<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Facebook Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/facebook/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jul 2024 07:46:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Facebook Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pria Asal Kebumen Ini Ditangkap setelah Kedapatan Menjual Video Porno, Perbulan Kantongi Rp 12 Juta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/23/pria-asal-kebumen-ini-ditangkap-setelah-kedapatan-menjual-video-porno-perbulan-kantongi-rp-12-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 07:46:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ditreskrimsus]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan tindak pidana ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pornogafi]]></category>
		<category><![CDATA[Telegram]]></category>
		<category><![CDATA[Video porno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=426757</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng mengungkap dugaan tindak pidana ITE dan pornogafi yang dilakukan oleh tersangka Rahmat Sumantri (RS). RS (30) ditangkap di Kebumen setelah diketahui menjual video porno anak-anak yang sudah beraksi sejak tahun 2023. Dengan menggunakan media sosial facebook dirinya memposting link yang setelah dibuka diarahkan ke komunikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/pria-asal-kebumen-ini-ditangkap-setelah-kedapatan-menjual-video-porno-perbulan-kantongi-rp-12-juta">Pria Asal Kebumen Ini Ditangkap setelah Kedapatan Menjual Video Porno, Perbulan Kantongi Rp 12 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng mengungkap dugaan tindak pidana ITE dan pornogafi yang dilakukan oleh tersangka Rahmat Sumantri (RS).</p>
<p>RS (30) ditangkap di Kebumen setelah diketahui menjual video porno anak-anak yang sudah beraksi sejak tahun 2023.</p>
<p>Dengan menggunakan media sosial facebook dirinya memposting link yang setelah dibuka diarahkan ke komunikasi Telegram dengan nama group Telegram Inxx Sxx. Pada group telegram Inxx Sxx terdapat postingan paket group yang ditawarkan dan di dalam group Telegram tersebut terdapat video yang memuat kesusilaan.</p>
<p>RS, memposting, menawarkan video yang memuat kesusilan dan video porno anak dan dewasa kepada calon member/pelanggan melalui facebook dan Telegram RS juga<br />
menyediakan video porno anak dan vIdeo porno dewasa dengan pemeran dalam video tersebut dari lokal dan luar negeri.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagyo mengungkapkan, berawal dari banyaknya pengaduan masyarakat yang diterima oleh Subdit V/Tipidsiber tentang adanya video yang memuat kesusilaan melalui media sosial, penyidik kemudian melakukan penyelidikan patroli cyber.</p>
<p>&#8220;Saat melakukan patroli cyber penyidik menemukan adanya pengguna akun facebook Pxx Bxx yang memposting berupa link yang setelah dibuka diarahkan ke komunikasi Telegram dengan nama group Telegram Inxx Sxx,&#8221; kata Dwi dalam Konferensi Pers di Lobi Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (23/7/2024).</p>
<p>Disampaikan, dalam group telegram Inxx Sxx terdapat postingan paket group yang di tawarkan. Dalam group Telegram tersebut terdapat video yang memuat kesusilaan dan video porno anak. Untuk pembayaran paket group yang ditawarkan dilakukan melalui rekening Bank BRI dan akun DANA dengan menghubungi atau chat admin dengan nama akun Telegram MeyChan449.</p>
<p>&#8220;Dari hasil patroli cyber, kemudian tim berangkat menuju ke Kabupaten Kebumen untuk melakukan pencarian, diduga pengguna akun facebook Pxx Bxx ditemukan di wilayah Bojongsari, Alian, Kabupaten Kebumen,&#8221; ujar Dwi.</p>
<p>Selanjutnya tim di Bojongsari, Alian, Kabupaten Kebumen melakukan penangkapan dan pemeriksaan saksi-saksi lainnya, dan ditemukan fakta baru bahwa pelaku sudah menjual video yang memuat kesusilaan dan video porno anak melalui group Telegram sejak tahun 2023. &#8220;Pelaku lalu diamankan ke Mako Ditreskrimsus Polda Jateng bersama barang bukti,&#8221; tukas Dwi.</p>
<p>Kepada awak media, tersangka RS mengaku bisa mengantongi Rp 12 juta per bulan. RS menerima pembayaran melalui transfer dari pelanggan, dan menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan UU ITE dan UU No. 44 Tahun 2008 Pasal 29 tentang Pornografi Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.</p>
<p>Dwi juga mengImbau masyarakat agar memanfaatkan ponselnya dengan baik. Menurutnya, pornografi menjadi pemicu terjadinya aksi asusila di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya minta handphone kita digunakan untuk tingkatkan pengetahuan, jangan lihat atau upload video porno. Video-video ini merupakan sumber tindak pidana baik pelecehan hingga pemerkosaan,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/pria-asal-kebumen-ini-ditangkap-setelah-kedapatan-menjual-video-porno-perbulan-kantongi-rp-12-juta">Pria Asal Kebumen Ini Ditangkap setelah Kedapatan Menjual Video Porno, Perbulan Kantongi Rp 12 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris! Puluhan Anak hingga Ibu Menyusui Jadi Korban Prostitusi Online, Tersangka Diamankan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/30/miris-puluhan-anak-hingga-ibu-menyusui-jadi-korban-prostitusi-online-tersangka-diamankan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 