blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi suaminya Mohammad Yahya Fuad dan Wakil Bupati Zaeni Miftah, serta Sekda Edi Rianto hadir pada tarawih dan silaturahmi di Gedung Dakwah Muhammadiyah setempat, Minggu 1/3.(Foto:SB/Kominfo).

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah kompak menghadiri Tarawih dan silaturahim (Tarhim) di Gedung Dakwah Muhammadiyah setempat, Minggu 1/3.

Pada kesempatan tersebut Bupati Lilis Nuryani memastikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Kebumen akan terus dilakukan secara bertahap dan teruku.

Bupati mengungkapkan, setelah hari raya Idulfitri 1447 H nanti, pengerjaan di sejumlah titik jalan yang rusak berat akan segera dimulai untuk menjamin kelancaran mobilitas warga.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya rusak berat sudah kami perbaiki secara permanen. Insya Allah, setelah Lebaran, beberapa titik lain mulai dikerjakan agar ekonomi bergerak lebih kuat serta akses pendidikan dan kesehatan makin mudah bagi masyarakat,”ujar Lilis di hadapan jajaran Forkopimda dan keluarga besar Muhammadiyah.

blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah memberi sambutan pada tarawih dan silaturahmi di Gedung Dakwah Muhammadiyah setempat, Minggu 1/3.(Foto:SB/Kominfo)

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati dalam refleksi genap satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah. Meski baru berjalan satu tahun, ia menegaskan komitmennya untuk terus turun ke lapangan guna mendengar langsung keluhan warga dan mencari solusi atas kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.

Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada organisasi Muhammadiyah yang telah menjadi mitra strategis pemerintah, terutama melalui layanan kesehatan di RS PKU Muhammadiyah dan berbagai lembaga pendidikan.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Zaeni Miftah mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, yakni adanya pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat lebih kurang Rp 240 miliar.

Menghadapi situasi tersebut, Wabup mengaku aktif melakukan koordinasi ke tingkat kementerian untuk menjemput bola bantuan anggaran tambahan.

“Tahun pertama ini adalah masa kami ‘menanam’. Kami bekerja tanpa sekat antara Bupati dan Wakil Bupati untuk memastikan visi misi tetap berjalan meski anggaran terbatas. Alhamdulillah, banyak menteri mulai melirik potensi Kebumen berkat upaya komunikasi yang intens,”tutur Zaeni.

blank
Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kebumen Joko Purnomo memberi sambutan pada tarawih dan silaturahmi di Gedung Dakwah setempat, Minggu 1/3.(Foto:DB/Kominfo)

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah  (PDM) Kebumen Joko Purnomo menyambut baik kehadiran jajaran pemerintah daerah dan menilai hal ini sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain membahas isu lokal, Joko juga mengajak jamaah mendoakan perdamaian di Timur Tengah yang tengah bergejolak dalam dua hari terakhir.

Sedangkan tausiyah diisi Wakil Ketua PWM Jateng, Muhammad Abduh Hisyam, serta pemberian santunan secara simbolis.

Sebanyak 3.000 paket sembako dari Lazismu disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk pemberian cenderamata kepada petugas di lingkungan Kantor PDM Kebumen.

Tarhim juga dihadiri mantan Bupati Kebumen Mohammad  Yahya Fuad, Sekda Edi Rianto, para kepala OPD dan segenap pengurus PDM Kebumen.

Komper Wardopo