SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo menyampaikan hal penting kepada seluruh jajaran dalam apel pagi, Senin (2/2/2026).
Apel yang berlangsung di halaman Kanwil ini, Heni menyampaikan tiga hal penting sebagai tindak lanjut arahan pimpinan pusat.
Pertama, Heni menegaskan bahwa seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Jawa Tengah harus selalu mengikuti dan melaksanakan arahan pimpinan pusat sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.
“Semua arahan pimpinan harus ditindaklanjuti, termasuk juga arahan dari internal. Termasuk dari pejabat fungsional, saya lihat kemarin para pejabat fungsional secara masif melakukan sosialisasi KUHP yang baru,” ucap Heni.
Kedua, Heni menyampaikan adanya Surat Edaran BKN Nomor 2 Tahun 2026 terkait penggunaan pakaian seragam batik Korpri. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk mewujudkan kesederhanaan.
“Ada surat edaran dari BKN Nomor 2 Tahun 2026 tentang penggunaan batik Korpri setiap hari Kamis, selain itu juga kegiatan pelantikan. Penggunaan Korpri diarahkan agar lebih sederhana dan efisien, namun tetap tidak mengurangi makna,” terangnya.
Ketiga, Kakanwil menegaskan komitmen Kemenkum Jawa Tengah dalam mendukung kebijakan zero pungutan liar pada seluruh proses administrasi kepegawaian. Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Inspektur Jenderal.
“Proses administrasi kepegawaian, khususnya promosi jabatan, harus zero pungli. Insya Allah Kanwil Kemenkum Jawa Tengah zero pungli. Mari kita bekerja dan melayani dengan baik, karena semua proses sudah kita fasilitasi,” tegas Heni.
Selain ketiga hal tersebut, Kakanwil juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi internal antarpegawai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi. Ia menilai komunikasi yang baik akan memperkuat kebersamaan dan soliditas seluruh jajaran.
Heni menjelaskan tiga tipe kepemimpinan, yakni kepemimpinan karismatik, kepemimpinan transaksional, serta kepemimpinan transformatif yang mengedepankan kolaborasi dan perubahan sebagai arah kepemimpinan yang perlu dikembangkan.
Heni mengajak seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Jawa Tengah untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kinerja dan kebersamaan, serta mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih sebelumnya.
Ning S













