SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Dr KH Wahab Zaenuri MM mengatakan, pihaknya menyalurkan zakat fitrah dan bantuan sembako, kepada ratusan warga kurang mampu. Kegiatan itu dilakukan di Gedung Sunan Tembayat, MAJT, Minggu (15/3/2026).
Dalam acara ini diikuti sekitar 507 penerima manfaat, yang mayoritas berasal dari kalangan duafa. Mereka terdiri dari penghuni panti asuhan, jamaah rutin masjid, pedagang binaan, staf dan karyawan, pedagang kaki lima, petugas parkir, penyapu jalan, warga sekitar masjid, serta para yatim.
Menurut Kiai Wahab Zaenuri, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UPZ Lazisma MAJT, untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan.
BACA JUGA: Berbagi Peduli Di Bulan Ramadhan, Morazen Gelar Buka Bersama dan Santunani Anak Yatim
”UPZ Lazisma MAJT berkesempatan untuk ikut membahagiakan para duafa dan fakir miskin, melalui penyaluran sembako, serta distribusi zakat fitrah dari para muzaki yang telah menitipkan zakatnya kepada kami,” ujarnya.
Disebutkan juga, total penerima manfaat pada kegiatan itu mencapai 507 orang, dari berbagai latar belakang. Seluruh bantuan telah didistribusikan kepada para mustahik pada sore hari.
”Alhamdulillah, semua sudah kami distribusikan. Mudah-mudahan keberkahan ini selalu menyertai kita bersama, dan ke depan jumlah penerima manfaat bisa semakin banyak,” imbuh dia.
BACA JUGA: Baksos Ramadhan 1447, Muda Ganesha Santuni Anak Yatim, Piatu Dan Dhuafa
Sementara itu, Sekretaris PP MAJT, KH Muhyiddin MAg menyampaikan apresiasinya kepada UPZ Lazisma MAJT, yang secara konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, kepada masyarakat.
Dia menilai, penyaluran zakat melalui lembaga amil memberikan manfaat yang lebih luas, karena dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan dan wilayah.
”Kalau zakat dibagikan sendiri oleh muzaki, biasanya hanya pada orang yang dikenal atau yang dekat saja. Namun melalui UPZ Lazisma, penerima manfaat bisa datang dari berbagai kampung, dan latar belakang,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bupati Kudus Sambut Kedatangan 140 Pemudik Gratis di Pendapa Kabupaten
Kiai Muhyiddin menambahkan, kegiatan berbagi seperti ini, tidak hanya membahagiakan penerima, tetapi juga membawa ketenangan bagi para pemberi zakat dan para amil yang mengelolanya.
”Orang yang menerima merasa senang, yang berzakat juga senang. Di Indonesia ini, sebenarnya banyak orang yang siap berzakat, berinfak, dan bersedekah, apalagi jika dikelola oleh UPZ yang konsisten dan amanah,” jelasnya.
Dia juga menyebutkan, Lazisma MAJT tidak hanya aktif saat Ramadan, tetapi juga memiliki berbagai program sosial sepanjang tahun, termasuk program dana bergulir bagi masyarakat.
Riyan