12:03:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ditreskrimsus Polda Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Puluhan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka prostitusi online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=378621</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Bermodal Facebook, pria asal Purwokerto jajakan puluhan anak hingga ibu menyusui kepada pria hidung belang. RW (28) diamankan polisi dalam kasus prostitusi online usai kedapatan menjajakan puluhan anak di bawah umur, ibu hamil dan ibu menyusui di Kabupaten Banyumas. Dengan bermodal facebook dengan nama akun setianingsih zoya, RW menjajakan puluhan anak, kaum [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/30/miris-puluhan-anak-hingga-ibu-menyusui-jadi-korban-prostitusi-online-tersangka-diamankan">Miris! Puluhan Anak hingga Ibu Menyusui Jadi Korban Prostitusi Online, Tersangka Diamankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Bermodal Facebook, pria asal Purwokerto jajakan puluhan anak hingga ibu menyusui kepada pria hidung belang.</p>
<p>RW (28) diamankan polisi dalam kasus prostitusi online usai kedapatan menjajakan puluhan anak di bawah umur, ibu hamil dan ibu menyusui di Kabupaten Banyumas. Dengan bermodal facebook dengan nama akun setianingsih zoya, RW menjajakan puluhan anak, kaum gay, ibu hamil hingga ibu menyusui ke pria hidung belang.</p>
<p>Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, RW menjajakan korbannya dengan cara memajang foto mereka di laman facebook. “Pelaku memposting, menawarkan dan meyakinkan pelanggan dengan mengirimkan foto perempuan yang dijualnya ke facebook. Melalui facebook tersebut pelaku menawarkan jasa seksual,” ungkap Dwi Subagio di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Senin (30/10/2023).</p>
<p>Ia menyebut, pelaku juga menyertakan kontak nomor teleponnya dalam postingannya. Sehingga, pria hidung belang mudah berkomunikasi dengannya untuk mendapatkan wanita yang diinginkan.</p>
<p>Adapun harga perempuan yang dijual jasa beragam. “Tarifnya, kalau anak dibawah umur yakni Rp 600.000,- sekali kencan, ibu hamil Rp 500.000,- gay Rp 500.000,- dan ibu menyusui Rp 800.000,-. pelaku dapat komisi Rp 200.000,-,&#8221; bebernya.</p>
<p>Menurut Dwi Subagio, sebagian besar korbannya adalah anak dibawah umur. &#8220;Ada sekitar 50 anak-anak dijajakan RW dengan modus seperti ini,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dikatakan, kasus ini terungkap pasca adanya laporan masyarakat yang resah soal postingan prostitusi. Kemudian tim patroli cyber mendapatkan akun setianingsih zoya. Hingga pada 5 Oktober 2023 petugas ke Banyumas menangkap RW di kawasan Baturaden.</p>
<p>Kepada awak media, pelaku RW mengaku dalam aksinya mencari para korban dengan iming-iming tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi sebelum akhirnya menjajakan mereka melalui facebook. &#8220;Cara seperti ini sudah saya lakukan sejak 2020,&#8221; ucap RW.</p>
<p>Akibat perbuatannya, RW dikenakan Pasal 27 ayat 1 dan pasal 45 ayat 1 UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang UU ITE serta pasal 30 dan pasal 4 ayat 2 UU No 44 tahun 2008 tentang pornografi.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/30/miris-puluhan-anak-hingga-ibu-menyusui-jadi-korban-prostitusi-online-tersangka-diamankan">Miris! Puluhan Anak hingga Ibu Menyusui Jadi Korban Prostitusi Online, Tersangka Diamankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Apr 2023 10:27:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=332313</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOREJO (SUARABARU.ID)&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggelar kegiatan open house, di kediaman Kutoarjo, Purworejo, Minggu (23/4/2023). Sama seperti open house di Purbalingga, masyarakat Purworejo juga begitu antusias menyambut momen bahagia itu. &#8221;Tiap tahun kalau Pak Ganjar menggelar open house, kami selalu datang. Kami silaturahmi dan mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri,&#8221; kata Yohani, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga">Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOREJO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menggelar kegiatan open house, di kediaman Kutoarjo, Purworejo, Minggu (23/4/2023). Sama seperti open house di Purbalingga, masyarakat Purworejo juga begitu antusias menyambut momen bahagia itu.</p>
<p>&#8221;Tiap tahun kalau Pak Ganjar menggelar open house, kami selalu datang. Kami silaturahmi dan mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri,&#8221; kata Yohani, salah satu suster ADM Purworejo.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Yohani mengajak beberapa temannya. Dia juga mendoakan, Ganjar dan keluarga agar selalu sehat, dan apa yang dicita-citakan dapat tercapai.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/patroli-gabungan-di-manyaran-di-selogiri-wonogiri-rumah-kosong-disatroni-maling">Patroli Gabungan di Manyaran, di Selogiri Wonogiri Rumah Kosong Disatroni Maling</a></strong></p>
<p>&#8221;Ya, harapannya semoga Pak Ganjar jadi pemimpin yang baik, tambah sukses. Kalau terpilih jadi presiden, tetap tekun dan setia mengurus negara kita ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya kalangan lintas agama, kelompok penyandang disabilitas juga hadir dalam acara itu. Salah satunya Anto (45), asal Kaligesing, Purworejo. Menggunakan motor roda tiga, Anto menempuh perjalanan sejauh sembulan km dari kediamannya, menuju rumah Ganjar.</p>
