.</p>
<p>Alas daun pisang juga lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan menggunakan piring plastik atau wadah sterofoam untuk menggantikan piring biasa. Daun pisang lebih mudah terurai dalam waktu singkat dibandingkan plastik yang bahkan membutuhkan ratusan tahun untuk hancur seutuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1/">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a></strong></p>
<p>Daun pisang juga bersih dan tidak perlu dibersihkan dengan menggunakan sabun. Kita cukup menggunakan sedikit air untuk membersihkannya kemudian mengelapnya. Hal ini tentunya jadi lebih higienis ketimbang makan dengan menggunakan piring yang belum tentu dicuci bersih di sebuah rumah makan.</p>
<p>Bahan kimia yang tersisa dari sabun dapat mengontaminasi makanan Anda. Daun pisang hanya perlu dibersihkan dengan sedikit air dan tak perlu menggunakan sabun sehingga makanan Anda bebas kontaminasi bahan kimia.</p>
<p><em>Penulis adalah wartawan SUARABARU.ID.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/04/tradisi-alas-daun-pisang-saat-makan-membuat-makanan-tetap-sehat-dan-semakin-lezat">Tradisi Alas Daun Pisang saat Makan Membuat Makanan Tetap Sehat dan Semakin  Lezat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuil Srirangam, Kompleks Keagamaan Hindu Terbesar di Dunia (Catatan Perjalanan Bag: 4)</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/05/31/kuil-srirangam-kompleks-keagamaan-hindu-terbesar-di-dunia-catatan-perjalanan-bag-4</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2022 02:21:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=255161</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto Saya tertarik untuk mengunjungi kuil Ranganathaswamy, kuil Hindu yang dipersembahkan untuk Ranganatha, yang terletak di Srirangam, Tiruchirapalli, Tamil Nadu, India. Sebab kuil yang dibangun dengan gaya arsitektur Dravida ini bukan saja memiliki perbedaan unik di antara 108 Divya Desams yang didedikasikan untuk Wisnu, tetapi juga menjadi kuil Hindu terbesar di dunia. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/31/kuil-srirangam-kompleks-keagamaan-hindu-terbesar-di-dunia-catatan-perjalanan-bag-4">Kuil Srirangam, Kompleks Keagamaan Hindu Terbesar di Dunia (Catatan Perjalanan Bag: 4)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto</p>
<p>Saya tertarik untuk mengunjungi kuil Ranganathaswamy, kuil Hindu yang dipersembahkan untuk Ranganatha, yang terletak di Srirangam, Tiruchirapalli, Tamil Nadu, India.</p>
<figure id="attachment_255163" aria-describedby="caption-attachment-255163" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-255163 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0020-400x267.jpg" alt="" width="400" height="267" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0020-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0020-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0020-537x360.jpg 537w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0020.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-255163" class="wp-caption-text">Kompleks Kuil Srirangam (Foto: Hadi Priyanto)</figcaption></figure>
<p>Sebab kuil yang dibangun dengan gaya arsitektur Dravida ini bukan saja memiliki perbedaan unik di antara 108 Divya Desams yang didedikasikan untuk Wisnu, tetapi juga menjadi kuil Hindu terbesar di dunia.</p>
<figure id="attachment_255164" aria-describedby="caption-attachment-255164" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-255164" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0021-400x261.jpg" alt="" width="400" height="261" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0021-400x261.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0021-150x98.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0021.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-255164" class="wp-caption-text">Kuil berlapis emas (Foto: Hadi P)</figcaption></figure>
