TEGAL (SUARABARU.ID) –
Seorang nenek Mukayah (80) warga Jalan Jatisari RT 03 RW 01 Kelurahan Debong Tengah Tegal Selatan Kota Tegal berlumuran darah akibat dianiaya menggunakan kayu balok oleh putranya sendiri Sunarso (50), Senin (2/2/2026).
Tragisnya sang nenek saat dianiaya kondisinya sedang mengalami stroke ringan menggunakan alat bantu jalan.
Dengan berlumuran darah dibawah sang Nenek berteriak minta pertolongan tak berdaya. Terlihat ada beberapa luka robek dibagian wajah dan kepala hingga wajah Nenek Mukayah berlumuran darah.
Kejadian tersebut terkuak saat pelaku Sunarso mengejar-ngejar keponakannya sendiri berlarian sambil tangan kanan menggenggam batu dan tangan kiri memegang balo kayu dengan kondisi telanjang tanpa mengenakan pakaian.
Adegan tersebut menjadi perhatian warga dan memacetkan Jalan Jatisari. Pengguna jalan takut menjadi sasaran amukan Sunarso.
Beberapa warga sekitar menghubungi Babin dan Bhabinkamtibmas setempat. Tak lama kemudian tenaga medis dari Puskesmas Tegal Selatan tiba dilokasi kejadian melakukan evakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Kardinah.
Kakak ipar pelaku, Untung (55) mengaku pelaku Sunarso sudah tiga bulan tidak mau minum obat dari dokter ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). “Mestinya obat dari dokter diminum rutin. Tapi, sudah tiga bulan tidak mau minum,” terang Untung.
Untung menjelaskan, Sunarso mengalami sakit jiwa sejak 2018 dan rutin menjalani pemeriksaan di RSUD Kardinah. Sudah 3 bulan tidak mau kontrol dan tidak minum obat.
Atas kejadian tersebut pelaku Sunarso di evakuasi menggunakan ambulance khusus untuk pemeriksaan medis lebih lanjut di RSUD Kardinah.
Isno M Wadmin