<p>&#8221;Senang sekali rasanya, bisa ketemu langsung sama Pak Ganjar, bisa foto bareng dan bercanda. Kami ucapkan terima kasih kepada beliau, karena selama ini beliau sangat peduli sama teman-teman difabel,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/tradisi-lomban-harus-sukses-kapolres-jepara-jangan-arogan-lakukan-pengamanan">Tradisi Lomban Harus Sukses, Kapolres Jepara : Jangan Arogan Lakukan Pengamanan</a></strong></p>
<figure id="attachment_332358" aria-describedby="caption-attachment-332358" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-332358" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-23-at-17.02.59-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-332358" class="wp-caption-text">Ganjar, Siti Atikoh dan putranya, Alam, menyapa warga Jateng dalam acara open house yang dilakukan secara virtual. Foto: hms</figcaption></figure>
<p>Saat ini, penyandang disabilitas di Jateng, sudah mendapat perhatian lebih baik. Aksesbilitas sudah banyak yang ramah difabel.</p>
<p>&#8221;Selain itu, kami juga diberi pelatihan, akses modal usaha, dan banyak lainnya. Harapan kami ke depan, semoga makin banyak pemimpin yang peduli pada kami,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, Ganjar dan keluarga menggelar open house di kediaman Kutoarjo, setelah sebelumnya acara serupa digelar di Purbalingga. Open house digelar dua sesi, yakni secara virtual dan secara langsung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/23/wabup-blora-etik-dukung-penuh-ganjar-pranowo-calon-presiden-pada-pilpres-2024">Wabup Blora Etik Dukung Penuh Ganjar Pranowo Calon Presiden pada Pilpres 2024</a></strong></p>
<p>Open house virtual digelar Ganjar dengan cara zoom meeting. Kegiatan itu juga disiarkan langsung melalui beragam channel medsos Ganjar, YouTube, Instagram dan Facebook. Ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, mengikuti acara itu.</p>
<p>Setelah itu, barulah Ganjar menerima tamu-tamu di kediamannya. Keluarga, tetangga, teman dan warga umum berdatangan, untuk halal bihalal bersama Ganjar.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/open-house-ganjar-di-kutoarjo-disesaki-ribuan-warga">Open House Ganjar di Kutoarjo Disesaki Ribuan Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah di Bawah Jembatan Jetis Purwodadi Sudah Dibersihkan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/11/sampah-di-bawah-jembatan-jetis-purwodadi-sudah-dibersihkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 12:13:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[sampah di jembatan jetis]]></category>
		<category><![CDATA[sampah menghambat aqliran sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=270351</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sampah yang menumpul di aliran sungai di bawah jembatan Jetis, di Jalan Soponyono 3 Purwodadi, akhirnya dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warganet mengunggah di Facebook, gambar aliran sungai yang penuh dengan sampah. Dalam unggahan itu, warganet menunjukkan tiga foto yang terkait dengan tumpukan sampah yang menyumbat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/11/sampah-di-bawah-jembatan-jetis-purwodadi-sudah-dibersihkan">Sampah di Bawah Jembatan Jetis Purwodadi Sudah Dibersihkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) </strong>– Sampah yang menumpul di aliran sungai di bawah jembatan Jetis, di Jalan Soponyono 3 Purwodadi, akhirnya dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warganet mengunggah di Facebook, gambar aliran sungai yang penuh dengan sampah. Dalam unggahan itu, warganet menunjukkan tiga foto yang terkait dengan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air di sungai kecil tersebut.</p>
<p>Pada grup Facebook Info Wong Grobogan, warganet bernama Supriyanto yang mengunggah foto ini memberikan penjelasan terkait foto yang diposting pada grup media sosial tersebut.</p>
<p>“Izin melaporkan kepada dinas terkait, mengenai sampah dibawah jembatan sungai Jetis Soponyono 3 Purwodadi yang menyumbat aliran air sungai dan bau tidak sedap menggangu warga sekitar,” tulis Supriyanto.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/11/sampah-di-bawah-jembatan-jetis-purwodadi-sudah-dibersihkan">Sampah di Bawah Jembatan Jetis Purwodadi Sudah Dibersihkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Gamming Hadirkan Pac-Man Secara Ekslusif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/08/facebook-gamming-hadirkan-pac-man-secara-ekslusif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2021 08:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Gamming]]></category>
		<category><![CDATA[Pac-Man]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=216379</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Facebook gaming menghadirkan ruang khusus untuk karakter legendaris Pac-Man yang sudah berusia lebih dari 40 tahun menemani masyarakat dunia lewat peluncuran PAC-MAN Community secara ekslusif. Berbeda dari gim PAC-MAN biasanya, di dalam PAC-MAN Community para pemain, kreator video gaming, hingga penonton bisa berkumpul bersama dan memainkan game baru yang dirancang khusus oleh Genvid [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/08/facebook-gamming-hadirkan-pac-man-secara-ekslusif">Facebook Gamming Hadirkan Pac-Man Secara Ekslusif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> <em>Facebook gaming</em> menghadirkan ruang khusus untuk karakter legendaris Pac-Man yang sudah berusia lebih dari 40 tahun menemani masyarakat dunia lewat peluncuran PAC-MAN Community secara ekslusif.</p>