<p>Dari apartemen saya menginap saya memilih naik auto atau bajai. Untuk satu kali jalan biayanya 200 Ruppe. Beruntung Gunabalan, pengemudi Bajai yang yang saya naiki sangat ramah dan baik. Bahkan saat saya harus melepas sepatu ketika akan memasuki kuil ia menawarkan diri untuk menyimpannya.</p>
<figure id="attachment_255165" aria-describedby="caption-attachment-255165" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-255165" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0022-400x265.jpg" alt="" width="400" height="265" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0022-400x265.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0022-150x99.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220531-WA0022.jpg 440w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-255165" class="wp-caption-text">Kuil berlapis emas (Foto: Hadi P)</figcaption></figure>
<p>Bukan hanya itu, ketika ia melihat kaki saya yang telanjang tidak kuat menahan panasnya jalan beraspal, Gunabalan bergegas meminjamkan sandalnya. Ia mengantarkan saya memasuki gapura kuil dan mengambil sandalnya kembali.<br />
Saat memasuki kuil bersama pengunjung lainnya, saya harus menyusuri jalan kecil di sebelah kiri gapura utama. Siang itu banyak peziarah dan juga pengunjung yang melakukan ritual keagamaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3/">Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama (Catatan Perjalanan Bag: 3)</a></strong></p>
<p>Saat akan masuk ke ruang pertama, saya bertemu dengan Govindaraj. Ia seorang pemandu dari Tamil Nandu Tourism. Setelah menyapa dan memperkenalkan diri, ia menyampaikan sejumlah aturan saat berada did alam kuil. Ia juga menanyakan kepada saya apakah ingin mengambil foto dari lantai dua yang pemandangannya bagus, sebab bisa melihat deretan kuil dan gapura yang ada di Srirangam. Namun ada biayanya sebanyak 50 rupee yang harus dibayarkan kepada petugas diloket.</p>
<p>Kompleks candi ini menempati area seluas 63 ha dengan 81 kuil, 21 menara, 39 paviliun, dan banyak tangki air terintegrasi ke dalam kompleks sehingga menjadikannya sebagai candi Hindu terbesar yang berfungsi di dunia. Kota kuil ini adalah situs arkeologi dan prasasti yang penting. Sebab menyediakan jendela bersejarah ke dalam masyarakat dan budaya India Selatan pada masa lampau.</p>
<p>Situs keagamaan ini mencakup dua kuil utama, satu untuk Wisnu sebagai Ranganatha, dan lainnya untuk Siwa sebagai Jambukeshvara. Letaknya berada di sebuah pulau besar yang dibatasi oleh Sungai Kaveri dan Sungai Kollidam.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2/">Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag – 2)</a></strong></p>
<p>Monumen candi terletak di dalam lima selungkup dalam kompleks, dikelilingi oleh ruang tamu dan infrastruktur di dua selungkup luar. Banyak gopuram menghubungkan Sapta-Prakaram pagar yang memungkinkan peziarah dan pengunjung mencapai tempat suci dari berbagai arah.</p>
<p>Menurut literatur Kuil ini dikelilingi 7 selungkup konsentris dengan halaman (disebut prakarams atau mathil suvar). Setiap lapisan memiliki dinding dan gopuram, yang dibangun atau dibentengi pada dan setelah abad ke-16. Total tembok ini 32.592 kaki atau lebih dari enam mil. Kuil itu memiliki 17 besar gopurams, 39 paviliun, 50 kuil, 9 kolam air suci, Ayiram Kaal Mandapam (aula dengan 1000 pilar) dan beberapa badan air kecil di dalamnya.<br />
Candi ini sejajar dengan poros utara-selatan dan timur-barat, di sebuah pulau yang dikelilingi oleh Sungai Kaveri. Sungai tersebut telah lama dianggap suci, dan disebut sungai Daksina Ganga atau “Gangga di Selatan”. Dua bagian luar prakarams (halaman luar) adalah pemukiman dan pasar dengan toko-toko, restoran, dan kios bunga.</p>
<p>Lima halaman dalam memiliki tempat suci untuk Wisnu dan berbagai miliknya avatar seperti Rama dan Krishna. Kuil-kuil besar juga didedikasikan untuk dewi Lakshmi dan banyak orang suci Vaishnavisme. Secara khusus, kuil-kuil ini merayakan dan memperingati penyair-santo dan filsuf Tamil yang disebut Alvars, serta filsuf Hindu seperti Ramanuja dan Manavala Mamunigal dari Sri Vaishnavisme tradisi.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1/">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a></strong></p>
