blank
Masih proses pengeringan, tampak sejumlah titik jalan yang sengaja ditutup sementara menggunakan pembatas sederhana. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Kebahagiaan warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang terasa atas rampungnya jalan cor hasil program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Di balik antusiasme itu, masih tampak sejumlah titik jalan yang sengaja ditutup sementara menggunakan pembatas sederhana.

Penutupan tersebut bukan tanpa alasan. Jalan beton yang baru selesai dikerjakan masih membutuhkan waktu untuk proses pengeringan agar hasil pengecoran benar-benar kuat dan tahan lama sebelum digunakan secara penuh oleh masyarakat.

Kepala Desa Puro, Suyanto mengimbau warga agar bersabar dan ikut menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama Satgas TMMD dan masyarakat secara gotong royong. Imbauan tersebut disampaikan pada Jumat (15/5/2026).

Menurut Suyanto, jalan cor yang belum sepenuhnya kering berisiko mengalami kerusakan apabila terlalu cepat dilalui kendaraan atau aktivitas berat lainnya. Karena itu, masyarakat diminta sementara waktu tidak melintasi jalur yang masih ditutup.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan sementara waktu tidak melintasi jalan yang masih ditutup. Semua ini demi kebaikan bersama agar hasil cor tetap kuat, awet, dan nyaman digunakan nantinya,” ujar Suyanto.

Ia juga mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen bersama warga yang selama ini bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan di area persawahan desa.

Menurutnya, hasil pembangunan tersebut nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani, karena akses menuju lahan pertanian menjadi jauh lebih mudah dan nyaman dibanding sebelumnya.

Sebelum dilakukan pengecoran, jalan di area persawahan Desa Puro dikenal licin dan berlumpur saat musim hujan. Kondisi itu sering menyulitkan warga ketika membawa pupuk maupun mengangkut hasil panen.

Kini, kehadiran jalan beton menjadi harapan baru bagi masyarakat desa. Selain memperlancar aktivitas pertanian, pembangunan tersebut juga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.

Program TMMD Kodim 0725/Sragen kembali membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur desa bukan hanya tentang menghadirkan jalan yang lebih baik, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan demi kepentingan jangka panjang.

Ning S