<p>Berbeda dari gim PAC-MAN biasanya, di dalam PAC-MAN Community para pemain, kreator video gaming, hingga penonton bisa berkumpul bersama dan memainkan game baru yang dirancang khusus oleh Genvid dan BANDAI NAMCO Entertaintment.</p>
<p>Dalam siaran persnya, Rabu (8/12/2021), Facebook menyebutkan permainan itu bisa dimainkan secara global dan dimainkan bisa sendiri hingga dalam grup dengan jumlah maksimal empat orang lewat fitur “co-op multiplayer”.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/07/hybe-umumkan-lineup-konser-bersama-akhir-tahun/">HYBE Umumkan Lineup Konser Bersama Akhir Tahun</a></strong></p>
<p>Para pemain diminta untuk menyelesaikan tiap labirin dan juga tetap bersaing satu sama lain untuk memperoleh total poin tertinggi.</p>
<p>Selain labirin PAC-MAN Community, para pemain bisa membuat tingkatan dan tantangannya sendiri melalui fitur &#8220;Maze Creator&#8221; yang memberikan kemampuan permainan tanpa batas.</p>
<p>Game ini juga menyertakan tab Watch dari Facebook Interactives yang akan menampilkan kreator Facebook Gaming yang sedang bermain secara langsung.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/03/tips-belajar-daring-secara-efektif-bagi-siswa/">Tips Belajar Daring yang Efektif bagi Siswa</a></strong></p>
<p>Mode Watch mengubah labirin menjadi tampilan 3D yang didukung oleh Unreal Engine, sehingga penonton bisa langsung berinteraksi dengan pemain video game yang dipilih dan memperkuat AI PAC-MAN atau Ghosts yang saling berkompetisi.</p>
<p>Fitur lain yang akan datang dalam versi beta adalah ketika berinteraksi dengan streamer, penonton bisa berkolaborasi bersama demi membuka fitur “Maze Creator”.</p>
<p>Ketika streamer tidak melakukan siaran langsung, tab Watch akan menampilkan karakter AI, persis seperti mesin arcade yang sedang tidak dimainkan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/08/film-dokumenter-blackpinkthe-movie-siap-tayang-15-desember-di-disney-hostar/">Film Dokumenter “BLACKPINK:The Movie” Siap Tayang 15 Desember di Disney+ Hostar</a></strong></p>
<p>Melalui fitur baru “Play with Streamer”, para kreator Facebook Gaming dapat mengundang komunitasnya saat melakukan sesi siaran langsung untuk ikut bermain dalam gim atau sekadar menontonnya.</p>
<p>Labirin buatan para pemain ini akan ditampilkan di dalam gim setiap hari, dan tantangan berbasis komunitas serta labirin yang dikurasi dan dikembangkan oleh komunitas streamer akan segera diluncurkan.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/08/facebook-gamming-hadirkan-pac-man-secara-ekslusif">Facebook Gamming Hadirkan Pac-Man Secara Ekslusif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Umumkan Akan Matikan Sistem &#8220;Facial Recognition&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/03/facebook-umumkan-akan-matikan-sistem-facial-recognition</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/11/03/facebook-umumkan-akan-matikan-sistem-facial-recognition#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2021 03:10:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facial Recognition]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Facial Recognition]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=208290</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Perusahaan teknologi Facebook mengumumkan bahwa pihaknya akan mematikan sistem &#8220;facial recognition&#8221; atau pengenalan wajah yang secara otomatis mengidentifikasi pengguna lewat foto serta video. Keputusan itu diambil mengikuti tingkat kekhawatiran pengguna yang terus meningkat mengenai penggunaan teknologi tersebut. &#8220;Di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung ini, kami percaya bahwa membatasi penggunaan facial recognition pada beberapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/03/facebook-umumkan-akan-matikan-sistem-facial-recognition">Facebook Umumkan Akan Matikan Sistem &#8220;Facial Recognition&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Perusahaan teknologi Facebook mengumumkan bahwa pihaknya akan mematikan sistem &#8220;facial recognition&#8221; atau pengenalan wajah yang secara otomatis mengidentifikasi pengguna lewat foto serta video.</p>
<p>Keputusan itu diambil mengikuti tingkat kekhawatiran pengguna yang terus meningkat mengenai penggunaan teknologi tersebut.</p>
<p>&#8220;Di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung ini, kami percaya bahwa membatasi penggunaan facial recognition pada beberapa kasus khusus adalah tindakan tepat,&#8221; ujar Vice President of Artificial Intelligence (AI) di Facebook Jerome Pesenti seperti dilansir dari Reuters, Rabu (3/11/2021).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/01/200-ribu-orang-kunjungi-paviliun-indonesia-di-ajang-internasional-expo-2020-di-dubai/">200 Ribu Orang Kunjungi Paviliun Indonesia di Ajang Internasional Expo 2020 di Dubai</a></strong></p>
