<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guru Besar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/guru-besar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 03:34:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Guru Besar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Posisi Hilal Berpotensi Munculkan Dinamika Penetapan Awal Syawal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/16/posisi-hilal-berpotensi-munculkan-dinamika-penetapan-awal-syawal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 03:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[1 Syawal 1447 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Falak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama Ri]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UIN walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=549746</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Guru Besar Ilmu Falak dari UIN Walisongo Semarang, Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg mengatakan, dirinya masuk dalam tim bentukan Kementerian Agama RI, untuk mengikuti sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah, pada Kamis (19/3/2026). Seperti dikabarkan, Pemerintah melalui Kemenag RI akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Sidang ini akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/16/posisi-hilal-berpotensi-munculkan-dinamika-penetapan-awal-syawal">Posisi Hilal Berpotensi Munculkan Dinamika Penetapan Awal Syawal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Guru Besar Ilmu Falak dari UIN Walisongo Semarang, Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg mengatakan, dirinya masuk dalam tim bentukan Kementerian Agama RI, untuk mengikuti sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah, pada Kamis (19/3/2026).</p>
<p>Seperti dikabarkan, Pemerintah melalui Kemenag RI akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Sidang ini akan menentukan kapan umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri, apakah jatuh pada Jumat malam atau baru dimulai pada Sabtu (21/3/2026).</p>
<p>&#8221;Insya Allah kami termasuk dalam tim ahli, yang diminta hadir di sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Harapannya, kami bisa memberikan masukan apabila ditemukan data-data yang masih perlu dianalisis lebih mendalam,&#8221; kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/16/teknologi-informasi-bisa-digunakan-untuk-mitigasi-bencana">Teknologi Informasi Bisa Digunakan untuk Mitigasi Bencana</a></strong></p>
<p>Menurutnya, tanggal 19 Maret 2026 yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, menjadi momentum yang sangat dinantikan umat Islam. Pada hari itulah, akan dipastikan malam Jumat sudah masuk malam Idul Fitri, atau justru masih dilaksanakan Shalat Tarawih terakhir.</p>
<p>&#8221;Jika hilal belum memenuhi kriteria, maka puasa digenapkan 30 hari, dan Idul Fitri kemungkinan dirayakan pada Sabtu, 21 Maret 2026,&#8221; ujar Prof Izzuddin, yang juga Pengurus Lembaga Falakiyah PBNU ini.</p>
<p>Dari sisi perhitungan astronomi atau hisab, Prof Izuddin menjelaskan, posisi hilal pada akhir Ramadan tahun ini, berada pada kondisi yang cukup menarik, dan berpotensi memunculkan dinamika dalam penetapan awal Syawal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/16/mudik-gratis-jateng-cerita-para-sopir-bus-yang-ikut-mengantar-rindu-pulang-kampung">Mudik Gratis Jateng: Cerita Para Sopir Bus yang Ikut Mengantar Rindu Pulang Kampung</a></strong></p>
<p>Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah di Ngaliyan, Kota Semarang itu menambahkan, ijtimak atau konjungsi, diperkirakan terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 08.23 WIB.</p>
<p>Berdasarkan data hisab dari berbagai wilayah di Indonesia, ketinggian hilal saat matahari terbenam, berkisar antara 1 derajat lebih 5 menit, hingga sekitar 3 derajat 6 menit di wilayah paling barat, seperti di Sabang (Aceh).</p>
<p>&#8221;Ketinggian hilal sekitar 3 derajat itu, sebenarnya sudah masuk kategori yang memungkinkan untuk dirukyat,&#8221; tutur Ketua Umum Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara (SAAIA) ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/16/pollres-blora-gelar-doa-bersama-anak-yatim-piatu-jelas-operasi-ketupat-candi">Pollres Blora Gelar Doa Bersama Anak Yatim-Piatu Jelas Operasi Ketupat Candi</a></strong></p>
<p>Sementara itu, nilai elongasi atau jarak sudut antara matahari dan bulan, diperkirakan berkisar antara 4 derajat 30 menit, hingga sekitar 6 derajat lebih 6 menit. Angka itu tergolong cukup tinggi, namun sebagian masih berada di bawah kriteria kesepakatan visibilitas hilal yang umum digunakan di Indonesia, dan negara-negara Asia Tenggara.</p>
<p>Kriteria yang saat ini menjadi acuan, tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat, agar hilal berpotensi terlihat.</p>
<p>&#8221;Karena itu, posisi hilal tahun ini bisa dikatakan cukup &#8220;ramai&#8221; untuk didiskusikan. Data hisabnya sudah mendekati kriteria, tetapi masih perlu diverifikasi melalui rukyatul hilal di lapangan,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/16/upz-majt-salurkan-zakat-dan-sembako-untuk-507-mustahik">UPZ MAJT Salurkan Zakat dan Sembako untuk 507 Mustahik</a></strong></p>
<p>Dia menambahkan, sidang isbat menjadi forum penting untuk mempertemukan berbagai data hisab dan laporan rukyat, dari berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Dengan pendekatan itu, keputusan yang diambil pemerintah diharapkan menjadi keputusan terbaik yang didasarkan pada data ilmiah, sekaligus kesaksian rukyatul hilal di lapangan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/16/posisi-hilal-berpotensi-munculkan-dinamika-penetapan-awal-syawal">Posisi Hilal Berpotensi Munculkan Dinamika Penetapan Awal Syawal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sistim Pendidikan Harus Bertransformasi dan Berdampak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/04/sistim-pendidikan-harus-bertransformasi-dan-berdampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 07:34:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Asisten Ahli]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Lektor]]></category>
