<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayern Munchen Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bayern-munchen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 08:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bayern Munchen Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mereka dalam Sorotan, Mereka dalam Penilaian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/30/mereka-dalam-sorotan-mereka-dalam-penilaian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 10:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Rio Ngumoha]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=493321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // hanya gol dan aksi-aksi pembeda/ yang bakal menjawab/ apa pun penilaian/ apa pun sorotan/ waktu pula yang memaparkan/ : dia berguna/ atau sia-sia&#8230;// (Sajak &#8220;Kalkulasi Transfer&#8221;, 2025) CARA apa yang paling tepat untuk membungkam komentar-komentar miring atau meragukan? Cukup dengan jawaban: gol, atau unjuk pengaruh nyata dalam permainan. Gol adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/30/mereka-dalam-sorotan-mereka-dalam-penilaian">Mereka dalam Sorotan, Mereka dalam Penilaian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-493322 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-3.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-3.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/logo-bola-bola-3-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" /><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// hanya gol dan aksi-aksi pembeda/ yang bakal menjawab/ apa pun penilaian/ apa pun sorotan/ waktu pula yang memaparkan/ : dia berguna/ atau sia-sia&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Kalkulasi Transfer&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>CARA</strong> apa yang paling tepat untuk membungkam komentar-komentar miring atau meragukan?</p>
<p>Cukup dengan jawaban: gol, atau unjuk pengaruh nyata dalam permainan.</p>
<p>Gol adalah tujuan akhir permainan sepak bola. Sedangkan pengaruh hadir dari faktor pembeda oleh salah satu elemen pertandingan.</p>
<p>Dari harapan terciptanya gol-gol dan peningkatan bobot permainan, seorang pemain dinilai, dipilih, lalu dipinang, diikat kontrak sebagai bagian dari tim.</p>
<p>Intinya, dia diplot sebagai faktor pembeda untuk memberikan nilai lebih yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Entah dengan golnya, entah dengan aksi-aksinya.</p>
<p><strong>Wajah 2025-2026</strong><br />
Musim 2025-2026 ini, sejumlah nama menjadi buah percaturan untuk direkrut dan digadang-gadang sebagai pembeda. Liverpool misalnya, melabuhkan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen. Masih pula The Reds mengejar Alexander Isak dari Newcastle United walaupun sudah berhasil memperoleh Hugo Ekitike.</p>
<p>Selain Wirtz dan Ekitike, Liverpool mendatangkan Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, Armin Pecsi, dan Freddie Woodman. Pasukan Anfield juga merekrut Giovanni Leoni dari Parma. Bahkan masih mengincar Marc Guehi (Crystal Palace). The Reds juga punya anak ajaib 17 tahun yang diambil dari Akademi Chelsea, Rio Ngumoha.</p>
<p>Arsenal mengambil Viktor Gyokeres dari Sporting CP. Ini adalah transfer cukup kompleks bagi Meriam London, penuh tarik ulur. Gyokeres belum memperlihatkan taji di partai perdana melawan MU, namun mulai unjuk diri di laga berikut menghadapi Leeds United. Bukan hanya mencetak dua gol, dia juga terpilih sebagai <em>Man of the Match</em>.</p>
<p>Di luar pemain asal Swedia itu, Arsenal membeli Kepa Arrizabalaga. Noni Madueke (Chelsea), Martin Zubimendi (Real Sociedad), Christian Norgaard (Brentford), dan Cristhian Mosquera (Valencia).</p>
<p>Sementara itu, untuk mempertajam barisan penyerang, Manchester United merekrut Bryan Mbeumo (Brentford), Mathias Cunha (Wolves), dan Benjamin Sesko (RB Leipzig). Juga Diego Leon, gelandang muda asal klub Cerro Porteno, Paraguay untuk memperkaya lini tengah.</p>
<p>Mengawali musim, MU mencatat sekali kalah, 0-1 dari Arsenal, dan seri 1-1 dengan Fulham. Yang mengkhawatirkan, di ajang Carabao Cup, MU kalah dari Grimsby Town 11-12 lewat adu penalti. Aib bagi MU, karena Grimsby adalah klub divisi empat.</p>
<p>Amorim masih harus bekerja keras lagi memperbaiki performa MU. Ini mengisyaratkan, Setan Merah harus bersabar untuk bangkit. Bakal membaikkah MU? Tentu belum secepat itu untuk menjadi penantang trofi, ketika Amorim pun kini diam-diam diragukan. Bahkan kini telah muncul nama yang diapungkan sebagai pengganti: Gareth Southgate.</p>
<p>Sedangkan Barcelona agak di luar dugaan menerima Marcus Rashford sebagai pemain pinjaman dari MU, dalam kondisi Rashford sudah tidak masuk dalam skema pelatih Ruben Amorim. Pelatih Hansi Flick tidak banyak merombak tim, dengan memaksimalkan skema yang dia andalkan pada musim sebelumnya.</p>
