WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Imron Rizkyarno, Kamis (11/6/26), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Aulia Syuhada di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barru. Ini dilakukan Wabup, bersamaan peninjauan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Ponpes yang berlokasi di Dusun Bulusari, Desa Buluslur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri tersebut.
Pembangunan Gedung Aulia Syuhada ini, diharapkan akan semakin melengkapi fasilitas sarana prasarana pendidikan untuk kegiatan belajar mengajar bagi para santri di Ponpes Al Barru.
Wabup Imron Rizkiyarno, memastikan kalangan santri Ponpes di Kabupaten Wonogiri, dalam kondisi sehat dan kuat semua. Untuk itu, Pemkab Wonogiri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), hadir dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada warganya termasuk kalangan santri Ponpes.
Demikian dikemukakan Wabup Imron, saat meninjau pelaksanaan CKG yang dilakukan Tim Medis dari Puskesmas Wonogiri l di Ponpes Al Barru. Usai mencek pelaksanaan CKG Wabup Imron didaulat untuk melakukan peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Gedung Aulia Syuhada.
Dalam kesempatan tersebut, dipanjatkan doa barokah yang dipimpin Pembina Ponpes Al Barru Wonogiri KH Sunadi Ali Mustofa. Ketua Ponpes Al Barru, Agung Susanto, melaporkan, CKG di pondoknya diikuti 224 peserta. Selain para santri dan pengurus Ponpes, CKG ini juga diikuti warga masyarakat Bulusari yang bemrukim di sekitar Ponpes Al Barru.
Kerjasama
“Program CKG ini, sebagai bentuk kebersamaan atau kolaborasi kami dengan jajaran Puskesmas Wonogiri l, yang selama ini sudah berjalan dengan rutin dan baik,” kata Agung. Ditambahkan, program kerjasama lainnya dilakukan dalam hal pemberian gizi bagi para santri, penanganan sanitasi dan kebersihan lingkungan.
Sementara itu, Panitia Pembangunan Gedung Aulia Syuhada, Joko Santoso, menuturkan, pembangunan gedung dua lantai ini, direncanakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 300 juta, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 3 bulan.
Gedung baru ini, nantinya akan dipakai untuk kegiatan rutin bagi kalangan warga pengajian Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Desa Bulusulur. Juga bisa untuk kegiatan sosial warga masyarakat, seperti untuk tempat menggelar hajatan.
Wabup Wonogiri Imron Rizkiyarno, mengungkapkan, sampai saat ini kehadiran warga daerah Wonogiri atas program CKG Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 400.971 orang atau mencapai 39,38 persen.
“Peran aktif masyarakat, termasuk apa yang ada di Ponpes Al Barru ini kami apresiasi, karena akan mempercepat capaian CKG, baik capaian untuk tingkat kabupaten dan Provinsi Jawa Tengah, bahkan di tingkat nasional,” kata Wabup. Bagi warga yang hasil ceknya diindikasikan mengidap penyakit, akan dirujuk Puskesmas ke rumah sakit terdekat.(Bambang Pur)













