blank
Kepala SDN 2 Panggang, Budi Savitri, bersama para guru dan penari Tari Geulis, SDN 2 Panggang . Foto: Agus Tri

JEPARA (SUARABARU.ID)– Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-alun Jepara kian meriah dengan penampilan memukau dari SD Negeri 2 Panggang. Sekolah ini sukses mencuri perhatian lewat kolaborasi sastra tutur dan tari tradisional yang sarat makna.

Tampil percaya diri sebagai MC Cilik, Anindita Keisha Azzahra kelas 4 membuka acara dengan syair kentrung indah. Melalui lantunan khasnya, Anin memperkenalkan keunggulan SDN 2 Panggang sekaligus mengajak penonton mengenal nilai budaya Jepara.

Penampilan ini merupakan hasil binaan Aminan Basyari, pelatih kentrung sekolah. Tak berhenti di situ, Anin juga dengan lugas menjelaskan arti dan asal-usul Tari Geulis sebelum Tim Tari SDUPARA naik pentas.

Tim SDUPARA yang beranggotakan Nala, Rania, Jingga, Vio dari kelas 2 dan Qiandra dari kelas 1 langsung menyihir penonton. Gerakan Tari Geulis yang kompak, dinamis, dan penuh ekspresi mengalir indah diiringi tepuk tangan meriah. Semua tak lepas dari tangan dingin pelatih tari Damayanti Simamburat.

blank
MC, penari dan kentrung dari SDN 2 Panggang bersama kepala sekolah dan guru. Foto: Agus Tri

Kepala SDN 2 Panggang,  Budi Savitri, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa. Ini bukti Merdeka Belajar yang menumbuhkan keberanian, kreativitas, dan cinta budaya. Terima kasih untuk dedikasi para pelatih dan dukungan orang tua,” ujarnya.

Lewat kentrung dan Tari Geulis, SDN 2 Panggang menegaskan bahwa panggung Hardiknas adalah ruang aktualisasi bakat sekaligus pelestarian budaya bangsa.

Hadepe – Agus Tri