blank
Pemberian tanda pada jalur yang berlubang di depan SMPN 4 Purwodadi. Foto: Tya Widya/Satlantas Polres Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Satlantas Polres Grobogan bergerak cepat menekan risiko kecelakaan dengan memberi tanda jalan berlubang di ruas Danyang – Kuwu. Hal itu di

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar pengendara lebih waspada saat melintas di jalur tersebut.

Satlantas Polres Grobogan menilai tanda jalan berlubang di Danyang – Kuwu menjadi solusi awal untuk mengurangi risiko kecelakaan di ruas padat kendaraan.

BACA JUGA : Edukasi Coretax Penting untuk Menjawab Keresahan Pelaku Usaha

Langkah tersebut dilakukan setelah petugas melaksanakan survei lapangan di sepanjang jalur yang dikenal memiliki tingkat lalu lintas tinggi.

Hasil survei menunjukkan banyak titik kerusakan jalan yang membutuhkan perhatian segera.

Petugas kemudian langsung melakukan penandaan menggunakan cat berwarna mencolok agar mudah terlihat oleh pengendara. Penandaan ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

Kegiatan penandaan berlangsung di depan SMP Negeri 4 Purwodadi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Lokasi ini sering dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi setiap harinya.

BACA JUGA : Talud 150 Meter Rampung, TMMD Sragen Perkuat Infrastruktur Lindungi Warga dari Risiko Longsor

Petugas memprioritaskan penanganan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah. Fokus utama diberikan pada lokasi yang berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan, Ipda Novi Ariani memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia turun ke lapangan bersama sejumlah personel untuk memastikan proses berjalan optimal.

“Kami melakukan survei dan memberi tanda pada jalan berlubang agar mudah terlihat oleh pengendara, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.

Petugas menggunakan cat dengan warna mencolok untuk memastikan tanda terlihat jelas, baik saat siang maupun malam hari. Hal ini penting mengingat kondisi jalan yang minim penerangan di beberapa titik.

Selain melakukan penandaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemetaan kondisi jalan rusak. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar tindak lanjut penanganan.

BACA JUGA : Kunjungi Pameran “TATAH” Jakarta, Wagub Taj Yasin Dorong Seni Ukir Jepara Mendunia

Hasil survei yang telah dikumpulkan selanjutnya akan disampaikan kepada instansi terkait. Tujuannya untuk mempercepat proses perbaikan jalan secara permanen.

Ipda Novi Ariani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Banyak warga sebelumnya menyampaikan kondisi jalan yang membahayakan.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga kami berupaya melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin,” katanya.

Petugas juga mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut. Kewaspadaan dinilai penting guna menghindari kecelakaan.

Minimnya pencahayaan di beberapa titik membuat lubang jalan sulit terlihat, terutama pada malam hari. Kondisi ini semakin meningkatkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

Faktor cuaca seperti hujan juga memperparah kondisi jalan yang sudah rusak. Air yang menggenang kerap menutupi lubang sehingga sulit terdeteksi.

Warga sekitar sebelumnya mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan. Keluhan tersebut muncul dalam beberapa waktu terakhir.

Sebagian besar keluhan datang dari pengendara sepeda motor. Mereka menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kecelakaan akibat jalan rusak.

Dengan adanya penandaan tersebut, pengendara kini dapat lebih mudah mengantisipasi kondisi jalan. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan.

Satlantas Polres Grobogan juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi jalan berbahaya. Partisipasi publik menjadi kunci percepatan penanganan.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Informasi dari warga membantu petugas menentukan prioritas penanganan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Warga yang melintas pun memberikan respons positif terhadap langkah tersebut.

BACA JUGA : Serda Dwi Mawoko Jembatani Satgas dan Pemerintah Desa dalam TMMD di Desa Puro 

Polres Grobogan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Upaya preventif terus dilakukan di berbagai titik rawan.

Petugas juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi jalan berlubang. Langkah ini memastikan penanganan berjalan berkelanjutan.

Satlantas Polres Grobogan memastikan tanda jalan berlubang di ruas Danyang – Kuwu tetap terlihat jelas agar risiko kecelakaan dapat ditekan secara maksimal.

Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen. Satlantas Polres Grobogan dalam menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur tersebut.

TYA WIDYA