<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Emiliano Martinez Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/emiliano-martinez/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 08:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Emiliano Martinez Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Donnarumma, di Puncak Patah Hati</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/16/donnarumma-di-puncak-patah-hati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 10:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Copa Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Emiliano Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[Gianluigi Donnarumma]]></category>
		<category><![CDATA[Kiper Terbaik Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Paris St Germain]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=490541</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // jalan di depan/ acapkali tak terbayangkan/ bisa terang/ bisa muram/ kitakah yang menentukan?/ atau ekosistem/ langit industri yang menyelimuti// (Sajak “Gigi Donnarumma”, 2025) TIDAK sedikit yang membandingkan: lebih baik manakah Gianluigi Donnarumma dengan Emiliano Martinez untuk menyebut kiper terbaik dunia saat ini? Gigi adalah peraih Liga Champions terkini bersama Paris [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/16/donnarumma-di-puncak-patah-hati">Donnarumma, di Puncak Patah Hati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-490544 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// jalan di depan/ acapkali tak terbayangkan/ bisa terang/ bisa muram/ kitakah yang menentukan?/ atau ekosistem/ langit industri yang menyelimuti//</em><br />
<strong>(Sajak “Gigi Donnarumma”, 2025)</strong></p>
<p><strong>TIDAK</strong> sedikit yang membandingkan: lebih baik manakah Gianluigi Donnarumma dengan Emiliano Martinez untuk menyebut kiper terbaik dunia saat ini?</p>
<p>Gigi adalah peraih Liga Champions terkini bersama Paris St Germain, sedangkan Emi &#8212; yang memperkuat Aston Villa &#8212; menjadi andalan Argentina ketika meraih Piala Dunia 2022 dan dua kali Copa Amerika.</p>
<p>Tentu tak mudah untuk mengklaim, karena keduanya memiliki jejak, prestasi, “maqam”, dan catatan masing-masing. Dalam satu hal, keduanya punya reputasi yang tak juga bisa dibandingkan, misalnya dengan sederet penjaga gawang berkaliber dunia: dari Alisson Bekcer, Ederson Moares, Robert Sanches, Thibaut Courtois, Wojciech Szczęsny, Andre Ter Stegen, Unai Simon, hingga David Raya.</p>
<p>Dengan melihat performa dan kontribusinya, mungkin Anda terkejut ketika manajemen Paris St Germain memutuskan untuk melepas Donnarumma dan mendatangkan kiper baru Lucas Chevalier dari Lille. Adakah sesuatu yang menjadi alasan kuat pelatih Luis Enrique?</p>
<p>Kebutuhan taktik, menurut Enrique, telah matang dipertimbangkan sebagai dasar pengambilan keputusan itu. Musim depan dia butuh kiper yang terlibat dalam permainan atau <em>ball-playing goalkeeper</em>, sedangkan Donnarumma cenderung bertipe <em>shot stopper</em>. Kata pelatih asal Spanyol itu, dia bicara soal pemain yang bukan saja salah satu kiper terbaik dunia, tetapi juga diakui sebagi pribadi luar biasa.</p>
<p>Adakah pertimbangan selain soal kebutuhan taktik? Misalnya, permintaan kenaikan gaji Gigi Donnarumma sebelum kontraknya berakhir pada 2026 nanti? Enrique hanya bersedia menjawab dari sisi permainan, dan menekankan pada realitas industri sepak bola profesional.</p>
<p>Menurut dia, kehidupan pemain top, sama dengan pelatih, yang niscaya menghadapi lika-liku. Mengganti Donnarumma bukan keputusan mudah, tetapi dia bertanggung jawab penuh, dan keputusan ini lebih terkait dengan kebutuhan tim soal profil kiper.</p>
<p><strong>Sangat Kecewa</strong><br />
Kiper tim nasional Italia itu sangat kecewa dan benar-benar patah hati didepak oleh PSG. Pemain Terbaik Euro 2020 itu, selama empat tahun menjadi kiper utama Les Parisiens, dan ketika Enrique memilih kiper baru Lucas Chevalier, Donnarumma pun hanya bisa pasrah. Dia akan dijual.</p>
