<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dakwah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/dakwah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 06:21:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>dakwah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masjid Miliki Dimensi Sangat Luas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/06/masjid-miliki-dimensi-sangat-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 06:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Perwakilan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Umat]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[tempat ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Mikro Kecil dan Menengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547763</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah, Dr H Abdul Kholik MH MSi mengatakan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat. Hal itu dia sampaikan saat menjadi narasumber acara dialog Kupasan Ramadan Penuh Makna (Kurma), di Masjid Agung Jawa Tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/masjid-miliki-dimensi-sangat-luas">Masjid Miliki Dimensi Sangat Luas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah, Dr H Abdul Kholik MH MSi mengatakan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.</p>
<p>Hal itu dia sampaikan saat menjadi narasumber acara dialog Kupasan Ramadan Penuh Makna (Kurma), di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Kamis (5/3/2026).</p>
<p>Dalam dialog bertema &#8216;UMKM Berbasis Masjid&#8217;, yang dipandu Fajar Tri Utami ini, Abdul Kholik menjelaskan, fungsi pemberdayaan masjid memiliki dimensi yang luas. Termasuk dalam pengembangan usaha melalui sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/178-perwakilan-rohis-indonesia-ikuti-pesantren-ramadan-indonesia-2026-di-majt-semarang">178 Perwakilan Rohis Indonesia Ikuti Pesantren Ramadan Indonesia 2026 di MAJT Semarang</a></strong></p>
<p>&#8221;Masjid juga memiliki berbagai instrumen. Bahkan dalam perkembangannya, masjid memiliki sumber daya yang dapat didorong. Seperti pengumpulan dana yang nilainya cukup besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia juga mengajak generasi muda dan para santri, untuk berani menjadi entrepreneur dengan memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang ada di Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, terdapat tiga sektor penting yang dapat menjadi fokus pengembangan usaha, yakni sektor pertanian, maritim, dan pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/mui-jateng-keluarkan-fatwa-nisab-zakat-profesi">MUI Jateng Keluarkan Fatwa Nisab Zakat Profesi</a></strong></p>
<p>Terkait konsep masjid sebagai pusat pemberdayaan, Abdul Kholik menilai, masjid dapat menjalin kerja sama dengan berbagai instansi, untuk mengembangkan unit-unit usaha yang bernilai ekonomi.</p>
<p>&#8221;Seperti di MAJT ini, ada penginapan yang memiliki nilai ekonomi, kemudian unit usaha di sekitar masjid, termasuk event bazaar yang berfungsi sebagai pengembangan ekonomi,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Ditambahkannya, pengembangan usaha berbasis masjid sebaiknya dilakukan secara terstruktur, agar tahapan pelaksanaan dan hasil yang dicapai dapat lebih jelas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/1000-bibit-yang-ditanam-di-somagede-tumbuhkan-harapan-baru-untuk-masa-depan">1000 Bibit yang Ditanam di Somagede Tumbuhkan Harapan Baru untuk Masa Depan</a></strong></p>
<p>Menurutnya, sebagian besar masjid saat ini telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sehingga sebagian dana yang terkumpul, dapat dialokasikan untuk program pemberdayaan, misalnya dalam bentuk bantuan modal usaha bagi masyarakat.</p>
<p>Selain itu, masjid juga dinilai dapat terlibat dalam hilirisasi komoditas bernilai tinggi. Salah satunya komoditas kelapa, yang memiliki potensi ekonomi cukup besar.</p>