		<category><![CDATA[Lektor Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Permendiktisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[sarasehan]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547402</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, memiliki tugas untuk mengantarkan para dosen dengan jabatan fungsional Lektor, ke Lektor Kepala sebanyak 1.133, Asisten Ahli (3.780) dan Lektor (6.762) dan Lektor Kepala ke Guru Besar (256). Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala LLDikti Wilayah VI Jateng, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/sistim-pendidikan-harus-bertransformasi-dan-berdampak">Sistim Pendidikan Harus Bertransformasi dan Berdampak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, memiliki tugas untuk mengantarkan para dosen dengan jabatan fungsional Lektor, ke Lektor Kepala sebanyak 1.133, Asisten Ahli (3.780) dan Lektor (6.762) dan Lektor Kepala ke Guru Besar (256).</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala LLDikti Wilayah VI Jateng, Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd, dalam Silaturahmi dan Sarasehan tentang Permendiktisaintek No 52/2025 dan RUU Sisdiknas, di Ruang Teleconference Lantai 8 Menara Prof Dr Muladi SH, kampus Universitas Semarang (USM), Rabu (4/3/2026).</p>
<p>Kegiatan ini sendiri diselenggarakan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Jateng, dengan menggandeng Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, sebagai tuan rumah kegiatan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/28/pascasarjana-usm-gandeng-yayasan-meira-visi-persada-gelar-pelatihan-artikel-ilmiah">Pascasarjana USM Gandeng Yayasan Meira Visi Persada Gelar Pelatihan Artikel Ilmiah</a></strong></p>
<p>Menurut Prof Aisyah, Akreditasi untuk perguruan tinggi hanya ada empat, Terakreditasi, Tidak Terakreditasi, Terakreditasi Unggul, dan Terakreditasi Internasional.</p>
<p>&#8221;Bentuk perguruan tinggi persentasenya 80 persen, universitas. Dimana kita melahirkan mahasiswa, dan harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan di dunia usaha, industri, dan dunia kerja,&#8221; terang Prof Aisyah, yang sekaligus sebagai narasumber dalam kegiatan itu.</p>
<p>Selain Prof Aisyah, hadir pula sebagai narasumber, Ketua Umum ABP-PTSI Pusat Prof Dr Thomas Suyatno, dan Wakil Ketua Dewan Pakar ABP-PTSI Pusat Prof Dr H Obsatar Sinaga SIP MSi. Moderator dalam diskusi ini, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/25/mahasiswi-ftik-usm-juara-i-corla-idol-indonesia-raih-hadiah-rp-5-juta-dan-umroh">Mahasiswi FTIK USM Juara I Corla Idol Indonesia, Raih Hadiah Rp 5 Juta dan Umroh</a></strong></p>
<p>Pada kegiatan yang dihadiri sekitar 90 peserta itu, ada pula Wakil Ketua Umum Bidang Perpajakan ABP-PTSI Dr Lalu Rusmiady SH MM, Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro Prof Sudharto P Hadi MES PhD.</p>
<p>Hadir juga Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Ketua ABP-PTSI Jateng Dr Drs H Agus Aji Samekto MM, Rektor USM Dr Supari ST MT yang diwakili Wakil Rektor I Prof Dr Haslina, dan Wakil Rektor III USM Dr April Firman Dari SKom MKom. Selain itu, ada perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi di Jateng.</p>
<p>Menurut Prof Aisyah, akses sistim pendidikan di Indonesia harus bertransformasi dan berdampak. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Pasal 36-40), yaitu PTS didirikan dari zaman keberlangsungannya oleh badan penyelenggara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/20/prodi-ilmu-komunikasi-usm-raih-akreditasi-unggul">Prodi Ilmu Komunikasi USM Raih Akreditasi Unggul</a></strong></p>
<p>Badan penyelenggara kemudian menetapkan statuta sebagai aturan dasar formal organ PT, menjalankan pengelolaan negara, anggota penyelenggaraan dilarang mencampuri kebebasan akademik dan otonomi keilmuan.</p>
<p>&#8221;Di sini manajemen perguruan tinggi harus bisa mendorong untuk meningkatkan mutu berkelanjutan, melaksanakan otonomi perguruan tinggi, akuntabel dan berintegritas dalam segala kegiatan, mengikuti akreditasi, dan selalu melakukan evaluasi diri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu dalam sambutannya, Prof Kesi Widjajanti menyatakan, USM merupakan kampus &#8220;swasta&#8221;-nya Undip. Dalam pengembangannya, USM didukung para dosen ahli dari Undip.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/04/peran-gubernur-jawa-tengah-terhadap-pemanfaatan-ruang">Peran Gubernur Jawa Tengah terhadap Pemanfaatan Ruang</a></strong></p>
<p>&#8221;USM memiliki enam fakultas, yang terdiri dari 16 Program Studi. Keenam fakultas itu, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), dan Fakultas Teknik.</p>
<p>Selain itu, USM juga memiliki program Pascasarjana untuk Magister Hukum, Magister Psikologi, Magister Manajemen dan Program Doktor Ilmu Manajemen.</p>
<p>&#8221;Kami bersyukur, USM sudah terakreditasi Unggul, dan sejumlah fakultas dan program studi juga sudah terakreditasi Unggul,&#8221; ungkap Prof Kesi.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/sistim-pendidikan-harus-bertransformasi-dan-berdampak">Sistim Pendidikan Harus Bertransformasi dan Berdampak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FEB Unissula Rintis Kelas Internasional</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/09/feb-unissula-rintis-kelas-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 15:53:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[dekan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi Swasta]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Sultan Agung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543695</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi mengatakan, di fakultasnya kini ada sebanyak 21 Guru Besar (Profesor). Dengan banyaknya Guru Besar itu, kini menjadikan FEB Unissula memiliki jumlah Profesor terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah. Dari total 21 Profesor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/feb-unissula-rintis-kelas-internasional">FEB Unissula Rintis Kelas Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi mengatakan, di fakultasnya kini ada sebanyak 21 Guru Besar (Profesor).</p>