<p>Kompleks candi mencakup lebih dari 50 kuil. Kuil utama untuk Ranganatha ada di halaman paling dalam. Tempat suci itu memiliki emas vimanam (menara mahkota di atas tempat suci). Bentuknya seperti orang Tamil omkara (simbol om), menunjukkan Paravasudeva antropomorfik pada atap pelana, memiliki ukiran Ramanuja juga di atasnya, dan dilapisi dengan emas.</p>
<p>Di dalam, bangunan Sri Ranganthar setinggi 6 meter (20 kaki) bersandar Adisesha, ular melingkar, bisa dilihat. Adisesha memiliki lima tudung dan digulung menjadi tiga setengah putaran. Kepala Wisnu bertumpu pada bantal silinder kecil dan telapak tangan kanannya yang menghadap ke atas bertumpu pada kepalanya.</p>
<p>Ada 21 gopurams, di antaranya yang menjulang tinggi Rajagopuram (Kuil gerbang utama) adalah menara kuil tertinggi di Asia. 13 tingkat Rajagopuram dibangun pada tahun 1987 oleh Ahobhila Matha, sebuah biara Hindu Srivaishnava yang bersejarah. Menara ini mendominasi lanskap bermil-mil jauhnya, sedangkan 20 gopuram yang tersisa dibangun antara abad ke-12 dan awal abad ke-17.</p>
<p>Kota Kuil Ranganathaswamy memiliki lebih dari 800 prasasti, yang hampir 640 di antaranya berada di dinding dan monumen kuil. Prasasti tersebut telah menjadi sumber informasi tentang sejarah, budaya, ekonomi dan peran sosial India Selatan. Ini berkisar dari akhir abad ke-9 hingga sejarah terakhir dari abad ke-16.</p>
<p>Disamping itu kuil ini memiliki monumen kayu yang dirawat secara teratur dan digunakan untuk prosesi pesta. Ini memiliki ukiran rumit dari legenda Hindu, dan beberapa dilapisi dengan kertas perak atau emas. Yang paling penting dari kereta candi adalah Garuda vahana, Simha vahana, Yanai vahana, Kudirai vahana, Hanumantha vahana, Yazhi vahana, Sesha vahana, Annapakshi vahana, Otrai vahana dan Prabhai vahana.</p>
<p>Berkunjung ke kuil Ranganathaswamy, saya menyaksikan betapa kekayaan budaya dunia ini terawat dengan baik, bukan saja sebagai tempat ibadah umat Hindu tetapi juga bisa menjadi sumber inspirasi bagi semua bangsa untuk setia menjaga dan melestarikan budayanya. Kuil ini bukan hanya bangunon kuno yang mati, tetapi mampu menghidupkan dan mengggerakan spiritualitas umatnya. Juga mengembangkan bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan seni budaya.</p>
<p><em>Penulis adalah pegiat budaya Jepara dan wartawan SUARABARU.ID.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/31/kuil-srirangam-kompleks-keagamaan-hindu-terbesar-di-dunia-catatan-perjalanan-bag-4">Kuil Srirangam, Kompleks Keagamaan Hindu Terbesar di Dunia (Catatan Perjalanan Bag: 4)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama  (Catatan Perjalanan Bag:  3)</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 May 2022 17:48:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=254881</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto Saya beruntung, usai menikmati keindahan peradaban Hindu di Rock Fort Temple di Trichy  saya berkesempatan  singgah untuk makan siang  di rumah makan Sri Lakshmi Nivash yang hanya berjarak 100 meter dari Kuil Benteng Batu itu. Rumah makan yang terletak dipertigaan jalan ini  menyajikan berbagai sajian kuliner khas India. Rumah makan ini  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3">Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama  (Catatan Perjalanan Bag:  3)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto</p>
<p>Saya beruntung, usai menikmati keindahan peradaban Hindu di Rock Fort Temple di Trichy  saya berkesempatan  singgah untuk makan siang  di rumah makan Sri Lakshmi Nivash yang hanya berjarak 100 meter dari Kuil Benteng Batu itu.</p>
<figure id="attachment_254882" aria-describedby="caption-attachment-254882" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254882" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.09.30-PM.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-254882" class="wp-caption-text">Poori (Foto: Hadi Priyanto)</figcaption></figure>