<p>Beberapa klub, di antaranya Manchester United dan Manchester City, sempat dikabarkan meminati. Rumor lama MU tertarik kepada Emi Martinez tak kunjung bergerak ke realisasi proses transfer. Dan, terbukti Andre Onana tetap diertahankan sebagai kiper utama bersama cadangannya, Altay Bayndr. Prioritas MU, hingga sejauh ini, bukan mencari kiper baru.</p>
<p>Donnarumma sudah tidak ada dalam daftar skuad PSG melawan Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa, Kamis 14 Agustus lalu, yang dimenangi PSG lewat adu penalti. Keputusan ini membuat dia kecewa berat, mengingat kontribusinya selama ini. Dia menjadi elemen penting PSG saat merebut empat gelar musim lalu, dan masih mengawal gawang timnya di final Piala Dunia Antarklub. Gigi sudah 161 kali bermain untuk PSG di seluruh ajang sejak 2021, dengan meraih empat titel Ligue 1, dua Piala Prancis, dan satu Liga Champions.</p>
<p>Dia mencurahkan kepedihan hati di akun instagramnya. “Untuk fans Paris yang spesial, saya selalu memberikan segalanya sejak tiba hari pertama, di dalam dan luar lapangan, untuk mendapatkan tempat saya dan menjaga gawang PSG. Sayangnya seseorang memutuskan bahwa saya tidak lagi jadi bagian dari tim, dan tidak bisa berkontribusi lagi untuk kesuksesan tim. Saya kecewa dan patah hati&#8230;” (<em>cnnindonesia.com</em>, 13 Agustus 2025).</p>
<p>“Saya berharap punya kesempatan bertemu fans di Parc des Princes secara langsung sekali lagi, dan mengucapkan salam perpisahan yang pantas. Jika itu tidak terjadi, saya ingin Anda tahu bahwa dukungan dan kasih sayang kalian berarti besar untuk saya, saya tidak akan pernah melupakannya. Saya selalu mengingat dengan penuh emosi, malam-malam luar biasa dan Anda yang membuat saya merasa seperti di rumah.”</p>
<p>“Untuk rekan-rekan setim &#8212; keluarga kedua saya &#8212; terima kasih untuk segala perjuangan, tawa, momen yang kita lalui bersama. Kalian selalu jadi saudara saya. Saya merasa terhormat bermain untuk klub ini dan tinggal di kota ini. Terima kasih, Paris,” tutup kiper penerus Gianluigi Buffon di tim nasional Italia itu.</p>
<p><strong>“Dollarumma”</strong><br />
Pemain kelahiran 25 Februari 1999 di Castellamare di Stabia itu, pada 2015-2020 menjadi andalan AC Milan. Dia dihujat Milanisti ketika menerima pinangan PSG. Dia diejek sebagai “dollarumma”, bahkan sempat dilempari dolar palsu ketika memperkuat Italia U-21. Dalam usia 18, waktu itu, Gigi dicap lebih mementingkan uang ketimbang loyalitas kepada Rossoneri.</p>
<p>Kita tidak tahu, apakah di luar alasan kebutuhan taktik Luis Enrique, ada masalah lain dalam negosiasi kelanjutan kontrak dengan PSG. Bahwa Gigi tak lagi dipakai dalam final Piala Super, menandakan bahwa klub milik Nasser Al-Khelaifi itu tak lagi mempertahankannya.</p>
<p>Dan, apa pun perasaan yang berkecamuk di hati Donnarumma, bukankah ini adalah pernik lain dari industri sepak bola profesional? Dinamika industrial tak jarang memberi jarak, menafikannnya dari gejolak hati dan rasa. Sama dengan ketika pada 2020 dia memilih meninggalkan dan mengabaikan suara-suara keberatan dari suporter San Siro.</p>
<p>Bagaimanapun, ini adalah jejak jalan ketika Donnarumma berada di puncak. Dia berada dalam kelindan industri kompetisi sepak bola profesional. Dan, pastilah gambaran serupa juga dihadapi oleh Emiliano Martinez yang hingga sejauh ini belum terproyeksikan bakal berlabuh ke mana. Apakah bertahan di Aston Villa, atau ke klub lain yang menawarkan masa depan lebih menjanjikan.</p>
<p>Belum pula tergambarkan, apakah Donnarumma akhirnya menjadi bagian dari MU untuk menjadi benteng Pasukan Olf Trafford. Atau dia akan berlabuh di Etihad untuk bergabung dengan tim racikan Pep Guardiola, atau mungkin di klub lain lagi&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/16/donnarumma-di-puncak-patah-hati">Donnarumma, di Puncak Patah Hati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 10:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Onana]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Villa]]></category>
