PACITAN (SUARABARU.ID) – Sebanyak 100 orang abang becak di Pacitan Kota, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bantuan langsung tersebut, diserahkan Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S Deyang.
Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, upacara penyerahan 100 becak elektrik bantuan dari Presiden tersebut, digelar di Pendapa Kabupaten Pacitan, Sabtu (07/2/26). Sementara itu 100 becak eletriknya, dijejer di halaman Pendapa Kabupaten yang merupakan bagian dari hamparan area Alun-alun Pacitan.
“Keinginan Pak Presiden, ini yang lansia dulu. Tapi, nanti semua pebecak yang masih menggunakan pedal atau onthel, diganti menggunakan becak listrik termasuk bentor, agar tidak ada lagi polusi,” kata Nanik S Deyang.
Menurutnya, prioritas awal bantuan becak listrik ini untuk abang becak usia lanjut (lansia). Namun ke depan, semua akan diarahkan ke becak listrik. Khusus Pacitan, tahap satu berjumlah sebanyak 100 unit. Diperkirakan, masih ada sekitar 300-an yang menggunakan becak konvensional.
Mewakili Pemerintah Daerah (Pemda) serta masyarakat, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih. Dia berharap, setelah 100 unit tahap awal ini, akan ada lagi tahap berikutnya, mengingat masih banyak abang-abang becak lainya yang masih mengayuh.
“Ini bantuan yang betul-betul menyentuh langsung masyarakat,” tandas Bupati Indrata Nur Bayuaji. Hal ini akan sangat membantu bagi para abang becak. Apalagi, saat ini masih banyak abang becak yang sudah berusia lanjut, yang masih menekuni menjadi tukang becak untuk mencari nafkah sehari-hari bagi diri dan keluarganya.
Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto ini, merupakan bantuan langsung dan diberikan secara gratis. Becak berteknologi listrik tersebut, memiliki daya besar namun cukup ramah untuk listrik rumah tangga.
Disebutkan, sekali charge, baterai becak listrik seharga Rp 23 juta tersebut, bisa bertahan 5 hingga 6 jam, tergantung beban pemakaian masing-masing.(Bambang Pur)