<p>Abdul Kholik juga mendorong generasi muda masjid, untuk memanfaatkan ekonomi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang usaha yang lebih luas melalui platform digital maupun marketplace.</p>
<p>Dialog Kurma ini dihadiri juga jajaran pengurus MAJT, seperti Dr KH Muhyiddin MAg dan Drs Istajib AS, peserta Pesantren Ramadan Rohis, serta mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Walisongo dan STIE Pena.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/masjid-miliki-dimensi-sangat-luas">Masjid Miliki Dimensi Sangat Luas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berdakwah Perlu Manfaatkan Teknologi Informasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/25/berdakwah-perlu-manfaatkan-teknologi-informasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 04:59:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Jam'iyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=546059</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Jam&#8217;iyyah Ahlith Thariqah al-Mu&#8217;tabarah an-Nahdliyyah (Jatman) Kota Semarang, Dr Ir H Joko Pujiono MSi, mengajak generasi muda untuk berdakwah melalui teknologi informasi dan media sosial. Ajakan itu seperti yang dia sampaikan, saat menjadi narasumber dalam dialog Kupasan Ramadan Penuh Makna (Kurma), dengan topik &#8216;Dakwah Berbasis Teknologi Informasi&#8217;, di Masjid Agung Jawa Tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/25/berdakwah-perlu-manfaatkan-teknologi-informasi">Berdakwah Perlu Manfaatkan Teknologi Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Jam&#8217;iyyah Ahlith Thariqah al-Mu&#8217;tabarah an-Nahdliyyah (Jatman) Kota Semarang, Dr Ir H Joko Pujiono MSi, mengajak generasi muda untuk berdakwah melalui teknologi informasi dan media sosial.</p>
<p>Ajakan itu seperti yang dia sampaikan, saat menjadi narasumber dalam dialog Kupasan Ramadan Penuh Makna (Kurma), dengan topik &#8216;Dakwah Berbasis Teknologi Informasi&#8217;, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Selasa (24/2/2026).</p>
<p>Disebutkan Joko, perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, menuntut metode dakwah yang juga ikut bertransformasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/25/tragis-kecelakaan-ka-pandalungan-tabrak-mobil-daihatsu-sigra-di-grobogan-tiga-penumpang-asal-jepara-meninggal">Tragis! Kecelakaan KA Pandalungan Tabrak Mobil Daihatsu Sigra di Grobogan, Tiga Penumpang Asal Jepara Meninggal</a></strong></p>
<p>&#8221;Sekarang pemakai media sosial di Indonesia sekitar 180 juta pengguna. Sebanyak 60 persen lebih penduduk Indonesia menggunakan medsos, dan rata-rata remaja pakai medsos itu 5-6 jam sehari,&#8221; kata Joko.</p>
<p>Dia kemudian mengutip data dari Asosiasi Riset Muslim Indonesia yang menyatakan, Muslim Indonesia yang baru tertib shalat lima waktu kurang dari 40 persen, dan Muslim Indonesia yang bisa membaca Alquran baru 60 persen, dan 40 persen di antaranya sudah bisa membaca Alquran dengan tajwid yang baik.</p>
<p>&#8221;Dakwah yang dulu dicontohkan Walisanga sudah luar biasa, cuma dengan perkembangan teknologi belum terakomodasi. Sehingga kita perlu memanfaatkan teknologi informasi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/25/menikmati-indahnya-eksotika-savana-di-bukit-wairinding-sumba-timur">Menikmati Indahnya Eksotika Savana di Bukit Wairinding Sumba Timur</a></strong></p>
<p>Ditegaskan pula, perkembangan teknologi informasi bukan menjadi ancaman dalam berdakwah, melainkan menjadi pendukung yang efektif, untuk menjangkau masyarakat lebih luas.</p>
<p>&#8221;Sebetulnya kita sudah memiliki materi yang cukup, seperti ceramah Jumat, secara tidak langsung kita sudah memroduksi bahan-bahan dakwah. Tinggal dikemas dalam konten-konten media sosial,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Joko menyebutkan, dengan jumlah pengguna media sosial di Indonesia yang mencapai sekitar 180 juta orang, sangat disayangkan apabila dakwah tidak menyasar ruang digital itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/25/seribu-anak-yatim-di-pacitan-menerima-santunan">Seribu Anak Yatim di Pacitan Menerima Santunan</a></strong></p>