		<category><![CDATA[Emiliano Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[Galatasaray]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Trofi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // konfidensi acapkali dibangun/ dengan kontroversi/ dan, dengan cara seperti apa/ dia meneguhkan posisi/ menjadi si nomor satu?// (Sajak &#8220;Emiliano Martinez&#8221;, 2025) TAK berlebihan bila Manchester United memburu Emiliano Martinez. Dalam dua musim terakhir, klub elite Liga Primer itu merasakan titik lemah di bawah mistar. Kiper utama, Andre Onana melakukan 13 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda">Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-480149 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// konfidensi acapkali dibangun/ dengan kontroversi/ dan, dengan cara seperti apa/ dia meneguhkan posisi/ menjadi si nomor satu?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Emiliano Martinez&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>TAK</strong> berlebihan bila Manchester United memburu Emiliano Martinez.</p>
<p>Dalam dua musim terakhir, klub elite Liga Primer itu merasakan titik lemah di bawah mistar. Kiper utama, Andre Onana melakukan 13 <em>blunder</em> fatal yang berakibat gol. Sementara kiper cadangan, Altay Bayindir tampil tidak meyakinkan.</p>
<p>Inikah alasan MU mengejar Emi Martinez dari Aston Villa?</p>
<p>Sektor kiper dianggap sebagai salah satu faktor penyebab musim ini Setan Merah menempati posisi ke-15 klasemen dan tak meraih satu pun trofi, walaupun legenda kiper mereka Edwin van der Sar tak sepakat buruknya performa MU semata-mata karena faktor Andre Onana.</p>
<p>&#8220;Saya mengenal dia sejak lama. Dia empat hingga lima tahun di Ajax. Saya berlatih dengan dia, melihatnya berkembang. Dia punya kekuatan hebat, atletis, reaksinya baik dalam melakukan penyelamatan. Dia pintar menggunakan kaki dan kepalanya,&#8221; kata Van der Sar kepada <em>TalkSport</em> (<em>detik.com</em>, 14 Juni 2025).</p>
<p>Pelatih Ruben Amorim tetap merasa, mendatangkan Emiliano Martinez merupakan salah satu jawaban untuk memperbaiki tim. Artinya, Onana yg musim 2024-2025 membuat 90 penyelamatan akan digeser oleh kiper baru. Masih menunggu waktu, apakah kiper asal Kamerun yang didatangkan dari Internazionale Milan itu bakal bertahan di Old Trafford, atau berlabuh di klub baru.</p>
<p><strong>Legenda-legenda</strong><br />
Dari rentetan musim, MU tercatat memiliki legenda kiper yang pada masanya menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia.</p>
<p>Yang paling fenomenal, siapa lagi kalau bukan Peter Schmeichel? Kiper asal Denmark yang berkontribusi besar bagi MU dalam meraih <em>treble</em> Liga Primer, Piala FA, dan Liga Champions pada 1999 itu disusul oleh Van der Sar, Fabian Barthez, dan David de Gea.</p>
<p>Selain para legenda itu, The Red Devils juga pernah menampilkan kiper-kiper dengan pamor hebat seperti Alex Stepney, Jim Leighton, Victor Valdez, Tim Howard, Raymond van der Gouw, Roy Caroll, Dean Henderson, Ben Foster, Sergio Romero, dan Mark Bosnich.</p>
<p>Kiper-kiper &#8220;flop&#8221; juga tercatat pernah memperkuat MU seperti Massimo Taibi, Gary Walsh, atau Andy Goram.</p>
<p>Reputasi Emi Martinez yang disiapkan sebagai pengganti Onana memang tidak sembarangan. Saat ini dia diakui sebagai salah satu kiper terbaik dunia, di samping nama-nama hebat Thibaut Courtois (Belgia, Real Madrid), Alisson Becker (Brazil, Liverpool), Gianluigi Donnarumma (Italia, Paris St Germain), Yan Sommer (Swiss, Internazionale Milan), atau Ederson Moraes (Brazil, Manchester City).</p>
<p><strong>Menciptakan &#8220;Kekacauan&#8221;</strong><br />
Damian Emiliano Martinez Romero meraih capaian individual khusus: dua tahun berturut-turut 2023 dan 2024 mendapat Yashin Trophy sebagai kiper terbaik dunia dalam malam gala Ballon d&#8217;Or.</p>
