JEPARA (SUARABARU.ID) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B turut memperingati Hari Kartini 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia.
Peringatan yang dilaksanakan pada Selasa (21/4) ini diwujudkan melalui ajakan kepada seluruh pegawai untuk mengenakan busana bernuansa budaya nasional. Karyawati PLN UIK Tanjung Jati B mengenakan kebaya sebagai simbol anggun dan kuatnya peran perempuan, sementara karyawan pria turut mengenakan pakaian batik sebagai bentuk partisipasi.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja.
“Semangat Kartini adalah semangat untuk terus maju, berdaya, dan berkontribusi tanpa batas. Di PLN UIK Tanjung Jati B, kami mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berperan strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan perempuan di sektor ketenagalistrikan saat ini semakin signifikan, tidak hanya pada fungsi administratif, tetapi juga pada posisi teknis dan strategis yang berkontribusi langsung terhadap operasional pembangkit.
Melalui peringatan ini, PLN UIK Tanjung Jati B juga ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa sekaligus menginternalisasi nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.
Dengan semangat Hari Kartini, PLN UIK Tanjung Jati B berkomitmen untuk terus menghadirkan energi yang andal sekaligus membangun sumber daya manusia yang berdaya saing, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Hadepe