<p>Rumah makan yang terletak dipertigaan jalan ini  menyajikan berbagai sajian kuliner khas India. Rumah makan ini  sangat ramai.</p>
<p>Seperti rumah makan lainnya, pelayan rumah makan ini semuanya laki-laki, termasuk juru masaknya. Salah satu pelayannya bernama Moto menyambut kami dengan ramah. Ia fasih berbahasa Indonesia, karena pernah bekerja di Bekasi selama 11 tahun.</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2/">Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag – 2)</a></strong></p>
<figure id="attachment_254883" aria-describedby="caption-attachment-254883" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254883" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.11.26-PM.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-254883" class="wp-caption-text">Memasak Dosa (Foto: Hadi Priyanto)</figcaption></figure>
<p>Ia menyapa kami seperti teman lama.</p>
<p>Bahkan kemudian ia ijinkan saya untuk melihat dapur, tempat para juru masak mengolah hidangan yang  dipesan oleh para pengunjung.</p>
<p>Menurut Moto,  masakan India  memiliki rasa yang unik dan khas jika dibandingkan dengan  masakan negara lain.  Sebab ada perpaduan antara  rempah-rempah dan  enam rasa utama yaitu manis (madhura), asin (lavana), asam (amala), pedas (katu), pahit (tikta) dan astringen (kasya).</p>
<p><strong>BACA JUGA <a href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1/">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a></strong></p>
<p>Memang India benar-benar negara yang kaya dengan budaya dan warisan kuliner  yang sangat beragam. Sehingga ada perbedaan kuliner di India Timur, Utara, Selatan dan Barat, bukan saja pada bahan yang digunakan tetapi  cara memasaknya.</p>
<p>Dalam berbagai literatur sejarah kuliner India, makanan India dimulai pada era budaya Harappa pada 3300-1600 SM. Kota ini terletak di Punjab, Timur Laut Pakistan. Bahan pokok dan cara mengolah masakan selalu  disempurnakan. Seperti penggunaan   buncis, beras, gandum, lentil dan millet.</p>
<figure id="attachment_254885" aria-describedby="caption-attachment-254885" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254885" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-11.12.47-PM.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-254885" class="wp-caption-text">Bersama Moto, salah satu pelayan di rumah makan Sri Lakshmi Nivash (Foto: Hadi Priyanto).</figcaption></figure>
<p>Mereka juga sering menggunakan buah-buahan dan kayu manis untuk menambah cita rasa masakan mereka.</p>
<p>Memang masakan India sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan  dipengaruhi oleh agama Sikh dan Hindu serta tradisi mereka. Namun, masakannya juga terinspirasi oleh tradisi masyarakat Inggris, Portugis, dan Persia. Perpaduan ide dan pengaruh ini telah menciptakan makanan yang khas.</p>
<p>Rempah-rempah adalah bahan integral dalam setiap hidangan India, manis atau gurih. Hidangan gurih menggunakan masalah, sebutan bumbu halus berupa saus. Umumnya, hidangan india lebih banyak menggunakan bumbu utama seperti pala, kapulaga, jinten, cengkeh dan kunyit.</p>
<p>Garam Masala adalah bumbu penting dari India. Dikenal karena kehangatan dan kedalaman rasa yang diberikannya pada setiap hidangan India. Setiap daerah di India memiliki resep cara membuat Garam Masala sendiri-sendiri.</p>
<p>Nasi sebagai makanan pokok sering digunakan bersama dilengkapi dengan buncis dan lentil.</p>
<p>Buncis juga digunakan sebagai tepung  yang dikenal sebagai dhuli moong atau dhuli urad. Roti adalah makanan pokok lain dari masakan India yang terbuat dari tepung gandum utuh.</p>
<p><strong>Makanan Khas India</strong></p>
<p>1. Naan.<br />
Naan adalah semacam roti. Biasanya dimakan bersama hidangan lain seperti ayam tandoori dan palak paneer.<br />
