blank
Hampir semua komponen mobil Suzuki Cary yang terbuat dari non-besi, seluruhnya ludes terbakar dan tinggal menyisakan kerangka bodi dan mesinnya.(Dok.Damkar Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebuah mobil pikap Suzuki Carry, Kamis malam (15/1/26) dilaporkan terbakar. Ini merupakan kebakaran mobil yang kedua kalinya di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dalam tempo 4 hari terakhir ini. Sebelumnya, kebakaran mobil jenis Opel Blazer terjadi di Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri (suarabaru.id, 13/1/26).

Jumat (16/1/26), Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri Joko Prayitno, melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, kebakaran mobil Suzuki Cary itu terjadi Kamis malam (15/1/26).

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Jumat (16/1/26), menyatakan, mobil tersebut milik Tri Sunarso (38) warga Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, dengan pelat nomor AD 9132 HF. Kebakaran terjadi saat mobil tengah dikendarai dalam perjalanan pulang dari takziyah.

Tiba di Dusun Kahen, Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, mendadak Ny Tri Sunarso, mencium bau gosong dan saat menoleh ke belakang melihat ada percikan api di sisi kanan belakang kabin. Api cepat berkobar, dan membakar semua komponen nonbesi, termasuk STNK mobil yang tersimpan di dalam ruang kemudi.

Tidak ada korban jiwa, karena pengemudi segera menghentikan dan bersama istri bergegeas keluar, sebelum api makin berkobar. Pemicu kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Tapi diduga keras, disebabkan oleh korsleting kelistrikannya. Upaya pemadaman tidak dapat dilakukan, karena di lokasi tidak tersedia air. Juga di mobil tidak ada persedian tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Segera dilakukan kontak untuk meminta bantuan pemadaman ke pihak Markas Damkar.

Laporan permohonan pemadaman masuk ke Damkar Pukul 19.04, dan langsung direspons secara cepat. Yakni dengan menurunkan Regu-3 yang tengah bertugas piket di Poswil Damkar Baturetno. Tim Firefighter yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Setyo Pamungkas ini, datang ke lokasi dengan membawa serta satu unit mobil brandweer untuk melakukan tindakan pemadaman.

Bengkel

Proses pemadaman dibantu oleh personel dari Polsek dan anggota dari Koramil Paranggupito. Juga melibatkan Perangkat Desa Gudangharjo beserta masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan total, tanpa merembet ke lokasi sekitarnya.

Menyikapi kebakaran mobil yang terjadi beruntun tersebut, pihak Damkar Pemkab Wonogiri mengimbau kepada para pemilik kendaraan, agar secara berkala membawa mobilnya ke bengkel. Tujuannya, untuk meminta bantuan montir atau teknisi mekanik kendaraan, guna mengecek kondisi mobil. Termasuk mengecek sistem kelistrikan yang terpasang di dalam mobil.

Pengecekan secara berkala, diperlukan untuk memastikan kondisi mobil dalam keadaan normal dan aman. Terlebih pada mobil buatan Tahun 1990-an, yang bisa saja memiliki kerawanan pada jaringan kelistrikannya.

”Bijaksana, bila pemilik juga menyediakan tabung APAR ukuran mini satu kiloan di mobil, untuk jaga-jaga terhadap kemungkinan yang tidak diinginkan,” ujar Koordinator Lapangan Damkar Pemkab Wonogiri, Sriyanto Kembo.

Penyediaan tabung APAR di mobil, memiliki peran penting untuk sewaktu-waktu digunakan sebagai tindakan mengantisipasi kebakaran. Karena lokasi kebakaran mobil, sebagaimana yang terjadi di Desa Gudangharjo tersebut, berada jauh dari Markas Damkar Wonogiri. Lokasinya berada sekitar 70 Kilometer (KM) arah selatan Ibukota Kabupaten Wonogiri, atau sekitar 25 KM dari Poswil Damkar yang ada di Ibukota Kecamatan Baturetno.(Bambang Pur)