<p>Liverpool, sang juara bertahan, tetap diunggulkan. Manchester City yang musim lalu babak belur, belum terbayangkan pulih dari persoalan mentalitas. Kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur di Etihad, pekan lalu, menjadi gambaran proses pemulihan oleh taktikus Pep Guardiola. Dia harus memperbaiki berbagai celah akibat rentetan hasil buruk musim lalu.</p>
<p>Arsenal diprediksi bisa memperkuat diri lewat rangkaian pengalaman pelatih Mikael Arteta, yang tiga musim sebelum ini melempem justru mendekati akhir kompetisi.</p>
<p>Pada sisi lain, Anda tidak bisa meninggalkan Chelsea dari percaturan gelar. Di bawah Enzo Maresca, The Blues telah membuktikan bisa menjadi juara dunia antarklub. Di awal musim, Chelsea menggaungkan tantangan dengan menggilas West Ham United 5-1, diikuti kalimat motivasi Maresca, &#8220;Chelsea bukan Cole Palmer FC&#8230;&#8221;</p>
<p>Artinya, Pasukan Stamford Bridge tidak bergantung hanya pada superioritas Cole Palmer, gelandang serang produktif yang musim lalu menjadi pusat permainan. Apalagi kini mereka punya Estevao Willian, wonderkid asal Brazil dengan segala potensi keajaibannya.</p>
<p>Chelsea memboyong banyak pemain baru, yakni Dario Essugo (Sporting CP), Liam Delap (Ipswich Town), Mamadou Sarr (Strasbourg), Joao Pedro (Brighton), Jamie Gittens (Borussia Dortmund), Jesse Derry (Crystal Palace), dan Jorrel Hato (Ajax).</p>
<p>Di Bundesliga, Bayern Muenchen mengambil Luis Diaz dari Liverpool untuk mendampingi Harry Kane sebagai duet maut. Sedangkan di La Liga, Real Madrid mendapatkan anak ajaib Argentina, Franco Mastantuono yang banyak disebut sebagai penerus Lionel Messi.</p>
<p>Dan, tentu, banyak klub lain yang melakukan langkah-langkah penyegaran dengan transfer penting.</p>
<p><strong>Pertaruhan Langkah</strong><br />
Wajah sejumlah klub dengan renovasi pemain dan skema baru akan diuji di sepanjang musim.</p>
<p>Inilah pertaruhan langkah: apakah kalkulasi transfer mereka memang sesuai ekspektasi, bisa memberi penyegaran permainan, atau gagal memberi bukti dengan menunjukkan diri sebagai pembeda.</p>
<p>Ya, mereka disorot, mereka dinilai.</p>
<p>Dan, bukankah itu adalah hakikat permainan sepak bola, dinamika yang mengalir dalam industri profesional kompetisi?</p>
<p>Ada harapan, ada ikhtiar, dan selanjutnya membaca kenyataan bagi penyegaran manajemen taktik yang ditempuh&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/30/mereka-dalam-sorotan-mereka-dalam-penilaian">Mereka dalam Sorotan, Mereka dalam Penilaian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragika Jamal Musiala, Luka Donnarumma</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/12/tragika-jamal-musiala-luka-donnarumma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 10:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[Cedera Ankle]]></category>
		<category><![CDATA[Fibula]]></category>
		<category><![CDATA[Gianluigi Donnarumma]]></category>
		<category><![CDATA[Jamal Musiala]]></category>
		<category><![CDATA[Paris St Germain]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=483513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // selamat jalan, Diogo Jota/ dia meninggalkan keabadian nama/ dalam duka kepergian/ lalu, himpunlah harapan/ untuk Jamal Musiala/ yang tengah berjuang/ meregang cedera&#8230;// (Sajak &#8220;Cedera Musiala&#8221;, 2025) JAMAL Musiala meregang cedera, hampir bersamaan dengan kepergian abadi bintang Liverpool Diogo Jota karena kecelakaan maut di Spanyol, akhir pekan silam. Ketika Jota dikebumikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/12/tragika-jamal-musiala-luka-donnarumma">Tragika Jamal Musiala, Luka Donnarumma</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-483520 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// selamat jalan, Diogo Jota/ dia meninggalkan keabadian nama/ dalam duka kepergian/ lalu, himpunlah harapan/ untuk Jamal Musiala/ yang tengah berjuang/ meregang cedera&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Cedera Musiala&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>JAMAL Musiala</strong> meregang cedera, hampir bersamaan dengan kepergian abadi bintang Liverpool Diogo Jota karena kecelakaan maut di Spanyol, akhir pekan silam.</p>
<p>Ketika Jota dikebumikan dalam peristirahatan abadi di Portugal, perempatfinal Piala Dunia Antarklub 2025 mengetengahkan kisah pilu: bintang 22 tahun Bayern Muenchen, Jamal Musiala cedera parah setelah berbenturan dengan kiper Paris St Germain, Gianluigi Donnarumma.</p>
<p>Tragika Musiala adalah kisah kesekian dalam referensi cedera fatal sepak bola. Ada yang terklasifikasi sebagai insiden biasa sebagai risiko permainan berkontak langsung; ada yang karena faktor perilaku brutal pemain dalam tensi panas pertandingan; juga lantaran ulah pemain yang punya reputasi keras seperti Sergio Ramos, Pepe, atau dulu Andoni Goicotxea, Claudio Gentile, Toni Schumacher, Vinnie Jones, Joey Barton, Gennaro Gattuso, atau di Asia Tenggara kita kenal pemain Vietnam Doan Van Hau.</p>
