blank
Penari menyambut pengunjung Candi Borobudur, belum lama ini. Foto: dok

KOTA MUNGKID
(SUARABARU.ID) –
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan layanan Lebaran 2026, hari ini Kamis (2/4/26). Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney itu memastikan pelaksanaan angkutan mudik dan arus balik Lebaran 2026 di seluruh ekosistem yang dikelolanya berjalan lancar dan terkendali.

Disebutkan, mobilitas masyarakat yang meningkat dapat berjalan dengan lancar berkat kesiapan operasional bandara, optimalisasi kapasitas penerbangan, serta dukungan konektivitas menuju kawasan pariwisata.

“Momentum libur Lebaran merupakan fase dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, sehingga kami mengoptimalkan kesiapan operasional yang optimal, koordinasi lintas stakeholders, dan optimalisasi pelayanan. Upaya itu kami lakukan tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan traffic, namun juga pada penciptaan pengalaman perjalanan yang berkesan. Melalui penguatan customer experience serta integrasi layanan di seluruh ekosistem, kami memastikan masyarakat tak hanya sampai ke tujuan, namun juga menikmati setiap proses perjalanan dan berlibur dengan lebih berkesan,” ujar Maya Watono.

Disebutkan, momen libur Lebaran dimeriahkan dengan berbagai hiburan, sehingga masyarakat dapat menikmatinya bersama keluarga. InJourney Destination Management (IDM) menyiapkan berbagai pertunjukan seni budaya dan atraksi untuk menghibur masyarakat yang ingin menghabiskan libur Lebaran bersama keluarga. IDM menyiapkan sejumlah agenda budaya di kawasan candi, salah satunya Pasar Medang yang menghadirkan kuliner lokal, produk kriya UMKM, lokakarya kreatif, hingga pertunjukan seni. Selain itu, wisatawan juga dapat mengikuti kegiatan rekreasi bertajuk Pelangi di Mars yang digelar pada 21-27 Maret 2026 dengan berbagai instalasi hiburan, area piknik tematik, serta spot foto.

Keseruan yang dihadirkan IDM di berbagai destinasi wisata kelolaannya berhasil menarik wisatawan. IDM mencatat pada periode 20-29 Maret 2026, terdapat 326.676 pengunjung di berbagai destinasi wisata yang dikelolanya. Rinciannya, Borobudur 69.742 pengunjung, Prambanan 130.083, Teater Pentas 3.797, Ratu Boko 6.189, dan TMII 116.865.

Capaian tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa momentum Lebaran tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat untuk mudik dan arus balik. Tetapi juga mendorong aktivitas wisata di berbagai kawasan strategis yang dikelola InJourney. Dampak positifnya, kata dia, mendorong perputaran ekonomi dan pertumbuhan di sejumlah destinasi pariwisata nasional.

Maya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kulitas layanan di seluruh ekosistemnya. Baik pada sektor kebandarudaraan maupun destinasi pariwisata. Melalui penguatan kesiapan operasional, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta pengembangan pengalaman perjalanan yang semakin terintegrasi.

“InJourney menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi dan dukungan yang telah memastikan kelancaran periode Angkutan Lebaran 2026. Kami memandang capaian positif ini sebagai refleksi kuatnya sinergi dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, yang melalui koordinasi dan komitmen bersama mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutup Maya Watono.

Eko Priyono