<p>Dengan banyaknya Guru Besar itu, kini menjadikan FEB Unissula memiliki jumlah Profesor terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah.</p>
<p>Dari total 21 Profesor itu, sebanyak 13 Guru Besar dilahirkan pada masa kepemimpinannya, dalam periode pertama sebagai Dekan FEB Unissula (2022-2026). Capaian ini menjadi bukti nyata, keberhasilan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan mutu akademik dan pengembangan sumber daya dosen.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/manasik-haji-terintegrasi-kabupaten-purworejo-wujudkan-haji-ramah-lansia-perempuan-dan-disabilitas">Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Purworejo, Wujudkan Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas</a></strong></p>
<p>&#8221;Hal ini mencerminkan komitmen kuat FEB Unissula dalam meningkatkan quality assurance, inovasi riset, kualitas pembelajaran, serta kontribusi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat dan dunia industri,&#8221; kata Heru pada sejumlah awak media yang menemuinya di kampus, Senin (9/2/2026).</p>
<p>Prof Heru Sulistyo sendiri, kembali dilantik menjadi Dekan FEB Unissula untuk periode lima tahun ke depan. Pelantikan dilakukan Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat struktural lainnya, di lingkungan Unissula, Senin (9/2/2026).</p>
<p>Disampaikan juga, pada Kamis (12/2/2026), FEB Unissula juga menjadwalkan pengukuhan tiga dosennya sebagai Guru Besar. Masing-masing Dr H Ardian Ardhiatma SE MM dan Dr Tri Wikaningrum SE MSi (Ilmu Manajemen), serta Dr Hj Winarsih SE MSi (Ilmu Akuntansi).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/bupati-blora-bersama-terima-trofi-anugrah-kebudayaan-pwi-pusat-pada-puncak-hpn-2026">Bupati Blora Bersama Terima Trofi Anugrah Kebudayaan PWI Pusat Pada Puncak HPN 2026</a></strong></p>
<p>Dikukuhkannya para Guru Besar tersebut diharapkan mampu semakin mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset inovatif, serta memperluas daya saing akademik FEB Unissula di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>&#8221;Untuk target lima tahun ke depan, 75 persen dosen kami diharapkan menyandang gelar Profesor. Saat ini, dosen yang sedang antre dan kami siapkan untuk pengajuan Profesor berjumlah sekitar enam orang,&#8221; ungkap Prof Heru.</p>
<p>Terkait korelasi jumlah mahasiswa yang berminat masuk ke FEB, Prof Heru menyebutkan, ada promosi dan iklan. Pihaknya mengoptimalkan promosi digital, dengan menampilkan seluruh perangkat dan media promosi yang dimiliki.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/tasyakuran-hpn-pwi-jateng-kolaborasi-jadi-kunci-agar-pers-bisa-berkembang">Tasyakuran HPN PWI Jateng, Kolaborasi Jadi Kunci Agar Pers Bisa Berkembang</a></strong></p>
<p>Menurut dia, keunggulan promosi terletak pada reputasi institusi yang sudah terbaca dan dipercaya calon mahasiswa. Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan program strategis, sesuai arahan Yayasan dan Rektorat, yakni mulai melakukan navigasi menuju internasionalisasi.</p>
<p>&#8221;Pada tahun ini, kami ditargetkan mulai merintis kelas internasional. Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan sudah memiliki kelas internasional, baik dengan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri. Termasuk pengembangan program double degree,&#8221; tegasnya</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/feb-unissula-rintis-kelas-internasional">FEB Unissula Rintis Kelas Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awal Ramadan Diprediksi Kamis 19 Februari 2026</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/27/awal-ramadan-diprediksi-kamis-19-februari-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 10:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Suci Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Falak]]></category>
		<category><![CDATA[Imsakiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Walisongo Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541574</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Guru Besar Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg mengatakan, dinamika penetapan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kembali menjadi perhatian umat Islam di Indonesia. Seperti diketahui, beragam jadwal imsakiyah beredar di tengah masyarakat, yang tidak semuanya mencantumkan sumber dan metode perhitungan yang jelas. Kondisi ini mendorong perlunya pemahaman [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/27/awal-ramadan-diprediksi-kamis-19-februari-2026">Awal Ramadan Diprediksi Kamis 19 Februari 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Guru Besar Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg mengatakan, dinamika penetapan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kembali menjadi perhatian umat Islam di Indonesia.</p>
<p>Seperti diketahui, beragam jadwal imsakiyah beredar di tengah masyarakat, yang tidak semuanya mencantumkan sumber dan metode perhitungan yang jelas. Kondisi ini mendorong perlunya pemahaman bersama, yang berbasis ilmu falak dan pedoman resmi.</p>
<p>Hal itulah yang mengemuka dalam Lokakarya Imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 M, yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang. Acara ini dibuka Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Nizar MAg, di Ruang Observatorium-Planetarium Kampus III UIN Walisongo, Semarang, Selasa (27/1/2026).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/27/dprd-wonosobo-gelar-rapat-paripurna-laporan-hasil-reses-wakil-rakyat-di-dapil">DPRD Wonosobo Gelar Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses Wakil Rakyat di Dapil</a></strong></p>
<p>Narasumber yang hadir di acara ini, Drs KH Slamet Hambali MSI (Ahli Falak dan Pengurus Lajnah Falakiyah PBNU), Dr Ahmad Syifaul Anam MH (Kepala Planetarium-Observatorium UIN Walisongo Semarang), serta Dr HM Basthoni MH (Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Tengah).</p>
