GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Bupati dan Wakil Bupati Grobogan mendatangi rumah korban kebakaran di Desa Dempel, Karangrayung, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah. Kehadiran kepala daerah itu sekaligus membawa bantuan untuk meringankan beban keluarga terdampak.
Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama Wakil Bupati Sugeng Prasetyo menyambangi langsung rumah korban kebakaran di Desa Dempel, Karangrayung, Grobogan, pada Senin, 19 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi wujud empati pemerintah daerah kepada warga yang baru saja terkena musibah kebakaran.
Kedatangan rombongan Pemkab Grobogan disambut haru oleh keluarga Kasman yang masih diliputi suasana duka. Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya cukup meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga tersebut.
BACA JUGA :Akses Hubungan Darat yang Tertutup Tanah Longsor Kembali Normal
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dan menghanguskan rumah milik Kasman. Api dengan cepat melalap bangunan rumah hingga menyebabkan kerusakan dan menyebabkan satu korban jiwa.
Tragedi kebakaran tersebut merenggut korban jiwa seorang balita berinisial RW yang masih berusia 11 bulan. Balita tersebut mengalami luka bakar hingga 99 persen dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hasil sementara menunjukkan dugaan kebakaran berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam kamar rumah korban.
BACA JUGA : John Herdman Buka Peluang Lebih Banyak Pemain Lokal
Dalam kunjungan itu, Bupati dan Wakil Bupati Grobogan menyampaikan duka cita secara langsung kepada keluarga Kasman. Keduanya berupaya menguatkan keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan berat tersebut.
Rombongan kepala daerah turut didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial Indri Agus Velawati, Kepala Disperakim Grobogan Endang Sulistyoningsih, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Grobogan Kurnia Saniadi.
Selain itu, Camat Karangrayung Arif Efendi Zarkasi juga hadir mendampingi kunjungan tersebut. Kehadiran para pejabat itu menunjukkan koordinasi lintas instansi dalam penanganan dampak kebakaran.
Di hadapan keluarga korban, Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan belasungkawa secara resmi atas musibah yang menimpa keluarga Kasman.
Bupati dan Wakil Bupati Grobogan juga berdialog langsung dengan keluarga korban. Dalam kesempatan itu, mereka mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan pascakebakaran.
BACA JUGA : Bus Rosalia Indah Terbakar di Jalur Tol KM 544 Sragen, Penumpang Dievakuasi
Pemerintah Kabupaten Grobogan kemudian menyalurkan bantuan dari sejumlah organisasi perangkat daerah. Bantuan tersebut berasal dari BPBD, Dinas Sosial, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan.

Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, peralatan rumah tangga dan uang tunai. Pemerintah berharap bantuan itu dapat membantu keluarga korban memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam masa pemulihan.
Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan logistik dasar untuk keluarga terdampak kebakaran.
Bantuan tersebut meliputi mi instan, beras, minyak goreng, air mineral, ember, gula, teh, sarden, terpal, gayung, selimut, dan handuk guna menunjang kebutuhan darurat korban.
“Nanti juga dimintakan lagi bantuan perbaikan rumah ke Pemkab Grobogan,” jelas Wahju.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Grobogan, Djasman mengungkapkan, pihaknya juga turut memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran di Desa Dempel tersebut.
Bantuan tersebut berupa sembako dan uang tunai yang diserahkan secara simbolisasi oleh Bupati Setyo Hadi kepada Kasman, pemilik rumah yang terbakar.
“Kami turut prihatin atas peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Dempel pada Sabtu kemarin dan pada kesempatan ini kami juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada keluarga korban, semoga dapat meringankan beban untuk mereka yang baru saja tertimpa musibah,” ungkap Djasman.
TYA WIDYA