Beberapa variasi dimiliki oleh naan, seperti butter naan yang bahan dasarnya sama dengan naan original. Bedanya, butter naan dimasak bersama mentega dalam jumlah banyak sehingga menciptakan roti yang gurih dan crispy.<br />
2. Dosa.<br />
Makanan yang mirip seperti lekker crepes, di India bernama dosa. Kering, renyah, dan enak rasanya. Bahan dasarnya adalah kacang dan beras yang sudah difermentasi.</p>
<p>3. Kulfi.<br />
Makanan ini dibuat dari bahan dasar susu segar dan gula yang direbus pada api kecil. Penyajiannya dengan cara dihidangkan pada selembar daun kemudian disiram rempah-rempah tropis dan bahkan bihun. Kulfi mempunyai rasa yang beragam, seperti mawar, mangga, dan vanili.<br />
4. Chapati<br />
adalah makanan sejenis roti yang berbeda dengan naan. Bahan utamanya adalah roti gandum yang dibuat tidak mengembang.<br />
5. Biryani adalah makanan khas India yang menghidangkan sajian utama berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah India dan dikombinasikan dengan tambahan sayuran atau daging.<br />
6. Ayam tandoori. Dinamakan ayam tandoori karena ayamnya melewati proses yang bernama tandoori. Cara memasaknya dengan melumuri ayam dengan bumbu yang dibuat meresap ke dalam bahan. Lalu dipanggang dalam oven bertemperatur sangat tinggi atau mencapai 300 derajat celcius.<br />
7. Idli<br />
adalah makanan yang berasal dari India Selatan. Idli mempunyai bentuk mirip surabi khas Bandung, yakni berwarna putih dan umumnya berbentuk bulat melingkar. Di India, biasanya makanan ini dihidangkan saat sarapan.<br />
8. Rajma Masala.<br />
Rajma sendiri di India merujuk pada kacang merah. Biji-bijian termasuk kategori makanan diet bagi orang India. Seperti halnya rajma masala yang dimakan untuk membantu program penurunan berat badan. Rajma biasanya dihidangkan bersama roti dan chapati.</p>
<p><em>Penulis adalah Wartawan SUARABARU.ID.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/30/kuliner-india-perpaduan-rempah-dan-enam-rasa-utama-catatan-perjalanan-bag-3">Kuliner India, Perpaduan Rempah dan Enam Rasa Utama  (Catatan Perjalanan Bag:  3)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag &#8211; 2)</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 May 2022 22:13:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Benteng Batu Malaikottai di Trichy]]></category>
		<category><![CDATA[ganesha]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=254756</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh :Hadi Priyanto TIRUCHIRAPALLI (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam semua literatur yang pernah saya baca, India Kuno memiliki hubungan yang sangat erat dan lama dengan Kepulauan Nusantara yang kala itu disebut Jambudwipa. Bukan hanya perdagangan dan budaya tetapi juga militer. Bahkan kerajaan Kalingga yang diyakini berada di Jepara juga berasal dari nama sebuah kerajaan di India selatan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2">Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag &#8211; 2)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh :Hadi Priyanto</p>
<p><strong>TIRUCHIRAPALLI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dalam semua literatur yang pernah saya baca, India Kuno memiliki hubungan yang sangat erat dan lama dengan Kepulauan Nusantara yang kala itu disebut Jambudwipa. Bukan hanya perdagangan dan budaya tetapi juga militer.</p>
<figure id="attachment_254758" aria-describedby="caption-attachment-254758" style="width: 384px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254758" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.34.09-AM-384x400.jpeg" alt="" width="384" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.34.09-AM-384x400.jpeg 384w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.34.09-AM-144x150.jpeg 144w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.34.09-AM.jpeg 654w" sizes="(max-width: 384px) 100vw, 384px" /><figcaption id="caption-attachment-254758" class="wp-caption-text">Kuil Uramigu Ucchi Pilayyar yang terletak di puncak bukit Rock Fort Temple (Foto : Magda)</figcaption></figure>
