blank
Polsek Sidoharjo Polres Wonogiri, tampil memfasilitasi pertemuan bersama, sebagai cara problem solving mencari solusi terbaik terhadap gangguan bising dari rumah bengkel.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dalam menyelesaikan gangguan bising yang ditimbulkan dari rumah bengkel, Polsek Sidoharjo Polres Wonogiri, mengedepankan solusi melalui cara problem solving. Ini dilakukan dengan melibatkan unsur tiga pilar. Yakni Perangkat Desa, tokoh masyarakat bersama perwakilan warga, serta pihak yang dilaporkan.

Problem solving (pemecahan masalah), adalah kemampuan kognitif untuk mengidentifikasi dan menganalisis serta menemukan solusi efektif, dalam mengatasi permasalahan. Yakni dengan melibatkan proses berpikir terarah, untuk memahami masalahnya dan mencari solusi terbaik.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, Polsek Sidoharjo tampil untuk memfalisitasi pertemuan para pihak, demi menghindarkan terjadinya konflik horisontal. Utamanya dalam menyikapi keresahan masyarakat, terkait dengan gangguan suara bising yang ditimbulkan dari rumah bengkel sepeda motor di Desa Widoro, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten  Wonogiri.

Dari pertemuan bersama yang digelar di Balai Desa Widoro, yang dihadiri pula dari Koramil dan unsur Forkopimcam, terungkap bahwa masalahnya berawal dari aktivitas uji coba sepeda motor dengan knalpot brong. Yakni tabung gas buang yang tidak sesuai spesifikasi teknis baku kendaraan. Karena itu dilakukan berulang kali, sehingga kebisingan suaranya memicu keresahan masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan humanis dan dialogis, Polsek Sidoharjo berhasil mempertemukan seluruh pihak dalam suasana musyawarah. Dalam forum tersebut, pemilik bengkel secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga. Untuk selanjutnya, menyampaikan komitmen turut serta menjaga ketertiban lingkungan.

Tertulis

Yang bersangkutan, juga membuat surat pernyataan tertulis disaksikan orang tua dan aparat desa. isinya, sanggup mematuhi jam operasional bengkel, tidak mengganggu ketenangan warga, serta siap menerima sanksi sosial maupun hukum sesuai ketentuan, apabila mengulangi perbuatannya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Warga dan pihak terkait menerima hasil mediasi secara ikhlas. Ini sebagai bentuk komitmen bersama, dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Widoro, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menegaskan, langkah problem solving yang dilakukan jajaran Polsek Sidoharjo itu, merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. “Polri mengedepankan penyelesaian masalah secara persuasif, humanis dan berkeadilan,” tegas AKP Anom Prabowo.

Langkah mediasi yang dilakukan dengan melibatkan para pihak tersebut, kiranya dapat menjadi contoh bahwa permasalahan sosial dapat diselesaikan melalui musyawarah, tanpa mengesampingkan aturan hukum yang berlaku.

Kata AKP Anom Prabowo, Polres Wonogiri akan terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas dan sinergi lintas sektor. Ini demi menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif serta terjauhkan dari konflik horisontal.(Bambang Pur)