<p>&#8221;Kita tidak bisa menghindari media sosial. Ini peluang besar untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski demikian, dia juga mengingatkan, pentingnya etika dalam membuat konten dakwah. Konten harus menggunakan bahasa yang santun, mudah dicerna, singkat serta solutif, sesuai kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Selain itu, para pendakwah juga harus memahami regulasi, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), agar tidak terjerat persoalan hukum.</p>
<p>Melalui forum yang juga dihadiri perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang, siswa SMAN 5 Semarang, serta siswa SMKN 2 Semarang itu, Joko berharap generasi muda mampu menjadi pelopor dakwah digital yang adaptif, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dalam bermedia sosial.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/25/berdakwah-perlu-manfaatkan-teknologi-informasi">Berdakwah Perlu Manfaatkan Teknologi Informasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Perkuat Dakwah Komunitas ke Wilayah 3T dan Kaum Marjinal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/30/muhammadiyah-perkuat-dakwah-komunitas-ke-wilayah-3t-dan-kaum-marjinal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 07:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[haedar nashir]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[LDK]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Unimus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542126</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Dakwah Komunitas (LDK), di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang dibuka, Kamis, 29 Januari 2026. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, pentingnya penguatan dakwah komunitas yang bersifat inklusif dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. “Hari ini kami membuka Rakornas untuk kepentingan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/30/muhammadiyah-perkuat-dakwah-komunitas-ke-wilayah-3t-dan-kaum-marjinal">Muhammadiyah Perkuat Dakwah Komunitas ke Wilayah 3T dan Kaum Marjinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Dakwah Komunitas (LDK), di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang dibuka, Kamis, 29 Januari 2026.</p>
<p>Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, pentingnya penguatan dakwah komunitas yang bersifat inklusif dan merangkul seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>“Hari ini kami membuka Rakornas untuk kepentingan mengembangkan dakwah komunitas yang inklusif, menjangkau semua segmen sosial masyarakat, khususnya di daerah 3T, pinggiran kota, dan pedesaan,” katanya.</p>
<p>Haedar bilang, dakwah komunitas untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan akhlak, serta membangun solidaritas sosial lintas kalangan Konsep tersebut menjadi fondasi dakwah Muhammadiyah agar agama hadir sebagai solusi atas persoalan sosial masyarakat.</p>
<p>“Semangat kami menanamkan nilai agama yang mengokohkan spiritualitas, membangun akhlak, sekaligus solidaritas sosial tanpa memandang latar belakang,” ucapnya.</p>
<p>Indonesia, kata Haedar, membutuhkan kekuatan sosial berbasis agama untuk menghadapi berbagai tantangan dan agenda kebangsaan yang semakin kompleks.</p>
<p>Dalam konteks itu, Muhammadiyah diposisikan sebagai kekuatan pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan yang mampu merekatkan persatuan nasional.</p>
<p>“Kekuatan agama harus menjadi kekuatan pembebasan, pemberdayaan, kekuatan yang memajukan dan merekat persatuan nasional,” ucapnya.</p>
<p>Dia mendorong agar gerakan keagamaan terus berintegrasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan elemen masyarakat lainnya, demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.</p>
<p>Sebagai informasi, kata Haedar, Muhammadiyah memiliki Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) yang tersebar di 38 wilayah dengan cakupan sekitar 900 titik di daerah 3T. Ratusan guru agama telah diterjunkan untuk mendampingi masyarakat di wilayah-wilayah tersebut.</p>