<p><strong>Menyesali Donnarumma</strong><br />
Kiper dan kapten Bayern, Manuel Neuer menyayangkan insiden itu. Dia mengecam Donnarumma. Seharusnya, menurut Neuer, tabrakan itu bisa dihindarkan.</p>
<p>Kiper asal Italia itu bergerak cepat mengambil bola yang akan direbut Musiala, dan saat itulah Musiala terjatuh. Kaki kirinya tertimpa badan kiper lawan, dan dia langsung mengerang kesakitan karena engkelnya patah. Tulang fibulanya bermasalah, dan diperkirakan harus absen paling sedikit lima bulan.<br />
Pilu dan luka berkecamuk di hati Donnarumma. Dia tak tega melihat Musiala, dan memilih menjauhi. Hal itulah yang menyulut kekesalan Manuel Neuer.</p>
<p>&#8220;Seperti itulah situasinya ketika Anda mengambil risiko. Saya rasa dia tidak perlu melakukan itu. Tetapi okelah, kita berharap cederanya tidak parah, meskipun pastinya parah. Menerjang pemain seperti itu sudah berisiko. Anda harus berpikir dulu apakah lawan bakal cedera atau tidak. Lalu, setelah itu tidak terjadi apa-apa juga,&#8221; ujar Neuer seperti dikutip <em>Yahoosports</em>.</p>
<p>&#8220;Saya datangi dia, &#8216;Apakah kamu tidak mau ke sana?&#8217; Jamal terbaring di sana, dia mungkin harus dirawat di rumah sakit sekarang, saya rasa satu-satunya cara terbaik adalah mendatanginya, mendoakan dia cepat sembuh, dan meminta maaf. Setelah itu, dia juga menghampirinya kok.&#8221;</p>
<p>Realitasnya, Gigio tak bisa menahan rasa bersalah. Melihat kondisi Musiala, dia pun terluka: menangis sampai teman setimnya harus menenangkan.</p>
<p>PSG pun langsung mengirim ucapan simpati pada Musiala. &#8220;Paris Saint-Germain menyampaikan harapan terbaik agar Jamal Musiala bisa kembali cepat pulih sepenuhnya,&#8221; tulis PSG lewat akun media sosial mereka.</p>
<p>Pelatih Bayern, Vincent Kompany dan Direktur Olahraga Max Eberl menyesalkan Donnarumma, namun kiper Real Madrid Thibaut Courtois membela, dan paham situasi yang dihadapi Gigio. Kiper, katanya, juga menghadapi penyerang yang takkan tahu apakah bola akan menerpa wajahnya, dan dia berusaha merebutnya tanpa iktikad buruk. Courtois bersimpati kepada Jamal Musiala, tetapi tidak menyalahkan Gigio.</p>
<p><strong>Kisah Alf-Inge Haaland</strong><br />
Insiden Jamal Musiala menjadi bagian dari rentetan kisah tragis dalam sejarah sepak bola. Ada masalah ekspresi, respek, dan sikap saling &#8220;melindungi&#8221; antarpemain karena sadar mereka hidup dari sepak bola, walaupun di jantung profesionalisme kompetisi, ada saja pemain dengan iktikad bias &#8220;memberangus&#8221; lawan.</p>
<p>Yang paling terkenal adalah perilaku Roy Keane. Ketika menjadi kapten Manchester United dia pernah dengan brutal mencederai kaki Alf-Inge Haaland dalam laga MU vs Manchester City pada 2001.</p>
<p>Dalam biografinya, Keane mengaku sengaja membalas Inge Haaland yang pernah mencederai dia dalam laga sebelumnya. Karier ayah bintang The Citizens Erling Haaland itu berakhir. Dia cedera parah, dan tak bisa pulih normal sebagai pemain.</p>
<p>Anda tentu ingat bukan, Sergio Ramos sengaja membanting Mohamed Salah dalam final Liga Champions 2018 Real Madrid-Liverpool? Mo Salah cedera dan tak bisa melanjutkan laga. Ramos dikenal sebagai pemain temperamental, verbal bermain kasar. Sama dengan reputasi Pepe, yang berkarakter &#8220;darah dingin&#8221;.</p>
<p>Kisah Andoni Goicoetxea yang mendapat julukan &#8220;Jagal dari Bilbao&#8221; menjadi referensi lain kekerasan di sepak bola. Yang paling terkenal, pada 1983 tekel horornya terhadap Diego Maradona menyebabkan El Pibe de Oro patah kaki parah dalam duel Barcelona vs Athletic Bilbao.</p>
<p>Vinnie Jones, di Liga Primer era 1990-an menghadirkan &#8220;horor&#8221; karena gaya permainan keras. Dia pernah diikecam karena sengaja membuat dan mengedarkan video tentang teknik-teknik mengasari lawan.</p>
<p>Kebrutalan juga pernah dilakukan oleh kiper Jerman, Harald &#8220;Toni&#8221; Schumacher di Euro 1984 melawan Prancis. Dia sengaja menjotos muka Patrick Battiston dalam sebuah momen perebutan bola, yang membuat gigi bek Prancis itu rompal dan harus dirawat di rumah sakit.</p>
<p>Belakangan, kiper eksentrik Jerman itu meminta maaf, mengirim bunga kepada Battiston sebagai ungkapan penyesalan.</p>
<p><strong>Jejak Donnarumma</strong><br />
Kita memahami kekecewaan Manuel Neuer dan staf Bayern Muenchen, namun bukankah sejatinya Gianluigi Donnarumma juga bersedih?</p>
<p>Dia tidak punya reputasi buruk sebagai pesepak bola yang dekat dengan permainan kasar. Kiper nasional Italia itu menjadi benteng liat PSG yang dikenal tenang dan bersahabat. Di tengah hujatan netizens, unggahan Gigio di media sosial menggambarkan betapa dia merasa bersalah telah menyebabkan cedera Musiala.</p>