<p>Dia juga menjadi kiper terbaik FIFA 2022, meraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2022, masuk tim terbaik Copa America 2021, 2024, dan Pemain Terbaik Aston Villa 2020-2021.</p>
<p>Pria kelahiran Mar de Plata, Argentina 2 September 1992 ini sedang dalam tahap negosiasi antara MU dengan Aston Villa dengan banderol 40 juta <em>poundsterling</em>. Semula dia kencang dirumorkan bakal pindah ke Galatasaray, namun tampaknya Emi antusias untuk menyambut tawaran Pasukan Amorim.</p>
<p>Kiper tinggi besar itu dikenal sebagai sosok impulsif. Ekspresinya dalam merayakan kemenangan sering mengejutkan dan berlebihan, seperti ketika menerima trofi kiper terbaik di Piala Dunia 2022. Dia dianggap melakukan gerakan &#8220;cabul&#8221;.</p>
<p>Reaksi dan komentarnya tentang bintang Prancis Kylian Mbappe juga dituding tidak memperlihatkan respek sebagai olahragawan.</p>
<p>Tetapi itulah Emi &#8220;Dibu&#8221;. Di balik kontroversi itu, dia diakui sebagai sosok yang kuat dan bermental hebat. Dibu kerap membuat calon penendang penalti lawan &#8220;kena mental&#8221; dengan cara memainkan <em>mindgame</em>, menciptakan &#8220;kekacauan&#8221; konsentrasi lawan. Entah sudah berapa eksekutor penalti terpengaruh oleh &#8220;kekacauan&#8221; yang dia buat.</p>
<p>Kiranya, Ruben Amorim tidak salah memproyeksikan pengamanan gawang MU kepada Emi Martinez, walaupun sang legenda Van der Sar sudah mengingatkan bahwa persoalan permainan MU bukan semata-mata karena faktor kiper. Artinya, Amorim juga harus menata kembali sektor pertahanan.</p>
<p>Jika transfer berjalan lancar, akan muncul harapan sekaligus tantangan: mampukah Emilio Martinez menjadi legenda meneruskan kisah keperkasaan Schmeichel dan Edwin van der Sar?</p>
<p>Benarkah dia salah satu solusi untuk mengembalikan Setan Merah ke habitatnya?</p>
<p>Emi dengan penuh konfidensi pernah mengungkapkan dalam wawancara dengan <em>DSport</em>, &#8220;Apakah saya merasa sebagai kiper terbaik dunia? Ya, sedikit, biarkan saya menikmatinya&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/21/emi-martinez-dalam-bayangan-para-legenda">Emi Martinez dalam Bayangan Para Legenda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permainan Timnas Indonesia dan Dukungan Suporter Dipuji Lionel Scaloni</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/20/permainan-timnas-indonesia-dan-dukungan-suporter-dipuji-lionel-scaloni</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 07:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Asnawi Mangkualam Bahar]]></category>
		<category><![CDATA[Cristian Romero]]></category>
		<category><![CDATA[Emiliano Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA Matchday]]></category>
		<category><![CDATA[Ivan Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Leandro Paredes]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=346103</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengapresiasi mental para pemainnya, saat melawan Argentina pada laga FIFA Matchday, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023). Meski hasilnya Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-2, oleh gol Leandro Paredes menit 38 dan Cristian Romero (55), namun Shin Tae-yong tetap bangga, karena Asnawi Mangkualam Bahar dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/20/permainan-timnas-indonesia-dan-dukungan-suporter-dipuji-lionel-scaloni">Permainan Timnas Indonesia dan Dukungan Suporter Dipuji Lionel Scaloni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengapresiasi mental para pemainnya, saat melawan Argentina pada laga FIFA Matchday, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023).</p>
<p>Meski hasilnya Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-2, oleh gol Leandro Paredes menit 38 dan Cristian Romero (55), namun Shin Tae-yong tetap bangga, karena Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan, mampu memberikan perlawanan sengit.</p>