<p>Bahkan kerajaan Kalingga yang diyakini berada di Jepara juga berasal dari nama sebuah kerajaan di India selatan. Kerajaan Kalingga Jepara ini didirikan oleh beberapa kelompok dari Odisha Kuno. Mereka melarikan diri karena daerah Kalingga di India dihancurkan oleh Maharaja Ashoka dari Dinasti Maurya pada tahun 265 SM.</p>
<p>Kalinga adalah salah satu kerajaan di India pada masa pra-Islam, yang menjalin kontak intensif dengan negara-negara kepulauan Nusantara. Bahkan hampir di semua pulau besar Nusantara, memiliki jejak peninggalan Odisha mulai agama, candi, cerita pewayangan, strata sosial, kerajaan hingga seni.</p>
<p>Pedagang-pedagang Odisha atau Kalingga pada masa itu adalah yang pertama kali menyebut wilayah Kepulauan Nusantara sebagai “Jambudwipa”.</p>
<p>Karena itu ketika saya mendapatkan kesempatan mengunjungi salah satu kota tua di negara bagian Tamil Nadu yaitu Tiruchirapalli untuk sebuah acara keluarga, saya ingin menyaksikan pula peradaban kuno mereka. Sebab peradaban itu menjadi salah satu pembentuk peradaban Nusantara.</p>
<p>Saya dan keluarga sampai di Trichy pada tanggal 26 Mei 2022 jam 24.00 waktu setempat. Ada selisih waktu 1,5 jam dengan di Jawa.</p>
<p>Kami menginap di Rohini Aparthotel di Selai Road, Near, Kennapa Hotel, Trichy -18. Kami akan berada di Tiruchirapalli, atau Trichy, negara bagian Tamil Nadu hingga tanggal 5 Juni 2022.</p>
<p>Karena banyaknya kuil di kota Trichy, kota ini lebih sering menjadi tujuan perjalanan religius warga Tamil Nadu. Tak banyak turis asing yang saya jumpai. Bahkan sejak kami terbang dari Kuala Lumpur, 95 persen penumpang pesawat adalah warga Tamil Nadu. Paling tidak nampak pada cara mereka berpakaian, bahasa dan warna kulit mereka.</p>
<p>Ketika mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi pusat peradaban masa lalu, saya memilih mengunjungi Rock Fort Temple atau Benteng Batu Malaikottai di Tiruchirapalli. Sebab jaraknya hanya 2 km dari penginapan.Disamping itu, kuil ini termasuk yang terbesar dan ramai dikunjungi oleh umat Hindu. Ada yang datang untuk beribadah, tetapi banyak juga yang melakukan kunjungan wisata relegi.</p>
<p>Kuil Benteng Batu ini berdiri setinggi kurang lebih 83 meter. Pemotongan batu pertama konon dilakukan oleh Pallawa dan kemuduan dua candi diselesaikan oleh Nayak Madurai saat kerajaan Vijayanegara berkuasa.</p>
<figure id="attachment_254759" aria-describedby="caption-attachment-254759" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254759" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.37.03-AM-300x400.jpeg" alt="" width="300" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.37.03-AM-300x400.jpeg 300w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.37.03-AM-113x150.jpeg 113w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-29-at-3.37.03-AM.jpeg 511w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-254759" class="wp-caption-text">Pintu gerbang utama Rock Fort Temple. (Foto: Magda)</figcaption></figure>
<p><strong>Benteng batu Malaikottai</strong></p>
<p>Dari apartemen kami naik bus menuju Rock Fort Temple atau warga setempat menyebut sebagai Malaikottai. Tiketnya hanya 5 Rupe untuk penumpang laki-laki. Sedangkan penumpang perempuan gratis.</p>
<p>Dari halte tempat kami turun, untuk.menuju kuil kami harus berjalan kaki sekitar 150 meter. Jalan yang kami lalui banyak pedagang buah, sayur dan juga pernak-pernik khas India. Bahkan sampai pintu gerbang utama Rock Fort Temple jalan masih saja dipenuhi para pedagang.</p>
<p>Ketika kami mulai memasuki kuil yang terbuat dari batu ini sepatu dan sandal harus dilepas. Sebab tidak jauh dari tempat itu ada salah satu tempat bersemayam Dewa Ganesha. Dari tempat itu kemudian kami melanjutkan perjalanan menyusuri lorong &#8211; lorong batu kuil Vinayaka dan kuil Thayumanaswamy hingga mencapai puncak Rock Fort Tample, tempat dimana dibangun kuil Uramigu Ucchi Pilayyar.</p>
