blank
Personel Firefighter Damkar Pemkab Wonogiri, saat melakukan pengambilan kunci kontak mobil yang terjatuh masuk lubang saringan got trotoar.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Setelah gagal karena tidak dapat mengambilnya sendiri, akhirnya minta bantuan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar). Demikian yang terjadi ketika kunci kontak mobil, terjatuh masuk ke lubang saluran trotoar.

Kejadian ini berlangsung Minggu pagi (8/2/26) di area parkir kendaraan di depan Toko Luwes, tepi ruas jalan protokol Kota Wonogiri, Jawa Tengah. Kejadian ini, diawali ketika pemilik mobil Toyota Avanza, Sesa Jati Mastika (33), kesulitan melakukan pengambilan kunci kontak mobilnya yang masuk ke lubang got (saluran) air tepi trotoar.

Kepada petugas, warga asal Kampung Sanggrahan RT 1/RW 8,  Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri ini, menyatakan, tanpa sengaja kunci kontak mobilnya terjatuh masuk ke saluran tepi trotoar, lewat lubang jeruji besi saringan. Dia bersama sejumlah warga yang peduli membantu, gagal mengambilnya.

Merasa kesulitan melakukan pengambilan, akhirnya dilakukan kontak untuk memohon bantuan ke Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri. Regu-8 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Sukatman yang piket di Markas Induk, segera memberikan respon cepat untuk mendatangi ke lokasi. Regu ini beranggotakan Ayiep Donni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho,  Arif Prasetyo, Eko Widodo dan Ahmad Setyo Utomo.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dna Kabid Damkar Pemkab Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, proses pengambilan kunci kontak mobil tersebut berlangsung mulai Pukul 09.40 sampai dengan Pukul 10.00. Kunci kontak mobil berhasil diambil memakai alat bantu besi pengait, tanpa harus membongkar paksa lubang saringan got trotoar.

Diganthol

Begitu kunci kontak mobil berhasil digantol oleh personel Firefighter Damkar memakai besi pengait, pemilik bersama warga yang menyaksikan pada tersenyum lega. Selanjutnya, kunci kontak mobil diserahkan ke pemilik, dan Sesa pun dapat mengendarai kembali mobilnya.

Pengambilan kunci kontak mobil yang masuk ke lubang got trotoar, sebenarnya tidak masuk dalam tugas pokok fungsi (Tupoksi) Damkar. Karena Tupoksi Damkar adalah memberikan bantuan pemadaman saat terjadi musibah amukan jago merah.

Meski demikian, personel Firefighter Damkar Wonogiri tetap memberikan kepedulian untuk memberikan bantuan pengambilan kuncil kontak mobil yang masuk ke dalam lubang got. Ini dilakukan sebagaimana ketika diminta mengevakuasi anak kambing dan kuncing, yang tercebur ke dalam sumur.

Ini seperti halnya ketika diminta untuk melepas cincin yang terlanjur melekat erat di jari tangan warga, atau pada kasus jari tangan yang kejepit mesin pelembut cabe saat bekerja membuat sambal. Juga ketika diminta tolong untuk mengambilkan bola voli, yang tersangkut di ketinggian pohon Beringin.

Atau ketika diminta menangkap ular dan biawak, serta hewan liar dan ngundhuh sarang lebah, yang keberadaannya mengancam keselamatan warga. ”Rasanya tidak kuasa menolak meskipun itu tidak masuk dalam Tupoksi. Selagi kami dapat melakukannya, sebatas kemampuan yang kami miliki,” ujar Sriyanto Kembo.(Bambang Pur)