JEPARA (SUARABARU.ID) – Komunitas bulutangkis lintas generasi (PB eLGi) merayakan hari lahirnya (Harlah) yang ke-6 dengan nuansa penuh khidmat dan kepedulian sosial. Acara yang digelar di Akbar Stadium Mangunan pada tanggal 15 Maret 2026 menjadi momentum bagi para anggota untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim (yatama).
PB eLGi dikenal sebagai wadah berkumpulnya pecinta bulutangkis dari berbagai latar belakang profesi. Mulai dari perangkat desa, anggota BPD, guru, pengrajin, hingga tukang ukir, semuanya melebur dalam visi yang sama: Olahraga, Sosial, dan Silaturahmi.

Dalam sambutannya, Roib, selaku pemilik Akbar Stadium sekaligus Penasehat PB eLGi, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi komunitas ini. Menurutnya, PB eLGi bukan sekadar tempat mencari kebugaran fisik, tetapi juga menjadi ladang amal bagi sesama.
“Terima kasih kepada seluruh anggota PB eLGi yang terus konsisten berbagi setiap memperingati hari lahirnya. Semoga komunitas ini makin kompak, sukses, dan semakin jaya ke depannya,” ujar Roib.

Puncak acara ditandai dengan doa bersama dan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim yang didatangkan dari Desa Petekeyan dan Desa Mangunan. Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pula prosesi pemotongan tumpeng yang diserahkan langsung oleh sesepuh PB eLGi, Subekhan kepada Ketua PB eLGi, M. Damar Utomo.
Pihak manajemen PB eLGi menyatakan bahwa ke depan, mereka berencana memperluas jangkauan penerima manfaat. Targetnya, jumlah yatama yang disantuni akan terus bertambah agar dampak sosial dari komunitas ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, PB eLGi membuktikan bahwa semangat olahraga dapat berjalan beriringan dengan misi kemanusiaan, menjadikan raket dan cock sebagai pemersatu dalam kebaikan.
Hadepe – Sub