<p>Bagaimanapun, insiden Jamal Musiala memberi dia catatan tak terlupakan, walaupun Gigio diyakini tak punya iktikad untuk merusak karier pemain berdarah Inggris-Jerman itu. &#8220;Pembelaan&#8221; Thibaut Courtois mendudukkan insiden itu dari perspektif keberimbangan situasi kiper dan penyerang secara objektif.</p>
<p>Simak pulalah yang diucapkan Musiala setelah menjalani operasi, &#8220;Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang saya terima dari kalian semua. Itu sangat berarti,&#8221; katanya, dalam video di akun media sosialnya.</p>
<p>Menurut dia, tidak ada yang perlu disalahkan. &#8220;Situasi seperti ini kadang terjadi, dan sekarang saya akan menggunakan waktu untuk membangun kekuatan dan pemikiran positif saya lagi. Saya harap bisa bertemu kalian lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kita menunggu seperti apa proses pemulihan Musiala nanti. Tentu bukan hanya dunia sepak bola Jerman yang berharap bintang muda itu pulih dan meraih kembali level yang sepadan.</p>
<p>Donnarumma pun, sebagai sesama &#8220;anak kandung sepak bola&#8221; yang saling memberi dukungan, pasti berharap yang tak berbeda&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/12/tragika-jamal-musiala-luka-donnarumma">Tragika Jamal Musiala, Luka Donnarumma</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pep Guardiola, Sang &#8220;Ideolog&#8221; di Titik Jenuh?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/21/pep-guardiola-sang-ideolog-di-titik-jenuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 10:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[Bundesliga]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[pep guardiola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453012</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tak selamanya dia betah di singgasana/ ada titik yang mengusik/ : apa lagikah yang dicari?/ ada bisik yang menggelitik/ : apa pulakah yang didaki/ apa pula yang harus diketengahkan?// (Sajak &#8220;Kejenuhan Sang Genius&#8221;, 2024) AKAN ada titik ketika pikiran menghentikan kreasi. Atau setidak-tidaknya, meredupkan gairah bereksplorasi. Akan ada titik ketika [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/pep-guardiola-sang-ideolog-di-titik-jenuh">Pep Guardiola, Sang &#8220;Ideolog&#8221; di Titik Jenuh?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-453020 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tak selamanya dia betah di singgasana/ ada titik yang mengusik/ : apa lagikah yang dicari?/ ada bisik yang menggelitik/ : apa pulakah yang didaki/ apa pula yang harus diketengahkan?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Kejenuhan Sang Genius&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>AKAN</strong> ada titik ketika pikiran menghentikan kreasi. Atau setidak-tidaknya, meredupkan gairah bereksplorasi.</p>
<p>Akan ada titik ketika &#8220;antitesis&#8221; tak lagi mempan memadamkan &#8220;tesis&#8221;. Pun tak lagi mencair menjadi &#8220;sintesis&#8221; yang dianut sebagai sebuah &#8220;genre&#8221;.</p>
<p>Mungkin itu hanya menjadi &#8220;era&#8221;, untuk menandai suatu perjalanan waktu dengan kejayaan tertentu; mengetengahkan &#8220;cara&#8221; yang dia temukan dan diolah sebagai &#8220;jalan&#8221; untuk mengatasi &#8220;jalan yang lain&#8221;. Tentu &#8220;jalan&#8221; itu membutuhkan syarat untuk ditampilkan sebagai ekspresi survivalitas.</p>
<p>Lalu apakah seseorang yang telah sedemikian identik dengan kejeniusan dan &#8220;tesis&#8221;, pada titik tertentu tidak lagi mampu menjaga nyala eksplorasi dalam merawat jalan yang dia yakini?</p>
<p>Jika orang itu adalah Pep Guardiola, apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan kejeniusan, kreativitas, dan &#8220;idiologi&#8221; yang dieksplorasinya?</p>
<p>Kekalahan 1-2 dari The Red Devils dalam &#8220;Derby Manchester&#8221; di Stadion Etihad, akhir pekan lalu menjadi bukti &#8220;kegalauan&#8221; Pep tentang kemelut performa Kevin De Bruine dkk.</p>
<p>Manchester United yang kini diarsiteki Ruben Amorim, melengkapi rangkaian hasil buruk dari 11 laga yang dilalui The Citizens di semua ajang. Hanya sekali menang. Sisanya dua kali seri dan delapan kali kalah.</p>
<p><strong>Kegelisahan?</strong><br />
Apa yang dia ungkapkan dalam sebuah wawancara empatik <em>Daily Mail</em> (<em>detik.com</em>, 11/12-2024) menyiratkan kegelisahan tentang masa depannya.</p>
<p>Dia seperti merasa sudah lelah dengan perjalanan karier kepelatihan yang bertabur kegemilangan di Barcelona, Bayern Muenchen, dan Manchester City.</p>
<p>Pep menggumamkan keinginan untuk berhenti di Manchester, atau mungkin masuk ke tantangan baru: menangani tim nasional sebuah negara. Ditegaskan, The Citizens adalah klub terakhir dalam kariernya.</p>
