KUDUS (SUARABARU.ID) – Gelombang pertama program mudik gratis menuju Kabupaten Kudus tiba di Pendapa Kabupaten Kudus pada Minggu (15/3) malam. Sebanyak 140 perantau pulang kampung menggunakan lima armada bus yang difasilitasi oleh PT Sukun Wartono Indonesia.
Kedatangan rombongan pemudik disambut langsung oleh Sam’ani Intakoris bersama jajaran pemerintah daerah serta Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo. Suasana hangat dan penuh haru terlihat ketika para perantau akhirnya tiba di kampung halaman setelah perjalanan dari perantauan.
Salah satu pemudik, Suprapti, warga Desa Tergo, Kecamatan Dawe, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Menurutnya, fasilitas ini memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan, terutama karena ia harus pulang seorang diri.
“Alhamdulillah bisa ikut mudik gratis dari PT Sukun. Tahun ini saya pulang sendirian, tapi karena ikut program ini jadi punya banyak teman selama perjalanan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Siti Marfuah. Meski ber-KTP Jepara, ia tetap diperbolehkan mengikuti program mudik gratis bersama rombongan dari Kudus. Ia mudik bersama suami dan dua anaknya.
“Awalnya saya sempat bertanya apakah boleh ikut karena KTP saya bukan Kudus. Ternyata diperbolehkan. Pelayanannya juga luar biasa,” katanya.
Perempuan yang telah merantau selama dua dekade di Jakarta itu mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis. Ia bahkan terkejut karena para pemudik disambut langsung oleh Bupati di pendapa.
“Sudah 20 tahun merantau di Jakarta, baru kali ini ikut mudik gratis. Busnya bagus dan disambut langsung oleh Pak Bupati. Pelayanannya sangat istimewa. Semoga tahun depan ada lagi,” ungkapnya.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pada gelombang pertama ini sebanyak 140 pemudik tiba di Kudus menggunakan lima bus. Sementara gelombang kedua dijadwalkan tiba pada Senin malam dengan tambahan tujuh bus.
“Alhamdulillah malam ini ada 140 pemudik yang tiba di Kudus. Besok malam gelombang kedua akan datang dengan tujuh bus yang sudah kami siapkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga menyediakan kendaraan untuk mengantar para pemudik hingga ke rumah masing-masing jika tidak ada keluarga yang menjemput.
“Semoga perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar. Para pemudik bisa menjalankan ibadah puasa hingga Lebaran dengan nyaman dan nantinya kembali ke Jakarta juga dengan selamat,” ujarnya.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kudus menyiapkan total 14 armada bus untuk program mudik dan balik gratis. Dari jumlah tersebut, 12 bus digunakan untuk keberangkatan mudik, sedangkan dua bus disediakan untuk arus balik ke Jakarta.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan sejumlah perusahaan swasta. Rinciannya, tiga bus dari Pemkab Kudus, lima bus dari PT Sukun Wartono Indonesia, serta masing-masing dua bus dari PT Nojorono Tobacco International, PT Djarum, dan Badan Amil Zakat Nasional.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu para perantau pulang kampung dengan aman, nyaman, serta mengurangi kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran.
Ali Bustomi













