blank
Para Komisioner KPU Wonogiri menandatangani hasil pemutakhiran data pemilih. Sebagai mana dilakukan Anggota KPU Wonogiri Dwi Prasetyo (membungkuk). Berdiri di belakangnya (dari kanan ke kiri) Ketua Satya Graha, bersama Anggota Toto Sih Prasetyo, Irawan Ary Wibowo dan Doni Hafidhian.(Dok.KPU Wonogiri) menandatangani hasil pemutakhiran data pemilih.

WONOGIRI (SUARABARU,ID) – Terjadi perubahan data pemilih di Kabupaten Wonogiri. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri, mencatat ada pemilih baru sebanyak 4.459 orang. Kemudian yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 8.627 orang.

Dinamika perubahan data pemilih selama triwulan pertama (I) Tahun 2026, Kamis (2/4/26), dikemukakan oleh Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, saat memimpin rapat pleno di aula Kantor KPU setempat. Pemilih baru, diantaranya datang dari pemilih pemula yang usianya telah memenuhi syarat. Berikut yang TMS, karena sebagai pemilih, yang bersangkutan telah meninggal dunia, pindah domisili atau berubah status kependudukannya, karena masuk menjadi anggota TNI/Polri. Dalam kesempatan tersebut, juga dilaporkan ada perbaikan data pemilih sebanyak 1.811 orang.

Rapat Pleno Terbuka KPU Wonogiri tersebut dipimpin Ketua KPU Satya Graha, didampingi para Anggota KPU Toto Sih Setyo hadi, Dwi Prasetyo, Irawan Ary Wibowo dan Doni Hafidhian. Materi yang dibahas dalam rapat pleno, fokus pada rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga akurasi dan kualitas data pemilih, sebagai pondasi utama penyelenggaraan Pemilu yang demokratis.

KPU Kabupaten Wonogiri, berkomitmen secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas dan integritas data pemilih. Upaya ini, menjadi sesuatu yang krusial, mengingat data pemilih yang akurat dan mutakhir, menjadi salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang demokratis dan berintegritas.

Hadir dalam rapat pleno tersebut, para pemangku kepentingan (stakeholders), yakni Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri Joko Wuryanto, perwakilan dari Kodim 0728 dan dari Polres, Kepala Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonogiri, Rahmat Imam Santosa dan Kepala Dinas Kependudukan Catata Sipil (Dispendukcapil), Herdian. Juga hadir para Pimpinan Partai Politik (Parpol) yang eksis di Kabupaten Wonogiri.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, memaparkan perjalanan proses pemutakhiran data yang telah dilakukan secara intensif selama tiga bulan terakhir. Yakni terhitung sejak Bulan Januari hingga Maret 2026. “PDPB merupakan upaya KPU untuk melindungi dan memfasilitasi hak warga negara dalam memilih dan dipilih,” tegas Satya Graha.

Goes to School

Dipaparkan, proses PDPB juga menyasar kepada para pemilih pemula melalui program PPDB Goes to School. Inisiatif ini, merupakan bagian dari PDPB guna memastikan pemilih pemula terdata dengan baik menjelang Pemilu 2029.

Selain itu, pemutakhiran data juga difokuskan pada pemilih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Wonogiri. KPU Kabupaten Wonogiri, berupaya memastikan warga binaan yang masih menjalani masa tahanan hingga Tahun 2029 mendatang, tetap terdata dalam basis data pemilih agar hak pilihnya terlindungi.

Pada kesempatan ini, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Wonogiri, Herdian, memberikan apresiasi atas kinerja KPU Kabupaten Wonogiri. Kata Herdian, meski berlangsung dalam efesiensi anggaran, Kabupaten Wonogiri mendapat predikat aktivitas perekaman tertinggi KTP-El se Indonesia.

Melalui rapat pleno terbuka ini, KPU Kabupaten Wonogiri menetapkan jumlah pemilih Triwulan I Tahun 2026 sebanyak 850.363 orang. Terdiri atas 422.074 pemilih laki-laki dan 428.289 pemilih perempuan. Jumlah tersebut, menunjukkan tren penurunan sebanyak 4.168 pemilih jika dibandingkan dengan DPB Tahun 2025.

PDPB ini bertujuan untuk memperbarui data pemilih guna mempermudah proses penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) atau pemilihan serentak mendatang. Dengan adanya koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan data pemilih di Kabupaten Wonogiri senantiasa akurat, mutakhir (up to date) dan komprehensif.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Wonogir, Joko Wuryanto, memberikan apresiasi dan mengajak seluruh pemangku kepentingan, untuk membersamai KPU Kabupaten Wonogiri dalam menghadirkan data pemilih yang akurat. “Partai Politik dan rekan-rekan yang lain, mohon untuk dapat mengawal bersama-sama dengan KPU Kabupaten Wonogiri,” ujar Joko Wuryanto.(Bambang Pur)