blank
Anggota Satlantas Polres Wonogiri yang mendatangi lokasi kecelakaan, meneliti keberadaan ban truk tronton yang pecah sebagai pemicu terguling ke sisi kiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara ban pecah, menyebabkan sebuah truk tronton bermuatan biji jagung terguling. Lokasinya berada di sisi barat Jembatan Juranggempal, tepatnya di simpang empat Monumen Tugu 45 Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut berada di ruas di Jalan Pemuda-II Kota Wonogiri. Tepatnya di Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kejadiannya berlangsung Kamis siang (30/5/26). Kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah sebuah truk Hino Tractor Head Tronton berpelat nomor L 8646 UUC, yang mengangkut dua peti kemas berisi biji jagung. Tapi mengalami kecelakaan terguling akibat pecah ban.

Peristiwa yang terjadi Pukul 13.15 tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa. Baik pengemudi maupun penumpangnya selamat tanpa mengalami luka. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung di bawah guyuran hujan rintik-rintik. Penanganan di lokasi dilakukan oleh personel Satlantas Polres Wonogiri, dengan melibatkan petugas dari instansi terkait.

Berdasarkan informasi di lokasi, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Saiful Arif (37), warga asal Madiun, Jawa Timur. Awalnya, melaju dari arah barat (Wonogiri) menuju ke timur. Sesampainya di simpang empat Monumen Tugu 45, yang merupakan jalur menanjak, truk berusaha berbelok ke kanan, menuju arah selatan (Wuryantoro).

Menanjak

Namun, saat bermanuver di jalan tikungan menanjak tersebut, mendadak ban belakang sebelah kiri mengalami pecah. Hal ini menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling ke kiri.

Petugas dari Polres Wonogiri yang menerima laporan, langsung bergerak cepat menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan. Juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi. Kehadiran polisi di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat, karena mampu mengurai kemacetan dan mencegah potensi kecelakaan lanjutan.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, saat ini masih dalam proses evakuasi, dan petugas juga masih berada dilokasi untuk mengurai kemacetan. Kepada para sopir, diingatkan mengenai pentingnya pengecekan rutin kondisi kendaraan, sebelum dioperasikan. Terutama pada komponen vital seperti ban dan sistem pengereman. Terlebih saat akan melintas di jalur rawan, seperti tanjakan dan persimpangan.

AKP Anom Prabowo, menyatakan, Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. ”Respons cepat dalam setiap kejadian, merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tegas AKP Anom Prabowo.(Bambang Pur)