KUDUS (SUARABARU.ID) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menggelar Pekan Literasi Pelajar dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Rabu (4/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus ini diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dengan mengusung tema “Kearifan Lokal”.
Pekan Literasi Pelajar ini diharapkan menjadi pondasi penting dalam membudayakan sekaligus memperkuat literasi sejak usia dini bagi anak-anak sekolah di Kabupaten Kudus, yang dikenal sebagai Kota Kretek.
Ketua PWI Kabupaten Kudus, Saiful Annas, menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis perlombaan yang digelar dalam kegiatan tersebut. Yakni lomba mewarnai, lomba mendongeng, dan lomba menulis surat kepada Bupati dan Wakil Bupati Kudus.
“Pekan Literasi Pelajar ini kami gelar untuk menyambut HPN yang diperingati setiap 9 Februari. Lomba mewarnai diikuti anak TK, mendongeng untuk siswa SD, dan menulis surat untuk pelajar SMP,” ujar Annas di sela kegiatan.
Menurut Annas, antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan hingga pendaftaran ditutup, masih terdapat pelajar yang ingin mendaftarkan diri. Hal itu menjadi indikasi bahwa minat literasi di kalangan pelajar Kudus terus tumbuh.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Khusus lomba menulis surat, kami ingin melihat aspirasi dan curahan hati para pelajar, terutama terkait dunia pendidikan,” ungkapnya.
PWI Kudus berharap Pekan Literasi Pelajar ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dan rutin digelar setiap tahun. Ke depan, konsep kegiatan juga akan dikembangkan agar semakin menarik dan meriah.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut, minimal setahun sekali. Bahkan ke depan bisa kita kemas dalam bentuk festival literasi yang lebih besar,” terangnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, turut mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Literasi Pelajar oleh PWI Kudus. Ia menilai kegiatan tersebut selaras dengan program penguatan literasi yang akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Saya mengapresiasi PWI Kudus yang telah menginisiasi kegiatan ini. Harapannya bisa menjadi awal yang baik dan terus berkelanjutan, karena ini merupakan salah satu cara efektif untuk mensosialisasikan literasi kepada anak-anak sekolah,” ujarnya.
Endhah menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar mampu mengembangkan potensi anak sesuai minat dan bakat masing-masing. Ke depan, pihaknya berkomitmen menjalankan program-program lanjutan untuk meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Kudus.
“Ini menjadi langkah awal. Ke depan akan ada program-program lain untuk memperkuat literasi anak di Kudus,” pungkasnya.
Ali Bustomi