<p>Dalam paparannya pada lokakarya yang dimoderatori Muhammad Afan Nur Atqiya MH (Staf Ahli Planetarium-Observatorium UIN Walisongo) itu, Prof Ahmad Izzuddin menegaskan, jadwal imsakiyah bukan sekadar selebaran penanda waktu. Melainkan panduan ibadah, yang berimplikasi langsung pada sah atau tidaknya pelaksanaan puasa Ramadan.</p>
<p>&#8221;Jadwal imsakiyah harus disusun berdasarkan kaidah ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika sumbernya tidak jelas, dikhawatirkan waktu memulai atau mengakhiri puasa menjadi tidak tepat,&#8221; ungkap Prof Ahmad Izzuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Dosen Falak Indonesia (ADFI).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/27/sekda-jateng-harapkan-mangkunegara-pertahankan-nilai-budaya-dan-wisata">Sekda Jateng Harapkan Mangkunegara Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata</a></strong></p>
<p>Dijelaskan pula, lokakarya ini berfungsi sebagai sarana evaluasi dan kalibrasi terhadap jadwal shalat dan imsakiyah, yang telah beredar di masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, perbedaan waktu adzan yang kerap terjadi, tidak selalu disebabkan perbedaan metode hisab. Melainkan juga karena jam penunjuk waktu yang belum terkalibrasi dengan baik. Oleh karena itu, standarisasi jadwal imsakiyah menjadi kebutuhan mendesak agar umat Islam memperoleh pedoman waktu ibadah yang seragam dan akurat, berbasis ruang dan waktu.</p>
<p>Terkait penetapan awal Ramadan 1447 H dipaparkan, ijtimak terjadi pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, sekitar pukul 19.02 WIB.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/27/bank-jateng-raih-penghargaan-di-hari-desa-nasional-2026">Bank Jateng Raih Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026</a></strong></p>
<p>Berdasarkan perhitungan hisab dan kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), posisi hilal pada saat matahari terbenam, masih berada di bawah ufuk, dan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Dengan demikian, awal Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.</p>
<p>Prof Ahmad Izzuddin menegaskan, seluruh data hisab dan rukyat akan jadi bahan musyawarah dalam Sidang Isbat, yang diselenggarakan Kementerian Agama RI.</p>
<p>Sidang Isbat melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi kemasyarakatan Islam, pakar falak dan astronomi, hingga lembaga terkait, seperti BMKG, Brin, serta perguruan tinggi, guna menjaga kemaslahatan umat dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/27/awal-ramadan-diprediksi-kamis-19-februari-2026">Awal Ramadan Diprediksi Kamis 19 Februari 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakaf Modern Berkembang Jauh Melampaui Konsep Tradisional</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/02/wakaf-modern-berkembang-jauh-melampaui-konsep-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 12:48:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonom Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Modern Tazakka]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=517880</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW-IPHI) Jawa Tengah, menggelar seminar dengan menghadirkan ekonom syariah internasional, Prof Dr Musthafa Dasuki Kasbah, seorang guru besar ekonomi Islam dari American University in Cairo, dan Al-Azhar University. Dalam seminar bertema &#8216;Islamic Financial Planning&#8217; yang digelar di Hotel Pandanaran, Semarang, Senin (1/12/2025) itu, Prof Musthafa didampingi KH [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/02/wakaf-modern-berkembang-jauh-melampaui-konsep-tradisional">Wakaf Modern Berkembang Jauh Melampaui Konsep Tradisional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW-IPHI) Jawa Tengah, menggelar seminar dengan menghadirkan ekonom syariah internasional, Prof Dr Musthafa Dasuki Kasbah, seorang guru besar ekonomi Islam dari American University in Cairo, dan Al-Azhar University.</p>
<p>Dalam seminar bertema &#8216;Islamic Financial Planning&#8217; yang digelar di Hotel Pandanaran, Semarang, Senin (1/12/2025) itu, Prof Musthafa didampingi KH Anang Rizka Masyhadi, Pengasuh Pondok Modern Tazakka, Batang, sebagai narasumber.</p>
<p>Pada paparannya, Prof Musthafa menyatakan, wakaf modern kini berkembang jauh melampaui konsep tradisional. Dia kemudian mengangkat kisah fenomenal Sulaiman Ar-Roji, seorang muwaqif yang dulunya miskin, namun kemudian menjadi pioner wakaf produktif berbasis saham.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/02/connect-souq-jajaki-kerja-sama-dengan-pemprov-jateng-pasarkan-kopi-dan-rempah">Connect Souq Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng Pasarkan Kopi dan Rempah</a></strong></p>
<p>Diceritakan dia, Sulaiman mewakafkan saham perusahaannya yang bernilai 6 miliar Riyal, dan seluruhnya dikelola secara profesional, untuk membiayai pendidikan, kesehatan, serta program perlindungan sosial.</p>
<p>Dari model ini, kemudian lahir perusahaan yang saham sepenuhnya berbasis wakaf. Dan hasil yang didapat, mengalir kepada ribuan keluarga miskin. Selain itu, hasilnya bisa dirasakan sekitar 3.000 mahasiswa yang penerima beasiswa, hingga pasien yang membutuhkan layanan kesehatan.</p>
<p>&#8221;Ini bukan teori, ini fakta. Bahwa wakaf bisa menjadi mesin ekonomi riil, yang menopang peradaban,&#8221; ungkap Prof Musthafa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/02/bank-jateng-pacu-pembangunan-perumahan-subsidi-dukung-peningkatan-ekonomi-daerah">Bank Jateng Pacu Pembangunan Perumahan Subsidi, Dukung Peningkatan Ekonomi Daerah</a></strong></p>
<p>Gambaran lain yang hampir sama, disampaikan KH Anang Rizka. Dia kemudian mencontohkan hal monumental yang dilakukan Pemerintahan Arab Saudi. Mereka mendirikan Zam Zam Tower di Makkah, yang berdiri megah di atas sebidang tanah wakaf.</p>
<p>Pemerintah Saudi pun mengelola tanah wakaf itu, dengan pendekatan profesional. Sehingga melahirkan komplek hotel dan pusat komersial bernilai tinggi, dan seluruh keuntungan ekonominya dikembalikan untuk kepentingan umat.</p>
