SEMARANG (SUARABARU.ID) – Melalui kolaborasi antara Basnur Academy, SMK Bandar Samariang, serta dukungan penuh dari KJRI Kuching, SMK Ibu Kartini Semarang sedang membuka pintu wawasan global bagi anak-anak didik. Hal tersebut disampaikan Kepala SMK Ibu Kartini Semarang, Muhdlor, M.Pd saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Kegiatan 1st Indonesian International Student Exchange Program (IISEP) atau Program Pertukaran Pelajar Internasional Indonesia (Pertama) yang berlangsung Selasa 5 Mei 2026.
Hadir dan memberikan sambutan dalam diskusi ini Dr. Abdullah Zulkifli, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Sarawak, Malaysia; Dr. (HC) Albusra Basnur, S.H., LL.M., Founder & Chair Basnur Academy; Andang Fitriadi, SE, M.Si, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Wilayah II Dikdasmen Provinsi Jawa Tengah; Encik Kamel Bin Haji Achong, Pengetua SMK Bandar Samariang Kuching, Malaysia. Hadir juga moderator, para guru, pendamping, serta seluruh siswa-siswi peserta IISEP

Program Pertukaran Pelajar Internasional Indonesia (PPPII) Pertama, diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan global, meningkatkan kepercayaan diri, memperluas jaringan internasional dan meningkatkan daya saing dalam karier generasi muda Indonesia dan dunia di masa depan, khususnya mulai dari murid sekolah tingkat menengah.
Menurut Muhdlor, program ini bukan sekadar diskusi hybrid, namun merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing dan kepercayaan diri siswa, . memperkenalkan budaya antarnegara dan membangun jaringan internasional sejak dini.serta mempersiapkan karier generasi muda agar memiliki daya saing global di masa depan.
Karena itu ia menilai kegiatan 1st Indonesian International Student Exchange Program (IISEP) ini merupakan tonggak sejarah penting. “ Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Muda Emas Dunia, melalui Kegiatan Go Global”, kami meyakini bahwa pendidikan vokasi tidak boleh hanya jago di kandang, tetapi harus mampu bersaing di kancah internasional,” tegasnya

Karena itu ia minta kepada para siswa untuk menggunakan kesempatan ini untuk saling bertukar gagasan, baik mengenai pendidikan, lingkungan, seni budaya, maupun pariwisata. “Jadikan momen ini untuk membangun persahabatan lintas negara demi perdamaian dunia dan inovasi masa depan,” pungkasnya.
Program pertukaran pelajar internasional sangat penting untuk meningkatkan wawasan global, kemampuan bahasa asing, pengenalan budaya, meningkatkan percaya diri, membangun jaringan internasional, memperluas kerja sama internasional dan membangun persahabatan antargenerasi muda di berbagai negara untuk perdamaian dunia.
Pertukaran pelajar internasional dilakukan melalui berbagai program dan kegiatan seperti pertemuan langsung melalui saling kunjung, koresponden dan pertemuan jarak jauh melalui zoom meeting.
Hadepe.













