KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengajak umat Kristiani untuk terus menebarkan semangat berbagi dan kepedulian sosial bagi sesama, sejalan dengan makna Natal.
Hal itu disampaikan Bupati Lilis Nuryani saat menghadiri Perayaan Natal Bersama Badan Kerja Sama Gereja-gereja Kristen (BKSGK) se Kebumen di Gedung Pertemuan Setda, Jumat (16/1) sore.
BKSGK Kabupaten Kebumen bersama Polri dan TNI melaksanakan Perayaan Natal Bersama dihadiri 46 gereja-gereja dari berbagai latar belakang denominasi (mazhab) se Kabupaten Kebumen dan berjumlah 1.300 peserta. Kegiatan perayaan berlangsung semarak.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani yang juga disertai suaminya Mohammad Yahya Fuad menekankan, kerukunan antarumat beragama adalah modal utama dalam menjalankan roda pembangunan di Kebumen.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan Selamat Natal. Semoga damai Natal membawa ketenangan dan keberkatan bagi Bapak dan Ibu semua. Saya sangat mengapresiasi peran BKSGK yang selama ini aktif menjaga harmoni di Kebumen,”ujar Lilis.
Bupati Lilis juga menitipkan pesan penting terkait pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Kristiani, untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah.
“Pembangunan ini adalah milik kita bersama. Saya titip pesan, mari kita jaga hasil pembangunan ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Tanpa kerukunan dan rasa memiliki, pembangunan akan sulit berjalan maksimal,” tambahnya.
Bupati mengajak jemaat untuk terus menebarkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, sejalan dengan makna Natal. Ia berharap Kebumen terus menjadi daerah yang aman, damai, dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Perayaan Natal bersama di Kebumen kali ini bukan sekedar melaksanakan peringatan kelahiran Sang Juruslamat dan Penebus Dunia yaitu Yesus Kristus namun juga untuk membangun kebersamaan di antara warga gereja lintas denominasi.
Dengan mengusung tema Natal yaitu “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, panitia menghadirkan Pdt. Em (emiritus) Lukas Eko Sukoco MTh, dari GKJ (Gereja Kristen Jawa) Purworejo. Dalam kotbahnya, Pdt. Lukas Eko Sukoco menekankan makna kehadiran Yesus, bukan hanya untuk menyelamatkan umat manusia dari kuasa dosa namun menyelamatkan keluarga yang sedang mengalami krisis dan kehancuran.
Perayaan Natal BKSGK Kebumen itu juga dihadiri Forkompimda, Kasatpol PP Ira Puspitasari, Kepala Kesbangpol Widiatmoko, Anggota DPRD Provinsi, Kasubag TU Kemenag Kebumen Salim Wasdy, Maruf Widodo (Kemenag Kebumen dan FKUB), serta Ketua DPD LDII Kebumen H Gunardi.
Hardi Nugroho selaku Ketua Panitia Natal mengatakan, umat Kristen Kebumen siap bersinergi bersama untuk membangun Kebumen dan mengimbau kepada pemerintah daerah agar melibatkan umat Kristiani dalam berbagai even di kabupaten.
Ketua BKSGK Pendeta Reinhard Hatane mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen. Ia menyebut dukungan penuh Bupati Lilis Nuryani menjadi kunci suksesnya acara ini.
“Kami awalnya memperkirakan kehadiran sekitar 1.000 peserta dari 50 gereja anggota BKSGK. Namun luar biasa, antusiasme umat sangat tinggi hingga mencapai 1.300 orang. Dukungan dari Kodim dan Polres Kebumen juga sangat luar biasa memastikan kelancaran acara,”terang Pdt Reinhard.
Pdt Reinhard pun berharap agar di masa depan, ASN di lingkungan Pemkab Kebumen dapat bergabung dalam perayaan serupa demi memperkuat citra Kebumen yang inklusif di bawah kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani.
Komper Wardopo