<p>“Bergerak di komunitas dan dikoordinasikan bersama Majelis Tabligh. Ke depan, dakwah komunitas akan bersinergi dengan tenaga sosial dan relawan agar dapat memajukan bangsa dari berbagai aspek,” ucapnya.</p>
<p>Senada dengan Haedar, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, mengatakan, bahwa dakwah Muhammadiyah tidak boleh eksklusif dan hanya menyasar kelompok yang sudah mapan secara keagamaan.</p>
<p>Menurutnya, dakwah justru harus hadir menyapa seluruh lapisan masyarakat. Termasuk kelompok-kelompok yang selama ini berada di pinggiran sosial atau yang ia sebut sebagai “lorong gelap”.</p>
<p>Dia bilang, menjadi kewajiban untuk menyapa semua manusia tanpa memandang latar belakang sosial, identitas, maupun masa lalu.</p>
<p>“Dakwah itu menyapa semua orang. Siapa pun dia, apa pun latar belakangnya. Mereka juga manusia yang punya hak surga yang sama,” ucapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu juga diberikan penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri Tahun 2026, digelar untuk mengonsolidasikan gerakan dakwah komunitas Muhammadiyah. Di mana menyasar daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kawasan pinggiran kota, serta wilayah pedesaan. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/30/muhammadiyah-perkuat-dakwah-komunitas-ke-wilayah-3t-dan-kaum-marjinal">Muhammadiyah Perkuat Dakwah Komunitas ke Wilayah 3T dan Kaum Marjinal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembacaan Shalawat Nariyah di MAJT untuk &#8216;Mengetuk Pintu Langit&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/13/pembacaan-shalawat-nariyah-di-majt-untuk-mengetuk-pintu-langit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 08:52:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Shalawat Nariyah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=490041</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sekretaris Pengurus Pusat Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Drs KH Muhyidin MAg mengatakan, pembacaan Shalawat Nariyah 4.444 kembali akan dilakukan pada Kamis kedua setiap bulannya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta bershalawat kepada Rasulullah SAW, sekaligus memakmurkan masjid. Dia juga menegaskan, kegiatan ini sebagai misi dakwah untuk menarik jamaah dan wisatawan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/13/pembacaan-shalawat-nariyah-di-majt-untuk-mengetuk-pintu-langit">Pembacaan Shalawat Nariyah di MAJT untuk &#8216;Mengetuk Pintu Langit&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sekretaris Pengurus Pusat Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Drs KH Muhyidin MAg mengatakan, pembacaan Shalawat Nariyah 4.444 kembali akan dilakukan pada Kamis kedua setiap bulannya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta bershalawat kepada Rasulullah SAW, sekaligus memakmurkan masjid.</p>
<p>Dia juga menegaskan, kegiatan ini sebagai misi dakwah untuk menarik jamaah dan wisatawan, dalam menggelorakan masjid yang bereputasi internasional itu.</p>
<p>&#8221;Shalawat Nariyah itu bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT, agar MAJT tambah makmur. Indikasinya, jamaahnya akan bertambah, baik saat pengajian ataupun Shalat Rawatib,&#8221; kata KH Muhyidin dalam keterangannya pada sejumlah awak media di Semarang, Selasa (12/8/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/13/polres-blora-kerahkan-140-personel-amankan-aksi-demo-di-kota-pati">Polres Blora Kerahkan 140 Personel Amankan Aksi Demo di Kota Pati</a></strong></p>
<p>Menurut ulama, imbuhnya, bila punya hajat besar, maka bershalawatlah sebanyak 4.444 kali. Insya Allah, Shalawat Nariyah ini bagian dari upaya untuk menyemarakkan masjid.</p>
<p>Program ini, lanjutnya, didasari atas keputusan rapat pleno PP MAJT. Kegiatan pertama sudah dilakukan pada Kamis kedua (10/7/2025), yang diikuti ratusan jamaah, santri, pengurus dan pegawai.</p>