<p>Setidaknya ada dua momen, ketika Timnas Indonesia memberikan ancaman ke gawang Argentina. Pertama lewat sambaran Ivan Jenner, yang ditepis Emiliano Martinez.</p>
<figure id="attachment_346105" aria-describedby="caption-attachment-346105" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-346105" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/A33I8284.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/A33I8284.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/A33I8284-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/A33I8284-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-346105" class="wp-caption-text">Shin Tae-yong saat memberikan keterangan pers usai laga Timnas Indonesia vs Argentina. Foto: pssi</figcaption></figure>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/20/predikat-gold-winner-kehumasan-terbaik-ajang-the-1st-indonesia-gpr-awards-2023-untuk-semen-gresik">Predikat Gold Winner Kehumasan Terbaik Ajang The 1st Indonesia GPR Awards 2023 untuk Semen Gresik</a></strong></p>
<p>Kiper Aston Villa itu kembali melakukan penyelamatan di awal babak kedua. Sundulan Elkan Baggott, memanfaatkan lemparan jarak jauh Pratama Arhan, digagalkan Martinez sambil menjatuhkan badan.</p>
<p>Pada sisi lain, lini belakang Timnas Indonesia tampil sangat solid. Elkan Baggott dan Rizky Ridho yang bertugas sebagai bek tengah, mampu menahan gempuran serangan dari Argentina.</p>
<p>Asnawi Mangkualam, Shayne Pattynama, dan Pratama Arhan yang berada di kedua sisi sayap Timnas Indonesia, juga berjibaku menghalau setiap upaya serangan yang dilakukan Julian Alvarez dkk.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/20/dkv-isi-surakarta-gelar-kampanye-sosial-tema-kerja-keras-kenal-batas">DKV ISI Surakarta Gelar Kampanye Sosial, Tema Kerja Keras Kenal Batas</a></strong></p>
<p>&#8221;Argentina memiliki permainan yang sangat baik. Tetapi secara mental, para pemain Timnas Indonesia tidak kalah jauh,&#8221; kata Shin Tae-yong pada sesi konferensi pers, seperti dikutip dari laman PSSI.</p>
<p>Pelatih asal Korea Selatan itu berharap, pengalaman bertanding dengan Argentina itu dapat menjadi bekal yang baik untuk Timnas Indonesia ke depannya. Skuad Garuda ditunggu dua agenda penting, yaitu babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober nanti, dan putaran final Piala Asia 2023 di Qatar, yang dilangsungkan pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.</p>
<p>&#8221;Dengan pengalaman seperti ini, bagus sekali sebagai motivasi bagi pemain ke depannya untuk berkembang. Saya mengucapkan terima kasih untuk PSSI, karena sudah mengundang Argentina,&#8221; tutur mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.</p>
<figure id="attachment_346106" aria-describedby="caption-attachment-346106" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-346106" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/img-20230620-wa0001-_x600.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/img-20230620-wa0001-_x600.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/img-20230620-wa0001-_x600-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/img-20230620-wa0001-_x600-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-346106" class="wp-caption-text">Lionel Scaloni memuji penampilan Timnas Indonesia serta suporter yang memenuhi stadion. Foto: pssi</figcaption></figure>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/20/pergunu-jepara-gelar-diklat-penelitian-tindakan-kelas">Pergunu Jepara Gelar Diklat Penelitian Tindakan Kelas</a></strong></p>
<p>Sementara itu, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga memuji permainan tuan rumah, termasuk dukungan para suporternya.</p>