<p>Pada kompleks Rock Fort Temple ada tiga kuil yang terdapat di sebuah tebing tinggi. Ada 437 anak tangga menuju kuil di puncak bukit. Dari tempat itu pengunjung bisa melihat pemandangan landcape kota dan luasan sebaran permukiman Trichy.</p>
<p>Salah satu kuil di tebing ini adalah kuil Sri Thayumanaswamy. Namun kuil ini tidak boleh dimasuki oleh mereka yang tidak memeluk Hindu. Padahal bagian inilah yang menarik, karena kuil tersebut dipahat di bukit batu dengan arsitektur yang menakjubkan.</p>
<p>Kami pun kembali menaiki tangga sampai puncak bukit. Dari atas bukit itu nampak kota Trichy yang dipadati gedung-gedung, jalan, sungai dan kuil &#8211; kuil lain yang ada dibawah Rock Fort Tample.</p>
<p>Kuil ketiga di puncak bukit ini adalah kuil Uramigu Ucchi Pilayyar yang dibangun abad ke-7. Kuil ini dipersembahkan untuk Dewa Ganesha. Karena itu kuil ini terletak di puncak bukit. Menurut legenda, batu ini adalah tempat dimana Dewa Ganesha lari dari Raja Vibishana, setelah menetapkan dewa Ranganathaswamy di Srirangam.</p>
<p>Bentuk dan ukuran kuil ini seperti rumah. Ada dua kamar, jendelanya berteralis besi, lantainya marmer. Ada sebuah ruangan gelap di tengah ruangan yang menyimpan patung Ganesha.</p>
<p>Mengunjungi Benteng Batu Malaikottai yang didalamnya terdapat tiga buah kuil yang dibangun dari pahatan batu, kita seakan kembali pada masa kebesaran peradaban Hindu kuno yang jejaknya<br />
masih dapat kita lihat di Indonesia sampai saat ini. Saya bersyukur bisa menyaksikan langsung kebesaran peradaban itu di pusatnya India.</p>
<p><em>Penulis adalah pegiat budaya Jepara dan wartawan SUARABARU.ID.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/29/benteng-batu-malaikottai-di-trichy-tempat-dewa-ganesha-bersemayam-catatan-perjalanan-bag-2">Benteng Batu Malaikottai di Trichy, Tempat Dewa Ganesha Bersemayam (Catatan Perjalanan Bag &#8211; 2)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Priyanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 May 2022 07:27:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan ke India]]></category>
		<category><![CDATA[Tiruchirappalli]]></category>
		<category><![CDATA[Trip ke India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=254430</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto TIRUCHIRAPPALLI (SUARABARU.ID) &#8211; Tiruchirappalli, yang juga disebut Tiruchi atau Trichy, adalah salah satu kota di negara bagian Tamil Nadu di India. Setingkat kabupaten atau kota madya di Indonesia. Kota ini dikenal sebagai kota layak huni terbaik dan kota terbersih Tamil Nadu, serta kota teraman kelima bagi wanita di India.Trichy juga kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Hadi Priyanto</p>
<p><strong>TIRUCHIRAPPALLI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Tiruchirappalli, yang juga disebut Tiruchi atau Trichy, adalah salah satu kota di negara bagian Tamil Nadu di India. Setingkat kabupaten atau kota madya di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_254435" aria-describedby="caption-attachment-254435" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-254435" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.52.03-PM.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-254435" class="wp-caption-text">Sudut kota Trichy (Foto: Hadepe)</figcaption></figure>
<p>Kota ini dikenal sebagai kota layak huni terbaik dan kota terbersih Tamil Nadu, serta kota teraman kelima bagi wanita di India.Trichy juga kota terbesar keempat di negara bagian Tamil Nadu.</p>
<p>Saya berkesempatan mengunjungi kota Trichy pada tanggal 26 Mei 2022 &#8211; 6 Juni 2022. Saya memilih rute perjalanan Jakarta &#8211; Kuala lumpur &#8211; Trichy yang jauh lebih murah jika saya memasuki kota ini dengan rute Jakarta &#8211; New Delhi &#8211; Trichy. Jika melalui Kuala Lumpur, tiket kelas ekonomi PP Jakarta. &#8211; Trichy hanya Rp. 6,5 juta.</p>