<p>Disampaikan juga olehnya, kegiatan itu dilaksanakan setiap Kamis kedua, karena terkait dengan agenda rutin Maulid Diba, yang juga diselenggarakan setiap Kamis. Sehingga setiap bulan ada tiga Kamis untuk Maulid Diba, dan khusus Kamis kedua, untuk Shalawat Nariyah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/13/ambyar-pak-to-dihentikan-pemkab-blora-siapkan-inovasi-baru-dongkrak-pajak-restoran">Ambyar Pak To Dihentikan, Pemkab Blora Siapkan Inovasi Baru Dongkrak Pajak Restoran</a></strong></p>
<p>Di bulan ini, pembacaan Shalawat Nariyah sebanyak 4.444 kali, dan akan dilaksanakan pada Kamis (14/8/2025), seusai Shalat Ashar.</p>
<p>Muhyidin berharap, kegiatan ini dapat diikuti dan didukung semua kalangan. Baik dari pihak pengurus, pegawai, santri, maupun jamaah umum MAJT.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Takmir MAJT, Drs KH Hadlor Ihsan menjelaskan, pihaknya mengadakan kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar spiritual, untuk mengetuk pintu langit, serta menghidupkan tradisi shalawat di kalangan umat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/13/bupati-kudus-tegaskan-jaga-iklim-investasi-dan-lindungi-pekerja">Bupati Kudus Tegaskan Jaga Iklim Investasi dan Lindungi Pekerja</a></strong></p>
<p>&#8221;Shalawat Nariyah memiliki fadhilah yang luar biasa. Di antaranya, dapat menghilangkan permasalahan dan keruwetan hidup, serta untuk memohon dikabulkannya hajat besar,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Disebutkan dia, jumlah 4.444 kali itu, merujuk pada anjuran dalam Kitab Khozinatul Asror, tepatnya di halaman 179, yang menyebutkan, para ulama di Maroko dulu berkumpul membaca Shalawat Nariyah sebanyak 4.444, untuk mengharap terkabulnya sebuah hajat penting.</p>
<p>Sedangkan Wakil Sekretaris PP MAJT, Drs KH Istajib AS menambahkan, kegiatan Shalawat Nariyah 4.444, sebenarnya sudah pernah dilaksanakan di awal pembangunan MAJT, pada 2003 silam. Tetapi karena satu dan lain hal, aktivitas itu sempat terhenti.</p>
<p>&#8221;Kini kegiatan itu mulai dihidupkan lagi, supaya MAJT tambah ramai jamaah dan pengunjungnya. Kita ngalab berkah atas Shalawat Nariyah, dan menjadi spirit dari para ulama zaman dulu,&#8221; ungap Istajib.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/13/pembacaan-shalawat-nariyah-di-majt-untuk-mengetuk-pintu-langit">Pembacaan Shalawat Nariyah di MAJT untuk &#8216;Mengetuk Pintu Langit&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 05:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja Islam]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476587</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Prof Dr KH Noor Achmad MA, mengapresiasi pengurus lama Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT), yang telah melakukan beragam kegiatan, untuk memakmurkan MAJT. &#8221;Salah satu yang sangat giat memakmurkan MAJT adalah Risma JT,&#8221; kata Prof Noor, usai melantik dan mengukuhkan pengurus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt">Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Prof Dr KH Noor Achmad MA, mengapresiasi pengurus lama Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT), yang telah melakukan beragam kegiatan, untuk memakmurkan MAJT.</p>
<p>&#8221;Salah satu yang sangat giat memakmurkan MAJT adalah Risma JT,&#8221; kata Prof Noor, usai melantik dan mengukuhkan pengurus baru Risma JT Periode 2025-2027, dan Harlah Risma JT ke-20, di Ruang Utama MAJT, Minggu (25/5/2025).</p>
<p>Dalam catatan Prof Noor, Risma JT telah melakukan beragam kegiatan, di antaranya dengan mengumpulkan jamaah, baik itu kegiatan dengan menghadirkan Habib Umar Muthohar, Habib Zainal Abidin (Habib Bidin) Pekalongan, juga Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf (Habib Syech) Solo. Risma JT juga pernah membuat acara dengan menghadirkan remaja se-Jateng di MAJT.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/28/34-ribu-bidang-tanah-wakaf-belum-bersertifikat">34 Ribu Bidang Tanah Wakaf Belum Bersertifikat</a></strong></p>
