blank
Asa Jatmiko menyampaikan materi diskusi saat di SMA Kanisius Kudus. Foto: FFAB 2026.

JEPARA (SUARABARU.ID) — Rangkaian kegiatan “Road to FFAB 2026” terus bergulir dan akan menyambangi Kabupaten Jepara. Kegiatan berskala Nasional ini sudah dimulai pada kemarin pada 31 Januari 2026 di SMA Kanisius Kudus. Kemudian akan bergulir setiap bulan selama 6 bulan ini. Jepara juga akan menjadi tuan rumah roadshow.

Dalam agenda tersebut, panitia akan menggelar Diskusi Bareng Sineas sebagai upaya memperluas ruang dialog dan literasi perfilman di daerah. Rangkaian tak terputus ini akan berpuncak pada Malam Penganugrahan Film Pendek Terbaik Peserta Festival Film Anak Bangsa (FFAB) tahun 2026.

Dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Gedung Kesenian Kabupaten Jepara dengan narasumber Sineas Adamifa. Sutradara dan aktor dari film Zakar yang tercatat secara luas dalam basis data utama seperti Internet Movie Database (IMDb) atau Laporan Festival Film Internasional serta peraih beberapa nominasi dalam FFAB 2025 tahun lalu.

blank
Sesi peserta mengobrol santai dengan para sineas. Foto: FFAB 2026.

⁠”Khusus program Pemutaran dan Diskusi Film dengan dukungan Kementerian Kebudayaan RI ini, menjadi rangkaian silaturahmi dengan para film maker di wilayah Pantura. Sembari saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai seluk-beluk dan dinamika film pendek atau biasa kita sebut sebagai film indie.” Ujar Asa Jatmiko sebagai Founder FFAB.

⁠ Kegiatan ini menjadi bagian dari pemanasan menuju penyelenggaraan Festival Film Anak Bangsa 2026 yang merupakan tahap pendaftaran peserta dan pengiriman karya hingga 30 April 2026 nanti. “Acara puncak tengah kita godok agar semakin menarik, tentunya sesudah April dengan waktu dan tempat tepat yang akan kita informasikan lebih lanjut nantinya.” Terang Asa.

blank
Antusiasme peserta Road to FFAB 2026. Foto: FFAB 2026.

Saat ditanya harapannya, Asa menyampaikan melalui agenda pemutaran dan diskusi film ini, gairah para sineas muda semakin besar dan bersemangat dalam berkarya. Kegiatan ini melibatkan komunitas film, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum yang mana dengan diskusi ini peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan langsung dari para sineas mengenai proses kreatif, tantangan produksi film, hingga peluang berkarya di industri perfilman nasional.

Selain diskusi, kegiatan Road To FFAB 2026 di Jepara juga dirancang sebagai ajang pengenalan Festival Film Anak Bangsa kepada publik yang lebih luas. Panitia berharap, melalui rangkaian kegiatan ini, semakin banyak talenta muda dari daerah yang terdorong untuk terlibat dan berpartisipasi dalam Festival Film Nasional tersebut.

Road To Festival Film Anak Bangsa 2026 di Jepara diharapkan dapat memperkuat ekosistem perfilman daerah sekaligus menjadi jembatan bagi sineas lokal untuk melangkah ke panggung nasional.

“Kita bisa belajar banyak dari film yang kita tonton, belajar banyak dari para narasumber saat berbagi pengalamannya, dan lebih penting lagi kita bisa mempererat jejaring komunitas. Terus berkarya, terus bergerak, terus bersuara!” Pungkas Asa Jatmiko.

Septiana W.