WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sejumlah warga yang tengah berolahraga tenis, kaget melihat kemunculan kepulan asap pekat dari Gedung Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Setelah ditelusuri, ternyata itu merupakan asap kebakaran pada ruangan gudang.
Khabar kebakaran Gedung TK Negeri Pembina Ngadirojo ini, cepat tersebar dari mulut ke mulut. Warga segera mendatangi tempat kejadian, maksudnya ingin memberikan bantuan pemadaman. Tapi terkendala di tempat tidak tersedia air. Juga tidak ada tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Pemkab Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, Markas Induk Damkar Kabupaten Wonogiri, menerima kontak permohonan bantuan pemadaman Pukul 08.00.
Kebakaran terjadi Pukul 07.50 Minggu pagi tadi (18/1/26). Menyikapi hal tersebut, Markas Damkar Induk Wonogiri segera meluncurkan Regu-2 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suparno ke lokasi, yakni di RT 3/RW 8 Dusun Sanggrahan, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Tim Damkar Markas induk Wonogiri beranggotakan 6 personel dan membawa serta dua unit mobil brandweer. Mereka bergegas meluncur ke lokasi. untuk langsung melakukan tindakan pemadaman. Proses pemadaman mendapatkan dukungan dari personel Polsek dan Koramil Ngadirojo, Perangkat Desa dan masyarakat.
Tindakan pemadaman berlangsung sampai Pukul 09.00 atau berlangsung sekitar satu jam. Api berhasil dipadamkan total, tanpa memusnahkan seluruh Gedung TK Negeri Pembina Ngadirojo. Juga tidak sampai merembet ke sekitarnya. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Tapi diduga, kebakaran terjadi adanya korsleting listrik pada jaringan terpasang di dalam gedung, khususnya di ruang gudang. Tidak ada korban.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, tidak ada korban jiwa. Kebetulan, saat terjadi kebakaran, berlangsung pada Hari Libur Minggu, dimana kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung.(Bambang Pur)