<p>&#8221;Kegiatan Risma JT bisa juga dijadikan tempat pendidikan berorganisasi, bermasyarakat dan mencetak para tokoh. Mereka ini tidak semata-mata berpikir untuk dirinya saja, melainkan mendedikasikan dirinya dan pengabdianya untuk MAJT,&#8221; ucap Prof Noor.</p>
<p>Ketua Badan Amil Zakal Nasional (Baznas) RI itu, meminta kepada pengurus baru Risma JT, untuk terus berkreasi, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak atau lembaga. Dia juga berharap, akan muncul gerakan ekonomi remaja MAJT, sebuah gerakan ekonomi berbasis remaja masjid.</p>
<p>&#8221;Silakan nanti bisa bekerja sama atau minta kerja sama dengan Baznas dengan program Z-Coffee. Nanti bisa buat Z-Coffee di MAJT. Di beberapa tempat telah banyak berhasil Z-Coffee, yang dikelola para remaja masjid dan mahasiswa,&#8221; ungkap Prof Noor lagi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/28/spi-2024-bawaslu-jateng-raih-nilai-tertinggi-nasional-sejumlah-dimensi-perlu-ditingkatkan">SPI 2024: Bawaslu Jateng Raih Nilai Tertinggi Nasional, Sejumlah Dimensi Perlu Ditingkatkan</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Risma JT, Herry Susanto, menyatakan komitmennya menjadikan organisasi ini bisa lebih berkembang dan bermanfaat lagi.</p>
<p>&#8221;Dengan doa dan support, kita akan tetap istiqamah untuk lebih menyemarakkan kegiatan-kegiatan Risma JT, untuk memakmurkan Masjid Agung Jawa Tengah tercinta ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Penasihat Risma JT, Ahsan Fauzi pun, memberikan apresiasinya dan menyambut baik tawaran program Z-Coffee. &#8221;Program itu bisa untuk latihan wirausaha para remaja masjid. Bisa pula untuk pengembangan ekonomi remaja. Dan harapan ke depan, dengan program itu tercipta kemandirian organisasi,&#8221; harap dia.</p>
<p>Ketua Umum Risma JT Periode 2011-2013 itu berharap, para pengurus baru bisa menangkap peluang emas itu. &#8221;Dulu kami sudah merintis koperasi, dengan menjual makanan, minuman, snack, suvenir atau oleh-oleh. Dan Alhamdulillah, sampai sekarang masih eksis. Koperasi itu sangat membantu dan menopang operasional Risma JT,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt">Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal Miliki Tujuan Sederhana tapi Sarat Makna</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/07/halal-bihalal-miliki-tujuan-sederhana-tapi-sarat-makna</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 06:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Faceboo]]></category>
		<category><![CDATA[halal bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[KH Cholil Nafis]]></category>
		<category><![CDATA[KH Wahab Chasbullah]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Ulama Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Ukhuwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468506</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menyampaikan, halal bihalal memiliki tujuan sederhana namun sangat bermakna, yaitu saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama manusia. &#8221;Konon, istilah ini pertama kali dicetuskan KH Wahab Chasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, yang menyarankan penggunaan istilah &#8216;Halal Bihalal&#8217;, kepada Presiden Soekarno, saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/07/halal-bihalal-miliki-tujuan-sederhana-tapi-sarat-makna">Halal Bihalal Miliki Tujuan Sederhana tapi Sarat Makna</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menyampaikan, halal bihalal memiliki tujuan sederhana namun sangat bermakna, yaitu saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama manusia.</p>
<p>&#8221;Konon, istilah ini pertama kali dicetuskan KH Wahab Chasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, yang menyarankan penggunaan istilah &#8216;Halal Bihalal&#8217;, kepada Presiden Soekarno, saat negara sedang menghadapi konflik internal pasca-Lebaran,&#8221; ungkap Kiai Cholil, dalam laman <em>Facebook-</em>nya, Minggu (6/4/2025).</p>