<p>Dia menegaskan, Indonesia memiliki potensi wakaf yang bahkan lebih besar dari Saudi, baik dari sisi jumlah tanah wakaf, donatur, maupun ekosistem pesantren. Namun sayangnya, Indonesia tertinggal dalam manajemen dan inovasi bisnis wakaf.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/02/setujui-apbd-2026-dprd-jateng-fokus-pertahankan-lumbung-pangan-nasional">Setujui APBD 2026, DPRD Jateng Fokus Pertahankan Lumbung Pangan Nasional</a></strong></p>
<p>&#8221;Pengelolaan wakaf di Indonesia membutuhkan lompatan paradigma, dari aset pasif menjadi instrumen ekonomi produktif,&#8221; ungkap KH Anang.</p>
<p>Kedua narasumber sepakat, jika model Wakaf Saham dan Wakaf Produktif seperti di Arab Saudi dapat diterapkan secara luas di Indonesia, maka umat Islam akan merasakan manfaatnya langsung.</p>
<p>Manfaatnya bisa berupa biaya pendidikan yang terjangkau, layanan kesehatan murah, serta program sosial berkelanjutan, yang tidak bergantung pada anggaran negara.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/02/wakaf-modern-berkembang-jauh-melampaui-konsep-tradisional">Wakaf Modern Berkembang Jauh Melampaui Konsep Tradisional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 06:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507222</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) kembali menjadi tuan rumah kegiatan akademik inspiratif, melalui kuliah umum dan bedah buku berjudul &#8216;Candra Jiwa&#8217;, karya Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K, Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), yang diselenggarakan di Menara USM Lantai 8 Ruang Teleconference, Kamis (13/11/25). Kegiatan yang mengusung topik &#8216;Pengembangan Diri dan Kesehatan Mental&#8217; ini bertujuan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas">Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) kembali menjadi tuan rumah kegiatan akademik inspiratif, melalui kuliah umum dan bedah buku berjudul &#8216;Candra Jiwa&#8217;, karya Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K, Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), yang diselenggarakan di Menara USM Lantai 8 Ruang Teleconference, Kamis (13/11/25).</p>
<p>Kegiatan yang mengusung topik &#8216;Pengembangan Diri dan Kesehatan Mental&#8217; ini bertujuan, memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, mengenai pentingnya keseimbangan antara pikiran, jiwa, dan spiritualitas, dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&#8221;<em>Alhamdulillah</em>, Universitas Semarang menerima tamu istimewa, Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K dari Universitas Indonesia, untuk memberikan kuliah tamu dan bedah buku bertema pengembangan diri dan kesehatan mental,&#8221; kata Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi, saat menyampaikan sambutannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/14/dosen-teknik-elektro-usm-perkenalkan-teknologi-ai-dalam-mendeteksi-stroke">Dosen Teknik Elektro USM Perkenalkan Teknologi AI dalam Mendeteksi Stroke</a></strong></p>
<p>Menurut dia, dua hal ini sangat penting, dan menjadi fondasi di era modern untuk mencapai kesuksesan. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan pengembangan diri dan menjaga kesehatan mental.</p>
<p>Sementara itu, Prof Budhi Setianto dalam paparannya menjelaskan, makna mendalam dari &#8220;Candra Jiwa&#8221;, sebagai refleksi perjalanan manusia memahami jatidiri dan alam semesta.</p>
<p>Disebutkan dia, dalam buku ini menguraikan konsep kesadaran manusia yang berpotensi mencapai tingkat tertinggi, yaitu kesadaran ketuhanan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/13/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-kabel-jaringan-fo-di-smk-pembangunan-mranggen">Tim PKM USM Beri Pelatihan Kabel Jaringan FO di SMK Pembangunan Mranggen</a></strong></p>
<p>&#8221;Hal itu dapat dicapai, melalui proses introspeksi dan ekstropeksi menyadari, percaya, dan taat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta membangun hubungan sosial dengan keikhlasan, kesabaran, kesuburan, dan kejujuran,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia juga menekankan, mahasiswa khususnya di bidang psikologi, perlu memahami pengembangan diri, sejatinya berawal dari keseimbangan batin.</p>
<p>&#8221;Harapannya, setelah memahami konsep ini mahasiswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang bijaksana, tenang, dan mampu menjalankan tugas akademiknya dengan penuh makna, serta memberi manfaat bagi bangsa dan dunia,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini, menjadi wadah diskusi antara penulis dan mahasiswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, sekaligus mendapatkan inspirasi baru, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual di tengah dinamika kehidupan modern.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas">Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banyak Perilaku Masyarakat yang Galau dan Kacau dalam Berkehidupan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/01/banyak-perilaku-masyarakat-yang-galau-dan-kacau-dalam-berkehidupan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 09:08:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Psikolog]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Senat Terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[Soegijapranata Catholic University]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499154</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU), Semarang, Ir R Setiawan Aji Nugroho ST MCompIT PhD, dalam Rapat Senat Terbuka mengukuhkan Prof Dr Christin Wibhowo SPsi MSi Psikolog, sebagai Guru Besar Fakultas Psikologi Bidang Gangguan Kepribadian Ambang. Upacara pengukuhan dilakukan di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas Lantai 3, kampus SCU, Rabu (1/10/2025). Dengan dikukuhkannya Prof [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/banyak-perilaku-masyarakat-yang-galau-dan-kacau-dalam-berkehidupan">Banyak Perilaku Masyarakat yang Galau dan Kacau dalam Berkehidupan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU), Semarang, Ir R Setiawan Aji Nugroho ST MCompIT PhD, dalam Rapat Senat Terbuka mengukuhkan Prof Dr Christin Wibhowo SPsi MSi Psikolog, sebagai Guru Besar Fakultas Psikologi Bidang Gangguan Kepribadian Ambang.</p>