<p>Faktor lainnya yang menyebabkan penghentian fitur tersebut adalah belum matangnya regulasi yang mengatur masalah privasi pada sistem pengenalan wajah.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, regulator hingga masyarakat berkompromi dan mendebat penggunaan sistem pengenalan wajah atas banyaknya pelanggaran privasi akibat sistem itu.</p>
<p>Sistem yang bisa mengenali wajah tersebut menjadi primadona bagi para pebisnis untuk keamanan, namun ternyata sistem itu dinilai berpotensi membahayakan privasi hingga menormalkan pengawasan yang menganggu.</p>
<p>Sebelum Facebook, beberapa perusahaan besar telah mengambil langkah serupa seperti IBM menghentikan penjualan produk &#8220;Facial Recognition&#8221;. Lalu ada juga Microsoft serta Amazon yang memunda penjualan sistem itu karena masih belum jelasnya aturan mengenai sistem pengenalan wajah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/10/27/hadirkan-tes-potensi-caesar-terbaru-nutriclub-ajak-orangtua-rencanakan-persalinan-secara-matang/">Hadirkan Tes Potensi Caesar Terbaru, Nutriclub Ajak Orangtua Rencanakan Persalinan secara Matang</a></strong></p>
<p>Dengan Facebook ikut bergabung memutuskan menyudahi penggunaan &#8220;facial recognition&#8221;, tentunya menjadi gebrakan bagi industri teknologi tak lagi menggunakan sistem yang tak terjamin keamanannya untuk privasi masyarakat.</p>
<p>Perusahaan yang pada pekan lalu memilih nama baru yaitu Meta memyebutkan lebih dari satu pertiga penggunanya memilih sistem pengenalan wajah untuk masuk ke media sosialnya. Dan tentu dengan dihentikannya sistem itu akan ada 1 miliar orang berhenti menggunakan metode itu.</p>
<p>Juru bicara Facebook menyebutkan inisiatif itu bisa selesai di 2021 tepatnya di Desember sehingga langkah lanjutan bisa lebih maksimal untuk menjaga keamanan dan privasi masyarakat.</p>
<p>Facebook namun memastikan fitur alternatif yang mendeskripsikan gambar bagi pengguna yang mengalami gangguan pengelihatan akan tetap berfungsi normal. Namun sebagai imbas dihentikannya sistem pengenalan wajah, maka individu yang dikenali dalam gambar namanya tak akan disertakan dan hanya disebut sebagai &#8220;individu&#8221;.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/03/facebook-umumkan-akan-matikan-sistem-facial-recognition">Facebook Umumkan Akan Matikan Sistem &#8220;Facial Recognition&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/11/03/facebook-umumkan-akan-matikan-sistem-facial-recognition/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Diperintahkan Rilis Data Tentang Rohingya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/09/23/facebook-diperintahkan-rilis-data-tentang-rohingya</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/09/23/facebook-diperintahkan-rilis-data-tentang-rohingya#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 08:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Anti-Rohingya]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Myanmar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=199845</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang hakim pengadilan federal di Washington D.C, Amerika Serikat memerintahkan Facebook merilis sejumlah data tentang akun yang berhubungan dengan anti-Rohingya untuk mengusut kasus genosida di Myanmar. Hakim tersebut, diberitakan Reuters, Kamis (23/9/2021), mengkritik Facebook karena gagal memberikan informasi kepada penyelidik untuk menuntut Myanmar atas kejahatan internasional kepada etnis Rohingya, yang merupakan minoritas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/23/facebook-diperintahkan-rilis-data-tentang-rohingya">Facebook Diperintahkan Rilis Data Tentang Rohingya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang hakim pengadilan federal di Washington D.C, Amerika Serikat memerintahkan Facebook merilis sejumlah data tentang akun yang berhubungan dengan anti-Rohingya untuk mengusut kasus genosida di Myanmar.</p>
<p>Hakim tersebut, diberitakan Reuters, Kamis (23/9/2021), mengkritik Facebook karena gagal memberikan informasi kepada penyelidik untuk menuntut Myanmar atas kejahatan internasional kepada etnis Rohingya, yang merupakan minoritas Islam di negara tersebut.</p>
<p>Facebook sebelumnya menolak memberikan data karena akan melanggar undang-undang layanan komunikasi elektronik dengan membuka komunikasi pengguna.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/09/23/drakor-squid-game-puncaki-peringkat-pertama-di-netflix-as/">Drakor “Squid Game” Puncaki Peringkat Pertama di Netflix AS</a></strong></p>
<p>Sang hakim berargumen unggahan tersebut, yang sudah dihapus, tidak termasuk dalam undang-undang. Tidak membagikan konten tersebut akan &#8220;memperburuk tragedi yang menimpa Rohingya&#8221;.</p>
<p>&#8220;Facebook menggunakan selubung hak privasi, yang penuh ironi. Situs berita memiliki bagian yang ditujukan untuk sejarah kotor skandal privasi Facebook,&#8221; tulis hakim tersebut.</p>
<p>Juru bicara Facebook mengatakan sedang meninjau ulang keputusan tersebut dan &#8220;secara sukarela sudah membuka&#8221; data ke badan PBB lainnya, Mekanisime Investigasi Independen untuk Myanmar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/09/22/netflix-sajikan-k-content-land-dengan-genre-kesukaan/">Netflix Sajikan K-Content Land dengan Genre Kesukaan</a></strong></p>
<p>Lebih dari 730.000 muslim Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine pada Agustus 2017 lalu setelah konflik dengan militer. Pengungsi Rohingya menyatakan ada pembunuhan massal dan pemerkosaan.</p>