<p>Dia mengaku lelah untuk melatih klub lain ke depannya, setelah memasuki tahun kedelapan bersama City, periode terlama dalam jejak kepelatihannya. Pep membendaharakan banyak gelar, termasuk enam trofi Liga Primer dan satu Liga Champions.</p>
<p>Apakah City mau begitu saja kehilangan Pep? Sesegera itu, Manchester Biru memperpanjang kontrak sampai 2027. Mestinya, ikatan pelatih asal Spanyol itu habis pada musim panas 2025.</p>
<p>Di tengah kemelut performa City akhir-akhir ini, dia masih dipercaya untuk mempertahankan prestasi, sekaligus menyiapkan tim ke depan. Dia akan genap satu dekade di Etihad jika menyelesaikan masa kontraknya.</p>
<p>Ketika menyatakan City bakal jadi klub terakhir, artinya dia tidak mau lagi menangani klub. Besar peluangnya untuk menjadi pelatih tim nasional, di negara mana pun yang meminati.</p>
<p>Dia mengaku tidak punya energi lagi. &#8220;Untuk memulai sesuatu yang baru di klub lain, melalui proses latihan dan sebagainya. Mungkin melatih tim nasional bisa, tetapi itu berbeda&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya tidak mau lagi berkeliling ke negara lain, berhenti di sana dan melihat segala prestasi yang sudah dicapai, berpikir apakah bisa lebih baik lagi. Anda tidak akan punya waktu memikirkan itu ketika disibukkan dengan banyak hal setiap harinya.&#8221;</p>
<p><strong>Habitat Tantangan</strong><br />
Bagi genius seperti Pep, habitatnya ada dalam suasana &#8220;tantangan&#8221;. Jadi semudah itukah dia meninggalkan sepak bola yang telah menjadi daya hidup dan kehidupannya?</p>
<p>Jenuh, itu bisa dipahami. Tetapi apakah perasaan itu lantaran performa anjlok Manchester City pada musim 2024-2025 ini? Atau mungkin dia sudah terlampau lelah mencurahkan pikiran dan kreasi untuk menerjemahkan filosofi sepak bola indahnya?</p>
<p>Setelah lima musim bersama Barca di La Liga, tiga musim di Bundesliga, dan delapan tahun di Liga Primer, Pep menegaskan eksistensi sebagai &#8220;ideolog&#8221; sepak bola menyerang dengan aksen bermain mendominasi penguasaan bola. Dia mempertajam <em>total football</em> mahagurunya, Johan Cruyff.</p>
<p>Di Barca, dia sukses besar mengimplementasikan karakter dan folosofinya, sama dengan ketika membangun The Citizens sebagai kekuatan dahsyat di Liga Primer dan Eropa.</p>
<p>Hanya, di Bayern Muenchen dia tidak sepenuhnya bisa menuntaskan &#8220;ideologi&#8221;, karena bermain dengan mengandalkan <em>possession football</em> rupanya sulit bersenyawa dengan<em> speed and power game</em> ala Jerman.</p>
<p>Kini Pep Guardiola disibukkan oleh upaya membalikkan <em>passion</em> skuadnya sebagai kekuatan utama Liga Primer.</p>
<p>Semakin sulit mendapatkan &#8220;<em>touch</em>&#8221; antitesis itu, semakin dalam dia harus berkubang dengan kegalauan di posisi sulit&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/pep-guardiola-sang-ideolog-di-titik-jenuh">Pep Guardiola, Sang &#8220;Ideolog&#8221; di Titik Jenuh?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos Kutukan dan Sindroma dalam Bundar Bola</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/18/mitos-kutukan-dan-sindroma-dalam-bundar-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 May 2024 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[mikel arteta]]></category>
		<category><![CDATA[pep guardiola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=414671</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sindroma, kau temuikah dia di bundar bola?/ berlaku pulakah mitos kutukan pembawa sial/ juga aura yang memancarkan keberuntungan?/ dalam lipatan selimut rahasia/ di balik teka-teki bulat bundarnya&#8230;// (Sajak &#8220;Mitos-mitos Sepak Bola&#8221;, Mei 2024) PERCAYAKAH Anda, dalam lipatan bundar bola, terselip ribuan ceritera? Ada kesedihan, ada kegembiraan, ada ketidakmengertian, pun ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/18/mitos-kutukan-dan-sindroma-dalam-bundar-bola">Mitos Kutukan dan Sindroma dalam Bundar Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-414675 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sindroma, kau temuikah dia di bundar bola?/ berlaku pulakah mitos kutukan pembawa sial/ juga aura yang memancarkan keberuntungan?/ dalam lipatan selimut rahasia/ di balik teka-teki bulat bundarnya&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Mitos-mitos Sepak Bola&#8221;, Mei 2024)</strong></p>
<p><strong>PERCAYAKAH</strong> Anda, dalam lipatan bundar bola, terselip ribuan ceritera?</p>
<p>Ada kesedihan, ada kegembiraan, ada ketidakmengertian, pun ada rasa kepenasaranan. Ya, karena hasil dan akhir takkan pernah bisa terpastikan oleh manusia.</p>
<p>Tak jarang pula sejuta rasa itu dihubungkan dengan nalar metafisika di luar bingkai logika.</p>
<p>Nah, ketika hingga pekan ini Arsenal berpacu poin dengan Manchester City dalam penentuan peraih trofi Liga Primer, berlakukah mitos-mitos berupa sindroma dan &#8220;kutukan&#8221; sepak bola?</p>