<p>&#8221;Sungguh tidak mudah bagi kami saat bertanding melawan Indonesia. Lanjutkan permainan baik itu. Saya juga mengapresiasi dukungan para suporter Indonesia,&#8221; puji Scaloni.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/20/permainan-timnas-indonesia-dan-dukungan-suporter-dipuji-lionel-scaloni">Permainan Timnas Indonesia dan Dukungan Suporter Dipuji Lionel Scaloni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Para Dewa” Merambah Mayapada Tanpa Sang “Mahadewa”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/17/para-dewa-merambah-mayapada-tanpa-sang-mahadewa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 10:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Alejandro Garnacho]]></category>
		<category><![CDATA[Alexis Mac Allister]]></category>
		<category><![CDATA[Angel Di Maria]]></category>
		<category><![CDATA[Emiliano Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[Enzo Fernandez]]></category>
		<category><![CDATA[Julian Alvarez]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Nico Otamendi]]></category>
		<category><![CDATA[Rodrigo De Paul]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=345216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dewa-dewakah itu yang merambah mayapada?/ o, jangan silau oleh cahaya kahyangan/ cukup seraplah kedahsyatannya/ takkan ada yang sia-sia/ walapun tanpa sang mahadewa// (Sajak “Dewa-dewa Kahyangan”, 2023) MEREKA “dewa-dewa” yang turun ke mayapada. Bayangkanlah betapa dahsyatnya. Sayang, di balik suasana terkesima, sang “mahadewa” dipastikan tak ikut meramaikan perjamuan di jagat Nusantara. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/17/para-dewa-merambah-mayapada-tanpa-sang-mahadewa">“Para Dewa” Merambah Mayapada Tanpa Sang “Mahadewa”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-345224 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// dewa-dewakah itu yang merambah mayapada?/ o, jangan silau oleh cahaya kahyangan/ cukup seraplah kedahsyatannya/ takkan ada yang sia-sia/ walapun tanpa sang mahadewa//</em><br />
<strong>(Sajak “Dewa-dewa Kahyangan”, 2023)</strong></p>
<p><strong>MEREKA</strong> “dewa-dewa” yang turun ke mayapada. Bayangkanlah betapa dahsyatnya.</p>
<p>Sayang, di balik suasana terkesima, sang “mahadewa” dipastikan tak ikut meramaikan perjamuan di jagat Nusantara.</p>
<p>“Sang Hyang” Lionel Messi, bersama dua “dewa senior” Angel Di Maria dan Nico Otamendi telah terkonfirmasi tidak berbagi kehebatan kepada publik Gelora Bung Karno, Senin petang besok. Memang masih ada “Batara” Alexis Mac Allister, “Dewa Perang” Rodrigo De Paul, “Dewa Penjaga Benteng” Emiliano Martinez, juga para “pangeran” Julian Alvarez, Enzo Fernandez, dan Alejandro Garnacho; namun muhibah para dewa itu jelas tidak lengkap tanpa “Mahadewa” Leo Messi.</p>
<p>Lalu bakal mendapat apa sepak bola kita dari persinggungan dengan para penghuni “kahyangan”?</p>
<p>Suara nyinyir mungkin skeptik: tak sia-siakah Tim Nasional Merah-Putih menghadapi Argentina &#8212; juara dunia tiga kali &#8212; dalam FIFA <em>matchday</em> itu? Padahal Piala AFF di lingkup regional Asia Tenggara saja kita belum pernah meraihnya. Mimpi menjadi kekuatan utama di kawasan ini pun belum menemukan stabilitas eksistensi.</p>
<p>Medali emas ketiga SEA Games yang dirindukan selama 32 tahun baru bisa diraih 16 Mei lalu, untuk merintis pengakuan sebagai bagian kekuatan sepak bola di region ini.</p>
<p>Melawan Argentina, yang peringkat pertama FIFA, setelah <em>friendly match</em> melawan ranking 93 Palestina yang berakhir 0-0, 14 Juni lalu, seperti menjamu rombongan dewa dengan “daya linuwih” yang jauh berbeda.</p>
<p><strong>Kondisi Pemacu</strong><br />
Peningkatan kapasitas timnas, bagaimanapun membutuhkan kondisi “pemacu”, tak cukup hanya bertanding melawan tim-tim yang setara.</p>
<p>Logikanya, menghadapi kekuatan-kekuatan dunia bakal merembeskan “hawa” <em>transfer of experiences, transfer of knowledge</em>, dan <em>transfer of technology</em>. Para pemain kita akan ter-“geret” untuk melayani, mengimbangi, dengan mengerahkan kemampuan ekstra.</p>
<p>Pelajaran dalam <em>skill, teamwork</em>, dan sikap profesional, betapa pun tipis pasti akan didapat.</p>