<p>Kelompok sayap kanan mendokumentasikan pembunuhan warga dan pembakaran desa. Otoritas Myanmar mengatakan mereka melawan pemberontak dan membantah melakukan kekejaman yang sistematis.</p>
<p>Penyelidik hak asasi manusia PBB pada 2018 lalu menyatakan Facebook berperan dalam menyebarkan ujaran kebencian yang mengakibatkan kekerasan tersebut.</p>
<p>Investigasi Reuters pada 2018 menemukan lebih dari 1.000 konten ujaran kebencian di Facebook, seperti menyebut Rohingya dan orang Islam sebagai anjing, mendesak mereka ditembak atau dimusnahkan. Facebook pada tahun itu menyatakan mereka bertindak terlalu lambat untuk mencegah misinformasi dan kebencian di Myanmar.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/23/facebook-diperintahkan-rilis-data-tentang-rohingya">Facebook Diperintahkan Rilis Data Tentang Rohingya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/09/23/facebook-diperintahkan-rilis-data-tentang-rohingya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>6</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Tips dari Facebook Agar Terhindar Disinformasi Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/30/enam-tips-dari-facebook-agar-terhindar-disinformasi-covid-19</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/30/enam-tips-dari-facebook-agar-terhindar-disinformasi-covid-19#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2021 03:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[disinformasi]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=187175</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Facebook berkomitmen untuk memastikan bahwa orang-orang di Indonesia menerima informasi terkini dan akurat. Secara global, perusahaan asal AS itu telah menghubungkan lebih dari 2 miliar orang ke otoritas kesehatan melalui Pusat Informasi Covid-19 miliknya, dan lebih dari 600 juta orang mengklik notifikasi pop-up di Instagram dan Facebook untuk mempelajari informasi tersebut lebih lanjut. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/30/enam-tips-dari-facebook-agar-terhindar-disinformasi-covid-19">Enam Tips dari Facebook Agar Terhindar Disinformasi Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Facebook berkomitmen untuk memastikan bahwa orang-orang di Indonesia menerima informasi terkini dan akurat. Secara global, perusahaan asal AS itu telah menghubungkan lebih dari 2 miliar orang ke otoritas kesehatan melalui Pusat Informasi Covid-19 miliknya, dan lebih dari 600 juta orang mengklik notifikasi pop-up di Instagram dan Facebook untuk mempelajari informasi tersebut lebih lanjut.</p>
<p>Facebook secara global pun menjalankan kampanye terbesar di seluruh dunia yang mempromosikan informasi tentang vaksin Covid-19 dengan membantu orang menemukan tempat dan waktu yang tepat agar pengguna bisa mengikuti vaksinasi, lalu menghapus klaim palsu tentang Covid-19 dan vaksin di atas platform Facebook, serta membantu pengguna mendeteksi dan meminimalkan penyebaran disinformasi kesehatan di komunitas mereka.</p>
<p>Di Indonesia Facebook turut membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan untuk menyediakan informasi akurat tentang Covid-19. Berikut adalah enam tips dari Facebook mengutip siaran persnya, Jumat (30/7/2021), untuk menjaga komunitas di Indonesia tetap terinformasi secara memadai dan melawan disinformasi Covid-19 secara kolektif demi menjaga satu sama lain tetap aman di masa pandemi ini.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/07/28/facebook-perketat-kebijakan-untuk-pengguna-di-bawah-18-tahun/">Facebook Perketat Kebijakan untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun</a></strong></p>
<p><em>Dapatkan keseluruhan cerita, bukan hanya tajuk berita</em></p>
<p>Pengguna ada baiknya membaca keseluruhan berita dan hati- hati dengan gambar, angka, kutipan, dan tanggal yang tidak memiliki sumber, sudah usang, atau telah diambil di luar konteks. Sumber tepercaya adalah pilihan teraman bagi Anda</p>
<p>Periksa bagian “Tentang” dari sumber tersebut atau lakukan pencarian cepat untuk mempelajari lebih lanjut. Anda juga dapat memeriksa apakah otoritas kesehatan masyarakat mengonfirmasi atau menentang informasi tersebut.</p>
<p>Tentunya dengan demikian anda bisa memastikan sumber bacaan dan informasi yang anda terima termasuk sumber yang akurat atau bukan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris/">Facebook, Twitter Bertekad Perangi Rasisme terhadap Pemain Inggris</a></strong></p>
<p><em>Bagikan fakta, bukan rumor</em></p>
<p>Cari petunjuk kecil yang mengarah ke informasi yang salah yaitu URL palsu, ejaan yang buruk, atau tata letak yang janggal. Jika terasa terlalu banyak hal yang tidak sesuai, maka ada baiknya anda tidak perlu membagikan informasi itu.</p>
<p><em>Dapatkan konteks lengkap dari sumber yang kredibel</em></p>
<p>Cari laporan lain dari sumber yang dapat dipercaya untuk memverifikasi bahwa cerita tersebut mengandung informasi akurat dari otoritas kesehatan. Jangan hanya terpaku pada satu sumber, di era informasi selain informasi yang bertebaran, tentunya semakin banyak cara juga untuk memastikan informasi itu benar atau tidak.</p>
<p>Dengan melakukan pemeriksaan ke sumber- sumber lain terkait informasi tersebut anda dapat memastikan benar atau tidaknya sebuah informasi yang anda terima di media sosial.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/20/facebook-dukung-pembaruan-sistem-ios-14-5/">Facebook Dukung Pembaruan Sistem iOS 14.5</a></strong></p>