<figure id="attachment_254436" aria-describedby="caption-attachment-254436" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-254436 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-400x300.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM-238x178.jpeg 238w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-27-at-1.17.42-PM.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-254436" class="wp-caption-text">Dewa Ganesha, salah satu dewa dalam agama Hindu yang diyakini sebagai dewa pengetahuan, kecerdasan, pelindung dan dewa kebijaksanaan. (Foto: Hadepe)</figcaption></figure>
<p>Kota ini memiliki luas 167, 2 km persegi dengan jumlah penduduk pada tahun 2021 sekitar 1 juta jiwa</p>
<p>Disebelah barat kota Trichy, terdapat delta sungai Cauvery atau sungai Kaveri. Sungai ini terbelah menjadi dua, membentuk pulau Srirangam</p>
<p>Catatan sejarah Tiruchirappalli dimulai pada abad ke-3 SM, ketika berada di bawah kekuasaan Chola . Kota ini juga pernah diperintah oleh Pallavas , Pandyas , Kerajaan Vijayanagar , Dinasti Nayak , negara Carnatic dan Inggris .<br />
Monumen sejarah yang paling menonjol di Tiruchirappalli termasuk Benteng Batu di Teppakulam , kuil Ranganathaswamy di Srirangam dan kuil Jambukeswarar di Thiruvanaikaval .</p>
<p>Kota ini memainkan peran penting dalam Perang Karnatik (1746-1763) antara Inggris dan India Timur.</p>
<p>Trichy juga merupakan pusat pendidikan penting di negara bagian Tamil Nadu.Di kota ini terdapat lembaga pendidikan tinggi yang diakui secara nasional seperti Institut Teknologi Nasional (NIT), Institut Manajemen India (IIM) Universitas Hukum Nasional (NLU), dan Institut Teknologi Informasi India ( IIIT) Srirangam.</p>
<p>Unit industri seperti Bharat Heavy Electricals Limited (BHEL), Bengkel Kereta Api Golden Rock , Pabrik Ordnance Tiruchirappalli (OFT) dan Pabrik Proyektil Energi Tinggi(HEPF) juga memiliki pabrik di kota ini.</p>
<p>Kehadiran sejumlah besar industri manufaktur peralatan energi telah membuatnya mendapatkan gelar kota &#8220;Peralatan Energi dan Ibukota Fabrikasi India&#8221;.</p>
<p>Tiruchirappalli secara internasional dikenal dengan merek cerutu yang dikenal sebagai cerutu Trichinopoly , yang diekspor dalam jumlah besar ke Inggris selama abad ke-19.</p>
<p>Kota ini memiliki Bandara Internasional Tiruchirappalli (TRZ) yang mengoperasikan penerbangan ke Timur Tengah dan Asia Tenggara .</p>
<p>Menurut mendiang sarjana CP Brown , Tiruchirappalli mungkin merupakan turunan dari kata Chiruta-palli atau &#8220;kota kecil. Orientalis Henry Yule dan Arthur Coke Burnell berspekulasi bahwa nama tersebut mungkin berasal dari prasasti batu yang diukir pada abad ke-16 di mana Tiruchirappalli ditulis sebagai Tiru-ssila-palli , yang berarti &#8220;kota batu suci&#8221; di Tamil .</p>
<p>Namun ada juga ahli yang menyebut Tiruchirappalli adalah berasal dari Tiru-chinna-palli , yang berarti &#8220;kota kecil yang suci&#8221;.</p>
<p>Di kota Trichy ada dua kuil yang terdapat di sebuah tebing tinggi. Ada 437 anak tangga menuju kuil di puncak bukit. Salah satu kuil di tebing itu adalah Sri Thayumanaswamy. Di Trichy juga ada kuil Sri Jambukeshwara.</p>
<p>Disamping itu ada juga kuil Sri Ranganathaswamy. Ada tujuh gerbang gapura yang harus dilewati sebelum masuk ke kuil inti. Di setiap lapisan gerbang yang mengelilingi kuil, terdapat permukiman dan pasar.</p>
<p>Bagian paling menarik dari kuil ini adalah tiang-tiang batu dengan ukiran.Pola ukiran ulir dalam pilar-pilar ini mirip candi-candi di Jawa Tengah. Hanya saja, jika batu yang digunakan oleh candi-candi di Jawa Tengah adalah batu kali yang hitam, di sini yang digunakan adalah batu pasir berwarna merah muda.</p>
<p>Pahatan di pilar-pilar yang sangat detail itu membuat para pengunjung sangat kagum. Saya membayangkan kehidupan sebuah peradaban rarusan tahun lalu yang mampu menghasilkan karya yang luar biasa ini.</p>
<p><em>Penulis adalah wartawan SUARABARU.ID Jepara.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/05/27/mengunjungi-trichy-kota-batu-suci-di-india-catatan-perjalanan-bag-1">Mengunjungi Trichy, Kota Batu Suci di India. (Catatan Perjalanan : Bag. 1 )</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>