SEMARANG (SUARABARU.ID) – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Diponegoro (Undip) resmi menetapkan jajaran pengurus baru untuk periode 2026–2031 melalui sidang yang digelar belum lama ini.
Dalam sidang yang berlangsung secara mufakat tersebut, Prof. Drs. Mohamad Nasir, terpilih sebagai Ketua MWA Undip. Selain posisi ketua, sidang menetapkan Prof. Agus Indarjo, sebagai Wakil Ketua dan Dr. Untung Sujianto, sebagai Sekretaris MWA.
Pelaksanaan sidang ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Nomor 65/M/KEP/2026. Sebanyak 17 anggota MWA yang mewakili berbagai unsur hadir lengkap, mulai dari unsur ex-officio, dosen, masyarakat, alumni, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Untuk memperkuat pengawasan internal, Prof. Darsono, dipercaya menjabat sebagai Ketua Komite Audit didampingi Dr. Cahya Setya Utama, sebagai sekretaris.
Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdikbud Saintek, Dr. M. Samsuri, yang hadir mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, menegaskan strategisnya peran MWA.
“Saya berharap institusi ini mampu mendukung Undip menjadi pelopor pengembangan ilmu pengetahuan bagi pembangunan nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua MWA terpilih, Prof. Mohamad Nasir, dalam sambutannya menekankan komitmennya pada tata kelola universitas yang akuntabel.
“MWA memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan universitas. Kami fokus memperkuat arah pengembangan Undip, khususnya pada aspek tata kelola dan jejaring strategis guna mendukung kemajuan kampus,” ujar mantan Menristekdikti tersebut.
Saat ini, Undip memegang peran vital sebagai salah satu pemimpin dalam kontribusi swasembada pangan nasional.
Ke depan, sinergi antara MWA, Rektor, dan Senat Akademik diharapkan semakin solid untuk mendorong reputasi Undip di kancah nasional maupun internasional, sesuai amanat Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Hadir pula dalam pelantikan tersebut perwakilan ex-officio lainnya, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, serta Rektor dan Ketua Senat Akademik Universitas Diponegoro.
Hery Priyono













