blank
Peserta kegiatan konservasi pesisir menanam bibit mangrove di kawasan Pantai Blebak, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Rabu (10/6). Aksi penanaman mangrove yang digelar PLN UIK Tanjung Jati B dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi langkah nyata untuk membantu menjaga ekosistem pesisir, mengurangi dampak abrasi, serta memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pantai.

JEPARA (SUARABARU.ID)– PLN UIK Tanjung Jati B menggelar aksi konservasi pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove di Pantai Blebak, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Rabu (10/6). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian kawasan pesisir yang terdampak abrasi.

Dalam kegiatan tersebut, PLN UIK Tanjung Jati B berkolaborasi dengan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati dan Pemerintah Desa Sekuro. Sebanyak 5.000 bibit mangrove jenis Rhizophora, 100 bibit cemara laut, serta bantuan perlengkapan kebersihan pantai diserahkan untuk mendukung upaya pemulihan dan perlindungan ekosistem pesisir Pantai Blebak.

Aksi konservasi ini diikuti oleh 83 peserta, termasuk volunteer pegawai PLN UIK Tanjung Jati B, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati, Pemerintah Desa Sekuro, Pokdarwis, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa upaya menjaga pesisir membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat.

blank
Para peserta kegiatan konservasi pesisir di Pantai Blebak, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Rabu (10/6) berfoto bersama. Kegiatan dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi wujud kolaborasi untuk menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi melalui penanaman 5.000 bibit mangrove Rhizophora dan 100 bibit cemara laut.

Petinggi Desa Sekuro, Ali Shohib, menyampaikan apresiasi kepada PLN UIK Tanjung Jati B atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Pemerintah Desa Sekuro, khususnya dalam program lingkungan dan pengelolaan kawasan pesisir.

“Atas nama Pemerintah Desa Sekuro, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIK Tanjung Jati B. Kerja sama ini sudah berjalan dengan baik dan sangat membantu kami, terutama dalam upaya mengatasi abrasi di wilayah Pantai Blebak. Penanaman mangrove ini menjadi bagian penting dari penyelamatan kawasan pesisir,” ujar Ali.

blank

Perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati, Pemerintah Desa Sekuro, Pokdarwis, dan masyarakat mengikuti aksi penanaman mangrove di kawasan Pantai Blebak, Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Rabu (10/6).

Ali juga menyampaikan bahwa tantangan konservasi mangrove tidak berhenti pada proses penanaman. Kondisi alam menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat keberhasilan tumbuh bibit mangrove. Karena itu, diperlukan pendampingan, perawatan, serta kepedulian bersama agar tanaman yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Desa Sekuro dan PLN UIK Tanjung Jati B dapat terus berlanjut. Semoga penanaman mangrove kali ini dapat tumbuh dengan baik dan menjadi langkah nyata dalam menjaga pesisir Pantai Blebak,” tambahnya.

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“PLN UIK Tanjung Jati B tidak hanya berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir untuk mendukung pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional. Melalui penanaman mangrove di Pantai Blebak, kami berharap kawasan pesisir dapat semakin terlindungi dari risiko abrasi serta memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat,” ujar Andi.

Menurutnya, mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami pesisir. Selain membantu menahan laju abrasi, kawasan mangrove juga menjadi habitat berbagai biota, menjaga keseimbangan ekosistem, serta berpotensi mendukung aktivitas masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan sekadar menanam bibit, tetapi juga menanam harapan. Harapan agar kawasan pesisir tetap lestari, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, dan kolaborasi yang sudah terbangun dapat terus berlanjut,” tambahnya.

Selain penanaman mangrove dan cemara laut, bantuan perlengkapan kebersihan pantai juga diberikan sebagai dukungan terhadap pengelolaan lingkungan pesisir. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat dan kelompok pengelola wisata dalam menjaga kebersihan Pantai Blebak secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, PLN UIK Tanjung Jati B menegaskan bahwa program TJSL perusahaan diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Konservasi pesisir menjadi salah satu upaya penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, abrasi, serta penurunan kualitas ekosistem pantai.

Dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UIK Tanjung Jati B berharap aksi penanaman mangrove di Pantai Blebak dapat menjadi gerakan bersama untuk merawat alam, memperkuat ketahanan kawasan pesisir, dan menciptakan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang.

Hadepe – Septiana W