<p>Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok itu menjelaskan, kata &#8216;Halal&#8217; dalam istilah &#8216;Halal Bihalal&#8217;, memiliki tiga arti dalam bahasa Arab.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/07/jalur-tol-semarang-kembali-dua-arah-setelah-one-way-lokal-dihentikan">Jalur Tol Semarang Kembali Dua Arah setelah One Way Lokal Dihentikan</a></strong></p>
<p>Pertama, <em>halal al-habi</em>, yang berarti mengurai benang kusut. Kedua, <em>halla al-maa’</em> artinya air menjadi jernih. Ketiga, <em>halla as-syai</em> yang artinya menjadikan sesuatu halal.</p>
<p>&#8221;Arti-arti ini menggambarkan ide pengampunan dan penyelesaian kesalahan serta kesalahpahaman di masa lalu,&#8221; terang Kiai Cholil lagi.</p>
<p>Menukil salah satu hadist Nabi Muhammad SAW, kiai alumni Ponpes Sidogiri Pasuruan ini menjelaskan, Rasul memerintahkan meminta halal atas semua kezaliman yang dilakukan sebelum datangnya kiamat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/07/kembali-digelar-festival-kupat-lepet-disambut-antusias-pengunjung-lomban">Kembali Digelar, Festival Kupat Lepet Disambut Antusias Pengunjung Lomban</a></strong></p>
<p>Halal Bihalal di Indonesia sendiri, kini sudah menjadi budaya yang lumrah dilaksanakan semua pihak. Dalam kumpul keluarga, di samping reuni keluarga saat Lebaran, juga ada kegiatan halal bihalal. Pada acara kantor, selalu ada momen halal bihalal antarkaryawan maupun petinggi perusahaan.</p>
<p>MUI juga rutin melaksanakan kegiatan halal bihalal ketika bulan Syawal, dalam acara yang meriah dengan mengundang semua pengurus, pimpinan pusat ormas Islam, maupun perwakilan pemerintah.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/07/halal-bihalal-miliki-tujuan-sederhana-tapi-sarat-makna">Halal Bihalal Miliki Tujuan Sederhana tapi Sarat Makna</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengelaborasi Radio Pendidikan dan Dakwah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/mengelaborasi-radio-pendidikan-dan-dakwah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 06:11:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FH UNISSULA CORNER]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Radio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengelaborasi Radio Pendidikan dan Dakwah Oleh Ira Alia Maerani, Nuridin, Eko Soponyono MENGELABORASI menjadi pilihan diksi  yang nampaknya cukup mewakili guna mendefinisikan mengerjakan (menggarap) sesuatu dengan cermat dan tekun. Menggarap para pendengar setia radio yang semakin tergerus desakan media audio visual yang semakin marak. Akan tetapi kesetiaan pendengar radio ini  perlu mendapat perhatian. Media radio [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/mengelaborasi-radio-pendidikan-dan-dakwah">Mengelaborasi Radio Pendidikan dan Dakwah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Mengelaborasi Radio Pendidikan dan Dakwah</strong></span></p>
<p style="text-align: center;">Oleh</p>
<p style="text-align: center;">Ira Alia Maerani, Nuridin, Eko Soponyono</p>
<p><strong>MENGELABORASI</strong> menjadi pilihan diksi  yang nampaknya cukup mewakili guna mendefinisikan mengerjakan (menggarap) sesuatu dengan cermat dan tekun. Menggarap para pendengar setia radio yang semakin tergerus desakan media audio visual yang semakin marak. Akan tetapi kesetiaan pendengar radio ini  perlu mendapat perhatian.</p>
<p>Media radio masih tetap eksis dan dibutuhkan saat ini meski rivalitas di dunia broadcasting semakin tak terelakkan. Sebuah media informasi yang mengandalkan audio. Artinya informasi dan ilmu diperoleh hanya dengan mendengar dengan disambi melakukan aktivitas lainnya seperti; menyetir, memasak, membaca dan aktivitas lainnya.</p>
<p>Tentu saja dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka yang membutuhkan informasi seputar dakwah, pendidikan dan informasi serta hiburan yang sifatnya edukatif dan mencerahkan. Seperti tausyiah para ulama, lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an yang dikumandangkan oleh qori’ yang baik pemahaman tajwid dan ilmunya.</p>
