JEPARA, (SUARABARI.ID)– Mengisi momen menjelang libur akhir semester dengan kegiatan positif sekaligus menyegarkan pikiran, Madrasah Aliyah (MA) NU Al Mustaqim Bugel, Kedung, Jepara menggelar kegiatan luar kelas yang unik. Sebanyak 45 siswa-siswi kelas X dan XI mengikuti acara tasmi’ Al-Qur’an dan murojaah nadhom yang bertempat di objek wisata alam Kali Ndayung pada Sabtu pagi (24/6/2026).
MA NU Al Mustaqim sendiri merupakan lembaga pendidikan yang terintegrasi langsung dengan Pesantren Al Mustaqim Bugel, sebuah pondok pesantren yang didirikan oleh ulama kharismatik, KH Muhsin Ali. Oleh karena itu, seluruh peserta yang mengikuti agenda ini juga merupakan santri aktif di pesantren tersebut. Dalam pelaksanaannya, para santri didampingi oleh dua guru tahfidz serta enam guru pendamping untuk memastikan kekhusyukan kegiatan.
Wakil Kepala (Waka) Kurikulum MA NU Al Mustaqim, Misbahun Nashihin, S.Pd.I., menyampaikan bahwa agenda ini sengaja dirancang di luar lingkungan madrasah sebagai bentuk variasi pembelajaran agar santri tidak jenuh.
“Kegiatan ini merupakan bentuk “tafakkur” dan “tadabbur” alam. Belajar itu tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan melihat langsung keindahan ciptaan Allah, kita harapkan semangat belajar dan menghafal para santri justru semakin meningkat,” ujar Misbahun.
Rangkaian acara diawali dengan sesi tasmi’ (memperdengarkan hafalan Al-Qur’an) secara langsung di hadapan para guru tahfidz. Setelah itu, suasana lereng gunung bergema dengan lantunan bait-bait nadhom kitab kuning. Dipandu langsung oleh Misbahun Nashihin, para santri dengan kompak melakukan murojaah (mengulang hafalan) nadhom mulai dari Jawahirul Adab, Imrithi, hingga kitab tata bahasa Arab monumental, Alfiyah Ibnu Malik.
Usai menyelesaikan target hafalan, para santri disuguhkan dengan sesi rekreasi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu mandi bersama di Kali Ndayung. Objek wisata yang terletak di kaki Gunung Muria ini dikenal memiliki panorama alam yang masih sangat asri, dengan bebatuan besar yang eksotis serta aliran air sungai yang jernih.
Pihak madrasah berharap kegiatan ini mampu memberikan kesan mendalam dan menyenangkan bagi para santri sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing untuk menikmati masa liburan.
Kombinasi antara petualangan alam yang asri, segarnya air Kali Ndayung, serta berkah dari melantunkan ayat suci dan nadhom diharapkan menjadi modal spiritual dan mental yang kuat bagi para santri untuk menyongsong semester berikutnya.
Reporter:Khoirul Manan-Nadif Mubarak













