blank
Personel kepolisian Wonogiri, melakukan penjagaan untuk mengamankan sholat tarawih berjamaan di Masjid Al Hidayah, depan Stadion Pringgondani Wonokarto, Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Di wilayah Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, ada dua lokasi yang dipersiapkan untuk dua kali penyelenggaraan sholat Ied 1447 H (2026 M). Yakni di Stadion Pringgondani Kelurahan Wonokarto, dan Lapangan Bantarangin Kelurahan Wonoboyo.

Ketua dan Sekretaris Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Wonogiri, Hariyadi SAg, MSi dan Drs H Heru Budi Santosa MPdI, dalam suratnya bernomor: 02/PHBI/III/2026, menyatakan, sholat Idul Fitri 1447 H (2026 M) di Kota Wonogiri akan digelar di 5 lokasi. Dua dari 5 lokasi tersebut, direncanakan akan menjadi ajang sholat Ied dua kali dalam dua hari berturut-turut, yakni Jumat (20/3/26) dan Sabtu (21/3/26). Masing-masing menampilkan Imam dan Khotib yang berlainan. Kemudian di 3 lokasi lainnya, hanya akan menggelar sekali sholat Ied pada Hari Sabtu (21/3/26).

Hal itu direncanakan, untuk menyikapi bila penentuan hari H Idul Fitri 1447 H berlainan hari dan tanggalnya. Ada yang menetapkan Hari Jumat (20/3/26) dan Sabtu (21/3/26). Dua lokasi yang diploting untuk penyelenggaraan dua kali sholat Ied bertempat di Stadion Pringgondani dan di Lapangan Bantarangin.

Sholat Ied yang berlangsung Jumat (20/3/26) di Stadion atau di Soprt Tourism Center (STC) Pringgodani Wonokarto, akan menampilkan Imam Ustdaz Fatin Abdul Ghofar Al Hafidz dan Khotib H Abullah Rabbani. Untuk yang Hari Sabtu (21/3/26), Imam dipercayakan kepada Ustadz Muh Lutfi Al Hafidz dan Khotib Ir Seno Hadi Sumarto MSc.

Kemudian yang akan tampil menjadi Imam dan Khotib pada sholat Ied Jumat (20/3/26) di Lapangan Bantarangin adalah Drs H Nur Wahid MPd. Untuk sholat Ied Hari Sabtu (21/3/26), tampil menjadi Imam dan Khotib adalah Ustadz Abdul Rokhim SRq.

Pemerintah

Selanjutnya untuk 3 lokasi yang sholat Ied-nya berlangsung Sabtu (21/3/26), Pertama, di halaman Masjid At Taqwa depan Kantor Bupati Wonogiri, dengan Imam Ustdaz Nanang Fatihunnada Al Hafidz dan Khotib Kepala Kemenag Wonogiri H Hariyadi SAg, MSi.

Sholat Ied di depan Polres Wonogiri yang lama atau di Sukorejo, Wonogiri, sabtu (21/3/26), akan menjadi Imam adalah H Asrori SPdI dan Khotib H Aris Suryanto SAg, MSi. Berikut untuk sholat Ied di depan Kodim 0728 Wonogiri Jumat (20/3/26), akan tampil menjadi Imam adalah Muh Rizal dan Khotib Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonogiri Dr Muh Juliyanto SAg, MAg.

PHBI merencanakan sholat Ied dua kali tersebut, untuk menyikapi adanya beda penentuan Hari H Idul Fitri 1447 H (2026 M). Baik yang berlangsung pada Hari Jumat (20/3/26) dan Hari Sabtu (21/3/26). Untuk yang Hari sabtu (21/3/26), kepastiannya menunggu hasil Sidang Isbat yang akan diumumkan pemerintah pada Kamis malam besok (19/3/26).

Hasil Sidang Isbat yang akan diumumkan pemerintah tersebut, akan menjadi pedoman bagi PHBI dalam menentukan Hari H Idul Fitri. Meskipun belakangan ini, muncul wacana yang viral di media sosial (Medsos), tentang kemungkinan Hari H Idul Fitri 1447 H (2026 M) akan jatuh pada hari sama, yaitu pada Hari Jumat (20/26).

Pada bagian lain, PHBI Kabupaten Wonogiri menetapkan tidak menggelar takbir keliling. Untuk besaran zakat ditetapkan 2,7 Kg beras dan bila diuangkan sebesar Rp 37.800,- per jiwa. Untuk besaran fidyah, Rp 30 ribu per hari.(Bambang Pur)