<p>Siapa yang bergumul dengan sindroma, siapa pula yang dengan penuh konfidensi melangkahi kendala?</p>
<p>Bisa dipahami bila Arsenal masih terbelit kegelisahan &#8220;sindrom nyaris juara&#8221;. Kekecewaan yang terus berulang dari musim ke musim sejak terakhir kali juara pada 2003-2004, sementara City menegaskan kehadiran sebagai kekuatan utama.</p>
<p>Dari sejak 2020-2021 hingga 2022-2023, Meriam London selalu dominan menjadi &#8220;penguasa&#8221; elite klasemen, namun selalu saja berubah &#8220;tergopoh-gopoh&#8221; di pengujung musim.</p>
<p>Dalam sentuhan atraktif filosofi permainan Mikael Arteta, selalu terjanjikan penyegaran kondisi. Akan tetapi, yang terjadi, &#8220;kenyarisan&#8221; itu mengetengahkan dialektika &#8220;memimpin&#8221;, &#8220;dikejar&#8221;, &#8220;terjajari&#8221;, &#8221; lalu &#8220;tersalip&#8221;.</p>
<p>Martin Odegaard dkk kehilangan mentalitas sebagai &#8220;penantang trofi&#8221; justru di saat-saat menentukan. Dari kompetisi ke kompetisi, mereka bagai menunda kesempatan dalam rongrongan &#8220;sindrom nyaris&#8221;. Dan, sekarang inikah saatnya?</p>
<p>Hari menentukan sedang ditunggu dengan penuh ketegangan hanya dari satu pertandingan. Inilah vonis nasib yang juga menanti sebagian orang dalam dinamika industri kompetisi?</p>
<p>Arsenal-kah, kali ini? Atau tetap City? Mitos apa yang akan berlaku dan apa yang terjungkalkan?</p>
<p>Hingga pekan ke-38 atau laga terakhir liga, jawaban itu baru akan terkonfirmasi. Dan, bukankah ini menegaskan tentang kondisi tradisi bagi The Gunners?</p>
<p><strong>Menundukkan Logika</strong><br />
Mitos dalam sepak bola seperti realitas yang menepikan logika dan dalil-dalil akademik.</p>
<p>Sering pula diyakini sebagai justifikasi. Sindroma dan kutukan bagai memperoleh tempat pembenar dalam khazanah analisis media. Mungkin atas nama viralitas, mungkin lantaran konsekuensi kemeruyakan budaya pop.</p>
<p>Kemenangan dikaitkan dengan faktor nonteknis. Kalah juga dihubungkan dengan pengaruh metafisika. Tak jarang hasil pertandingan ditentukan oleh kosmologi &#8220;langit&#8221;, &#8220;setengah langit&#8221;, atau &#8220;energi kuasa kegelapan&#8221;.</p>
<p>Bukankah hari-hari ini kita disodori penguatan opini mitos: Bayern Muenchen yang seperkasa itu di Bundesliga, dan malang melintang di pelataran Eropa, gagal total karena terefleksi &#8220;kutukan&#8221; Harry Kane?</p>
<p>Oo, betapa menyedihkan. Kane jadi pembawa sial? Dia dianggap mengusung aura negatif bagi Bayern, seperti halnya Tottenham Hotspur yang bertahun-tahun dia bela?</p>
<p>Kapten tim nasional Inggris itu boleh moncer secara individual. Produktivitasnya juga &#8220;menyala&#8221; setelah memutuskan pindah ke Muenchen. Namun untuk kepentingan Die Roten, aura &#8220;kegelapannya&#8221; masih menyelimuti, sama seperti ketika memimpin The Lilywhites.</p>
<p>Dia belum membendaharakan trofi hingga usia 31. Dan, tragisnya, kepindahan ke Muenchen antara lain dengan ambisi meraih piala pun ikut sirna. Bahkan Bayern dinilai terkena imbasnya!</p>
<p>Kutukankah ini, atau sindroma yang terbawa-bawa?</p>
<p>Padahal, bukankah Muenchen menghadapi &#8220;logika kompetisi&#8221; tentang performa Bayer Leverkusen yang memang &#8220;menyala&#8221; di Bundesliga dan Eropa di bawah sentuhan ajaib Xabi Alonso?</p>
<p>Akan tetapi, &#8220;olahan media&#8221; menemukan &#8220;aspek viral&#8221; pada Harry Kane, terkait realitas keabu-abuan penilaian tentang kiprah dan hasil, juga rentetan kenyataan yang tak sebanding dengan potensi seorang pemain.</p>
<p>Lalu bagaimana kita memosisikan Arsenal dalam konteks abu-abu itu, ketika logika statistika sulit menjelaskannya?</p>
<p><strong>Berbeda dari Kasus MU</strong><br />
Persoalan Arsenal berbeda dari kasus Manchester United dan Barcelona. Dua klub terakhir itu sedang berjuang menemukan kembali tradisi yang hilang dalam sejumlah musim terakhir.</p>
<p>Di bagian lain, Manchester City menegaskan punya &#8220;tradisi&#8221; yang tak hanya berupa mitos. Yakni meraih titel juara melalui saat-saat kritis di pekan terakhir.</p>
<p>Penegasan lain dengan empat musim berurutan menjadi pemenang trofi Liga Primer adalah kenyataan yang menghadirkan tambahan tingkat kesulitan bagi Arsenal.</p>
<p>Penentuan gelar juara dengan kesengitan rivalitas hingga pekan terakhir adalah romantisme tersendiri dalam industri kompetisi. Kondisi itu berkebalikan dari dominasi klub tertentu yang sudah memastikan titel beberapa pekan sebelum musim berakhir.</p>
<p>Jadi, percayakah Anda pada mitos; sindroma, kutukan, dan tradisi-tradisi yang mewarnai sepak bola?</p>