<p>Upacara pengukuhan dilakukan di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas Lantai 3, kampus SCU, Rabu (1/10/2025). Dengan dikukuhkannya Prof Christin ini, SCU kini memiliki sembilan Guru Besar dalam empat tahun terakhir ini.</p>
<p>Menurut Aji, sapaan akrab Rektor SCU ini, selain memiliki sembilan Guru Besar, pihaknya juga masih ada enam Gubes yang melalui program <em>Existing</em>. Dalam waktu dekat, SCU juga akan kembali mengukuhkan sejumlah Guru Besar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/bhakti-sosial-dwp-rsud-r-a-kartini-di-panti-pelayanan-sosial-lanjut-usia">Bhakti Sosial DWP RSUD R.A. Kartini di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia</a></strong></p>
<p>&#8221;Hari ini kami mengukuhkan seorang alumni dari Fakultas Psikologi. Pengukuhan ini sangat istimewa, karena Prof Christin merupakan alumni SCU. Meski sebenarnya sudah banyak alumni dari SCU yang berkarya di luar kampus, juga sudah menjadi Guru Besar,&#8221; kata Rektor, saat sesi konferensi pers, usai acara.</p>
<p>Sementara itu, saat ditemui sejumlah awak media, Prof Christin yang dalam orasi ilmiahnya membawakan materi &#8216;Dari Kepribadian Ambang Menuju Kepribadian yang Berkembang: Sebuah Transformasi Ilmiah dan Kemanusiaan&#8217; ini menyatakan, banyak perilaku masyarakat yang menggambarkan kegalauan atau kekacauan dalam kehidupan.</p>
<p>Dipaparkan dia, perilaku galau itu antara lain penyalahgunaan narkoba, kawin-cerai, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan perilaku menyakiti diri sendiri/mengakhiri hidupnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/batik-wonogiren-layaknya-keris-sumur-bandung-dan-pamengkang-jagad">Batik Wonogiren, Layaknya Keris Sumur Bandung dan Pamengkang Jagad</a></strong></p>
<p>&#8221;Kita sebaiknya tidak mengabaikan perilaku-perilaku itu, karena itu bisa saja merupakan tanda-tanda adanya gangguan kepribadian ambang (Kembang-<strong><em>red</em></strong>) atau <em>Borderline Personality Disorder</em> (BPD),&#8221; jelas dia saat ditanya awak media.</p>
<p>Diungkapkannya, seseorang dengan kepribadian Kembang memiliki ciri antara lain, pola hubungan interpersonalnya tidak stabil, keinginan melukai diri sendiri, ketidakstabilan suasana hati, perasaan hampa yang kronis, dan kemarahan yang tidak pada tempatnya.</p>
<p>&#8221;Untuk memahami Kembang ini, maka digunakan metafora kembang juga. Kembang pasti membutuhkan tanah, akar, batang yang sehat, hujan, sinar matahari dan angin yang cukup untuk dapat berkembang dengan baik,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/siswa-srma-35-wonosobo-belajar-bertani-di-kebun-belajar-tani-milik-dispaperkan">Siswa SRMA 35 Wonosobo Belajar Bertani di Kebun Belajar Tani Milik Dispaperkan</a></strong></p>
<p>Dari beberapa kelemahannya, orang dengan kepribadian Kembang memiliki kelebihan. Dengan kepribadiannya yang sensitif dan takut ditinggalkan, dia akan menjadi individu yang memiliki empati, serta pemahaman yang baik tentang perasaan orang lain.</p>
<p>Inilah yang kemudian disebut sebagai sebuah transformasi, yaitu perubahan dari pribadi yang rapuh dan terluka, menjadi pribadi yang menemukan kembali kekuatan dirinya.</p>
<p>&#8221;Dari Kembang si kepribadian Ambang, menjadi kepribadian yang berkembang. Dari <em>Borderline Personality Disorder</em>, menuju <em>Bloomed Personality Discovered</em>,&#8221; tandas Xtine, sapaan akrab Prof Christin yang aktif di media sosial <em>Instagram</em> dan <em>TikTok</em>.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/banyak-perilaku-masyarakat-yang-galau-dan-kacau-dalam-berkehidupan">Banyak Perilaku Masyarakat yang Galau dan Kacau dalam Berkehidupan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Izzuddin Jabat Ketua Asosiasi Ahli Falak Se-Asia Tenggara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/31/prof-izzuddin-jabat-ketua-asosiasi-ahli-falak-se-asia-tenggara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 03:43:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bimas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Delegasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Falak]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Negeri Walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487638</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Guru Besar Ilmu Falak Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg, terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara (Southeast Asian Association of Islamic Astronomers/SAAIA). Dalam Muzakarah Falak Peringkat Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS), di Negeri Sembilan, Malaysia, pada Selasa-Sabtu (22-26/7/2025), Prof Izzuddin hadir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/prof-izzuddin-jabat-ketua-asosiasi-ahli-falak-se-asia-tenggara">Prof Izzuddin Jabat Ketua Asosiasi Ahli Falak Se-Asia Tenggara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Guru Besar Ilmu Falak Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg, terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara (Southeast Asian Association of Islamic Astronomers/SAAIA).</p>
<p>Dalam Muzakarah Falak Peringkat Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS), di Negeri Sembilan, Malaysia, pada Selasa-Sabtu (22-26/7/2025), Prof Izzuddin hadir bersama delegasi Indonesia, seperti Dirjen Bimas Islam Prof Dr H Abu Rohmad MAg, Direktur Urais Dr H Arsyad Hidayat Lc MA, dan Kasubdit Hisab Rukyat Kemenag RI H Ismail Fahmi.</p>
<p>Selain memilih Prof Izzuddin sebagai Ketua Umum, peserta Muzakarah juga berhasil Menyusun pengurus lengkap, yang terdiri dari Penasihat Prof Dr H Abu Rokhmad MAg (Indonesia), Prof Dato&#8217; Dr Mohd Zambri bin Zainuddin (Malaysia), dan Dr H Arsyad Hidayat Lc MA (Indonesia).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/31/video-perjalanan-sejarah-mui-jateng-jadi-yang-terbaik-di-milad-ke-50-mui-pusat">Video Perjalanan Sejarah MUI Jateng Jadi yang Terbaik di Milad Ke-50 MUI Pusat</a></strong></p>
<p>&#8221;Untuk nama Ahli Falak, negara Brunei dan Singapura, menunggu persetujuan dari Menteri Agamanya,&#8221; kata pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najah, Beringin, Ngalian, Semarang itu, Rabu (30/7/2025). Sedangkan untuk Kesekretariatan Kantor Pusat SAAIA, ada di Kantor Kementerian Agama RI Lantai 7, Jalan MH Thamrin, Jakarta.</p>