<p>Jikapun mengumandangkan musik maka musik yang Islami yang tidak mengundang syahwat. Seperti untaian musik acapela, angklung, gamelan, rebana atau musik qosidah dalam rangka syi’ar Islam. Lirik lagunyanya dijaga agar tidak menyekutukan ALLOH. Seperti halnya jika dicermati beberapa lagu yang beredar di pasaran dinilai cenderung mendewakan cinta dan syahwat duniawi semata.</p>
<p>Hal yang perlu disadari juga adalah meski pendengar radio saat ini tak sebanyak penonton televisi, media luar ruang atau internet, namun pasti lebih banyak ketimbang pembaca surat kabar. Oleh karena itu, kesetiaan para penggemar radio perlu dirawat dengan muatan konten yang diisi dengan materi pendidikan dan dakwah sebagai sarana ibadah, penyambung informasi edukatif dan lainnya.</p>
<p>Untuk itu, Radio Sultan Agung yang berada dalam naungan Bidang Dakwah dan Wakaf  Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Semarang menjadi salah satu ladang garapan pengabdian masyarakat yang bertemakan,”Pelatihan Daring Peningkatan Mutu Siaran Pendidikan dan dan Hukum Penyiaran Bagi Personil Radio Sultan Agung.” Pelatihan dilakukan secara daring (dalam jaringan) mengingat pandemi covid-19 masih membayang. Memanfaatkan email dan whats app (WA) sebagai sarana penyampaian informasi dan pelatihan.</p>
<p>Personil Radio Sultan Agung  pun mendapat informasi seputar Hukum Penyiaran terkait UU Pers, UU Penyiaran, UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan etika serta adab dalam penyampaian informasi di dunia maya. Sebuah peran penting yang harus diagungkan pula.</p>
<p>Alex Sobur dalam bukunya, “Etika Pers Profesionalisme dengan Nurani,” menyatakan bahwa etika yang ada dalam kehidupan pers, yang membawa tanggung jawab sosial terhadap masyarakat publik. Kehidupan pers berkait erat dengan etika komunikasi yang mengelaborasi standar etis yang digunakan oleh komunikator dan komunikan. Setidaknya ada 7 perspektif etika komunikasi dalam perspektif  tersebut. Antara lain: Perspektif Politik; Perspektif Sifat Manusia; Perspektif Dialogis; Perspektif Situasional; Perspektif Religius; Perspektif Utilitarian; dan Perspektif Legal.</p>
<p>Kode Etik Jurnalistik dalam Pasal 11 Bab III Kode Etik Jurnalistik tentang Sumber Berita mengatur bahwa Wartawan Indonesia meneliti kebenaran bahan berita dan memperhatikan kredibilitas serta kompetensi sumber berita.</p>
<p>Hukum Islam pun mengatur tentang profesionalisme pers dimana meletakkan kejujuran dalam menyampaikan berita dan menghargai hak orang lain. Bersandar pada Al Qur’an dan Hadits dengan  menerapkan konsep <em>amar ma’ruf nahi munkar </em>(lihat QS Al-Imran: 110); Mengajak pada kebaikan dan mencegah yang batil, membawa muatan pada pencerahan (<em>enlighment</em>) umat, doktrin pembebasan kebodohan (Lihat QS Al Alaq: 4); Tidak berdusta (Al Ahzab: 70); Tidak menyebarkan/berkata bohong ( Al Ahzab: 60-62); Berkata yang baik dan benar (Al Isra: 53); Tidak berprasangka buruk (Al An’am: 116, Al Hujurat: 12, Yunus: 35-36); Teliti lebih dahulu (Al Hujurat: 6); Tidak membuat kerusakan (Asy Syu’ara: 151-152); Cinta persaudaraan dan perdamaian (An Nisa:114, Al Hujurat: 9-10).</p>
<p>Begitu lengkapnya Hukum Islam mengatur dalam berkomunikasi termasuk berinteraksi dalam dunia maya dan bagaimana mensikapi berbagai persoalan kontemporer. Terkait peran media radio sebagai salah satu penyambung media informasi, maka peran-peran tersebut akan berdampak ibadah jika diniatkan dalam rangka mengharap ridho ALLOH serta dengan mengimplementasikan kode etik nilai-nilai profesionalisme pers di atas. <strong>(Penulis: Dr. Ira Alia Maerani, M.H. &amp; Prof. Eko Soponyono, M.H., </strong>dosen Fakultas Hukum Unissula, <strong>Dr. Nuridin, S.Ag., M.Pd., </strong>dosen FKIP Unissula<strong>). </strong></p>
<p><strong>Suarabaru.id</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/mengelaborasi-radio-pendidikan-dan-dakwah">Mengelaborasi Radio Pendidikan dan Dakwah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>