<p>Atau, keunikan-keunikan dan usikan tanda tanya itu bagian alamiah dari permainan pop yang sekadar bermakna fana?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/18/mitos-kutukan-dan-sindroma-dalam-bundar-bola">Mitos Kutukan dan Sindroma dalam Bundar Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepak Bola, Sirkus yang Mengaduk Hati dan Mimpi&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/15/sepak-bola-sirkus-yang-mengaduk-hati-dan-mimpi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 10:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=330226</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sepak bola tak jauh dari rasa/ bahkan dialah rasa/ yang merambati jiwa/ yang merayapi nadi/ merangsang hasrat-hasrat berekspresi&#8230;// (Sajak “Sirkus Sepak Bola”, 2023) HASRAT siapa &#8212; pecinta bola &#8212; yang tak terbangkitkan oleh aksi mentereng anak-anak Arsenal, sejauh ini? Hasrat siapa tak terpicu oleh “keberingasan” Erling-Burt Haaland yang bermain bagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/15/sepak-bola-sirkus-yang-mengaduk-hati-dan-mimpi">Sepak Bola, Sirkus yang Mengaduk Hati dan Mimpi&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-330227 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sepak bola tak jauh dari rasa/ bahkan dialah rasa/ yang merambati jiwa/ yang merayapi nadi/ merangsang hasrat-hasrat berekspresi&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Sirkus Sepak Bola”, 2023)</strong></p>
<p><strong>HASRAT</strong> siapa &#8212; pecinta bola &#8212; yang tak terbangkitkan oleh aksi mentereng anak-anak Arsenal, sejauh ini?</p>
<p>Hasrat siapa tak terpicu oleh “keberingasan” Erling-Burt Haaland yang bermain bagai robot gol untuk Manchester City?</p>
<p>Hasrat siapa pula tak terangsang oleh pertunjukan penuh teknik “Maradona Baru” Kchvicha Kvaratskhelia yang meroket bersama dan meroketkan Napoli?</p>
<p>Pun, siapa tak berhasrat menanti ending persaingan di La Liga, Liga Primer, dan Liga Serie A? Inikah musim yang menjanjikan suasana segar untuk tidak terjebak <em>status quo</em> “lu lagi, lu lagi&#8230;”?</p>
<p><strong>Arsenal dan Napoli</strong><br />
Arsenal tentu bukan kekuatan baru Liga Primer. Hanya, status puasa trofi selama 19 musim adalah gambaran “kerinduan” yang terpendam lama.</p>
<p>Baru pada musim 2022-2023 ini, di bawah racikan impresif Mikel Arteta, The Gunners menapak mantap ke rivalitas <em>big four,</em> bahkan memimpin klasemen hingga sejauh ini.</p>
<p>Jika Granit Xhaka cs tidak terpeleset di sisa laga, akan sulit bagi Manchester City &#8212; yang kini tertinggal enam poin &#8211;, untuk melewati. Pada sisi lain, penampilan terakhir, berbagi skor 2-2 dengan Liverpool di Anfield pekan lalu menjadi “warning” tentang pentingnya kewaspadaan bagi Meriam London.</p>
<p>Kondisi Arsenal mirip Napoli. Terakhir kali meraih <em>scudetto</em> Serie A pada 1989-1990, bertahun-tahun Napoli hanya menjadi kekuatan medioker. Kejayaan bersama “Sang Dewa” Diego Maradona pun menjadi tinggal cerita.</p>
<p>Kini, <em>allenatore</em> Luciano Spaletti mampu membawa Il Partenopei melewati kekuatan-kekuatan utama Italia. Victor Osimhen dkk tinggal menjaga konsistensi, jika ingin kembali menggegerkan Italia dan Eropa.</p>
<p>Berselisih 16 poin dari peringkat kedua klasemen, Lazio membuat Napoli aman, namun Spaletti menolak semua puja-puji untuk skuadnya.</p>
<p>Dia bahkan membalas sanjungan Pep Guardiola dengan menyebutnya sebagai taktik psikologis membuat lena. Peracik Manchester City itu memuji Napoli sebagai tim dengan gaya terbaik di Eropa saat ini, bermain sangat cair, namun Spaletti menepisnya.</p>
<p>Sirkus liga-liga makin lengkap dengan perjalanan kebangkitan Barcelona di La Liga. Tersisih di Liga Champions dan Europa League, sang arsitek Xavi Hernandez kini fokus menjaga keunggulan 13 poin atas Real Madrid. Semestinya Blaugrana bisa unggul 15 angka, namun Robert Lewandowski dkk gagal meraih angka penuh ketika menjamu Girona di Camp Nou, awal pekan kemarin.</p>
<p>Walaupun Xavi belum berhasil mengaduk kenangan lewat permainan<em> tiki-taka</em>, Barcelona telah dia bawa kembali ke trek elite Spanyol.</p>
<p><strong>Sirkus Haaland</strong><br />
Di tengah kondisi seru sejumlah liga, pernak-pernik sirkus juga menjadi magnet panggung seni tersendiri.</p>
<p>Siapa yang pernah memperkirakan Kvaratskhelia dan Osimhen meroket setinggi itu? Bukan hanya sebagai faktor pembeda, bahkan keduanya unjuk teknik sebagai pemain langka.</p>
<p>Bagaimana kisah perjalanan Bukayo Saka yang menjadi pemain sayap terbaik saat ini, dan bersama Gabriel Martinelli mengukuhkan ketajaman Arsenal?</p>
<p>Seperti apa pula sirkus Erling Haaland yang dalam setiap laga The Citizens mendatangkan ketakutan luar biasa para kiper lawan? Termasuk, yang paling aktual, membobol gawang Bayern Muenchen dalam <em>leg</em> pertama perempat final Liga Champions di Etihad?</p>