<p>Jika cerita atau informasi yang tidak akurat baru saja dibagikan oleh teman atau anggota keluarga. Kirimkan pesan pribadi untuk memberitahu mereka bahwa informasi yang dibagikannya kurang tepat.</p>
<p>Lalu bagaimana jika ternyata unggahan tersebut terlanjur viral dan banyak disukai? Ada baiknya anda melakukan koreksi publik secara halus dengan menyertakan tautan berisikan informasi akurat.</p>
<p><em>Pikir dulu sebelum membagikan</em></p>
<p>Beberapa cerita mungkin menggunakan bahasa emosional yang kuat tanpa memberikan fakta. Jadi coba #TahanDulu sebelum membagikan ceritanya ke orang lain. Periksa keakuratannya dulu dan atau merujuklah ke sumber tepercaya seperti situs Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Halaman Kementerian Kesehatan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/04/07/533-juta-data-pengguna-facebook-bocor-di-forum-peretas/">533 Juta Data Pengguna Facebook Bocor di Forum Peretas</a></strong></p>
<p>Dengan demikian anda bisa melindungi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan anda dari misinformasi yang bisa membuat kesalahapahaman. Hingga Juli 2021, sebanyak 12 juta konten misinformasi tentang Covid-19 dan vaksinasi telah dihapus di platform Facebook secara global.</p>
<p>Selain itu unggahan sebanyak 167 juta konten telah ditandai salah oleh pemeriksa fakta atau “fact checker” dari pihak ketiga mengenai konten- kontenterkait Covid-19. Rupanya ketika pengguna melihat label itu, artinya 95 persen dari mereka yang melihat konten tidak melihat konten orisinilnya.</p>
<p>Maka dari itu selain upaya pencegahan yang dilakukan oleh pengelola aplikasi dan berbagai otoritas di Pemerintah, masyarakat pun harus secara aktif melindungi dirinya sendiri dari informasi yang tidak benar sehingga tetap terlindungi dan tidak menjadi salah paham.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/30/enam-tips-dari-facebook-agar-terhindar-disinformasi-covid-19">Enam Tips dari Facebook Agar Terhindar Disinformasi Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/30/enam-tips-dari-facebook-agar-terhindar-disinformasi-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook, Twitter Bertekad Perangi Rasisme terhadap Pemain Inggris</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 23:20:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Bertekad Perangi Rasisme terhadap Pemain Inggris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=183361</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Facebook dan Twitter menyatakan akan berusaha keras menghapus komentar rasis yang ditujukan kepada anggota tim sepak bola Inggris menyusul kekalahan menyesakkan dalam final Euro 2020. Dua raksasa media sosial AS itu berikrar menghapus konten rasis dan kebencian yang telah memicu kecaman dari para pemimpin politik Inggris. Langkah itu muncul setelah ada rangkaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris">Facebook, Twitter Bertekad Perangi Rasisme terhadap Pemain Inggris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Facebook dan Twitter menyatakan akan berusaha keras menghapus komentar rasis yang ditujukan kepada anggota tim sepak bola Inggris menyusul kekalahan menyesakkan dalam final Euro 2020.</p>
<p>Dua raksasa media sosial AS itu berikrar menghapus konten rasis dan kebencian yang telah memicu kecaman dari para pemimpin politik Inggris.</p>
<p>Langkah itu muncul setelah ada rangkaian pesan kasar di Twitter dan Instagram yang dimiliki Facebook yang ditujukan kepada Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka, tiga pemain yang gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti melawan Italia tersebut.</p>
<p>&#8220;Pelecehan rasis menjijikkan yang diarahkan pada pemain Inggris tadi malam itu sama sekali tidak memiliki tempat di Twitter,&#8221; kata juru bicara layanan pesan singkat yang berbasis di San Francisco tersebut seperti dikutip AFP.</p>
<p>&#8220;Dalam 24 jam terakhir, lewat gabungan otomatisasi berbasis machine learning dan tinjauan oleh manusia, kami segera menghapus lebih dari 1.000 cuitan dan secara permanen membekukan sejumlah akun karena melanggar aturan kami, sebagian besar di antaranya kami deteksi sendiri secara proaktif dengan memanfaatkan teknologi.&#8221;</p>
<p>Sebelumnya Facebook mengaku &#8220;seketika menghapus komentar dan akun yang menyasar pelecehan kepada pemain sepak bola Inggris tadi malam dan kami akan terus mengambil tindakan terhadap mereka yang melanggar aturan kami&#8221;.</p>
<p>Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan para pemimpin lainnya mengaku kecewa atas penyalahgunaan online.</p>
<p>Menteri Kebudayaan Oliver Dowden mencuit, &#8220;Saya itu marah atas pelecehan rasis mengerikan terhadap pemain-pemain heroik kami&#8221; sembari memperingatkan layanan-layanan online.</p>
<p>&#8220;Perusahaan-perusahaan media sosial mesti meningkatkan langkah mereka dalam mengatasi hal ini dan, jika mereka gagal, RUU Keamanan Online kami yang baru akan meminta pertanggungjawaban mereka dengan denda sampai 10 persen dari pendapatan global,&#8221; tulis Dowden.</p>
