GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Insiden ledakan mercon terjadi di wilayah Tawangharjo, Grobogan, Selasa (24/3/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa ledakan mercon di Tawangharjo, Grobogan, itu bermula dari aktivitas sederhana yang dilakukan korban di halaman rumah.
Situasi yang awalnya biasa berubah menjadi kepanikan setelah muncul letupan yang disertai percikan api.
BACA JUGA : Arus Balik Gratis, Dilepas Keberangkatannya dengan Kibasan Bendera Start
Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono, menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Sugiyanto (41), warga Dusun Dalingan, Desa/Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.
Saat itu, korban tengah membakar jagung di depan rumahnya. Ia menggunakan kayu dan aluminium untuk membakar jagung tersebut.
Dalam kondisi tersebut, korban tiba-tiba teringat bahwa anaknya menyimpan bahan atau obat mercon. Bahan tersebut diketahui memiliki berat sekitar setengah ons.
Anak korban sendiri sedang tidak berada di rumah, karena sedang mengikuti kegiatan halal bihalal di Wonosobo bersama saudara lainnya.
Sugiyanto kemudian mengambil inisiatif untuk mengamankan bahan tersebut. Ia masuk ke kamar anaknya dengan maksud untuk membuang obat mercon itu.
Setelah mengambil bahan tersebut, korban kembali ke area depan rumah. Ia kemudian menuangkan serbuk mercon di dekat tempat pembakaran jagung yang sedang menyala.
Tindakan tersebut rupanya memicu situasi berbahaya. Korban tidak menyadari bahwa bara api yang masih aktif dapat memicu reaksi cepat dari bahan tersebut.
“Usai dituangkan, korban mengambil bara api atau arang yang masih membara menggunakan sebuah aluminium. Terjadilah letupan api disertai ledakan kecil dan menyambar wajah korban,” jelas Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono.
Ledakan kecil itu langsung mengenai bagian wajah korban. Percikan api dan serpihan serbuk mercon menyebabkan luka yang cukup serius.
BACA JUGA : Keterbatasan Tidak Mengurangi Semangat Melaksanakan Tugas
Korban pun segera mendapatkan pertolongan dari warga sekitar. Mereka langsung berupaya membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sugiyanto kemudian dilarikan ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Ia mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialaminya.
Kapolsek memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Insiden ini hanya mengakibatkan satu orang mengalami luka.
“Tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil akibat insiden tersebut. Namun, korban saat ini dirawat intensif di RS Panti Rahayu Yakkum,” jelasnya.
Meski demikian, luka yang dialami korban cukup serius. Terutama pada bagian wajah akibat terkena dampak langsung dari ledakan.
AKP Sartono menyebutkan bahwa kedua mata korban terdampak. Serpihan kecil dari bahan mercon menyebabkan iritasi dan luka.
Tim kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
BACA JUGA : Halalbihalal di Kantor Gubernur Jateng: Disabilitas hingga Kepala Daerah Melebur, Tekankan Sinergi Antarwilayah
Petugas menemukan beberapa benda yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Salah satunya adalah kayu yang digunakan untuk membakar jagung.
Kayu tersebut ditemukan dalam kondisi sebagian terbakar. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pembakaran memang sedang berlangsung saat kejadian.
Selain itu, petugas juga menemukan aluminium yang digunakan korban. Panjang aluminium tersebut mencapai sekitar 50 sentimeter.
TYA WIDYA