<p>Musim ini liga-liga Eropa berada di fase persaingan yang penuh pesona industri. Bumbu spekulasi bursa transfer di tengah fenomena performa sejumlah bintang adalah salah satunya. Termasuk pergerakan kepindahan pelatih. Pada sisi lain, juga tren muram sejumlah klub yang punya tradisi kuat seperti Liverpool, Juventus, dan Real Madrid.</p>
<p>Dalam pergerakan proses, yang dideterminasi oleh tren mediatika, industri kompetisi memicu adrenalin para pecinta bola untuk menunggu produk akhir: Arsenal atau City-kah? Konsitenkah Barcelona? Keingarbingaran seperti apa yang muncul andai Napoli berjaya mengangkat trofi?</p>
<p>Tak salah apabila sepak bola juga lekat sebagai luap rasa, yang mengaduk-aduk hati dan mimpi&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan suarabaru.id, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/15/sepak-bola-sirkus-yang-mengaduk-hati-dan-mimpi">Sepak Bola, Sirkus yang Mengaduk Hati dan Mimpi&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Madrid dan Milan Hadapi Laga Sulit di Leg II</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/13/madrid-dan-milan-hadapi-laga-sulit-di-leg-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 02:37:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Bayern Munchen]]></category>
		<category><![CDATA[Benfica]]></category>
		<category><![CDATA[chelsea]]></category>
		<category><![CDATA[inter milan]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[real madrid]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=329526</guid>

					<description><![CDATA[<p>MADRID (SUARABARU.ID)&#8211; Bertindak selaku tuan rumah, Real Madrid dan AC Milan, mampu memanfaatkan dukungan suporternya untuk merengkuh tiga poin penuh. Hal itu mereka lakukan dalam leg I babak 8 besar Liga Champions 2022-2023, yang berlangsung Kamis (13/4/2023) dini hari WIB. Berlaga di Santiago Bernabeu, Real Madrid menang 2-0 atas Chelsea. Gol pertama Madrid dicetak menit [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/13/madrid-dan-milan-hadapi-laga-sulit-di-leg-ii">Madrid dan Milan Hadapi Laga Sulit di Leg II</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADRID (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bertindak selaku tuan rumah, Real Madrid dan AC Milan, mampu memanfaatkan dukungan suporternya untuk merengkuh tiga poin penuh. Hal itu mereka lakukan dalam leg I babak 8 besar Liga Champions 2022-2023, yang berlangsung Kamis (13/4/2023) dini hari WIB.</p>
<p>Berlaga di Santiago Bernabeu, Real Madrid menang 2-0 atas Chelsea. Gol pertama Madrid dicetak menit 21 melalui Karim Benzema, usai sukses menyerobot bola muntah penyelamatan Kepa atas tendangan Vinicius Junior.</p>
<p>Vinicius juga terlibat sebagai pemberi assist pada gol kedua Madrid menit 74. Assistnya kepada Marco Asensio, dituntaskan dengan tendangan mendatar menggunakan kaki kirinya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/13/komunitas-balon-wonosobo-tandatangani-komitmen-bersama-pln-dan-opd-terkait">Komunitas Balon Wonosobo Tandatangani Komitmen Bersama PLN dan OPD Terkait</a></strong></p>
<p>Usai laga, Vinicius Junior menyebut, laga di Santiago Bernabeu ini sebagai yang terbaik musim ini. &#8221;Kami memang bermain sangat baik, menekan sepanjang waktu seperti yang kami lakukan pada tahap ini di musim lalu. Ini adalah salah satu penampilan terbaik kami musim ini,&#8221; terang Vinicius, yang menyabet gelar sebagai Man of the Match di laga itu.</p>
<p>Penampilan apik Vinicius tidak lepas dari dukungan ribuan fans Real Madrid. Menurut Vini, setiap pemain punya rasa bangga, ketika mengenakan jersey Real Madrid di Liga Champions. Terlebih mereka mendapatkan tambahan motivasi ketika bermain Liga Champions di Santiago Bernabeu.</p>
<p>&#8221;Setiap pemain yang mengenakan seragam ini untuk Madrid, tahu betapa istimewanya Liga Champions. Terutama di Santiago Bernabeu, dengan basis penggemar di belakang kami. Mereka bersemangat untuk kompetisi ini,&#8221; tambah pemain asal Brazil ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/04/13/satgas-ppks-usm-siap-bantu-korban-kekerasan-seksual">Talkshow bersama Satgas PPKS USM, Riris : Laki-Laki Bisa Jadi Korban Kekerasan Seksual</a></strong></p>
<p>Meskipun tampil apik di laga itu, Vini mengaku sedikit frustasi. Pasalnya, sepanjang 90 menit, dirinya tidak mampu mencetak gol tambahan bagi Real Madrid.</p>
<p>&#8221;Kami tahu, pertandingan tandang melawan Chelsea bisa menjadi sulit. Sekarang kami hanya beristirahat sebentar, dan menjaga pikiran untuk tetap jernih,&#8221; tandas dia.</p>
<p>Sementara itu di laga lainnya, duel AC Milan kontra Napoli di Stadion Giuseppe Meazza, sukses dimenangi tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Milan ini diciptakan Ismael Bennacer, menit 40.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/13/madrid-dan-milan-hadapi-laga-sulit-di-leg-ii">Madrid dan Milan Hadapi Laga Sulit di Leg II</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>