<p>Saya mengenang, betapa Timnas U19 kita, yang hadir sebagai tim pengganti, tampil patriotik menghadapi tim-tim kelas dunia &#8212; Argentina, Polandia, dan Yugoslavia &#8212; dalam Piala Dunia Yunior 1979 di Tokyo.</p>
<p>Kalah jauh dalam segala segi tergambar dari skor 0-5, 0-6, dan 0-5. Namun para pemain seperti Bambang Sunarto, Subangkit, David Sulaksmono, Mundari Karya, Arif Hidayat, Pepen Rubiyanto, Bambang Nurdiansyah, Imam Murtanto, atau Endang Tirtana seperti ter-“geret” oleh kualitas lawan. Tim racikan Sutjipto Soentoro itu bermain gigih, berani, pantang menyerah, dan tak terlihat inferior.</p>
<p><strong>Standar Kompetisi</strong><br />
Dalam perspektif pembinaan, level pemain dan permainan terbentuk oleh standar mutu kompetisi yang akan meng-“kawah candraimuka”-kan teknik, fisik, dan psikis. Makin bagus standar kompetisi, makin berkemungkinan melahirkan pemain-pemain unggul dalam level yang kompetitif.</p>
<p>Suplemen berikutnya adalah sikap profesional, yang antara lain tercermin dari pemahaman tentang gaya hidup, pola makan/asupan nutrisi, jam terbang, dan “pergaulan” dalam laga-laga internasional berkualitas.</p>
<p>Memperbanyak pertandingan dengan level kompetitif bagi timnas menjadi indikator komitmen untuk memacu kualitas.</p>
<p>Langkah ini banyak dilakukan oleh PSSI di era 1970-an, yang saat itu belum bertajuk FIFA <em>matchday</em>. Kedatangan klub-klub Eropa dan Amerika Latin, ketika itu mewarnai atmosfer sepak bola nasional.</p>
<p>Pada era 1960-an, tercatat Lokomotif Moskwa dan Grassopher Swiss yang menghadapi Ramang cs. Lalu era 1970-an ada Esbjerg Denmark, Kristiansen Norwegia, Brno Cekoslovakia, Hajduk Split Yugoslavia, Timnas U23 Yugoslavia, Santos FC, Atletico Miniero, dan Sao Paulo Brazil, juga Lech Poznan Polandia.</p>
<p>Pernah datang pula Manchester United, dan Ajax Amsterdam untuk bertanding dengan PSSI Tamtama dalam sebuah turnamen segitiga.</p>
<p>Arsenal juga tak ketinggalan berkunjung ke Jakarta dan Surabaya. Lalu dua klub top Belanda, Feyenoord dan PSV Eindhoven.</p>
<p>Klub-klub Liga Amerika Utara: Cosmos FC yang diperkuat Franz Beckenbauer, Pele, Eskandarian, dan Bogicevic; lalu Washington Diplomat dengan Johan Cruyff-nya juga merasakan atmosfer Stadion Senayan.</p>
<p>Pada 1990-an, Sampdoria dan AC Milan dipertemukan dengan Liga Selection. The Samp, yang bermitra dengan PSSI untuk menjadi <em>home training</em> PSSI Primavera, diperkuat oleh Kurniawan Dwi Yulianto dan Anang Ma’ruf. Juga pernah datang, Lazio, Internazionale Milan, dan Liverpool.</p>
<p>Untuk level timnas, juara dunia dua kali Uruguay bermuhibah ke Jakarta pada 2009. Luis Suarez dkk menguji Timnas Piala AFF 2010 kita. Ponaryo Astaman cs kalah 1-6 di GBK Senayan. Gol Indonesia dicetak oleh Boaz Solossa.</p>
<p><strong>Apa Manfaatnya?</strong><br />
Manfaat apa yang didapat?</p>
<p>Transformasi <em>mind set</em>, setidak-tidaknya itulah yang bisa dipetik, karena “pergaulan” internasional merupakan cara terbaik agar timnas kita tidak “cupu” karena “kuper”.</p>
<p>Maka bertanding melawan Argentina tidak bisa dipandang dari sisi kesenjangan level. Pelatih Shin Tae-yong secara tidak langsung telah mengajarkan peningkatan konfidensi dengan memacu peringkat FIFA dari sejumlah <em>matchday</em>.</p>
<p>Mental dan kepercayaan diri Witan Sulaiman dkk tentu akan makin terasah ketika berkesempatan bertarung melawan dewa-dewa dari “kahyangan sepak bola”. Ukurannya bukan semata-mata hasil dari laga itu. Transformasi mental dan <em>transfer of experiences</em> menjadi sisi penting dalam pembangunan mentalitas.</p>
<p>Para penggawa timnas akan merasakan dan mencari cara bagaimana membendung serangan Garnacho dkk, mengimplementasi taktik untuk membuka pertahanan lawan, mengatasi rasa gugup, dan akhirnya berani bersikap, “Mereka bukan alien. Kami siap melayani dengan segala kemampuan&#8230;”</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/17/para-dewa-merambah-mayapada-tanpa-sang-mahadewa">“Para Dewa” Merambah Mayapada Tanpa Sang “Mahadewa”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>