<p>Menurut Izzuddin, latar belakang pembentukan SAAIA itu, sebagai upaya untuk penyatuan dan penyelerasan pelaksanaan ibadah, yang terkait dengan ilmu Falak.</p>
<p>&#8221;Dengan semangat membentuk wadah yang dapat berupaya untuk penyatuan keilmuan, penguatan kerja sama kawasan, serta pengembangan disiplin ilmu falak Islam di wilayah Asia Tenggara, terbentuklah Asosisasi di Klana Resort Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia ini,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/31/lomba-pocil-dan-pks-polres-grobogan-pelajar-unjuk-kebolehan-baris-berbaris-dan-kesenian">Lomba Pocil dan PKS Polres Grobogan, Pelajar Unjuk Kebolehan Baris Berbaris dan Kesenian</a></strong></p>
<p>Sebenarnya delegasi Indonesia memberikan penghormatan kepada Malaysia, selaku tuan rumah untuk menjadi Ketua Umum SAAIA. Namun ternyata, semua peserta justru meminta Prof Ahmad Izzuddin untuk memimpin.</p>
<p>&#8221;Asosiasi ini didirikan sebagai sebuah wadah profesional dan ilmiah, yang bertujuan untuk membangun kerja sama regional, antara para ahli falak di wilayah Asia Tenggara,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Dia berharap, melalui SAAIA para Ahli Falak se-Asia Tenggara dapat berdiskusi, bertukar pemikiran, membangun pemikiran bersama berbasis sains, dalam hal ibadah yang berhubungan dengan ilmu falak.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/prof-izzuddin-jabat-ketua-asosiasi-ahli-falak-se-asia-tenggara">Prof Izzuddin Jabat Ketua Asosiasi Ahli Falak Se-Asia Tenggara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Mu’ti Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Citizenship</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/11/prof-muti-tekankan-pentingnya-pendidikan-karakter-dan-citizenship</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 08:46:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang. Alumni UIN Walisongo]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Dr Abdul Mu'ti MEd]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Syarif Hidayatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Negeri Walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469184</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ada tamu istimewa pada Peringatan Dies Natalis ke-55 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Hadirnya alumni UIN Walisongo yang kini menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu&#8217;ti MEd inilah, yang menjadi pembeda dalam acara itu. Prof Mu’ti yang juga menjadi Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta itu, adalah lulusan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/11/prof-muti-tekankan-pentingnya-pendidikan-karakter-dan-citizenship">Prof Mu’ti Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Citizenship</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ada tamu istimewa pada Peringatan Dies Natalis ke-55 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Hadirnya alumni UIN Walisongo yang kini menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu&#8217;ti MEd inilah, yang menjadi pembeda dalam acara itu.</p>
<p>Prof Mu’ti yang juga menjadi Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta itu, adalah lulusan Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo, angkatan 1986.</p>
<p>Perayaan Lustrum XI ini berlangsung di Auditorium 2, Kampus 3 Gedung Tgk Ismail Yaqub, UIN Walisongo, Semarang, Rabu (9/4/2025). Dies Natalis 2025 kali ini mengusung tema &#8216;Inovasi dan Kolaborasi: Mewujudkan Indonesia Gemilang&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/11/timnas-u17-indonesia-ke-perempat-final-dengan-nilai-sempurna">Timnas U17 Indonesia ke Perempat Final dengan Nilai Sempurna</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan itu, Prof Mu’ti mengapresiasi kemajuan signifikan yang dicapai almamaternya. Mendikdasmen lalu mengenang kembali perjalanan akademik dan profesionalnya, yang dimulai dari kampus ini.</p>
<p>&#8221;Saya kembali ke UIN Walisongo, setelah 39 tahun. Dulu saya reporter majalah kampus Amanat, sekarang saya diliput Amanat. Ini adalah perjalanan takdir yang luar biasa. Dari mahasiswa, menjadi dosen, hingga kini mendapat amanah sebagai menteri, semua berawal dari sini,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Dalam pidatonya yang berjudul &#8216;Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;, Prof Mu’ti menekankan pentingnya pendidikan karakter dan citizenship, di tengah derasnya arus teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/07/k-h-charis-rohman-dorong-guru-me-refresh-orientasi-pendidikan">K.H. Charis Rohman Dorong Guru Me- refresh Orientasi Pendidikan</a></strong></p>
<p>&#8221;Teknologi boleh canggih, tetapi harus berada di tangan yang berkarakter. Pendidikan mendalam atau deep learning, harus mengarah pada penguatan akhlak, soft skill, dan rasa kebersamaan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Menurut dia, guru menjadi kunci. Jika gurunya berkualitas, maka pendidikan pasti akan bermutu. &#8221;Kini dengan adanya tunjangan sertifikasi, sudah saatnya kita fokus pada pengembangan kompetensi, bukan pada laporan administratif,&#8221; ujar Prof Mu’ti lagi.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Nizar MAg menyampaikan, peringatan dies natalis kali ini menjadi semakin istimewa, dengan diterimanya Surat Keputusan pendirian Fakultas Kedokteran.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/11/acara-penyerahan-sk-pengurus-rt-dilaksanakan-di-hotel">Acara Penyerahan SK Pengurus RT Dilaksanakan di Hotel</a></strong></p>
<p>&#8221;SK (Surat Keputusan) resmi telah kami terima. Ini adalah hadiah terindah bagi UIN Walisongo di usianya yang ke-55,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain Fakultas Kedokteran, tahun ini UIN Walisongo juga membuka Program Studi Bisnis Digital, sebagai wujud respons terhadap dinamika kebutuhan zaman. Saat ini UIN Walisongo memiliki 47 guru besar, 599 dosen, 384 tenaga kependidikan, dan 20.218 mahasiswa aktif.</p>