<p><em><strong>Ant/Muha</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris">Facebook, Twitter Bertekad Perangi Rasisme terhadap Pemain Inggris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/13/facebook-twitter-bertekad-perangi-rasisme-terhadap-pemain-inggris/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Dukung Pembaruan Sistem iOS 14.5</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/20/facebook-dukung-pembaruan-sistem-ios-14-5</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2021 09:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Pembaruan Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem iOS 14.5]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=172073</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Facebook memberikan komentarnya terkait pembaruan sistem operasi iOS 14.5, yang salah satu fiturnya adalah App Tracking Transparency. App Tracking Transparency adalah fitur yang membatasi aplikasi untuk melacak data pengguna. Dengan demikian, aplikasi tak lagi bebas menampilkan iklan sesuai data yang direkam ke dalam aplikasi. Steve Satterfield, Privacy Policy Director Facebook mengatakan mereka mendukung [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/20/facebook-dukung-pembaruan-sistem-ios-14-5">Facebook Dukung Pembaruan Sistem iOS 14.5</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Facebook memberikan komentarnya terkait pembaruan sistem operasi iOS 14.5, yang salah satu fiturnya adalah App Tracking Transparency.</p>
<p>App Tracking Transparency adalah fitur yang membatasi aplikasi untuk melacak data pengguna. Dengan demikian, aplikasi tak lagi bebas menampilkan iklan sesuai data yang direkam ke dalam aplikasi.</p>
<p>Steve Satterfield, Privacy Policy Director Facebook mengatakan mereka mendukung apa yang dilakukan oleh Apple, sebab pada dasarnya ini merupakan sebuah usaha untuk memberikan kontrol transparansi yang lebih tinggi untuk iklan online.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/19/pentingnya-menyaksikan-film-tjoet-nya-dhien/">Pentingnya Menyaksikan Film “Tjoet Nya’ Dhien”</a></strong></p>
<p>&#8220;Kami mendukungnya dan melakukan hal yang sama. Masalahnya adalah bagaimana Apple melakukan ini, seperti apa mereka mereka melakukannya dan bagaimana mereka memanfaatkan atau memberikan posisi yang istimewa bagi produk mereka sendiri,&#8221; ujar Steve dalam webinar pada Kamis (20/5/2021).</p>
<p>Fitur ini memiliki opsi &#8220;ask app not to track&#8221; sehingga pengguna bisa tak terlacak aktivitasnya saat aplikasi sedang digunakan.</p>
<p>Aplikasi itu pun tidak bisa lagi mengikuti segala kegiatan pengguna, termasuk mengumpulkan data pribadi seperti umur, lokasi, informasi kesehatan, kebiasaan belanja dan lainnya yang bertujuan untuk iklan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/17/momen-lebaran-menurut-idola-k-pop-highlight/">Momen Lebaran Menurut Idola K-pop Highlight</a></strong></p>
<p>Sebaliknya, ketika pengguna memilih opsi &#8220;allow&#8221;, artinya pengguna memberikan izin aplikasi untuk melacaknya dan mengumpulkan data.</p>
<p>&#8220;Misalnya saya ingin mengadakan iklan terpersonalisasi di Facebook yang saya menggunakan data dari perusahaan lain, saya harus mendapatkan izin di Facebook dan perusahaan itu pun harus memberikan izin di aplikasinya mereka sendiri,&#8221; kata Steve.</p>
<p>Bagi Steve ini merupakan hambatan yang sangat besar. Apple sendiri disebut sedang membangun produk iklan sendiri.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/17/entah-wujud-ekspresi-kegelisahan-seniman-borobudur-hadapi-covid-19/">“ENTAH”, Wujud Ekspresi Kegelisahan Seniman Borobudur Hadapi Covid 19</a></strong></p>
<p>&#8220;Apple sedang memberikan rintangan dari pihak lain tapi mereka sendiri mulai membangun bisnis iklan mereka sendiri, tidak menjadi subyek atau menjadi target atau policy dari kebijakan baru mereka,&#8221; ujar Steve.</p>
<p>Apa yang dilakukan oleh Apple tak jauh berbeda dengan Facebook. Bagi Steve, ini adalah tentang masa depan dari internet.</p>
<p>&#8220;Kami mendukung internet yang bebas dan terbuka untuk diakses oleh siapapun. Apple konsumennya itu berbeda, konsumennya itu yang mampu membayar,&#8221; kata Steve.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/17/sungkem-telompak-di-lereng-merbabu-tradisi-pelihara-sumber-air-dan-jalin-silaturahmi/">Sungkem Telompak di Lereng Merbabu, Tradisi Pelihara Sumber Air dan Jalin Silaturahmi</a></strong></p>
<p>&#8220;Tidak salah tapi demikian faktanya, jadi internet yang diinginkan oleh Apple adalah internet dengan pengalaman yang berbayar karena sulit untuk memonetisasi dari iklan yang terpersonalisasi, maka Anda harus memiliki cara alternatif untuk memonetisasi dari iklan yakni dengan meminta orang-orang itu untuk membayar,&#8221; lanjut Steve.</p>
<p>Dengan perbaruan iOS ini, Apple mendapat komisi 15-30 persen dari iklan yang dibayarkan sehingga konsumen lain akan mengalami kerugian.</p>
<p>Akan tetapi, perubahan fitur baru yang diluncurkan oleh Apple ini tidak akan membawa perubahan yang besar dalam waktu dekat. Sebab, tidak semua pengguna Apple langsung memperbarui iOS-nya.</p>
<p>&#8220;Ini bukan berarti semua orang yang punya iPhone upgrade ke iOS 14.5. dalam beberapa hari, ini akan berlangsung dalam periode yang panjang,&#8221; ujar Steve.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/20/facebook-dukung-pembaruan-sistem-ios-14-5">Facebook Dukung Pembaruan Sistem iOS 14.5</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>