<p>UIN Walisongo sendiri juga mencatat sejumlah capaian penting, sepanjang tahun 2024–2025. Antara lain, akreditasi institusi Unggul, peringkat Nasional dalam Humas Award, serta empat tahun berturut-turut meraih predikat Informatif, dalam keterbukaan informasi publik.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/11/prof-muti-tekankan-pentingnya-pendidikan-karakter-dan-citizenship">Prof Mu’ti Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Citizenship</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Guru Besar SCU Diharapkan Jadi Lentera bagi Dunia Pendidikan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/02/empat-guru-besar-scu-diharapkan-jadi-lentera-bagi-dunia-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 02:07:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Agnes Widanti]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor SCU]]></category>
		<category><![CDATA[Soegijapranata Catholic University]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=463311</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto mengatakan, keberadaan Guru Besar yang kini berjumlah 12 orang, menjadi wujud pertanggungjawaban kampusnya dalam menghidupi perutusan sebagai perguruan tinggi Katolik. &#8221;Keberadaan Guru Besar, membawa konsekuensi akan semakin kuat dan dalamnya pencarian kebenaran, melalui ilmu pengetahuan,&#8221; kata dia, saat mengukuhkan empat Guru Besar, pada Rabu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/02/empat-guru-besar-scu-diharapkan-jadi-lentera-bagi-dunia-pendidikan">Empat Guru Besar SCU Diharapkan Jadi Lentera bagi Dunia Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Rektor Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto mengatakan, keberadaan Guru Besar yang kini berjumlah 12 orang, menjadi wujud pertanggungjawaban kampusnya dalam menghidupi perutusan sebagai perguruan tinggi Katolik.</p>
<p>&#8221;Keberadaan Guru Besar, membawa konsekuensi akan semakin kuat dan dalamnya pencarian kebenaran, melalui ilmu pengetahuan,&#8221; kata dia, saat mengukuhkan empat Guru Besar, pada Rabu (26/2/2025) lalu, di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 SCU Bendan.</p>
<p>Menurut Rektor SCU, hal itu pun sejalan dengan semangat &#8216;<em>Talenta Pro Patria et Humanitate</em>&#8216;. Dia berharap, lahirnya sejumlah Guru Besar akan dapat menguatkan aktualisasi SCU dalam pemikiran maupun karya keilmuannya. Hal ini juga selaras dengan tema pengukuhan Guru Besar kali ini, &#8216;Lentera SCU Bagi Negeri&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/02/refleksi-karya-2025-teguhkan-peran-scu-dalam-implementasi-pendidikan-katolik">‘Refleksi Karya 2025’ Teguhkan Peran SCU dalam Implementasi Pendidikan Katolik</a></strong></p>
<p>&#8221;Mereka dapat menjadi lentera untuk negeri, dengan karya dan langkah konkretnya yang diberikan. Semoga setiap karya dan kiprahnya, menjadi terang bagi negara maupun kemanusiaan,&#8221; tukas Ferdinand.</p>
<p>Sebelum dilakukan pengukuhan, empat Guru Besar itu menyampaikan orasi ilmiahnya. Mereka adalah, Guru Besar Bidang Teknologi Informasi Bisnis, Prof Bernardinus Harnadi ST MT PhD (Fakultas Ilmu Komputer), Guru Besar Bidang Rekayasa Proses Pangan, Prof Victoria Kristina Ananingsih ST MSc PhD (Fakultas Teknologi Pertanian).</p>
<p>Lalu ada juga Guru Besar Bidang Teaching English as a Foreign Language, Prof Dr Heny Hartono SS MPd (Fakultas Bahasa dan Seni), dan Guru Besar Bidang Fraud dan Forensik Audit Prof Dr Theresia Dwi Hastuti SE MSi Ak CA CPA CGAA.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/02/sambut-ramadan-pln-indonesia-power-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-gelar-bazar-sembako-murah">Sambut Ramadan, PLN Indonesia Power UBP Semarang  Bersama IZI Jateng Gelar Bazar Sembako Murah </a></strong></p>
<p>Dalam orasi ilmiahnya, Prof Bernardinus menyoroti perbedaan penerimaan masyarakat pada teknologi game daring berdasarkan usia, gender, dan pengalaman penggunaan.</p>
<p>Melalui orasi ilmiah berjudul &#8216;Penerimaan Teknologi Game Online Multidimensi: Implikasi dan Strategi Penerimaan Teknologi Informasi Masyarakat,&#8217;, dia berupaya merumuskan strategi yang tepat, untuk meningkatkan dan mengurangi ketergantungan pada game daring.</p>
<p>Sementara Prof Victoria membahas pentingnya keamanan dan kesehatan, dalam pengolahan pangan usai panen hingga siap dikonsumsi, dalam orasi ilmiah berjudul &#8216;Sustainable Food Processing: Teknologi Pengeringan dan Ekstraksi Ramah Lingkungan untuk Pengembangan Produk Herbal&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/02/bupati-blora-implementasikan-hasil-retreat-untuk-membangun-blora-dukung-ketahanan-pangan-nasional">Bupati Blora Implementasikan Hasil Retreat untuk Membangun Blora Dukung Ketahanan Pangan Nasional</a></strong></p>
<p>Melakukan studi pada pengembangan produk pangan herbal, menurutnya dapat dicapai dengan penerapan teknologi ramah lingkungan. Sehingga kualitas, gizi, dan senyawa bioaktif tetap terjaga.</p>
<p>Sedangkan Prof Heny menunjukkan perhatiannya dalam pengajaran Bahasa Inggris, melalui orasi ilmiahnya yang berjudul &#8216;The New Future of English Teaching: Empowering Learners Critical and Analytical Thinking&#8217;.</p>
<p>Dia mengambil studi pada metode pembelajaran khas SCU, Soegijapranata Learning Model. Didapatinya, peluang pengajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan pola berpikir kritis dan analitis, dapat dilakukan dengan mengedepankan integrasi teknologi dan pendekatan berbasis konten.</p>
<p>Dalam orasi ilmiah yang berjudul &#8216;Membangun Integritas Organisasi: Peran Good Corporate Governance (GCG) dan Whistleblowing System (WB) untuk Mencegah Korupsi dan Fraud&#8217;, Prof Theresia memberikan gambaran peran GCG dan WB, bisa sebagai komponen pengendali dan transparansi di dunia bisnis dan pendidikan.</p>
<p><strong>Riyan</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/02/empat-guru-besar-scu-diharapkan-jadi-lentera-bagi-dunia-pendidikan">Empat Guru Besar SCU Diharapkan Jadi Lentera bagi Dunia Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>